Someday 7

Angin bertiup kencang malam indah dengan beratapkan bintang yang bertabur di langit -langit hitam. Keramaian memecah suasana malam dengan canda tawa gembira. Semua terlihat begitu bahagia, terlihat menikmati malam indah ini. Tapi tunggu, hmm tidak semua terlihat larut dalam kebahagiaan pada malam hari ini. Rambut hitamnya terurai indah, kulitnya putih bersinar, bibirnya merah dan tipis tapi, tapi wajahnya terlihat begitu sedih dan sedikit marah. Marah? yap, wajahnya begitu ketus, matanya terlihat sinis pada setiap orang, dikepal keras tangganya seperti menahan sesuatu di dalam dirinya. Digigit lembut bibir bawahnya secara perlahan hingga membuat bibirnya semakin memerah.

“Soojung, kau tidak apa-apa?”

Yeoja beranama Soojung itu hanya berdiri menatap seseorang yang berada didepannya. Matanya penuh amarah tetapi tak bisa dia luapkan “Apa kau marah?”

Soojung membuang tatapan nya, merasa kecewa dengan apa yang terjadi padanya “Soojung, biane. aku..”

“Sudahlah Luna unnie, lagi pula ini sudah terjadi. Sepertinya takdir berkata lain pada diriku” wajahnya begitu kecewa, dia menarik dalam nafasnya. Memejamkan matanya untuk sebentar.

“Soojungiee” Luna mengelus lengan Soojung, berusaha untuk membuatnya tenang.

Soojung tersenyum tipis “Kwaenchanayo sepertinya ini sudah takdirku”

Amber POV

Ku tatap wajahnya, memandang terus wajahnya dari kejauhan. Entah kenapa hatiku merasa risau. Melihat wajahnya seperti itu aku merasa bersalah. Tapi mau bagaimana lagi? aku harus melakukan semua ini, maaf kalau aku egois. Lagi pula aku melakukan semua ini juga untuk kebaikanmu. Aku tahu kau begitu membenciku tapi.. tapi aku harap pesan kakekmu terhadapku dapatku lakukan.

“Hufffhhh”

“Hmmmm sepertinya dia akan membunuhmu”

Aku tersenyum mendengarnya, menatap Eric yang berada di sampingku “Tentu, mungkin dia akan membunuhku secara perlahan-lahan”

“Lihat, bahkan sahabatnya saja tidak bisa menengakan nya. Aigooo dia memang cantik tapi bila seperti ini dia terlihat seram dan menakutkan. Aku harap umurmu panjang Am”

Aku tersenyum mendengarnya “Semoga saja”

Kumasukan kedua tanganku di saku dengan mata yang masih menatapnya, benar kata Eric aku yakin dia akan membunuhku secara perlahan -lahan. Hahaha tapi sudahlah lagi pula ini hanya permainan. Aku hanya perlu menjaganya lalu aku akan mendapatkan uang.

“Kau disini rupanya”

Kubungkukkan badan ini sebagai rasa hormat padanya, dia berjalan ke arahku. Menatap mataku “Aku harap kau bisa menjaganya, kau ingat pesanku kan?”

Ku tarik nafas ini “Ndee”

“Baguslah, kau harus menepati janji itu” senyumnya.

Dia menatapku, menatap dari ujung kepala sampai kaki, apa ada yang salah denganku?

“Hmm kau terlihat sempurna, bagaimana bisa kau tampan seperti ini haha”

Aku hanya tersenyum mendengarnya “Tuan, semua sudah siap”

Jay Jung mengangguk dengan senyuman lebar diwajahnya “Kajja”

kulangkahkan kaki ini, melangkah ke taman utama dimana aku akan mengikat janji kepadanya.

Ntah kenapa kakiku menjadi gemetar dan tanganku berkeringat “Huffhh” hanya berpura-pura! aku harus rajin mengingat kata-kata itu.

Aku menatap sekeliling, keliatannya tamu tamu yang datang hanyalah orang-orang pilihan. Ku henatikan langkah ini, sedikit merapikan kemejaku dan memakai jas hitam. Sial! mengapa jantungku berdebar-debar!

Kulangkahkan kaki ini kembali, tapi hanya beberapa langkah saja kakiku berhenti secara tak sadar. Aku berhenti, berhenti melangkah. Mataku menatap lurus, menatap matanya yang sepertinya akan membunuhku.

“Huffhh” seram sekali dia.

Uang, uang, uang! aku harus ingat itu!

Author POV

Waktu menunjukan pukul 8 malam, suasana menjadi hikmat ketika Jay Jung memberikan nasihat kepada Krystal dan Amber.

Jarak Krystal dan Amber saling berdekatan. Krystal terus menatap Amber, sedangkan Amber tidak berani menatap mata Krystal yang begitu tajam.

“Baiklah Amber, silahkan pakaikan cincin ini ke Krystal”

Amber menatap cincin itu, tak ingin larut dalam tatapan Krystal, Amber segara mengambil cincin itu dan cepat mengakhiri semua ini.

pic1.jpg

(Seperti ini cincinnya Krystal hehe)

Semua orang bertepuk tangan, Amber dan Krystal tidak saling bertatapan.

Pesta pertunangan dimulai dengan musik musik indah, semua tamu berdansa riang.

Krystal hanya diam, ingin sekali dia menjerit dan mengentikan hal bodoh seperti ini. Krystal menatap sekeliling, melihat mereka tertawa diatas penderitaanya. Rasanya ingin menangis, tapi tak ingin dia tunjukkan ke orang orang, Krystal tidak ingin telihat lemah.

“Soojung”

Krystal tak memberi respon, hanya diam yang dia berikan “Aku melakukan semua ini untuk kebaikanmu”

Krystal masih diam “Aku menyayangimu, kau tahu itu bukan?”

“Jika kakek menyayangiku, kakek tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini. Ini benar-benar gila! Kakek menghancurkan semuanya, mengapa melakukan semua ini! kakek hanya peduli terhadap perusahaan kakek, tapi bagaimana denganku? kakek mengorbankanku hanya untuk keegoisan kakek? apakah itu yang disebut sayang?” Krystal menteskan airmatanya.

“Jika kakek tidak melakukan semua ini, kakek akan kehilangan segalanya”

Krystal tersenyum tipis “Tentu saja, kakek bisa kehilangan seluruh persuahaan kakek”

“Soojung, aku harus melakukan semua ini. Jika orang itu datang, jika orang itu datang untuk merebut seluruh yang kakek miliki untukmu maka semuanya sia-sia. Kakek bisa mati ditangganya, dan jika kakek mati maka dia akan menguasai semuanya dan nyawamu bisa terancam karena kau adalah satu satunya pewaris Jung! untuk itu, untuk sementara ini kau adalah pemegang saham Jung, sampai keadaan benar-benar aman. Setidaknya sampai aku tidak terbunuh, untuk itu aku butuh orang yang benar-benar tulus menjagamu, jadi kumohon bertahanlah sampai kudapatkan orang itu dan kukembalikan ke penjara”

Krystal POV

Pikiranku berantakan, aku tidak mengerti semua ini. “Maksut kakek, ada seseorang yang ingin membunuhmu?

“Hmmm, dia ingin mencoba menjatuhkanku bahkan membunuhku. Dia akan melakukan hal gila Soojung, dia adalah orang yang berbahaya”

Kupejamkan mata ini, “Aku ingin ke kamar”

Kuberjalan jauh, menjauhi keramaian ini. “Soojung!” maaf Luna unnie aku tidak ingin di ganggu, ku terus berjalan. Kaki ku berjalan mengarah tepi pantai.

Kupejemkan mata ini, mendengar suara ombak yang sedikit membuatku tenang. Harus berapa lama aku akan merasakan hal ini? berpura-pura akan segalanya. Melakukan sesuatu yang tidak aku sukai! dan….

Yeoja itu! lihat saja dia!! kau sudah bermain-main denganku.

Pesta telah usai dan pagi telah datang, matahari masuk kedalam celah-celah jendela kamar. Sosok yeoja tertidur pulas dengan mata sembabnya.

“Ah tidak”

Tidurnya menjadi gelisah, tubuhnya berkeringat.

“Tidaak!” teriaknya dengan matanya yang terbuka. Nafasnya terus dielah olehnya berusaha mengatur irama jantungnya yang berdebar-debar.

Yeoja itu menundukan kepalanya “Bahkan di dalam mimpi pun menjadi buruk”

“Ya!! Soojungiieee!”

“Selamat pagi!!”

Author POV

Ke tiga sahabatnya datang ke kamar Krystal “Ada apa denganmu? apa kau tidak apa-apa? kau terlihat pucat” khawatir Vic.

“Sulli ambilkan air putih” Sulli dengan cepat mengambil air putih.

“Soojungie apa kau bermimpi buruk?” tanya Luna yang langsung memeluk Krystal.

“Ya” jawab lesu Krystal.

“Minumlah ini” Krystal mengambil gelas yang diberikan oleh Sulli.

Vic menggeleng-geleng kepalanya “Aigooo kau ini abis lari ya?” gelas yang berisi air itu habis diminum oleh Krystal.

“Apa kau tidak enak badan?” tanya Sulli.

“Tidak tahu”

Luna terlihat berfikir “Hmmm berarti rencana hari ini akan kita batalkan, tidak mungkin kami pergi tanpamu Soojungie?”

Krystal melihat ke arah Luna “Hm? rencana? kalian ada rencana apa?” tanya nya penasaran.

“Hmm kami memiliki rencana untuk scuba diving, dan karena melihat kondisimu tidak baik, aku rasa akan dibatalkan saja”

Krystal terkejut mendengarnya “Dibatalkan? tidak mungkin”

“Tapi…”

“Haishh kalian tahu kan aku ingin sekali scuba diving” tunjuk wajah melasnya.

“Tapi apa kau tidak apa-apa? kau terlihat kacau sekali Soojung” ucap Luna.

“Aku hanya butuh hiburan saja, melupakan kegilaan ini semua. Yang aku butuhkan adalah bersenang-senang unnie” bujuk Krystal dengan memeluk lengan Luna. Mata Luna melihat Vic, berharap Vic memberikan keputusannya karena Vic pintar dalam mengambil keputusan.

“Hmm baiklah”

“Yeyyyyyy!!” teriak Krystal.

“Waah akhirnya kita bisa pergi ke pantai bersama-sama” peluk Sulli.

Vic bangun dari tempat tidur Krystal “Baiklah kalau begitu siapkan perlengkapan yang akan kita bawa dan kau Krystal, cuci wajahmu”

“Neeee”

25 menit berlalu, Sulli, Vic, luna dan Krystal sudah siap berangkat.

Tidak butuh waktu lama, mereka sudah sampai di kapal boat mewah dan siap menaikinya.

Mereka berempat berlari riang menuju kapal, wajah Krystal tersenyum lebar “Selamat datang” sambut pegawai kapal.

Krystal melihat sekeliling kapal “Kapalnya bagus sekali, kakekmu benar-benar daebak” jempol Sulli.

“Baiklah tunggu apalagi, ayo berangkat” perintah Krystal.

Pegawai kapal datang mengampiri Krystal dengan kepala yang tertunduk “Ehmm kita tidak bisa berangkat sekarang nona”

Krystal heran mendengarnya “Why? apa kapal ini dipesan untuk umum?” tanya Krystal.

Pegawai itu terlihat gugup karena tatapan Krystal “Hmm bukan begitu nona, hanya saja kami mendapatkan perintah dari tuan besar bahwa kapal ini akan siap berangkat bila…” belum saja selesai bicara, suara namja terdengar oleh mereka ber4.

“Hallo semuaa!! good morning!” sapa Eric dengan kemeja, celana pendek serta topi pantainya.

“Kau?” bingung Krystal, tak hanya Krystal tapi teman-temannya juga bingung.

Krystal menatap tiga sahabatnya dengan tajam “Tidak Soojung! mana mungkin, percayalah”

Krystal memejamkan matanya “Aku rasa tidak mungkin mereka, karena aku tahu mereka tidak akan mengacaukan semua ini” pikir Krystal.

Eric menatap mereka semua “Hei hei ada apa? kalian lucu sekali hahaha”

“Selamat datang” ucap pelayan kapal.

“Hallo” senyum Ailee.

“Dan hallo kalian semua” senyum lebar Ailee dengan memakai kacamata hitam.

“Kacau sudah” hela Krystal.

Kini mata mereka menatap sosok yeoja yang berpakaian kaos dengan topi hitam, masuk kedalam kapal milik Krystal “Kau!” geram Krystal.

“Aku” ucapnya.

Krystal maju selangkah “Aku, aku tidak mengizinkanmu untuk naik kapal ini!” ketusnya.

Amber menghela nafasnya, menggaruk kepalanya seakan malas berdebat “Jadi kau ingin mengusirku dari kapal ini nona Jung?”

Amber menyilangkan tangannya dibadannya “Hmm biar kuluruskan, kapal ini tidak akan berangkat atas kehendakku. arasso”

Krystal tersenyum tipis “Kau kira kau siapa?”

“Aku adalah Amber Liu, orang kepercayaan kakekmu” senyum Amber.

Luna, Vic dan Sulli menghampiri Krystal. Sulli sedikit berbisik kepada Krystal “Soojung biarkan saja mereka, lagi pula kapal ini besar”

“Kita tidak mungkin membatalkannya hanya karena mereka bukan?” bisik Luna.

Krystal menghela nafas menatap mereka bertiga, tetapi tatapan mereka aneh.

“Ya! apa yang kalian lihat?”

“Tidak ada” jawab Amber.

Krystal merasa aneh dan dia baru tersadar langsung menutupi tubuhnya dengan tangannya karena baju kemeja putihnya yang terlihat menerawang dengan pakaian dalam hitam yang dia kenakan.

“Ya! kau mesum!!” teriak Krystal.

Amber tertawa geli “Dasar wanita gila” pelan suaranya.

Krystal menggepal tangganya seakan ingin memukul Krystal “Apa!!” dengan cepat ketiga sahabatnya menahan Krystal “Soojung sabarlah”

“Pelayan, mari kita berlayar” perintah Amber yang langsung dikerjakan pelayan kapal dan pergi meninggalkan Krystal yang kesal.

Kapal mulai berlayar, angin bertiup dengan kencang dengan langit yang cerah. Amber duduk dengan menatap lautan yang berada di depan matanya dengan sekaleng soda ditangan kanannya.

Sedangkan Krystal dan teman-temannya serta Eric dan Ailee bersiap-siap melakukan diving.

Luna melihat Ailee dan Eric yang sedang bersiap-siap “Dimana Amber?” tanya Luna.

“Oh dia tidak suka dengan hal yang seperti ini” jawab Ailee.

“Syukurlah” jawab Krystal dengan memasang sepatu renang miliknya.

