Beautiful Stranger 13

“huffhhh” hembusan nafas ini menandakan tubuhku yang terasa dingin, hampir 15 menit aku menunggu llama bodoh itu tapi iya tidak kunjung datang.

“Kemana dia?” dan sial, ponselnya jga mengapa tidak aktif?

“Apa dia ingin membunuhku secara diam-diam?” aku terus menggosok kedua tanganku agar terasa hangat, tapi tetap saja udara malam terus menusuk tulang rusuku ini.

“Agh! aku susul saja dia!” aku segera bangkit dari bangku taman ini untuk menyusul si llama bodoh itu dengan mengikuti arah perginya tadi.

“Hufh yang benar saja dengan udara sedingin ini aku harus mencarinya! lihat saja kalau ketemu kau akan ku jadikan daging asap!” aku terus berjalan mengikuti naluriku yang mengatakan bahwa Amber ada di sebrang sana dan benar saja, tidak lama aku berjalan aku melihat llama bodoh itu di dekat mesin minuman tersebut.

“Llam….” dan seketika mulutku terbungkam, mulutku terkunci melihat sosok yeoja yang mendakti llamaku.

“Siapa dia?” aku melangkah sedikit lebih dekat agar bisa melihat jelas siapa sosok yeoja yang membuat llamaku tak berkutik.

Sepertinya mereka berdua saling mengenal, dan…

Aku sedikit menyipitkan mataku agar dapat melihat lebih jelas wajahnya dan ntah mengapa wajahnya mirip seperti..

Seperti ayahku, bentuk wajahnya serta kedua matanya mengapa begitu mirip ayahku? dan sorotan matanya begitu mengingatkanku kepada ayah..

“Siapa dia? siapa yeoja itu?” aku pensaran sekali denganya aku sedikit melangkah maju untuk mengetahui siapa dia dan tentu saja untuk mengakhiri percakapan mereka karena ini sudah malam serta sangat dingin!

Aku menyukaimu Amber” aku menghentikan langkahku ntah mengapa saat aku mendengarnya hatiku terasa berat, suaranya yang begitu lembut membuat telingku merasa terbakar saat iya mengatakan itu kepada Amber.

“Tidak” aku tidak ingin melihatnya, aku tidka ingin melihat apa yang ada di depan mataku saat ini, mengapa..

Mengapa terasa sesak, mengapa rasanya begitu berat aku tidak ingin meliahtnya dengan orang lain. Aku ingin sekali berteriak dan mengatakan hentikan semua ini! tetapi tidak bisa, tidak bisa..

Aku tidak tahan

Aku tidak tahan dengan semua ini..

Hentikan..

Hentikan, Amber..

Henatikan semua ini.

Aku tidak ingin melihatnya lagi

“Amber…”

“Krystal?”

Aku menatap matanya yang coklat itu dengan mataku yang terasa panas serta terasa berair.

Cukup, aku rasa sudah cukup aku tidak ingin melihatnya lagi. Segera ku palingkan pandanganku dan pergi menjauh darinya agar iya tidak melihat air yang jatuh dari kedua bola mataku.

“Krystal!” kupercepat langkah ini agar iya tidak dapat mengjarku.

“Princess tunggu!”

Author Pov

“Princess” Amber menghela nafasnya memutuskan untuk menghentikan langkahnya.

“Itu tidak seperti yang kau bayangkan”

Hari yang ke 19

Amber menatap kamarnya berharap Krystal menyambutnya dengan senyuman pagi tapi sayang Krystal tak kunjung keluar dari kamarnya akibat kejadian semalam yang membuat dirinya salah paham.

“Princess apa kau sudah bangun?” Amber berbicara di depan pintu kamarnya yang kini di miliki oleh Krystal.

“Jika kau lapar aku telah menyiapkan pancake serta susu hangat untukmu, aku akan pulang telat malam ini karena aku harus berkerja” Amber diam sejenak menunggu respon Krystal.