Mereka sudah bersiap-siap “Waah cuacanya indah sekali” ucap Krystal dengan merentangkan tangganya.

Amber POV

Haishh apa yang kulakukan disini? begitu membosankan, seharusnya aku tolak saja perintah tuan Jay! lebih baik aku bersantai di kamar dengan bermain games saja.

Laut, ergh sungguh mual ditambah lagi dengan satu kapal dengan dirinya. Sungguh lengkap penderitaanku.

Apa kau sudah siap?”

“Ah aku takut”

“Tenang saja kami akan di dekatmu”

Hmh lihat mereka, ke empat gadis manja. Apalagi si penyihir itu, lihat dia! haishh sungguh menyebalkan. Aku berharap bila dia menyelam nanti dia bertemu dengan Hiu! atau monster laut! tapi… rasanya tidak mungkin. Dia saja sudah begitu menakutkan! siapa yang berani memakan dirinya.

“1..2…3..”

Harus berapa lama lagi aku menunggu. Sudahlah ku pejamkan saja mata ini.

10 menit

20 menit

35 menit

40 menit

dan ….

Ku buka mata ini, aghh wajahku terasa panas. Pantas saja, aku tidur menghadap matahari yang berada tepat di atas wajahku!

“Hoaaaammmm” mengapa tiba-tiba aku haus, sepertinya sekaleng soda akan menyegarkan tenggorokanku.

Ku kumpulkan seluruh tenagaku agar badan ini bisa berdiri, “Ahhhh pegal sekali” kulangkahkan kaki ini untuk menuruni anak tangga di kapal boat yang bisa ku bilang mewah. Tentu saja, apa yang tidak bisa dibeli dengan keluarga Jung hahaha, bahkan harga diriku saja ku jual padanya. Menyedihkan sekali diriku.

“Haishh dimana letah lemari pendinginnya?”

Ku terus berjalan hingga kaki ini berhenti melangkah, tidak tidak. Aku tidak percaya apa yang kulihat. Tidak hanya kakiku, bahkan jantungku berhenti berdetak. Aku tidak tahu apa yang Tuhan lakukan kepadaku hingga tanganku menjadi gemetar dan mata ini tak berkedip. Nafasku, nafasku terasa berat. Badanku menjadi panas, apa yang harus kulakukan?

“AAAAAAHHHHHHHH!!!”

Ku tutup telinga ini mendengar jeritannya, kurasa satu lautan ini dapat mendengar suara sumbangnya!

“Dasar kau cabull!!!!”

Mulutku tidak bisa berakata-apa “A-a-aa-ku tidak cabul!”

“Auch!” dilemparnya semua barang yang berada disekitarnya kepadaku.

“Hentikan! ini sakit sekali Krystal”

“Sakit hah? itu adalah ganjaran untuk orang yang cabul sepertimu!”

Cabul? “Haish aku tidak cabul! lagi pula aku.. akuu”

Dia memajukan langkahnya! haishh bagaimana ini “Tidak cabul, hahaha tidak cabul?”

Aku menelan salivaku, melihat dirinya yang mendekatiku dengan handuk putih di tubuhnya.

“Lalu mengapa matamu dari tadi tidak terpejam hah?”

Haishh wanita gila ini! haishh.

“Apa kau menikmatinya hah?”

“Haishh hentikan! hentikan langkahmu” peringatku padanya.

“Kenapa? bukanya kau senang?”

Dia semakin mendekat dan aku sudah kehabisan langkah.

“BOOOOMMM!!” Kejutnya dan…

“BYUUURRR”

Badanku terasa sakit, terasa dingin, terasa basah. Nafasku sesak, aku merasakan air yang masuk ke dalam hidung maupun mulutku.

Aku tidak bisa bernafas, aku butuh udara tapi aku tidak bisa menghirupnya.

Aku melihat cahaya, ingin kugapai tapi terasa sulit bagiku. Ku gerakan kaki ini tapi tak berhasil. Kepalaku mulai pusing, nafasku mulai sesak. Apakah aku akan mati?

AUTHOR POV

Amber tak sengaja melihat Krystal yang mengganti pakaian, Krystal terlihat marah dengan apa yang Amber lakukan. Bahkan Amber tak mengucapkan maaf sedikitpun padanya.

“Kenapa bukanya kau senang?” Krystal semakin mendekati Amber, dan Amber terperangkap oleh langkah Krystal dengan Laut yang berada di belakang Amber.

Krystal tersenyum licik, Krystal memperhatikan Amber yang dimana Krystal melihat bahwa Amber memakai baju yang sama saat pergi. Itu artinya Amber tidak ikut diving dengan baju yang masih kering. Amber terus melihat langkahnya yang sudah semakin ujung dan…

“BOOOOMMM!! teriak Krystal yang menakuti Amber.

“BYUUURRR” Mendengar kejutan dari Krystal, Amber terpeleset dan terjatuh ke dalam air.

“Hahaha rasakan itu llama bodoh” senyum Krystal.

Krystal berniat meninggalkan Amber yang terjebur didalam air. Tetapi ntah kenapa Krystal merasa aneh karena Amber tak kunjung menampakan kepalanya.

“Hei aku mendengar ada suara teriakan, ada apa?” tanya Vic.

Krystal hanya diam, dia bingung. “Soojung, apa yang terjadi?” tanya Vic.

“Dimana Amber?” tanya Ailee.

“Tol-lo-long”

“Amber?!!!” teriak Ailee.

Tak berfikir panjang Ailee langsung menyelamatkan Amber.

“Ya!! apa yang kau lakukan! apa yang kau lakukan kepada Amber?! apa kau ingin membunuhnya hah?” teriak Eric.

“Aku hanya becanda” santai Krystal.

“Becanda katamu? apa kau tidak tahu Amber tidak bisa berenang! apa yang ini yang kau bilang becanda! jika tidak ada Ailee, mungkin kau akan membiarkannya mati!” kesal Eric.

“Amber tidak bisa berenang?” pikir Krystal.

“Hei tenanglah!” bela Sulli.

“Tenang katamu! hei, jika kau ada diposisiku kau akan melakukan hal yang sama!”

“Lagipula temanmu mengintipku, dan dia merasa tidak bersalah akan hal itu! apa itu tidak memuakan” kesal Krystal.

“Hahaha, hei kau nona muda. Kau adalah yeoja dan Amber adalah yeoja. Mengapa kau ini aneh sekali? ohh aku tahu, apa karena Amber seperti seorang namja kau bersikap seperti ini? jika kau tidak merasa risih tolong hentikan sikapmu!”

Eric membantu Ailee dan Amber.

Tubuh Amber direbahkan.

“Bangunlah Am”

Krystal mengigit bibir bawahnya.

“Ayo bangunlah” Ailee memberi nafas buatan kepada Amber.

Krystal terlihat begitu khawatir “Uhuk uhuuukk” Krystal menghela nafas, merasa lega Amber sudah sadar.

“Tolong ambilkan minum” perintah Ailee.

Amber bersandar disisi kapal “Ini minumlah” ucap Luna.

“Kau ini bodoh sekali” ucap Ailee.

Setelah melihat Amber selamat Krystal pergi meninggalkan Amber dan sahabat-sahabatnya.

Krystal POV

Sial! aku tidak bermaksud untuk membunuhnya! aku bahkan tidak tahu dia tidak bisa berenang.  Lagi pula itu salah dia, mengapa dia malah jalan mundur!

Aku memperhatikannya dari kejauhan, untung saja dia masih bisa bernafas hufh…

Kapal kembali pelabuhan,  dan malam telah tiba Krystal terlihat melamun menatap langit di balkon kamarnya “Soojung, minumlah” tawar Luna.

“Gomawo unnie” senyumku

“Malam ini dingin sekali” ucap Luna.

“Kau tidak apa-apa” aku memandang Luna unnie, “Aku tidak apa-apa, kau tidak perlu khawatir”

Apa aku harus menanyakan hal ini padanya? hmmmmh.

“Unnie”

“Ne..”

Hmmm “Apa dia baik-baik saja?”

Luna Unnie tersenyum “Aku tidak akan menyangka  kau menanyakan keadaanya”

Haishh seharusnya kau tidak usah bertanya “Tenang saja Soojung, tadi saat terakhir aku lihat dia sedang menyantap makanan dengan lahap hahaha”

“Hufh syukurlah”

“Aku tahu kau melakukan hal itu tidak sengaja, aku mengerti Soojung. Lagi pula aku akan malu bila ada seseorang seperti Amber yang mengintipku hahahha”

Haishh apa-apaan dia ini “Unnieeee! kau ini bicara apa”

“Haha lucu saja, Eric berkata benar. Buat apa kau merasa malu jika kalian berdua adalah seorang yeoja”

“Yeoja? dia itu yeoja jadi-jadian! mana ada yeoja seperti dia di planet ini. Hanya saja aku merasa risih, kau tahu bukan aku tidak suka dengan seseorang yang tidak ku kenal”

“Aku kira kau homophobic”

Aku tersenyum mendengarnya “Hmmm aku tidak tahu apakah aku seseorang yang kau bicarakan atau bukan unnie, tetapi aku hanya risih saja”

“Aku harap kau bisa berfikir positif tentangnya Soojung”

“Lihat saja nanti”

Amber POV

“Hoaah malam ini malam terakhir  kita bersenang-senang”

Senang-senang kepalamu! aku hampir mati karena Krystal Jung! “Ya Amber ada apa dengan wajahmu? apa kau belum bisa melupakan kejadian hari ini? hahahaha”

Ckckck lihat tawanya, seperti hantu saja “Sepertinya kau senang sekali Eric Nam!”

Eric merangkulku dengan botol minum di tangannya “Hei, kalau aku jadimu aku akan begitu senang!”

Aku menatapnya heran “Mengapa seperti itu?”

“Karena kau melihat Krystal Jung naked! hahaha”

Mendengar hal itu, Kepalaku terasa panas, bukan kepala saja tapi seluruh tubuhku. Seakan-akan seluruh darah naik ke kepalaku.

“Hahaha lihat wajahmu merah hahaha”

Haishhh namja bodoh ini!

“Bagaimana tubuhnya? putih mulus, apa kau tidak ingin menyentuhnya?”

“Haish kau ini sudah gila ya!”

“Hahaha kau ini kan tunangannya, kau bisa memegang bahkan menciumnya! buka matamu, dia itu Krystal. K-R-Y-S-T-A-L yeoja yang paling di idam-idamkan!”

Aku hanya menghela nafas mendengar ucapan Eric yang bodoh “Sudahlah aku ingin tidur”

“Kau ingin menikmatinya sendiri di dalam kamar ya? haha, kontrol hormonmu”

Dasar orang gila! mana mungkin aku membayangkan penyihir itu naked. Naked? oke baiklah, aku menjadi salah tingkah! agghhh! tidak bisa ku pungkiri tubuhnya begitu ….. “Agghhh!!”

“Lihat-lihat kau menggila hahaha”

“Sudah-sudah hentikan oborolan bodoh kalian” huffh untung ada Ailee.

“Sekali lagi terima kasih goldfish, kalau tidak ada dirimu mungkin aku sudah dimakan ikan”

“Mana ada ikan yang mau memakan daging llama hahahha”

Dan seketika kami bertiga tertawa, tetapi ada sesuatu yang aneh. Mataku mengarah ke sebuah balkon yang bisa ku jangkau jaraknya. Apa sudah lama dia berdiri disana? apa dari tadi dia mengawasiku?

Mataku menatap matanya, mata kami saling bertemu.

Matanya begitu tajam, tapi kutahan untuk terus menatapnya. Tak kubiarkan mataku berkedip.

Aku tidak tahu mengapa, tapi..

Kuberikan senyum terbaik untuknya, untuk malam ini.

 


Sorry bgt bgt bgt kalau updatenya terlalu lama hehe, biasa author anak kuliahan jadi lagi banyak beban.

 

Advertisements

Promisi video hehe ~

Hi semua sebelumnya author minta maaf karena gak bisa update beautiful stranger di karenakan author lagi buat Movie project Kryber hehe, berhubung movienya sudah selesai author mulai fokus lagi ke ff.

Oh iya temen temen yang mau liat movie buatan author bisa di liat kok ini Linknya :

Judulnya : Kryber – better with you.

Tadinya author mau ngshare videonya dengan lagu Tablo yang eyes nose lips, eh berhubung author lagi ntn drama korea seonam girls author jadi kepikiran buat bikin lagi dengan lagu baru ini hehe.

Okay semua bye bye

ta

Beautiful Stranger 7

Mengapa aku merasakan ada sesuatu yang aneh, sesuatu yang kuat saat benar-benar di dekatnya.

Apakah ini karena aku tidak bertemu dengan nya?

Ataukah ini hanya perasaanku saja?

“Princess…” aku sedikit mendengar suaranya.

“Ya” aku hanya menatapnya dengan bingung.

“Kau tidak apa-apa? kau terlihat melamun?” aku hanya menggelengkan kepalaku dengan sedikit tersenyum.

Haishh mengapa suasana nya menjadi canggung seperti ini, ayolaah stupid katakanlah sesuatu!

“Ehmm”

Haishh!

“Aku rasa kau sudah tidak apa-apa, aku pergi” aku sedikit memberikan senyuman padanya dan melangkahkan kakiku untuk pergi meninggalkanya.

“Prin-princess…” aku menghentinkan langkahku.

“Princess” kali ini suaranya terdengar lantang, aku membalikan tubuhku dengan melihat sih bodoh itu sedang ingin mengatakan sesuatu.

Aku sengaja diam untuk menunggunya.

1

2

2,5

Haishhh mengapa hanya diam saja!

“Ehmm maafkan aku” pffftt lihat dia.

“Haishh mengapa susah sekali mengatakan nya” aku menaikan alisku.

“Apa?” dengan melipat kedua tanganku.

“Kalau kau tidak ingin bicara apa-apa sebaiknya aku pergi”

Menyebalkan sekali  dia! kalau dia ingin mengatakan sesuatu katakan saja, dia benar-benar bodoh.

“Jangan pergi” Amber menahan lengan kanan Krystal yang membuat Krystal berhenti.

“Jangan pergi lagi” Krystal kembali memutar badanya dengan wajah Amber yang sedikit memerah.

“Apa?” ulang Krystal.

“Aku mohon jangan pergi lagi” mereka berdua saling bertatapan.

“Mengapa?” sebenarnya aku menahan tawa melihat wajahnya seperti ini.

“Hanya saja….”

“Hanya saja aku…” Krystal menaikan alisnya.

“Hanya saja aku benar-benar mengkhwatirkanmu”

“Mengapa? mengapa kau begitu mengkhwatirkanku?”

“Tidak tahu, hanya saja aku ingin terus menjagamu” wajah Amber menjadi merah.

“Aku bisa menjaga diriku sendiri kau tidak perlu khawatir, sudahlah aku ingin pergi. Kau pergilah lalu bersihkan wajahmu itu” belum sempat berjalan kembali lagi lagi lengan nya di tahan oleh Amber.

“Aku merindukanmu” kali ini Amber tidak melepas lengan Krystal.

“Aku merindukanmu, jadi aku mohon jangan pergi dan kembalilah kepadaku” Krystal dan Amber saling bertatapan satu sama lain.

“Please, come back to me princess. I’m promise to protect you with all my heart” sial! mengapa tatapan nya begitu meluluhkan!

“Satu syarat” mata Amber melebar saat mendengarnya.

“Apa, katakan padaku” Amber benar-benar semangat.

“Kau harus menggendongku sampai rumah tanpa berhenti!” perintah Krysta, Amber memberikan senyum yang lebar.

“Ayayay Capten!” Amber segera merendahkan badanya dan menaikan lengan bajunya.

“Naiklah princess” tunjuk Amber ke pundaknya, Krystal menahan senyumnya.

“1 2 3 hop!” Amber mulai berjalan dengan menggendong Krystal di punggungnya.

Sepanjang jalan Amber hanya tersenyum “Sampai kapan kau akan tersenyum bodoh seperti itu?”

Amber menggelengkan kepalanya “Aku tidak tahu”

“Stupid”

“Princess”

“Hmmm” Krystal menaruh dahinya di pundak Amber.

“Kau terlihat sangat lelah, apa yang kau lakukan akhir akhir ini?”

“Banyak” jawab singkat Krystal.

“Benarkah?” tanya Amber.

“Ceritakan padaku apa saja yang kau lakukan?” tanya Amber dengan semangat karena ingin tau apa yang di lakukan Krystal saat iya tidak ada.

“Princess?” Amber masih menatap lurus jalan.

Amber tersenyum saat iya mendengar suara dengkuran kecil “Ternyata kau tertidur ya” senyum Amber.

“Apakah punggungku benar-benar membuatmu nyaman?” Amber kembali melanjutkan jalannya dengan jarak yang cukup jauh.

NEXT DAY

Tidak seperti biasanya Amber bangun di pagi buta untuk menyiapkan sarapan untuk Krystal sedangkan Krystal masih tertidur pulas di kamar Amber, sesekali Amber mengecek kamarnya melihat sang putri yang tengah tertidur pulas.

“Hoaaaammmm” mengapa rasanya badanku mau patah semuaa ergghh apakah aku terlalu berkerja terlalu keras?

“Ternyta aku sudah di kamar ini lagi” senyum Krystal lalu bangkit dari tidurnya, seperti biasa Krystal berjalan ke arah meja makan dan menemukan segelas susu hangat dan roti lapis yang di buat oleh Amber.

“Oh! Yuri!” haish mengapa aku bisa melupakan nya? sebaiknya aku segera menghampirinya, aku tidak ingin membuatnya khwatir karena sudah baik terhadapku.

“Tapi bagaimana dengan servant stupid itu? sudahlah lagi pula dia akan pulang sore hari” Krystal bergegas mandi dan segera pergi berjalan ke tempat Yuri.

Butuh waktu lama untuk Krystal sampai di kediaman Yuri, Krystal melihat ada mobil sport terparkir di depan rumahnya “Apa dia sedang ada tamu?” tak mengurungkan niat Krystal masuk dengan mengetuk pintu terlebih dahulu.

“Apakah dia masih tidur?” Krystal kembali mengetuk dan..

Krek” pintu terbuka.

Siapa dia? mengapa dia melihatku seperti itu?

“Ehemmm” haishh dia ini kenapa? apa aku ini seperti hantu hingga iya tidak sama sekali memjamkan matanya.

“Kai” aku mendengar suara Yuri.

“Yuri oppa!” aku memangil namanya agar iya tahu aku ada disini.

“Hei Krys!” Yuri memeluk Krystal.

“Aku benar-benar mengkhwatirkanmu!” Yuri memegang kedua pundak Krystal.

“Ayo masuk” Krystal masuk ke dalam rumah Yuri dan sementara….

“Ya kau!!” teriak Yuri.

“Mau sampai kapan kau berdiri di situ!”

“Ohh hehe”

“Ohh krystal dia adalah saudaraku, namanya Kim Jongin atau kau bisa memanggilnya dengan Kai dan Kai dia adalah Krystal”

“Hai” sapa Krystal.

“H-h-hai” Krystal melihat heran.

“Haishh kau ini tidak berubah, tidak bisa melihat yeoja cantik saja kau sudah seperti ini” Yuri menggelengkan kepalanya.

“Sudah sana kau siapkan minum untuk kami cepat!” perintah Yuri dan Kai langsung mematuhinya.

“Kau baik-baik saja bukan? aku benar-benar khwatir padamu!” Krystal tersenyum mendengar Yuri yang panik.

“Kau tidak perlu khawatir oppa, aku baik baik saja” senyum Krystal.

“Lalu sekarang kau tinggal dimana?”

“Aku sekarang tinggal bersama…” belum selesai Krystal bicara.

“Hyeong mengapa kau banyak tanya sekali kepadanya?” ketus Kai yang membawakan minuman kepada Krystal dan Yuri.

“Haishh aku hanya khwatir kepadanya”

“Tapi kan sekarang dia baik-baik saja, jadi kau tidak perlu khawatir. Benarkan Krystal?” lirik Kai kepada Krystal.

“Ehmm iyaa” senyum kaku Krystal.

“Tapi kau masih berkerja di tempat Sunny bukan?”

“Ehmm tentu saja, lagipula saat ini aku tidak memiliki pekerjaan”

Mereka terus berbincang satu sama lain, menceritakan hal-hal lucu dan konyol mengenai Kai dan Yuri semasa mereka kecil.

“Hahaha”  sial! aku tidak bisa mengalihkan padanganku dari wajahnya! matanya, hidungnya, dan bibirnya erggghh benar-benar sempurna! sangat sempurna. Apakah dia benar-benar nyata di depanku? menurutku dia seperti layaknya malaikat yang jatuh ke bumi. Mengapa dia begitu mempesona, dia benar-benar membuatku gila!

Bagaiamanapun caranya aku harus mendapatkannya, akan ku jadiakan dia miliku untuk selamanya dan tidak ada yang berhak untuk menyentuhnya. Lihat saja, kau akan menjadi miliku Krystal.

“Oppa, sepertinya aku harus pulang”

“Mengapa buru-buru sekali? kau makan malam saja dulu disini”

“Iya benar!” sahutku.

“Ah tidak perlu, lagipula ada seseorang yang menungguku” seseorang? apakah dia sudah memiliki pacar?

“Hmm baiklah”

“Maaf merepotkan kalian berdua” Krystal membungkuk.

“Kalau kau perlu bantuan bilang kepadaku saja” ucap Yuri yang di balas Krystal dengan senyuman.

“Aku pergi” haishh apakah dia harus pergi begitu saja.

“Tunggu!” Krystal memutar badanya.

“Ya?”

“Ehmm bagaimana kau ku antar pulang? lagipula ini sudah sore dan akan gelap” tawar Kai.

“Tidak perlu, terima kasih atas tawaranmu” Krystal melangkah pergi.

Sial! ini untuk pertama kalinya aku di tolak seorang yeoja! “Sudahlah kau bukan tipennya”

“Apa?” Yuri menaruh tanganya di pundak Kai

“Kau menyukainya bukan?” aku hanya diam mendengar hyeong berkata seperti ini.

“Tapi sepertinya dia tidak menyukaimu hahaha”

“Haishh hyeong!”

“Jangan bermain-main denganya Kai, dia adalah yeoja yang baik dan polos. Jangan kau mainkan hatinya apa kau mengerti?!” Yuri meninnggalkan Kai yang di depan pintu.

Sementara itu….

Bel sekolah berdering panjang yang artinya kegiatan mereka telah selesai “Huaaah akhirnya selesai jugaaa” Amber merenggankan badanya.

“Lelah sekali” keluh Amber.

“Auchh!!” Amber mengelus kepalanya.

“Ya Suzy mengapa kau memukul kepalaku?”

“Kau bilang kau lelah? bukankah kau dari tadi hanya tidur! haishh Amber Liu mengapa kau menjadi malas sekali!” Suzy menggelengkan kepalanya.

“Aku hanya tertidur sebentar, lagipula mata pljaran ini sudah di ulang beribu kali dan aku sudah sangat mengerti” sombong Amber.

“Haishh sudah hentikan. Ayo kita pulang” ajak Suzy.

Suzy dan Amber berjalan di koridor sekolah “Tumben sekali akhir-akhir ini aku tidak melihat si pengacau Kai” ucap Suzy.

“Hmm kau benar” Amber hanya mengganguk dengan memegang kedua tali tas ransel Nike hitam miliknya.

“Setidaknya untuk beberapa hari ini aku tidak pulang dengan wajah yang lebam” senyum Amber.

“Dasar bodoh” ucap Suzy kesal. Suzy sudah capek untuk berdebat dengan Amber mengenai bully yang di lakukan oleh Kai dan para ganknya kepada Amber.

“Okay” Suzy dan Amber sampai di depan lobi sekolah mereka.

“Pulanglah” ucap Amber kepada Suzy yang sudah di jemput oleh bodyguardnya.

“Hmm kau tidak ingin pulang dengaku saja?” pinta Suzy dengan wajah yang memelas.

“Tidak perlu, lagipula aku lebih suka berjalan kaki”

“Kalau begitu aku ingin ikut denganmu saja berjalan kaki”

“Haishh tidak usah, kau mau kakimu yang mulus itu menjadi jelek?” Suzy terlihat sedih.

“Baiklah baiklah, kau hati-hati di jalan” Suzy melambaikan tangannya kepada Amber yang di balas Amber dengan senyumannya.

“Baiklah” Amber hanyalah satu satunya murid yang berjalan keluar sekolah SM tanpa menggunakan kendaraan. Tapi inilah Amber, dia tidak peduli dengan orang orang di sekitarnya yang menggunakan mobil mewah ataupun barang barang branded. Amber hanya ingin menjadi dirinya sendiri.

Amber menghentikan langkah kakinya di depan kedai kue. tangan kanan Amber merogoh kantong celana miliknya.

“Lumayan” Amber menghampiri kedai kue itu.

“Permisi, aku ingin membeli egg tart itu dua” pesanan Amber langsung di kemas.

“Gomaweo” senyum Amber yang membeli egg tart yang memang terkenal enak di kawasan ini.

Beberapa menit kemudian…

Ku geser pintu ini dengan melepaskan sepatuku yang kusam, ku cari sosok yeoja yang akhir akhir ini terus membuatku khawatir “Princess” ku panggil namanya dengan menaruh tas serta jaket merahku.

“Princess, aku membawakan sesuatu untukmu” ku geser pintu kamarku dengan pelan.

“Pffttt” aku menggelengkan kepalaku dengan bernafas lega karena princess sedang tertidur pulas.

Hufhh mengapa kaki ini membawaku untuk mendekatinya yang tengah tertidur! mata ini tidak lepas dari wajahnya, walaupun tidurnya sangat aneh dengan mulut sedikit terbuka tapi tetap saja wajahnya terlihat cantik. Kau bisa lihat hidung, mata dan bibirnya benar-benar sempurna sangat sempurna.

“Haishh Amber apa yang kau pikirkan!”

“Hmmh” apakah suaraku terlalu keras? tapi sepertinya iya lanjut tidur lagi huffh untunglah dia tidak bangun.

Selimutnya? apakah aku harus membenarkan selimutnya yang merosot kebawah? haishh tapi bila tidak ku benarkan dia akan kedinginan.

Amber melangkah lebih dekat ke tempat tidur Krystal dengan merapihkan selimut Krystal yang terlihat setengah tidak menutupi badanya, Amber menyelimuti Krystal dengan hati hati karena takut akan menggangu tidur Krystal.

“Tidur yang nyenyak princess” ku selimutkan selimut ini hingga bagian pundaknya, tapi sial! badan ini tidak bisa bergerak atau bahkan mata ini tidak bisa ke lain arah yang hanya ingin melihat Krystal yang sedang tidur dan wajahnya terlihat semakin cantik bila di lihat dari jarak sedekat ini.

Benar-benar harum, bisa kubilang ini adalah harum strawbery iya strawbery.

Dan bibirnya, ya Tuhan bukanya aku bermaksut berfikir kotor tapi bibirnya benar-benar sexy dan rasanya aku ingin……

“Apa yang sedang kau lakukan Stupid?” ucap Krystal yang masih memejamkan matanya.

“Hoaah!” Amber tersenta kaget yang membuatnya jatuh ke lantai dengan mengelus dada kirinya.

“K-k-kau mengagetkanku!” Amber masih terlihat glagapan sedangkan Krystal mengucek kedua matanya dan sesekali terlihat menguap.

“Lain kali bila aku tidur akan kupastikan pintunya terkunci agar namja sepertimu tidak bisa masuk” ucap Krystal yang masih duduk di tempat tidur Amber.

“Nam-nam-namja sepertiku? ya! maksutmu apa? aku tidak berifikir kotor!”

“Haisshh bagiamanapun kau adalah namja yang cabul” Krystal bangun dari tempat tidur.

“Ya! ya! Princess kau mau kemana! aku tidak cabul! aku hanya ingin merapihkan selimutmu itu saja” teriak Amber.

“Selimut my ass” jawab Krystal dari kejauhan.

Amber bergegas bangun dan menyusul Krystal “Princess aku membawakan sesuatu untukmu”

“Apa?” tanya krystal dengan meneguk segelas air putih.

“Tadaaaa”

“Apa itu?” tanya heran krystal.

“Ini adalah egg tart!” senyum Amber.

“Egg tart?” Amber hanya mengangguk.

“Cobalah ini sangat enak” Amber memberikan jempol kanan nya.

“Kau yakin?”

“Haishh aku yakin” Krystal mengambil satu egg tart yang di berikan Amber.

“Ehmmmmm” kedua mata Krystal terbuka lebar.

“Bagaimana?”

“Ini sangat enak stupid” Krystal kembali mengunyah.

“Kubilang juga apa ini benar-benar enak!” Amber membuka egg tart yang sisa satu di tanganya.

“Sudah lama aku tidak memakanmu” Amber menjilat bibirnya hendak memakan egg tart yang tidak jauh dari jarak mulutnya tapi tiba-tiba….

Amber tidak merasakan gigitan egg tart “Ya!!!” Amber membuka matanya “Mana egg…”

“Haishh princess! itu egg tartkuuu”

“Woaaahh enak sekali!!” senyum lebar Krystal.

“Haishh yang benar saja, itu miliku”

“Tapi ini sudah menjadi miliku dan sudah di dalam perutku” Krystal mengelus perutnya.

“Haishh dasar penyihir rakus”

“Apa?!”