“Princess, jika terjadi apa-apa kau harus segera menelfonku” Amber tetap menunggu respon Krystal tetapi tetap tidak di jawab olehnya.

“Aku pergi” Amber melangkahkan kakinya untuk keluar dari rumahnya yang sederhana ini.

17.28

Click” suara pintu terbuka dengan seorang yeoja cantik mengenakan kemeja putih yang sedikit besar serta celana hitam yang iya kenakan terasa sangat cocok di tubuhnya.

Krystal bergegas pergi untuk berkerja di kedai Sunny, tidak membutuhkan waktu lama akhirnya iya sampai dengan di sambut oleh teman-teman nya.

“Krystal!!” semuanya memeluk Krystal.

“Kami sangat merindukanmu! apa saat ini kau sudah merasa baikan?” Krystal membalas dengan anggukan.

“Hari ini sebaiknya kau tidak perlu banyak berkerja, aku takut kau akan sakit lagi”

“Kau tidak usah berlebihan oppa, aku akan baik-baik saja percayalah padaku” balas Krystal kepada Yuri.

“Tidak, tidak kau harus tetap istrhat dan tidak boleh kerja” rangkul Yoona.

“Hmm bagaimana kalau kita pergi ke Panic Pasco saja!” seru Taeyeon.

“Waah! itu ide yang sangat bagus! lagi pula kita sudah lama tidak kesana!”

“Baiklah malam ini kita akan kesana!” mereka semua semangat termasuk Krystal yang kini gabung bersama anak-anak yang termasuk hobi clubing.

Di dalam perjalanan mereka membawa 4 mobil skaligus dan tentu saja Krystal bersama Yuri.

“Apa kau baik-baik saja?” tanya Yuri dengan sedikit memandang Krystal yang disampingnya.

“Aku baik-baik saja oppa” senyum Krystal.

“Krystal”

“Ne”

“Namja yang menghampirimu di rumah sakit, apakah aku boleh tahu dia siapa?” pertanyaan Yuri sedikit membuat Krystal berfikir keras.

“Ehmm dia adalah temanku oppa”

“Benarkah? tapi mengapa aku merasakan hal yang berbeda? maksutku bukan seperti teman biasa” goda Yuri.

“Oppa kau ini bicara apa? tentu saja dia temanku” gugup Krystal.

“Benarkah? kau yakin dia hanya temanmu? sayang sekali bila namja setampan dia hanya sebatas pertemanan Krys”

“Dia Amber bukan?” Krystal menatap Yuri.

“Dia adalah Amber Liu” lengkap Yuri.

“Oppa bagaimana kau bisa tau?!”

“Haha tentu saja, bagaimana aku tidak tahu kalau dia adalah pujaan setiap yeoja di panic pasco! termasuk unnies mu! yang tiada hari tanpa hentinya mengatakan hal gila tentang Amber” Krystal hanya diam tercengang mendengar apa yang di katakan Yuri, Krystal mengakui bahwa llama bodohnya itu sangat mempesona.

“Aku tidak menyangka bahwa temanmu itu adalah Amber, kau tahu kami semua kaget termasuk Kai” seketika wajah Yuri berubah.

“Oppa”

“Ne”

“Apakah Amber dan Kai saling berteman?” Yuri menatap Krystal.

“Aku rasa iya” jawab Yuri.

“Aku berharap Amber dan Kai berteman dengan baik, dan aku berharap tidak ada kejadian apapun diantara mereka berdua” pernyataan Yuri membuat Krystal bingung.

“Mengapa kau berkata seperti itu? oppa mengatakan seperit itu seolah-olah akan terjadi sesuatu diantara mereka berdua”

“Tenang saja, aku tidak akan keduanya saling menyakiti satu sama lain” senyum Yuri.

Tidak lama kemudian mereka telah sampai di Panic Pasco, Krystal masih ingat bagaimana iya menyelinap masuk ke dalam gedung yang di jaga super ketat ini, hanya saja saat ini dia masuk dari pintu utama bukan dengan cara menyelinap seperti dulu.