“Hahaha tidak ada” Amber memundurkan langkahnya.

“Apa kau ingin mati stupid Amber?” Krystal melangkah mendekati Amber.

“Tidak princess!” Amber segera lari karena takut bila Krystal marah.

“Come back here stupid llama!” Krystal berlari mengejar Amber dengan mengelilingi ruang tamu dengan sedikit kenakalan kecil yang mereka lakukan dengan melempar bantal satu sama lain yang secara tidak sadar membuat mereka semakin dekat.

19.30

Amber dan Krystal duduk di meja yang sama dengan menikmati makan malam dengan sup hangat buatan Amber.

“Bagaiamana enak bukan?” Krystal balas dengan anggukan.

DRINGG DRIINGG” ponsel Amber berdring.

“Hallo” jawab Amber dengan menggunakan tangan kanannya.

“Oh Key ada apa?”

“Apa?? okay okay baiklah aku akan segera kesana” Krystal menatap Amber.

“Princess sepertinya aku harus berangkat sekarang karena perintah bosku” Krystal hanya diam mengaduk-aduk supnya, sedangkan Amber segera mengambil jaket merah tua miliknya dengan memakai topi hitam bertuliskan LA.

“Kau habiskan makanan nya, aku akan segera pulang dan ingat kau jangan kemana-mana okay” Krystal tidak membalas ucapan Amber sama sekali.

Bagaimana bisa dia pergi begitu saja di saat sedang makan malam! haishh aku benar-benar tidak mood! aku tidak ingin sendiri!

“Princess aku pergi”

“Pergilah sana aku tidak peduli!” kutinggikan nadaku agar si bodoh itu tau kalau dia telah merusak moodku!

“Haishh menyebalkan! aku benar-benar bosan apakah dia lebih mementingkan yang lain dari pada aku? dia bilang dia akan melakukan apa saja untuk! awas saja bila dia pulang!” Krystal duduk di sofa tempat biasa Amber tidur.

“Ohh!!”

“Aku lupa kalau aku memiliki perkerjaan di tempat Sunny unnie hishh bagaimana bisa aku melupakanya!” Krystal bergegas ke lemari baju Amber untuk mengambil jaket Amber agar tidak kedinginan.

20 menit kemudian

“Unnie!”

“Yah kau bocah nakal” Sunny unnie mengisyaratkanku agar menemuinya.

“Kau darimana saja? mengapa baru muncul sekarang? kau tidak tahu semua pelanggan mencarimu?” aku tersenyum mendengarnya.

“Maafkan aku unnie aku tertidur hingga malam”

“Ayo kita mulai kerja, ini akan menjadi malam yang panjang”

Aku mulai membantu Sunny unnie untuk melayani tamu yang berdatangan “Ndee! baiklah Ahjussi” aku segera mengantarkan makanan, memberikan menu, mengantarkan makanan dan seterusnya hingga menunjukan pukul 21.30

“Lelah sekali” lenganku rasanya mau copot semua jadi ini rasanya berkerja keras hoaaah benar-benar lelah dan lihat tangaku agghh tidak bisa di gerakan.

“Krystal kau tidak apa?”

“Iya unnie aku tidak apa-apa” Sunny duduk di samping Krystal.

“Kau memang luar biasa dalam waktu 1 jam kau bisa menghabiskan semua dagingku dengan para pelanggan! daebak!” tentu saja itu semua karena pesonaku.

“Oh iya unnie bagaimana dengan para penjahat itu” tanyaku serius karena aku takut mereka akan datang dan membuat ricuh tempat ini lagi.

“Aku sudah melaporkan pada polisi tapi bosnya melarikan diri mungkin untuk akhir akhir ini mereka tidak akan berani datang” senyum Sunny sedangkan Krystal masih sibuk dengan badanya.

“Oh iya Krystal, aku punya sesuatu untukmu” Sunny merogoh kantong celananya.

“Ini untukmu” Krystal terlihat bingung dengan kertas berwarna putih yang di berikan Sunny.

“Ini apa unnie?”

“Ini adalah bonusmu”

“Bonus?” ulang Krystal.

“Iya bonus, dalam waktu 2 hari ini kau berhasil menaikan angka pendapatanku hingga 80% jadi ini bonusmu” senyum Sunny.

“Terimalah dan ini juga adalah salah satu ucapan terima kasihku untukmu karena membantuku menghajar lintah darat itu” ku ambil kertas berawarna putih dan kubuka atasnya.

“Unnie ini banyak sekali!” aku melihat lembaran uang di kertas ini, aku rasa ini terlalu banyak.

“Unnie aku tidak…”

“Kau harus menerimanya, bila tidak kau tidak boleh berkerja disini lagi kau mengerti” aku memeluk Sunny unnie  atas terima kasihku.

“Gomaweo unnie”

Akhirnya aku bisa merasakan jeri payaku sendiri hoaah jadi ini rasanya mendapatkan hasil yang benar-benar kita capai dengan hasil keringat sendiri, benar-benar luar biasa!

“Unnie kau ingin kemana?” tanyaku heran karena melihat Sunny yang berdandan tidak seperti biasanya.

“Ahh aku ingin pergi ke panic pasco” aku menaikan alisku.

“Panic apa unnie?”

“Panic Pasco Krystal, itu adalah club malam” ujar Sunny.

“Club malam?” rasanya aku tidak asing mendengarnya.

“Iya, Panic pasco adalah salah satu club yang paling terkenal” aku mencoba mencerna apa yang dikatakan Sunny unnie, haishh mengapa susah sekali untuk mengingatnya!

“Krystal” aku melihat ke arah Sunny unnie yang memakai baju yang ehmm yang cukup terbuka.

“Apakau aku sudah terlihat cantik?”

“Kau selalu terlihat cantik unnie”

“Benarkah??” aku mengangguk.

“Apa kau akan pergi berkencan?” saat aku bertanya seperti itu tiba-tiba wajahnya memerah.

“Tentu saja tidak” haishh dia malah terlihat mencurigakan.

“Benarkah unnie” godaku.

“Haishh kau ini, aku hanya ingin kumpul dengan teman-temanku” dia kembali dengan cerminnya.

“Apakah Yuri oppa ikut?” tanyaku dengan berpangku tangan.

“Sepertinya tidak, dia sedang sibuk mengurus Kai”

“Kai? ada apa dengan dia?” ntah kenapa aku menayakan hal seperti ini.

“Dia suka membuat ulah bila di sekolah, dia suka berantem, membolos sekolahdan masih banyak lagi tapi tenang saja walaupun seperti itu dia sangat baik dan sopan” senyum Sunny, dan ntah kenapa Sunny unnie menatapku dengan tatapan seperti itu.

“Mengapa kau menayakan hal seperti itu? kau sudah bertemu dengan Kai?” aku menganggukan kepalaku.

“Lalu bagaiamana?” pertanyaan apa itu.

“Biasa saja” Sunny memutar badanya.

“Biasa saja? apa maksutmu biasa saja? dia begitu sexy dan tampan!” haishh wanita ini.

“Tapi dia buka tipeku unnie” jawabku malas.

“Kalau dia bukan saudara Yuri aku bersedia menjadi pacarnya” senyumnya kembali ke cermin.

“Tapi aku tidak menyukainya lagi”

“Kenapa?” tanyaku penasaran.

“Karena ada yang jauh lebih tampan dari padanya” haishh benar-benar!

“Jadi benar bukan kalau kau mempunyai pacar”

“Kami belum pacaran hanya saling kenal satu sama lain, lagi pula dia sangat sibuk” wajahnay berubah sedih.

“Dia pasti pekerja keras” Sunny menganggukan kepalanya.

“Dia berkerja hingga dini hari dan aku dengar dia satu sekolah dengan Kai”

“Benarkah?”

“Iya, hampir semua yeoja menyukainya ya walaupun dia seorang pelayan itu tidak menghalanginya” senyum Sunny dan aku hanya mengangguk.

“Dia benar-benar tampan” matanya berbinar

“Kau terlihat menyeramkan unnie” aku melihatnya dengan menggelengkan kepalaku.

22.00

“Kau yakin tidak ingin ku antar?” ajak Sunny.

“Tidak perlu, lagi pula ini belum terlalu larut malam jadi tidak apa”

“Hmm baiklah, kalau begitu aku pergi dulu” Sunny masuk kedalam mobil sedan hitam milik temanya sedangkan Krystal memasukan kedua tanganya ke jaket Amber, sepertinya jaket Amber tidak cukup melindungi Krystal dari dingin nya malam kota Seoul.

“Mengapa malam ini dingin sekali?” Krystal menggosok-gosok kedua tanganya agar terasa hangat.

Krystal terus berjalan menelusuri heningnya malam dengan hembusan nafas dingin yang iya keluarkan.

Sial, mengapa aku terasa pusing. Aku sedikit memijat keningku, apakah karena malam yang dingin sehingga aku menjadi pusing? atau karena aku tidak menghabiskan makanan ku hingga aku terlalu lelah atau karena aku terlalu…

“Aghhh” aku menghentikan langkahku dengan menyenderkan badanku di dinding.

“Mengapa rasanya semakin pusing?” tangan ini tidak hentinya memijat kepalaku, mengapa semakin parah? bahkan pengheliatanku mulai kabur. ada apa denganku?

“Brukk” Krystal terjatuh.

Sangat pusing, kepala ini seperti mau pecah dan pengelihatanku benar-benar kabur. Aku memegang dadaku yang kini berdetak sangat cepat benar-benar cepat.

Badanku menjadi kaku tidak bisa bergerak sama sekali, sial ada apa denganku? apakah aku akan mati?

“Soojung”

“Jung Soojung” aku berusaha mendengar tetapi pendengaranku seperti mendengar suara lain yang tidak jelas, bahkan kau sangat kesulitan untuk bernafas saat ini.

“Jung Soojung” Krystal terlihat tersiksa dengan tergeletak di pinggir jalan yang dingin.

“Jung Soojung” dengan mata yang kabur, Krystal melihat ada orang yang menghampirinya.

“Siapa dia? mengapa dia terus menyebut namaku? apakah dia malaikat kematianku” pikir Krystal dengan masih memegang dada kirinya karena berdetak sangat kencang.

“Jung Soojung” bisikan asing di telinga Krystal.

“Princess J’adoreA” bisikan itu membuat Krystal semakin melemah dan merintih kesakitan.

“Kau benar, aku adalah malaikat kematianmu” Krystal terlihat sangat pucat dan tubuhnya gemetaran.

“Bagaimana rasanya di ambang kematian?” Krystal semakin sulit bernafas, tubuhnya menjadi dingin benar-benar dingin.

“Kau benar-benar terlihat lemah, aku tidak menyangka anak dari seorang dewa Kim Tae Jung akan menderita seperti ini” malaikat kematian itu menyentuh badan Krystal yang membuat Krystal meringis kesakitan.

“Tapi sayang sekali ini bukan waktumu”

“Kau dengar aku princess Soojung?” Krystal masih terlihat tersiksa.

“Kau memiliki waktu 79 hari lagi, dan pastikan kau telah menemukan obat penawar itu atau tidak….” iya kembali menyentuh Krystal tepat di jantungnya yang membuat Krystal kesakitan dengan menteskan airmatanya menahan rasa sakit yang di buat oleh malaikat kematianya.

“Kau akan mati”

347caeb5d35598f55d1ee43a4a8f3dd4

 

—————————————————————————–

Sorry semua short update 😦

Btw welcome back to IG princess ^^

 

Final (27)

Hari ini begitu special bila dibandingkan dengan hari-hari lainya. Semua orang yang ku sayang berkumpul bersama bercanda tawa bersuka ria, sangat menyenangkan dan penuh canda tawa

“Selamat ulang tahun Soojungie” aku menerima hadiah dari Sulli.

“Terima kasih giant baby” aku memeluknya “Kau sudah semakin tua sekarang” aku menatapnya dengan death glare “Ya! jangan menatapku seperti itu!”

Satu persatu mereka mengucapkan selamat kepadaku dan memberikanku hadiah yang begitu banyak, tidak lupa juga unnie ayah dan ibuku memberikan hadiah untuku.

“Terima kasih unnie” aku memeluk unnieku dengan erat.

“Terima kasih ayah ibu, kalian seharusnya tidak perlu repot-repot seperti ini” aku memeluk ayah dan ibuku dan menciumnya tepat di pipi.

“Semua teman-temanmu sudah berkumpul?” aku mengangguk.

“Kalau begitu kita mulai pestanya dengan meniup lilin dan memotong kue” ajak unnieku.

Kue tart sudah disiapkan dan begitu juga lilinya yang berjumlah 25, aku sangat menyukai kue tart ini dan terlihat lezat begitu menggoda hehe.

Saeng il Chuk ka hamnida!

 Saeng il Chuk ka hamnida! 

Ji gu e seo 

u ju e seo 

Je il saranghamnida! 

Kkoppodadeogopkke

Byeolbodadeobalkke

Sajabodayongamhage

Happy birthday to you!

“Soojungie sebelum kau meniup lilinya kau harus membuat permohonan” aku menganggukan kepalaku dan mulai mengepalkan kedua tanganku lalu memejamkan mataku.

Doaku hanya satu, aku ingin melihatnya kembali “Amin” aku mulai meniup lilin yang berwarna-warni ini dan mereka semua bertepuk tangan dan meniup terompot yang lucu.

“Apa doamu?” tanya Sulli dengan merangkulku

“Itu rahasia!” Sulli mengerucutkan bibirnya yang lucu.

“Ya kau ini sahabatku! bagaimana bisa kau menyimpan rahasia kepadaku?” aku tertawa melihatnya dan mengacak-acak poninya.

“Hai Krystal” aku melihat Taemin yang menghampiriku “Pestamu sangat menyenangkan” aku tersenyum kepadanya “Terima kasih Taemin, terima kasih kalian sudah membuat ini semua untuku”

“Ya ini adalah kewajiban kami sebagai sahabatmu!” tunjuk Key kepada dirinya sendiri “Haishh kau itu tidak banyak membantu malah menyusahkan saja!” aku tertawa saay Jonghyun memukul kepala Key dan ekspresi Key sangat lucu.

“Kalian berdua mengapa terus bertengkar?” aku mengeggelngkan kepalaku saat melihat mereka saling beradu mulut.

“Pasangan yang serasi”

“Ya Taemin! aku tidak ingin dipasangkan dengan wajah dino seperti dia!” kami semua tertawa

“Ya! kau juga, mengapa sekarang kau malah sering mendekati Krystal?” Jonghyun devil smirk.

“Ya ten-tenu tidak, bukankah kita semua sahabat?” aku melihat wajah Taemin yang sedikit malu-malu.