Saat masuk ke dalam club mereka langsung di sambut dengan musik yang begitu keras “Mari kita bersenang senang wuhuuuu” seru Taeyeon menarik tangan Tiffanya untuk ke lantai dansa.

“Apa kau tidak ingin turun?” Krystal mengglengkan kepalanya menolak ajakan Yuri.

“Baiklah kalau begitu kau disini saja jangan kemana mana oke” pinta Yuri yang langsung menyusul teman teman nya di lantai dansa.

Krystal memandang teman-teman nya dengan beberapa minuman non alkhol yang mereka sajikan, tentu saja mereka sengaja menyajikan non alkohol karena Krystal bersama mereka.

Mata Krystal menatap seluruh penjuru arah mencari seseorang yang kebutulan berkerja di tempat ini “Permisi!” Krystal memanggil seorang pelayan.

“Apa ada yang bisa saya bantu?” tanya sang pelayan.

“Ehmm apa kau mengetahui dimana Amber Liu?” tanya Krystal dengan nada yang sedikit keras.

“Ohh mungkin dia berada di Ultra Organic”

“Ultra Organic? dimana itu?”

“Kau bisa naik satu lantai lagi menggunakan lift di sana” tunjuk pelayan.

“Baiklah terima kasih senyum Krystal”

Krystal melihat kembali keadaan teman-teman nay yang terlihat masih happy serta bersenang senang sedangkan dirinya penasaran dengan Amber, apa yang dia lakukan saat ini.

Krystal mulai bangkit dari tempat duduknya dengan bergegas berjalan menuju lift yang di tuju, walaupun memiliki rasa takut tetapi Krystal menghiraukan rasa takutnya dan beberpa kali iya di goda namja untuk menemani mereka berdansa, dan untung saja Krystal berhasil masuk ke dalam lift dan meninggalkan XXL.

Ting” suara lift berbunyi dengan pintu otomatis yang di sambut dengan alunan musik yang bernuansa jazz.

Krystal melangkahkan kakinya, berjalan dengan penuh percaya diri dengan menghiraukan semua orang yang menatap nya dengan kagum.

Bisa di bayangkan bukan seorang manusia setengah malaikat membuat seluruh  perhatian serta aktifitas terhenti karena semua mata tertuju kepadanya dengan wajah yang begitu polos masuk ke dalam sebuah club.

“Apa yang membawamu kesini nona cantik?” goda namja yang terlihat mencegar jalan Krysatl.

“Aku ingin bertemu seseorang” jawabnya dingin.

“Oh benarkah? apa dia kekasihmu?”

“Itu bukan urusanmu” Krystal kembali berjalan tapi langkahnay kembali di cegah oleh namja yang menggodanya tadi.

“Kau sepetinya terburu-buru? santai saja kami tidak akan macam-macam denganmu percayalah” senyum nya dengan wajah yang menggoda.

“Maaf aku tidak ada waktu” Krystal menepis tanganya namja itu.

“Ya! apa kau tidak memiliki sopan santun?”

“Hentikan!” terdengar suara yeoja yang membuat mereka menoleh ke arahnya.

“Hentikan Siwon dia tidak ingin bersamamu”

“Ohh ice princess ada disini” Siwon menepuk tanganya.

“Hei tunggu dulu! mengapa wajah kalian sangat mirip? lucu sekali” Jessica dan Krystal saling melempar pandangan.

“Sudah pergilah sana” usir Jessica kepada Siwon dan kawan-kawanya.

“Apa kau orang baru disini?” tanya Jessica

“Ne” jawab Krystal singkat dengan mata mereka yang saling memandang satu sama lain.

“Mengapa rasanya tidak asing sekali? dan wajahnya begitu mirip denganku”  pikir Jessica Krystal.

“Ehmm iya aku orang baru disini” jawab Krystal.

“Kau sebaiknya harus berhati-hati karena disini banyak namja brengsek yang siap menggoda wanita lugu sepertimu”

“Benarkah? hmm terima kasih” senyum Krystal.