“Mengapa kau malu-malu hey, hey, hey wajahnya memerah haha” Onew menertawakan Taemin

“Hentikan becandaan ini” aku melihat Taemin yang terlihat malu-malu, apa dia masih menyukaiku?  aku hanya tersenyum melihatnya.

“Apa kalian tidak ingin mempunyai pacar? lihat aku dan Sulli, apa kalian tidak iri?” haish dua sejoli ini benar-benar di mabuk asmara.

“Untuk apa kami iri denganmu, Sulli mengapa kau mau dengan Minho? kau tahu bukan dia mantan playboy”

“Ya Onew, sekarang aku bukan playboy lagi aku sudah benar-benar jatuh cinta kepada giant baby” haish mereka berdua benar-benar seperti gula!

“Kau benar-benar membuatku mual Minho” aku tersenyum melihat Key yang mengelus-elus perutnya.

“Benar-benar cheesy!” teriak Jonghyun.

“Bilang saja kalian iri!” teriak Minho tidak kalah dengan Jonghyun.

“Iri denganmu yang benar saja? Sulli benar-benar telah dibutakan matanya” kami semuapun tertawa.

“Ya! Jonghyun!!” kami semua tertawa saat Minho berusaha mengejar Jonghyun yang baru saja mengejeknya.

Saat aku tertawa melihat kelakuan mereka berdua, aku merasakan ada sesuatu yang aneh dalam perasaanku, perasaan yang sudah lama tidak aku rasakan, rasa yang sudah lama tidaku alami. kami semua berhenti tertawa dan Minho berhenti mengejar Jonghyun, mereka semua menatap arah kanan mereka dengan mata yang membulat seperti tidak percaya.

Aku menengok pelan ke arah yang mereka lihat Dug jantung ini kembali berdetak dengan kencang, aku kembali merasakan rasa ini kembali, jantungku kembali berdetak tak berirama, tanganku gemetar gugup, lututku lemas saat aku menatapnya.

Tatapan mata yang sudah lama ini tidak aku lihat, apakah aku bermimpi? aku menatapnya dari ujung kaki hingga ujung kepala. Mengapa dia semakin tampan, rambutnya hitam dan pendek, aku rasa dia semakin tinggi dan terlihat kurus, dia berpakain sangat rapih.

Author POV

“Maaf aku terlambat, kau tahu cuaca sangat buruk dan memperlambat penerbanganku”

Kami semua masih terdiam, tidak percaya sama sekali bahwa dia hadir di tengah-tengah kita kembali, suaranya semakin berat dan terdengar serak.

“Mengapa kalian diam saja? apa kalian tidak ingin memelukku?” Krystal melihat Jonghyun dengan sangat peralahan menghampirinya, dan menyentuh tubuhnya.

“Ya Jonghyun mengapa kau tidak banyak berubah? lihat dirimu, haishh”

“Ap-ap-apa kau benar-benar Am-amber?”

“Dasar dino bodoh tentu saja aku Amber Josephine Liu yang paling keren dan memiliki pesona!” Jonghyun berteriak dan memeluk Amber.

“Dia benar-benar Amber guys! dia benar-benar Amber kita hahaha!!”

mereka satu-satu menghampirinya “Apa kau benar-benar Amber yang bodoh itu?”

“Ya Key! aku tidak bodoh apa kau tidak pernah lihat prestasiku di majalah?”

“Tetapi kau seperti bukan Amber, Amber yang kami kenal berambut acak-acakan, pakaian yang tidak rapih, memiliki banyak bekas luka, dan lihat kulitmu mengapa sekarang kulitmu mulus, apa kau kembaran Amber?”

“Haishh Minho, Key, Taemin, Jonghyun, Onew aku adalah Amber! yang sering kalian ajak berbolos dan sering menggoda para yeoja-yeoja cantik!”

Mereka semua kembali berteriak dan memeluk Amber dengan berjingkrak-jingkrak, mereka selalu tidak percaya bahwa Amber akan kembali, Krystal masih terpaku melihat Amber dan tidak tahu harus berbuat apa, Krystal menarik nafasnya dengan panjang berusaha agar tidak menangis saat ini.

“Aku tidak akan menyangka kau akan kembali” Amber memberikan senyuman kepada Sulli dan memeluknya “Tidak usah menangis, mengapa kau cengeng sekali?” Sulli memang cepat tersentuh hatinya.

Dan kini Amber menatap yeoja yang sudah lama sekali ingin iya temui, yeoja yang selalu ada di pikirannya, yeoja yang tidak akan bisa dilupakan olehnya, Amber melangkah pelan dengan senyum dibibirnya yeoja itu hanya diam tidak berkutik sama sekali. Selama lima tahun ini akhirnya mereka dapat merasakan rasa perasaan ini kembali dimana jantung mereka tidak dapat berdetak dengan satbil dimana tangan mereka berkeringat dimana kedua bola mata mereka saling menatap satu sama lain.

“Happy Birthday” mereka masih saling menatap.

“Happy birthday Krystal Jung” Krystal masih diam melihat Amber yang iya telah tunggu tunggu kini sekarang berada tepat di depan nya.

Tidak dapat menahan rasa rindu lagi Amber memeluk tubuh Krystal dengan erat sangat erat “Aku merindukanmu, aku benar-benar merindukanmu”

Krystal meneteskan airmatanya tidak sanggup menahan rasa rindunya kepada Amber, Krystal membalas pelukan Amber dengan erat dan menangis di dalam pelukan Amber.

“Aku rindu harum badanya, aku rindu sentuhan nya, aku rindu suaranya, aku rindu saat iya memanggilku” Krystal semakin tenggelam di pelukan Amber, selama ini Krystal hanya menatap Amber dari media social, selalu bermimpi tentang Amber tetapi saat ini Amber telah hadir kembali di pelukannya, Krystal benar-benar merasakan kehilangan sosok yeoja tampan yang dulu iya benci  dan sekarang iya cintai benar-benar iya cintai.

“Jangan menangis, kau akan bertambah jelek jika menangis” Amber mengusap air mata di wajah Krystal dengan lembut.

“Aku tidak akan meninggalkanmu lagi Princess, i’m promise” Amber memberi kecupan di dahi Krystal.

“Kalau kau melanggar janjimu, kau akan ku hukum Amber Liu!” Amber tersenyum melihat Krystal yang sedang menggeretaknya.

Dengan cepat Amber mencium bibir Krystal, Krystal membulatkan matanya “Ya kau!” Amber tertawa.

“Haishh sepertinya kita kalah romantis” 

“Mereka berdua memang pasangan yang luar biasa”

“Ya! apa kalian membicarakanku dengan Krystal?” 

“Kalian berdua seperti Romeo dan Juliet” Amber dan Krystal tertawa “Kami lebih dari itu Key!” 

“Ya Amber, kau tidak memberikan hadiah kepada Krystal?” ucap Onew kepada Amber, Krystal melihat Amber dengan dingin.

“Princess jangan menatapku seperti itu aku bisa mati kedinginan”

“Haissh pacar macam apa kau Amber!” teriak Jonghyun lalu Amber menyipitkan matanya “Pacar? aku bukan pacarnya” Amber menggelengkan kepalanya.

“Apa?” mereka semua menatap Amber heran dan Krystal terlihat sangat sedih “Bukankah kau bilang kau mencintai Krytsal?” Amber mengangguk “Lalu?” 

Krystal terlihat sedih dan dicampur dengan marah, Amber melihat Krystal yang suasana hatinya berubah “Aku bukan pacar Krystal tapi” Amber memutuskan kata-katanya dan mengambil sesuatu dari dari saku celana kanan nya.

“Princess” Krystal heran melihat Amber yang meganggam tanganya dan berlutut di depanya.

“Jung Soojung, maafkan aku telah membuatmu menunggu lama, membuatmu resah, membuatmu kesal ataupun membuatmu marah karena sikapku padamu. Maafkan aku menjadi Amber yang menjengkelkan yang selalu mengacuhkanmu tetapi aku sadar ternyata di balik semua itu aku menyukaimu, bahkan menyangimu dan yang lebih parahnya lagi aku mencintaimu”

“Jung Soojung, aku berjanji di bawah bulan dan bintang aku akan selalu menjagamu, menyangimu dan mencintaimu”

“Jung Soojung, apakah kau mencintaiku?” Krystal menganggukan kepalanya dengan menahan airmatanya kembali.

“Mau melakukan sesuatu untuku?” Krystal kembali mengangguk

 

Amber membuka kota kecil yang berada di tanganya “Will you marry me?”

Jantung Krystal berdetak seribu kali lebih cepat dari biasanya, bibirnya bergetar, matanya terlihat merah.

Krystal menarik Amber agar sejajar dengan Krystal, dengan tanpa ragu Krystal mencium bibir Amber dengan lembut dan penuh perasaan, Amber membalas ciuman Krystal yang semakin menggebu-gebu tetapi Krystal mendorong pelan tubuh Amber tetapi wajah mereka tetapi saling berdekatan, Krystal mengalungkan kedua tanganya di leher Amber.

“Yes, i will” mereka berdua saling tersenyum dan kembali berciuman dengan mesra lalu mereka berpelukan

“I love you Soojung”

“Love you more Amber”

Setelah 2 tahun kemudian Krystal dan Amber melangsungkan pernikahan mereka di America dan mereka menatap disana karena Amber harus menangani perusahaan miliknya, Krystal dan Amber juga telah mengadopsi dua orang anak yang pertama adalah namja dan kedua adalah yeoja.

Minho dan Sulli tidak mau kalah dengan Krystal Amber, mereka juga melangsungkan pernikahan di Busan sedangkan Key Jonghyun masih asik berdua, Onew sedang dekat seorang yeoja manis bernama Luna dan kini Taemin sedang menjalin hubungan dengan sepupu Minho yaitu Suzy.

THE END.

Haha akhirnya nih ff super gaje selesai, sorry banget kalo gw jarang update soalnya masih sibuk sama urusan dunia nyata hehe terima kasih buat readers yang udah baca ff gw yang super ngebosenin.

Oh iya buat para penggemar f(x) jangan lupa beli album mereka ya, dan jangan lupa nonton video Red Light mereka di SMTOWN Youtube Chanel dan yang paling penting doain buat f(x) biar tahun ini mereka bisa Solo Concert dan yang paling penting semoga momen nya Kryber makin banyak hahaha

Kryber Behind The Scene couple dan Mildang Couple haha, gw sempet baca di tuh di twitter ternyata emang bener juga, Kryber kalau lagi off air tuh deket tapi kalo lagi on air mereka kaya cuek gtu hmmh dasar Kryber bikin curiga haha

Ada yang suka Jessber? (Jessica Amber) hahaha gw suka nih sama Jessica Amber mereka berdua tuh misterius dan bikin penasaran, coba deh Amber yang supel dan friendly gak bisa naklukin hatinya Jessica? bayangin aja hampir semua member SNSD deket sama Amber, tapi ngga buat Jessica haha kasian Amber, padahal apa coba salah dia? salah Amber? 

Salah Amber adalah udah ngedeketin plus ngerebut hati adeknya Jessica haha, kakak mana sih yang gak overprotective kalau adek nya lagi deket sama seseorang apalagi seseorang itu special di hatinya Krystal.

Mungkin itu sebabnya Jessica terkesan dingin sama Amber, tapi gimanapun juga itu masih analisa gw yang sok tau tentang mereka berdua haha, selebihnya lagi gw pernah baca di internet tentang mereka yang banyak bgt pendapatnya berbeda-beda. Gimanapun juga Jessber tetep misterius bagi gw haha…

Oh iya di comebacknya f(x) lagu mana yang kalian suka? kalo gw paling suka paper heart hehe soalnya selain enak di denger, suaranya Krystal sama Amber di part terakhir itu dominan banget kek berasa duet berdua haha, seharusnya SM buat sub-unit buat mereka, SM gak tau apa ya kalau Kryber tuh daya jual nya tinggi haha…

Dan di album ini juga Amber menyumbangkan satu lagu, Amber emang genius dalam music.

Oh iya kalian pernah kepikiran gak sih kalo Amber main drama korea? hahaha, bisa nebak gak kira-kira Amber bakal dapet peran apa? yang pasti cewek lah ya tapi dengan pakaian yang casual hehe, Amber tuh masih menganut American tomboy style hehe dan disana banyak yang bergaya kek Amber cuma dia Asia kek kita ini masih gimna gtu? apalagi di tambah wajahnya Amber yang ngedukung banget dan ditambah rambut pendeknya hehe wajar deh banyak orang yang nyangka kalo gaya tomboynya Amber malah terkesan kek cowok jadinya ganteng deh haha…

Tapi memang bener kok, gw sempet baca di twitter ada seorang fans gw gak tau darimana jadi dia sempet ketemu Amber dan dia bilang di twitternya kalo Amber itu aslinya seribu kali lebih ganteng dari pada di TV!! OH GOD! berarti bener kan Amber emang handsome? bukan satu atau dua orang tapi banyak malahan Krystal sempet bilang kalau Amber itu oppa yang cool haha…

Jujur sih gw gak suka kalo ada fans yang nuntut Amber buat jadi feminim atau ngerubah gayanya atau apapun itu! kalo lo bener-bener fansnya Amber lo gak bakal nuntut apapun dari Amber, biar aja di beragaya sesuka hatinya selagi positive dan yang penting Amber bisa jadi dirinya sendiri!

“Why be someone else, when you can be yourself” Amber twitter.

Kalau masalah couplenya Amber? hmm ini nih sih Amber banyak bgt pasangan nya haha, Amber friendly dan deket sama semua orang ngga cewek ngga cowok semua di deketin sama dia, tapi satu! walaupun Amber deket sama semua orang atau naruh perhatian sama temen-temen atau membernya sekalipun.

Tetapi kalo sama Krystal itu beda loh dari tatapan nya aja dah beda haha ya wajarlah mereka sebelum debut emang udah saling deket satu sama lain, sering jalan bareng malah ada yang bilang kalo Amber itu pacarnya Krystal dan bilang kalo pacarnya Krystal itu ganteng haha gak kebayang deh ekspresi mereka berdua.

Krystal dah gak pernah pingsan lagi ya di atas panggung, ahaha maklum lah sekarang kan Amber udah ada buat Krystal 24 jam non stop! kalo kejadian pas pingsan itu kan Amber masih cidera jadi sempet kehilangan sosok Amber haha mau gak mau Krystal jadi lemes kepikiran Amber dan males makan jadi pingsan deh hahaha…

Hhaha sudahlah curhatnya mau baca Kryber fanfic dulu haha, kalo fanfic fav gw tuh penulisnya Halfboy ceritanya keren-keren apalagoi yang judulnya Hard but easy masih tetep nomor 1 tuh fanfic di hati gw haha terus pretty woman, i love u and her, sama penulisnya 79alexndria tuh keren-keren fanficnya, haha kenapa jadi promosi gini ya? ya sudahlah bye bye readers, maafkan lah author yang gaje ini, tapi Author yang gaje ini bakal nulis ff baru lagi nih buat kryber..

See u ^^

IMG_4222

 

 

Try hard (26)

Hari ini langit begitu cerah angin berhembus pelan melewati tubuhku matahari yang mulai bersembunyi ini cukup menyentuh hangat kulit di tubuhku. Aku berjalan dengan bibirku sedikit tersenyum saat melihat anak-anak kecil yang sedang bermain “Lucu sekali”

aku kembali berjalan menikmati bangunan-bangunan yang tidak terlalu tinggi ini tetapi memiliki bentuk arsitektur yang unik, aku melihat beberapa orang yang sedang menikmati kopi hangat, ada juga yang sedang tertawa ceria bersama teman-temanya,dan bahkan ada yang sedang santai dengan membaca sebuah buku. Tiba-tiba aku merasakan ada yang bunyi di ponselku.

“Hallo” aku tersenyum mendengarnya “Baiklah, aku sedang dijalan mungkin 5 menit lagi aku akan sampai” aku kembali berjalan menikmati suasana di sore hari ini dan secara tidak disengaja mataku seperti tertarik ke arah toko buku yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan jarak pandangku, aku cukup lama menatap toko buku dan berfikir untuk menyinggahi toko tersebut atau tidak tetapi pada akhirnya langkah kakiku berjalan ke arah toko itu.

Aku berjalan masuk ke toko buku yang sederhana ini, aku melangkah pelan melihat-lihat buku yang baru terbit mungkin saja aku berminat untuk membeli buku-buku ini, jujur aku sudah lama tidak membaca sebuah buku mungkin sekarang aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku sekarang.

Saat aku melihat-lihat buku, mataku tertuju dengan koleksi majalah dengan tertuliskan “Best Seller” langkah kakiku berjalan pelan dan mataku tertuju kepada satu majalah yang sangat terkenal di Amerika. Aku mengambil pelan majalah itu dan memandangi seseorang yang menjadi cover majalah ini aku memandangi matanya, senyumnya, dagunya yang menurutku sudah mengalami perubahan. Aku tersenyum memandanginya “Dia pasti sudah banyak berubah”

Beberapa tahun ini wajahnya sering terlihat di majalah-majalah internasional, dia pasti sudah sangat berkerja keras.

Setelah kurang lebih lima menit aku berjalan akhrnya aku sampai di tempat yang aku tuju, dengan menghembuskan nafas aku mendorong pintu ini dengan senyuman di bibirku.

“Selamat dat-” aku tersenyum dan membungkuk “Maaf aku terlambat”

“Haishh kau! dari mana saja! kau selalu saja terlambat, mereka sudah menunggu dengan waktu yang cukup lama haishh anak ini”

“Ya ayah! mengapa kau rewel sekali, lagipula mengapa kau menuyuruhku untuk datang cepat-cepat? haishh kau tidak tahu bahwa di luar jalannya sangat padat?”

“Haishh! ya Jung Soojung, aku menelfon untuk cepat kemari karena teman-temanmu sudah menunggu cukup lama disini” aku membulatkan mataku sedikit terkejut mendengarnya

Apa? teman-teman? ah aku lupa ada janji dengan Sulli!

“Ya! mau sampai kapan kau berdiri di situ, cepat hampiri mereka!” aku mengangguk, dan berjalan menuju meja yang dekat dengan jendela. Dari kejauhan aku mendengar suara canda tawa yang menurutku tawa tersebut tidak asing di telingaku.

Langkahku terhenti saat aku melihat seseorang yang sudah cukup lama tidak aku lihat

“Long time no see Onew, Key, Jonghyun, Taemin dan Minho”

“Oh God kau cantik sekali, kau benar-benar luar biasa!” aku tersenyum melihat wajah key yang sedang memuji ku “Tidak, aku biasa saja Key kau terlalu berlebihan” aku menyipitkan mataku kearahnya.

“Ya Key! sudah aku bilang bukan bahwa Krystal Jung sangat cantik kau tidak percaya” aku tersenyum melihat ke arah Jonghyun.

“Bagaimana kabarmu Krys?” tanya Taemin kepadaku.

“Aku sangat baik, bagaimana keadaan kalian?”

“Tentu saja kami semua baik, akhirnya kita bisa berkumpul lagi” jawab Minho dengan meminum ice americano.

“Aku benar-benar merindukan kalian”

“Haahaha akhirnya kau mengakui juga bahwa kau merindukan kami ahaha” aku melempar bantal ke arah Onew.

“Aku merindukan kebodohan kalian!” mereka semua tertawa.

Aku menatap Sulli dan memeluknya “Ya mengapa kau tidak ingin memeluk ku?”

“Itu karena kau lebih dulu menyapa namja-namja bodoh ini dibandingkan sahabatmu ini!” aku tersenyum melihat sahabatku ini dan mencubit pipinya “Aigoo sahabatku ini lucu sekali, ayo beri aku pelukan” kamipun berpelukan dengan senyuman di wajah kami.

“Ya cukup pelukan kan nya!”

“Ya Minho apa kau cemburu kepada sahabatku sendiri?!” aku tertawa kecil melihat Minho dan Sulli.

“Tenang saja Minho aku tidak akan merebutnya dari dirimu” kami semua tertawa.

Dan tentu saja selanjutnya kami berbicara Random, di saat bersama mereka aku dapat melupakan masalahku aku, mereka tidak pernah gagal untuk membuatku tertawa. Aku benar- benar bahagia memiliki mereka di sisiku.

“Hei Krys” aku melihat Taemin yang sedang menghampiriku di balkon cafe “Mengapa kau disini? apa kau bosan bergabung dengan kami? haaha” aku menggelengkan kepalaku “Tentu saja tidak, aku hanya ingin menghirup udara segar”

“Kalau kau sepert ini kau mengingatkan ku kepadanya, sering menghilang tiba-tiba haha” aku tersenyum kecil dan menaikan daguku ke langit langit.

“Krys”

“Ya”

“Apa, apa kau merindukan nya?” aku menarik nafas yang panjang saat Taemin menanyakan hal seperti itu, aku memutuskan untuk diam.

“Aku tahu kau sangat merindukannya, kita semua merindukan sosoknya yang bodoh itu” aku tertawa kecil mendengar Taemin berkata seperti itu.

“sangat, sangat merindukan nya”

“Apakah, apakah dia melupakan kita?” Taemin tersenyum kecil

“Dasar bodoh tentu saja tidak Krystal Jung bagaimana bisa dia melupakan kita apalagi dengan kau cinta pertamanya ahaha” wajahku agak sedikit memanas ketika Taemin mengatakan hal itu.

“Percayalah dia pasti merasakan hal yang sama dengan dirimu Krys,Kau tahu sebelum dia berangkat ke Amerika dia tiada hentinya mengatakan bahwa dia tidak sanggup meninggalkan mu dan menyangimu. Haishh dia benar-benar seperti orang gila pada saat itu, dia benar-benar tidak ingin kehilangan dirimu” aku menundukan kepalaku.

“Kau harus mengerti keadaan nya disana, kau tahu bukan bahwa dia sangat sibuk dan hampir tidak memiliki waktu”

“Apakah Amber akan kembali?” aku menatap Taemin dan Taemin menarik nafasnya “Tentu saja Krys, Amber akan kembali”

“Berapa lama lagi Taemin?” aku menatap Taemin “6 tahun lagi? 7 tahun lagi? atau 10 tahun lagi?”

“Aku tidak kuat menahan rasa ini Taemin, aku ingin seperti dulu dimana aku setiap harinya dapat memandangi wajahnya, mendengar lelucon nya, mendengar suaranya, melihat matanya, memukul bahunya! aku ingin Amber kembali”

Aku tidak dapat membendung airmata ini, sudah 5 tahun lamanya aku terpisah oleh Amber aku merindukan semua yang ada di dirinya dan aku menyesal terlalu terlambat untuk menyukainya, akankah dia akan kembali? sudah beberapa lama ini aku dan Amber sudah jarang berkomunikasi di karenakan dia sangat sibuk dan terlebih lagi perbedaan waktu yang membuatku dan Amber semakin terpisah.

“Sudahlah jangan menangis, Amber akan marah kepada kami bila iya tahu bahwa yeoja kesayangan nya menangis” aku mengahpus airmataku, hati ini teramat sangat merindukan Amber sangat merindukan nya, akupun berusaha tersenyum dan tidak ingin terliha sedih kembali.

“Terima kasih”

“Untuk apa?”

“Karena kalian sudah menemani hari-hariku” Taemin tersenyum kepadaku “Ini sudah kewajiban kami untuk menghiburmu Krystal, haishh apa yang telah kau perbuat kepada Amber kami sehingga dia menjadi seperti ini? kau benar-benar di perlakukan sebagai seorang princess” aku tertawa mendengarnya.

“Ya! apa yang kalian lakukan berdua di balkon! ya Taemin apa kau!!”

“Ya! Ya! jangan berfikir negative kepadaku!” aku melihat wajah Taemin yang gugup melihat ekspresi Jonghyun dan aku hanya tersenyum melihatnya.

“Taemin kalau kau menyentuh Krystal akan ku potong jari-jarimu!” aku tambah tertawa saat Jonghyun memperingatkan kepada Taemin agar tidak terlalu dekat denganku. Aku mengetahui bahwa Taemin menyukaiku tetapi sayang Taemin bernasib buruk karena aku telah jatuh cinta kepada Amber stupid llama 🙂

“Soojungie bukankah sebentar lagi kau akan berulang tahun?” tanya Sulli kepadaku.

“Benarkah? kalau begitu harus kita rayakan!”

“Haish tidak perlu” aku menggelangkan kepalaku.

“Ya ini harus kita rayakan!”

Aku hanya menghela nafas melihat mereka yang sedang sibuk berdiskusi mengenai ulang tahunku, menurutku ini sudah acara rutin kami untuk merayakan ulang tahun. Sejak kepergian Amber ke America mereka lah yang menemaniku dan menghiburku, awalnya aku sempat menolak saat mereka mendekatiku tetapi mereka sangat keras kepala! dan yang lebih lucunya lagi mereka melakukan semua ini karena amanah dari Amber haha dasar bodoh.

Sekarang ini aku merasakan kekeluaragaan yang baik kepada mereka, ya walaupun mereka terkadang sibuk dengan pekerjaan masing-masing tetapi mereka tetap meluangkan waktu untuk berkumpul di cafeku ini hehe, cafeku? hehe iyap aku adalah pemilik cafe ini. Cafe ini sebenarnya diberikan oleh ayah Amber karena aku berhasil membuat anak tunggalnya lulus dan lagipula ayah Amber tahu bahwa aku kehilangan pekerjaan.

Hari sudah mulai gelap dan aku merebahkan badanku ke kasur yang hangat ini “Ah nyaman nyaaa” aku memeluk gulingku.

“Bosan sekali” aku melihat jam yang masih menunjukan pukul 7.30 untuk mengusir kejenuhan aku meraih ponselku yang jaraknya tidak jauh dari bantalku.

Akupun memainkan ponselku bermain game zombie tsunami, plants Vs Zombie “Haishh permainan ini membuatku gila! mengapa orang secerdas diriku bisa kalah dengan game haishh!” aku mengeluarkan aplikasi game yang ku mainkan dan membuka galeri foto.

Aku tertawa saat melihat foto-foto mereka yang lucu-lucu ini “Ya Tuhan mengapa wajah mereka buruk-buruk sekali” aku kembali membuka foto-foto di galeri.

“Oh” aku melihat folder foto yang menurutku sudah lama tidak aku lihat, aku melihat foto-fotoku bersama Sulli saat di kelas dan sedang bermain bersama, tetapi jariku terhenti saat melihat foto yang terlihat sangat bahagia dan penuh canda tawa menghiasi wajahku.

“Mengapa wajahnya tidak tersenyum?” ah aku baru menyadari bahwa dia foto dengan mengguanakan bando haha lucu sekali, lihat ekspresi wajahnya. Ekspresi wajahnya yang benar-benar aku rindukan.

“Am”

“Sedang apa kau disana?”

“Apakah kau disana baik-baik saja?”

“Apakah kau masih suka tidur sembarangan?”

“Apakah kau masih suka bicara saat tidur?”

“Apakah kau masih suka bermain rubik?”

“Apakah rambutmu masih berantakan?”

“Apakah senyumanmu berubah”

“Apakah kau masih menyukaiku?”

“Apakah hatimu tetap untuku?”

“Aku ingin mendengar suaramu dan mengatakan bahwa kau menyukaiku”

“Aku merindukanmu Am”

“Aku mencintaimu”

 

 

Amber’s Magazine

Airport (25)

Amber sedang memesan susu hangat coklat untuk menghangatkan suasana dingin di malam hari ini “Ini” Amber memberikan segelas susu hangat untuk Krystal “Terima kasih” mereka langsung menikmati susu hangat tersebut.

“Ya llama, mengapa kau terus tersenyum? apa kau sedang memikirkan yang aneh-aneh?” tanya Krystal.

“Ya tentu saja tidak! aku, aku sangat senang hari ini bisa menghabiskan waktu bersamamu Krystal Jung”

“Terima kasih untuk hadiahnya telah mengajak ku ke taman hiburan, aku tidak akan pernah melupakan hari ini. Hari dimana aku dan kamu memiliki kebahagian bersama Krys” mereka berdua tersenyum.

“Kau seperti malaikat penolong bagiku, berkat dirimu aku mendapatkan nilai terbaik saat ujian dan karena dirimu juga aku bisa merasakan kebahagiaan seperti ini. Aku bahagia bersamamu, apa jadinya bila aku tanpamu?” Krystal menundukan wajahnya, dan dengan perlahan Amber memegang tangan Krystal dan megenggam nya erat, tidak ada perlawanan dari Krystal.

“Am”

“Hmm”

“Kau ingin melanjutkan kuliah dimana?” dengan perlahan Amber melepas genggaman tangan Krystal dan membuat Krystal terkejut melihat ekspresi wajah Amber yang berubah.

“Kau kenapa?” tanya Krystal khawatir dan Amber membalas dengan senyuman tipis “Tidak ada princess”

“Kau berbohong, ayo cepat katakan kepadaku” Amber mengigit bibir bawahnya dan Amber masih terdiam.

“Am katakan” Amber melihat Krystal.

“Ehm Krys, kau tahu bukan bahwa aku adalah satu-satunya pewaris tunggal Liu’s Group” krystal mengangguk.

“Dan kau tahu bukan bahwa aku harus belajar lebih dalam lagi dan lebih menguasai lagi pembelajaran yang akan nanti aku gunakan saat memimpin perushaan” amber menghela nafas.