“Jessica” Jessica mengulurkan tanganya.

“Aku adalah Krystal” Jessica sedikit terkejut saat mendengar namanya.

“Kr-kry-krystal??” Krystal mengangguk dengan senyuman.

“Ne”

“Nama yang indah”

“Kau juga” senyum Krystal.

“lalu, apa yang membuatmu datang kesini Krystal?” tanya heran Jessica.

“Aku sedang mencari seseorang tapi kurasa itu tidak penting”

“Tidak penting? apa kau yakin orang itu tidak penting, aku rasa orang itu penting bagimu”

“Bagaimana bisa kau berkata seperti itu?” tanya Krystal.

“Kalau dia tidak penting bagimu, bagaimana mungkin kau menerobos masuk tempat ini apalagi kau tau tempat ini pasti sangat menyeramkan bagimu” senyum Jessica yang membuat Krystal terpaku melihatnya.

“Kau benar” Krystal mengangguk malu.

“Jadi dia siapa? apakah dia pacarmu?”

Krystal menatap Jessica “Anio”

“Wae? lalu dia siapa? apa dia buka seorang namja?” tanyanya penasaran Jessica.

“Dia adalah temanku seorang namja yang saat ini sedang berkerja di club ini”

“Benarkah? waahh, apa kau yakin sekedar teman? aku rasa tidak” goda Jessica.

“Lihat kau malah jadi malu malu bukan? haha aku yakin sebenarnya kau sangat menyukai dia tetapi kau tidak punya cukup keberanian untuk mengutarakan nya bukan?” Krystal menatap Jessica.

“Lihat tatapanmu sudah bisa menjawab semuanya” tebak Jessica.

“Aku rasa dia menyukai yeoja lain?” tatap Krystal.

“Bagiamana bisa kau megatakan hal itu?”

“Karena aku melihatnya bersama yeoja lain”

“Hmm mungkin saja mereka hanya berteman, kau tidak boleh salah paham dulu” ujar Jessica.

“Tapi mereka berepelukan di depan mataku” sedih Krystal.

“Berperlukan?” Krystal mengangguk.

“Membuat dadaku menjadi sesak” senyum Krystal.

“Itu tandanya kau menyukai dia, apa kau sudah bertanya kepadanya siapa yeoja yang iya peluk itu?” tanya Jessica.

“Belum?”

“Jadi kau tidak bertanya padanya? haishh mengapa seperti itu, kau harus bertanya kepadanya agar semua dapat jelas”

“Apa yang harus ku katakan? apakah aku harus mengatakan hal yang sama kepada dia saat yeoja itu mengatakan kepada dia?” ucap Krystal.

“Apa yang di ucapkan yeoja itu?”

“Dia mengatakan…”

“Aku menyukaimu Amber” Krystal dan Jessica saling bertatapan dengan cukup lama membuat kedua jantung mereka berdebar-debar.

“Krystal” Jessica dan Krystal menengok ke arah yang sama.

“Apa yang kau lakukan disini?”

“Amber..”

“Jessica?”

“Krystal! Krystal kami mencarimu kau dari……”

“Yuri..”

“Jessica??”

————————————————

hehe sorry semua short update, maaf yang kalau agak rumit dan susah di pahami hehe..

Sebelum cerita ini di mulai author udah nyiapin ending buat nih ff hehe pokoknya bakal seru deh.

Ada yang bisa nebak gak endingnya gimna?

Oh iya ff ini juga gak lama lagi bakal selesai sekitar, author juga lagi sibuk urusan kampus yang gak abis-abis huhuhu.

Dan jangan lupa ya buat kalian semua tetep dukung f(x) sekalipun sekarng mereka f(4) tapi kita harus teteap kasih semangat mereka dan juga terus kasih semangat buat Sulli yang kini udah milih solo karir.

Dan semoga saja comeback f(x) tahun ini lebih di perhatiin sama SM dan termasuk fandom name dan sukur sukur bisa ada solo konser hehe.

thnks semua yang udah setia baca nih ff..

Advertisements