“Ayahku” 

“Dia ingin” 

“Katakan” Krystal menatap Amber dengan serius lalu Amber menggengam tanganya “Tapi kau berjanji tidak akan marah kepadaku” Krystal mengangguk.

“Ayahku meminta agar aku melanjutkan pendidikanku di Amerika Krys dan juga menangani perushaan ayahku disana” mereka berdua saling bertatapan cukup lama dan Krystal melepaskan genggaman tangan Amber.

“Lalu?” 

“Aku akan kuliah disana”

“Mengapa kau tidak bilang kepadaku?” tanya Krystal tanpa menatap mata Amber.

“Aku baru diberitahu oleh ayahku mengenai ini semua Krys, aku ingin sekali menolaknya aku tidak ingin jauh darimu tetapi aku tidak bisa Krys aku tidak bisa menolaknya apalagi sekarang kesehatan ayahku mulai terganggu” Krystal kembali tediam.

“Kapan kau akan berangkat?” tanya Krystal dengan nada yang terdengar sedih.

“Dua hari lagi aku akan berangkat Krys”

“Aku akan selalu mengabarimu disana, dan”

“Cukup Am” Krystal memotong kalimat Amber.

“Aku tidak peduli kau menghubungiku aku atau tidak dan aku juga tidak peduli kau akan kembali ke Korea atau tidak” Krystal mengatakan tanpa melihat wajah Amber.

“Krys” Amber mencoba memegang tangan Krystal dan di hempasnya tangan Amber.

“Pergilah! aku tidak peduli” suara Krystal terdengar berat dan Krystal bergegas meninggalkan Amber tetap Amber langsung mengejar Krystal.

“Krystal!” 

“Lepas tanganku Am”

“Dengarkan aku!” Amber menatap Krystal yang matanya berubah menjadi kemerahan.

“Ini bukan mauku untuk meninggalkanmu! aku melakukan ini terpaksa, jika aku harus memilih maka aku akan memilihmu! tetapi kau harus mengerti kondisiku saat ini Krys. Kalau kau seperti ini bagaimana aku bisa pergi dengan tenang!”

“Aku menyukaimu Krys, aku menyangimu, aku mencintaimu! aku benar-benar mencintaimu sekalipun kau tidak membalas rasa cintaku padamu, kau tahu aku tidak akan menyerah kepadamu” Krystal terdiam dan Krystal melepas genggaman tangan Amber di bahunya.

Krystal POV

Aku tidak tahu harus berapa lama lagi membendung kesedihan di hatiku saat aku mendengar bahwa Amber akan meninggalkanku, aku tidak sanggup melihat wajahnya aku tidak sanggup mendengar suaranya aku takut semua yang ada pada di diri Amber akan membunuhku dengan perlahan.

“Aku menyukaimu Krys, aku menyangimu, aku mencintaimu! aku benar-benar mencintaimu sekalipun kau tidak membalas rasa cintaku padamu, kau tahu aku tidak akan menyerah kepadamu” dadaku semakin sesak saat Amber mengatakan bahwa dia mencitaiku, tetapi mengapa saat aku sudah mulai menyangimu kau malah pergi meninggalkanku Am? aku tidak bisa berkata apa-apa.

“Krystal! Krys! Krystal!!!” maaf Am, aku tidak sanggup lagi menahan rasa sesak didadaku aku tidak sanggup menahan lebih lama bila di dekatmu aku tidak sanggup mendengar kata perpisahan dari mulutmu Am.

@Jung’s House

“Ya Jung Soojung, mengapa kau hanya membolak balik halaman itu?” aku melihat unnieku “ya?” 

“Haishh bahkan kau tidak mendengar perkataanku, ya! ada apa dengan dirimu?” 

“Tidak apa-apa unnie” aku tersenyum kecil

“Jangan berbohong cepat katakan padaku!” aku melihat unnieku dengan wajah yang sedih.

“Unnie” aku menundukan wajahku.

“Am-am-ber” aku tidak sanggup menahan bendungan airmata di wajahku.

“Ada apa dengan Amber?” aku memeluk unnieku.

“Aku menyukainya, tidak aku tidak menyukainya. Aku jatuh cinta kepadanya aku benar-benar cinta kepadanya” aku menangis di pelukan unnieku dengan terseduh-seduh.

“Lalu apa mengapa kau menangis? unnie tidak akan melarangmu berpacaran dengan Amber dan unnie akan membicrakan ini kepada ayah dan ibu” aku menggelengkan kepalaku “Bukan itu masalahnya”

“Lalu apa Soojung?” aku mengusap airmataku.

“Amber akan pergi ke Amerika dengan waktu yang lama” 

“Mengapa, mengapa saat-saat seperti ini dia harus meninggalkanku unnie? mengapa di saat aku merasa bahagia di samping nya mengapa di saat aku mulai merasakan kehangatan nya dia harus pergi unnie? mengapa?”

“Mengapa dia melakukan ini kepadaku unnie?”

Dua Hari kemudian

Aku kembali merenung aku mencoba beraktifitas agar bisa melupakan Amber tetapi tidak bisa, aku tidak bisa melupakan nya. Ponselku terus berdering dan Amber tiada hentinya mengunjungi rumahku. Dia ingin sekali bicara kepadaku tetapi aku tidak bisa, aku tidak bisa melihat wajahnya itu akan semakin membuatku tersiksa.

“Soojung, apa kau yakin tidak ingin bertemu dengan Amber?” aku hanya diam.

“Amber ingin sekali bertemu denganmu, kau tahu bukan bahwa dia hari ini akan”

“Cukup unnie!” aku pergi meninggalkan unnie ku dan menuju kamar tidurku

Author Pov

Di sisi lain Amber yang sudah tiba di bandara sudah di sambut oleh sahabat-sahabatnya mereka berlima memeluk Amber  “Kami tidak menyangka kita akan berpisah buddy” 

“Ya! mengapa kalian berlebihan sekali, kita pasti akan bertemu kembali! haissh kalian terlalu mendramatisir” mereka semua mendekati Amber dan sedikit berbincang-bincang, Tetapi Minho melihat kesedihan di wajah Amber, dengan bergegas Minho menarik tangan Jonghyun.

“Ya, apa kau tidak melihat wajah Amber yang sedih?” Jonghyun melihat Amber.

“Aku melihatnya, tentu saja dia akan bersedih karena akan berpisah dengan kita” Minho memukul kepala Jonghyun.

“Mengapa kau memukul kepalaku?”

“Lihat? dia tidak pernah sesedih ini bila kita berpisah” mereka berdua sedang berfikir.

“Dimana Krystal?” tanya Minho kepada Jonghyun, dan Jonghyun melihat sekliling “Seprtinya dia tidak ada” mereka berdua saling bertatapan “Kau tahu apa yang kupkirkan bukan? kita butuh waktu 25 menit” Jonghyun menangguk dan Jonghyun lekas berlari ke lapangan parkir.

Jung’s Home

Jonghyun berlari menuju pintu rumah keluarga Jung “Krystal!!” Jonghyun menggedor pintu rumahnya “Krystal Jung!!” Jonghyun kembali menggedor pintu rumah “Krystal tolong buka pintunya!!” 

“Krystal” pintu terbuka “Dimana Krystal?” 

“Dia baru saja pergi, aku tidak tahu di kemana” Jonghyun mengacak-acak rambutnya.

“Noona apakah kau tahu kemana arah dia pergi?” 

“Dia seperti ke arah taman” Jonghyun mengangguk “Terima kasih noona”

Jongyun mengidupkan motornya dan bergegas mencari Krystal “Haissh aku tidak punya banyak waktu!” 

“Dimana kau Krys?” Jonghyun memperlambat kecepatan motornya “Krystal!” Jonghyun menaruh motornya dan berlari ke arah Krystal yang sedang duduk sendiri.

“Krystal” Krystal melihat ke arah Jonghyun dan tanpa basa-basi Jonghyun menarik lengan Krystal.

“Ya! apa yang kau lakukan lepaskan!!” teriak Krystal tetapi jonghyun masih memegang lengan Krystal.

“Jonghyun lepaskan tanganku!” Krystal terus memberontak.

“Jonghyun!!” 

“Apa kau gila!!” teriak Krystal kepada Jonghyun.

“Ya Krystal Jung! aku tidak ingin bedebat denganmu, penerbangan Amber sebentar lagi”

“Amber? Ya!! aku tidak peduli padanya lepaskan!” teriak Krystal.

“Aku tidak peduli padanya!!” lalu Jonghyun melepaskan lengan Krystal.

“Apa? kau tidak peduli denganya? kau tidak peduli denganya? Ya Krystal Jung lihat dirimu!! apa kau akan terus menyiksa dirimu? apa kau akan terus diam disini tanpa mengatakan apa-apa kepada Amber?!!” Krystal hanya diam.

“Aku tidak banyak waktu untuk menjelaskan betapa bodohnya dirimu Krys, sekarang kau ikut aku okay” Krystal dan Jonghyun bergegas pergi.

25 Menit kemudian mereka telah sampai di Bandara, Krystal dan Jonghyun berlari ke arah penerbangan internasional langkah mereka terhenti saat melihat Key, Taemin, Minho dan Onew. Krystal berjalan pelan mengampiri mereka dan mencari sosok yang iya cari 

“Krystal” ucap Key yang melihat Krystal terlihat sangat sedih.

“Dimana Amber?” tanya Krystal yang matanya memulai memerah.

“Amber, dia sudah pergi Krys” jawab Onew.

“Pergi?” airmata Krystal jatuh membasahi pipinya.

“Bagaimana dia bisa pergi begitu saja” Krystal menundukan wajahnya dan menangis.

“Maafkan aku Am, aku terlalu egois” Krystal kembali terisak-isak.

“Maafkan aku, maafkan aku yang terlalu takut untuk kehilanganmu” airmata Krystal tidak bisa berhenti dan Krystal mendengar langkah kaki yang menuju ke arahnya.

Langkah kaki itu mendekati Krystal yang sedang meneteskan airmata, dan perlahan tangan tersebut mengusap airmata yang jatuh di pipi Krystal tangan itu kemudian memegang dagu Krystal untuk mengarah ke wajahnya.

“Amber?” Amber tersenyum kepada Krystal, mereka kemudian berpelukan dengan erat dan Krystal kembali menangis di pelukan Amber, Amber membelai rambut Krystal dengan lembut.

“Berhentilah menangis, kalo kau terus menangis aku tidak akan tenang meninggalkanmu”

“Amber maaf” kata-kata Krystal terputus saat Amber menaruh jarinya di bibir mungil krystal.

“Ssst kau tidak perlu meminta maaf princess” Amber mengelus pipi lembut Krystal.

“Seandainya waktu dapat bisa kuhentikan, aku ingin jauh lebih lama memandangmu dan bersamamu saat ini princess” Amber tersenyum kepada Krystal.

“Panggilan terakhir kepada Amber Josephine Liu dengan tujuan penerbangan San Francisco di tunggu kedatanganya di pintu A terima kasih”

“Haishh mengapa cepat sekali” Amber kembali menatap Krystal dan Amber memegang pipi krystal “Princess, aku akan pergi. Kau jaga dirimu baik-baik” Krystal tersenyum kepada Amber.

“Aku mencintaimu Soojung” Amber mencium pelan kening Krystal dengan waktu yang cukup lama sehingga rasanya Amber tidak ingin mengakhiri semua ini, mereka kembali bertatapan mata “Tunggu aku” Amber memberikan senyuman kepada Krystal.

Dan dengan perlahan tangan mereka berdua terlepas, Krystal melihat Amber yang berjalan menuju pintu keberangkatan dan sesekali Amber menengok belakang memberikan lambaian kepada Krystal dan sahabat-sahabatnya.

Tetapi seperti ada yang meganjal di hatinya, Krystal berlari ke arah Amber dan memeluknya kembali.

“Princess” 

Krystal memeluk Amber dengan erat lalu Krystal mendekati wajah Amber dengan perlahan dan memejamkan matanya, Krystal mencium lembut bibir Amber.

Amber terpaku apa yang di perbuat oleh Krystal, Krystal tersenyum “Aku akan menunggumu Am, kalau kau ingin jawaban barusan kau harus segera pulang kau paham” Amber tersenyum dan memeluk singat Krystal.

“Aku pasti akan kembali” lalu Krystal melepaskan tangan Amber dan membiarkan Amber pergi.

 

Everland (24)

Amber yang sedang membaca sebuah buku terganggu karena pelayanya mengetuk pintu “Aku sudah bilang bukan bahwa aku tidak ingin di ganggu?” pelayannya membungkukan diri “Maafkan aku master Amber tetapi tuan besar sudah datang dan menunggu master Amber di ruang makan” Amber meletakan bukunya dan wajahnya berubah menjadi riang “Ayah pulang?” pelayannya tersenyum, Amber bergegas bangkit dari tempat duduknya dan berlari kecil ke ruang makan.

Langkah Amber terhenti saat melihat ayahnya yang sedang memberskan meja makan, dengan perlahan Amber mendekati ayahnya dan memberikan pelukan di punggung ayahnya “Hmhh kau pasti merindukanku?” Amber mengangguk dengan tersenyum, ayahnya membalikan badanya dan mereka saling berpelukan.

“Kau tahu bukan ayah sangat sibuk dengan perusahaan kita di Amerika” Amber mengerutkan wajahnya “Tetapi ayah dan ibu sudah terlalu sibuk”

“Jangan cemberut seperti itu kau terlihat jelek, lagipula ini semua untukmu bukan?” Amber hanya mengangguk malas “Ayok kita makan” ajak ayahnya.

“Bagaimana sekolahmu Am?” tanya ayahnya yang menatap Amber sedang melahap makanan.

“Sangat baik, hari ini adalah hari terakhir aku ujian dan besok akan diumumkan” ayah Amber mengangguk.

“Ayah sudah banyak mendengar hal positif terhadap dirimu selama di sekolah, aku harap kau bisa lulus ujian dengan sempurna” Amber tersenyum

“Hmhh kurasa Krystal Jung sangat mengubah dirimu, aku dengar kalian sangat akrab” senyum ayahnya yang melihat Amber terlihat malu.

“Ya begitu ayah” jawab Amber setengah menunduk.

Setelah mereka selesai makan ayah Amber mengajak Amber untuk ke ruang kerja ayahnya, bukan hal tabu bagi Amber melihat ruangan ayahnya yang banyak sekali berkas-berkas ataupun file-file yang tersusun rapih di meja kerjanya

“Am” 

“Ya ayah” jawab Amber singkat dengan melihat ayahnya yang duduk di meja kerjanya.

“Ada yang ingin ayah bicarakan serius terhadapmu” Amber menatap ayahnya dan menyuruh Amber duduk.

“Kau tahu bukan bahwa saat ini perusahaan kita sedang mengalami peningkatan dan juga akhir-akhir ini ayah sangat sibuk” Amber menatap serius ayahnya, Amber sadar bahwa perusahaan mereka mengalami peningkatan dan Amber juga sadar bahwa dia melihat ayahnya yang terlihat sangat lelah, Amber melihat ayahnya yang sedang memegang beberapa file dan ayahnya tersenyum saat membaca file tersebut.

“Kau banyak mengalami peningkatan Am” Amber tersenyum “Aku bangga denganmu”

“Am” Ayahnya menatap Amber dengan serius.

“Kau tahu bukan bahwa kau adalah anak satu-satunya dari keluarga Liu’s”

“Dan kau juga tahu bahwa kau adalah pewaris tunggal seluruh perusahaan Liu’s Group” ayah Amber bangkit dari tempat duduknya dan mendekati Amber.

“Setelah lulus nanti aku ingin kau belajar lebih dalam lagi Am, dan aku telah mempersiapkanya untukmu” Amber menatap ayahnya yang tersenyum dan Amber hanya terdiam mendengar kata-kata ayahnya.

@school

Semua murid berkumpul dengan wajah yang cemas menanti-nanti pengumuman kelulusan mereka, Amber yang terlihat sangat tegang dan berkeringat  “Apakah aku akan lulus, apakah aku akan lulus? bagaimana jika tidak?” Amber bersama teman-teman nya sedang menunggu cemas pengumuman “Jonghyun! apa kau tidak bisa duduk tenang? kalian membuatku bertambah pusing” teriak Key kepada Jonghyun, tetapi mata Jonghyun melihat Amber yang heran seperti mencari seseorang.

“Ya Amber apa yang kau cari?” tanya Key “Aku tidak mencari apa-apa haha” Key menatap Amber curiga.

Sedangkan Sulli dan Krystal mereka berdua sedang berpegangan tangan “Harus berapa lama lagi aku menunggu pengumuman ini! aku bisa gila!” teriak Sulli yang mengacak-acak rambutnya “Ya! apakah kau tidak bisa tenang sedikit?” Sulli yang menatap Krystal sedang sibuk mencari-cari dan menengok dari segala arah “Ya Soojung, apa kau sedang mencari seseorang?” Krystal hanya menggelengkan kepalanya.

Dan tiba-tiba suara ribut terdengar dari gedung serba guna, para murid-murid berlarian menuju kesana karena kepala sekolah akan mengumumkan hasil kelulusan mereka. Seluruh murid berkumpul dan berbaris dengan rapih kepala sekolah mulai bersiap-siap di podium. setelah 15 menit kepala sekolah berceramah kini kepala sekolah mulai dengan hasil pengumuman.

“Apa kalian semua siap dengan hasil pengumuman ini?” semua murid menjawab dengan semangat dan mereka terlihat sangat tegang “Sebelumnya saya tidak menyangka bahwa ada satu murid yang menurut saya dia tidak akan lulus ujian sekolah ini” semua murid ribut  wajah Amber terlihat pucat dan di sisi lain wajah Krystal terlihat cemas.

“Murid itu nakal, tidak tahu aturan, dan semena-mena seharusnya murid seperti dia tidak bisa lulus” kepala sekolah tersenyum “Tetapi anak nakal itu telah berubah 360 derajat dan harus ku akui dia sangat luar biasa” 

“Baiklah sebelum saya memberi tahu hasi kelulusan saya akan memberi tahu satu nama yan berhasil mendapatka nilai yang sangat sempurna di ujian ini” semua murid kembali ribut.

“Soojung, aku yakin itu pasti kau. Kau selalu mendapatkan nilai sempurna dan mendapatkan juara kelas” Krystal tersenyum kecil “Kita lihat saja sulli” mereka berdua saling tersenyum dan kembali berpegangan tangan.

Dan di sisi lain Amber mengepalkan tangan nya yang berkeringat dan memejamkan matanya untuk berdoa agar dia bisa lulus “Tuhan, izinkanlah aku lulus sekalipun aku mendapatkan nilai yang paling bawah itu tidak masalah bagiku asalakan aku lulus” Amber berdoa dalam hatinya.

“Dan yang mendapatkan nilai terbaik adalah…” kepala sekolah mulai membuka sebuah kertas putih di tanganya dengan tersenyum. 

“Selamat untuk” semua murid terlihat sangat gugup dan memejamkan mata seraya berdoa.

“Selamat untuk Amber Josephine Liu!!” suasana menjadi hening dan semua mata tertuju kepada Amber yang masih meremas tanganya dan menutup matanya.

“Am-am-ber?” Key menggoyangkan badan Amber “Ya! buka matamu!” teriak Key yang membuat “Ya kenapa kau berteriak!” saat menatap Key Amber baru sadar bahwa hampir satu gedung itu menatapnya semua.

“Kau murid nakal!” teriak kepala sekolah kepada Amber “Aku?” tanya Amber polos.

“Iya kau siapa lagi?! ayo maju kedepan dan ambil piagamu ini!” Amber membulatkan matanya “Piagam?” Minho memukul kepala Amber “Dasar bodoh cepat maju kedepan sebelum di rebut orang lain” 

“Amber Liu kau adalah murid yang mendapatkan nilai terbaik” Amber perlahan demi perlahan mulai tersenyum “Benarkah?” wajah Amber berseri-seri.

“Ayo cepat ambil atau tidak piagam ini akan hangus!” semua murid tertawa dan mereka memberikan Amber jalan untuk maju ke atas panggung.

“Selamat untukmu Amber Liu kau luar biasa” Amber menerima piagamnya dan dia masih tidak percaya, 

“Dan bukan hanya Amber Liu saja yang lulus tetapi murid-murid SM school lulus dengan 100%” mereka semua berteriak dan saling berpelukan, semua murid-murid mengucapkan selamat kepada Amber yang menjadi murid terbaik.

“Eh Krystal?” Amber melihat Krystal yang tersenyum dari kejauhan dan memberikan dua jempol untuk Amber, Amber ingin menghampirinya tetapi murid-murid ini terlalu ramai hingga Amber sulit melangkah. Amber kembali mencari sosok Krystal tetapi sosoknya menghilang, wajah Amber terlihat kecewa.

Dengan berjalan pelan Amber mencari sosok Krystal dari segala sudut “Haishh kemana anak itu?” Amber menghela nafasnya dan dia mendengar ponselnya berbunyi.

From : Princess Soojung

Hi stupid llama, aku tunggu kau di taman dekat rumah pukul 3 siang. jangan sampai terlambat!

Amber tersenyum membalas pesan singkat dari Krystal, tetapi senyuman Amber memudar saat iya menyadari perintah dari ayahnya, Amber tidak tahu apakah saat ini dia harus bahagia atau justru bersedih hati?

Pukul 3.15 siang

Dengan bergaya casual Krystal terlihat sedang mengayun-ayunkan kakinya dan melihat sekeliling taman yang indah ini, Krystal sesekali melihat ponselnya dan menengok kanan dan kiri, Krystal terlihat sedikit bosan karena Amber datang terlambat tetapi Krystal tidak sadar bahwa sedari tadi ada seseorang yang telah memperhatikan nya dari kejauhan

“Lucu sekali dia” Amber tersenyum melihat Krystal yang sedang duduk sendiri, tetapi saat Krystal sedang duduk sendiri tiba-tiba ada sosok namja yang ingin mendekati Krystal.

Boy : “Hi yeoja cantik mengapa kau sendirian saja? mau kami temani?” mereka semua mendekati Krystal

“Aku sedang menunggu seseorang” namja-namja itu masih mendekati Krystal, Krystal terlihat sangat takut.

“Benarkah? waah tetapi sepertinya dia tidak akan datang, bagaimana kalo kau beresenang-senang dengan kami” saat namja itu ingin menyentuh Krystal tangan Amber terlebih dahulu memegang tangan namja tersebut.

“Kau sentuh pacarku, ku jamin tanganmu akan berakhir di meja oprasi” namja itu kesakitan saat Amber memelintir tangan namja tersebut dengan kencang “Ya! ya! lepaskan!” Amber melepaskan tangan nya “Pergi!” mereka semua pergi dengan terburu-buru.

Amber menatap Krystal dari ujung kaki ke ujung kepala “Kau tidak apa-apa?” wajah Krystal terlihat takut “Maafkan aku datang terlambat” Amber lalu memeluk Krystal dan membelai rambutnya, Amber melepaskan pelukan Krystal dan memegang kedua bahunya “Ya Krystal Jung, mengapa tadi kau di sekolah menghilang? kau tahu bukan aku mencari dirimu! haishh” Krystal masih terdiam.

“Ehmm kau tahu bukan kalau aku adalah lulusan terbaik di sekolah” 

“Aku ingin menagih janjimu” Amber tersenyum dan Krystal masih terdiam.

“Apa kau marah karena aku datang terlambat?” tanya Amber dan Krystal masih diam tidak menjawab.

“Baiklah-baiklah aku harus melakukan apa agar kau tidak lagi marah padaku Princess?” Krystal menatap Amber.

“Piggyback”

“Apa?” tanya Amber, dan Krystal menghela nafasnya “Piggyback stupid llama apa kau tidak mendengar?” 

“Haishh anak ini mengapa manja sekali” jawab Amber pelan.

“Apa kau bilang?” Amber teratawa “Haha tidak ada Princess” 

Amber membungkukan badanya agar Krystal bisa naik ke punggungnya “Ayo naik” Krystal mulai mendekati badan Amber dan menaiki punggungnya.

“Kita mau kemana princess?” tanya Amber yang berjalan di taman

“Kita ke halte bus” Amber mengerutkan dahinya “Halte bus?” Krystal memukul bahu Amber “Tidak usah banyak tanya ayo cepat jalanya!” 

Amber menggerutu “Haishh dia kira badanya ini tidak berat?” 

“Apa kau bilang llama?” Amber kembali tertawa “Tidak ada princess.

Setelah 8 menit menggendong Krystal akhirnya mereka sampai di halte bus dan naik bus, Amber menyenderkan badanya dengan lelah dan Krystal tertawa kecil melihat Amber yang lelah “Ya! mengapa begitu saja sudah lelah? bukankah kau ini atlit?” Amber masih mengatur nafasnya “Ya kau tahu bukan akhir-akhir ini aku jarang berolahraga dan apalagi aku harus mengangkat beban” Krystal menatap Amber tajam.

“Jadi aku beban bagimu?” tanya Krystal dingin, Amber langsung menggelangkan kepalanya dengan cepat “Tidak Tidak bukan seperti itu! haha aku becanda” 

Selama perjalanan, Krystal menatap luar jendela dengan senyuman saat iya sedang menikmati pemandangan di luar jendela bus Krystal merasakan ada sesuatu yang jatuh di bahunya dengan perlahan Krystal mengarah bahu kirinya, Krystal tersenyum saat mengetahui bahwa bahu kirinya terasa berat karena Amber yang jatuh tertidur di bahu milik Krystal.

Krystal menatap pulas Amber yang sedang tidur, Krystal menatap Amber dengan leluasa tanpa harus takut ketahuan oleh Amber. dengan sangat perlahan Krystal merapihkan rambut Amber yang sedikit berantakan dan membelainya dengan peralahan, Krystal kembali tersenyum melihat Amber.

Setelah 45 menit dalam perjalanan “Ya llama! bangun!” Amber mengucek-ucek matanya dan menguap “Haishh! ayo cepat bangun dan buka matamu stupid kita sudah sampai!” 

“Agh aku masih mengantuk princess, bolehkah aku tidur lagi selama 5 menit saja?” Krystal bangun dari tempat duduknya dan menarik lengan Amber “Haishhh bangun llama pemalas!!” dengan tidak bertenaga Amber turun dari bus.

Dengan perlahan Amber membuka matanya dan dia tidak menyangka apa yang dilihatnya

“Taman hiburan Everland!!” teriak Amber dengan senang seperti anak kecil dan Krystal hanya tersenyum melihat tingkah Amber.

“Oaahh ini akan menjadi hari yang menyenangkan! aku akan menaiki semua wahana yang ada di sini” teriak Amber dengan penuh semangat.

“Aku kira kau masih mengantuk”

“Kau tidak lihat mataku sudah terbuka lebar hahaha ayo masuk aku sudah tidak sabar!” Amber menarik tangan Krystal.

Dengan bergandengan tangan mereka mulai memasuk taman hiburan Everland, mereka terlihat sangat gembira. Krystal dan Amber bergandengan tangan dengan memakan permen gula.

“Ya Jung Soojung, apa aku tidak boleh memintanya?” Krystal sangat menikmati permen gulanya “Haish mengapa kau pelit sekali” Krystal menatap Amber dengan tersenyum licik Krystal memoletkan permen gula itu ke arah wajah Amber “Hahaha!” 

“Ya Jung Soojung!” Amber mengejar Krystal yang berlari menghindari Amber.

“Aku ingin naik wahana itu” Amber melihat wahana yang ditunjuk oleh Krystal dan Amber tepaku melihatnya “Ka-k-kau yakin mau naik itu?” Krystal mengangguk dan menatap Amber dengan devil smirk

“Kau takut?” 

“haha tentu saja tidak haha” Amber terlihat setengah pucat.

“Baiklah ayo kita naik” Krystal menarik lengan Amber menuju wahana roller coaster, setelah naik mereka bersiap-siap memakai sabuk pengaman.

“Krys” Krystal menatap Amber yang sedang takut, lalu Krystal megenggam tangan Amber dan Amber melihat Krystal.

“Jangan takut aku ada di sampingmu” Krystal memberikan senyuman kepada Amber dan membuat Amber jauh lebih tenang.

Setelah mereka naik wahana Krystal melihat bando yang lucu, bando itu berbentuk telinga kucing “Bagiaman? aku lucu memakai ini?” tanya Krystal kepada Amber “Kau selalu terlihat lucu” Amber mencubit pipi Krystal.

“Amber pakai ini” Amber menggelangkan kepalanya “Aku tidak mau! aku tidak suka!” Amber menolak bando yang diberikan oleh Krystal “Cepat pakai!” dengan mengehela nafas Amber mengangguk dan Krystal memakaikanya “Hahah kau lucu sekali llama”

Krystal mengeluarkan ponselnya “Ayo sini” 

“Kau mau apa?” tanya Amber.

“Aku ingin mengabadikan moment ini, ayo cepat menghadap camera” perintah Krystal.

“Haishh aku terlihat jelek!” Amber kembali menjauh karena terlihat jelek di camera Krystal.

“Cepat llama!” 

“Baiklah”

“1 2 3” click mereka berdua mengabadikan foto bersama dengan menggunakan bando bertelinga kucing

Mereka berdua kembali menikmati wahana-wahana yang ada di Everland, Krystal dan Amber terlihat sangat bahagia. Keduanya tidak pernah sadar bahwa mereka saling berpegangan tangan layaknya seperti orang berpacaran.