Beautiful Stranger 2

“Hi freak!”

“Kau orang aneh, lihat dirimu ya ampun haha”

Seperti biasa aku harus mendengar caci maki dari mereka semua, aku hanya menunduk dan berjalan lurus tanpa ingin menatap mata mereka yang menyelecehkanku.

“Tup”

“Tup”

Aku mulai merasa timpukan mereka mengenai baju dan kepalaku tetapi aku menghiaraukan nya aku tidak ingin membuat masalah, aku sudah seperti layaknya sampah di sekolah ini mereka selalu menertawaiku, mengerjaiku, dan sebagainya.

“Click” aku membuka loker untuk menaruh buku tapi, hmm lagi lagi dan lagi lokerku di isi oleh sampah sampah busuk “Hahahaha kau pantas mendapatkan itu pecundang!” aku meremas bukuku aku berusaha untuk sabar.

“Hei kau! apa kau marah? haha lihat pecundang ini wooh apa kau ingin memukulku hah?!” aku melihat tanganya yang besar sedang menarik kerahku hingga badanku sedikit terangkat.

“Jika aku sedang berbicara lihat mataku! apa kau tidak pernah diajarkan sopan santun oleh keluargamu bodoh?!”

“Waaah dia menatapku! wah kau menatapku seakan-akan kau akan membunuhku”

“Kau boleh menghinaku, kau boleh memukulku sesuka hatimu tapi kau! jangan sekali kali kau membawa keluargaku!!” ucapku dengan sangat marah.

“Hentikan!!” aku melihat ke arah sumber suara.

“Lepaskan Amber, Kai!” dia terlihat sangat marah.

“Mengapa aku harus melepaskan nya? mengapa kau terus membela pecundang ini?” Kai kembali menatapku dan aku menundukan wajahku.

“Apa kau tidak mendengarkanku?! aku bilang lepaskan Amber!”

“Baiklah” Kai melepaskan Amber dengan kasar hingga Amber terjatuh ke lantai.

“Am, kau tidak apa-apa?”

“Aku tidak apa-apa kau tidak perlu khawatir” senyumku padanya yang selalu membantuku.

“Menijijikan sekali, ayo kita pergi” ucap Kai dan teman-temanya pergi meninggalkan mereka berdua.

“Ayo aku bantu berdiri” aku memegang tanganya.

“Terima kasih” ucapku dengan senyum.

“Aku heran padamu, mengapa kau tidak pernah melawan mereka? apa begitu takutnya dirimu kepada mereka?” ucapan nya membuatku berfikir sejenak.

“Bila aku ribut dengan mereka maka aku bisa dalam bahaya, bahkan aku bisa dikeluarkan dari sekolah. Hanya menunggu satu tahun lagi untuk lepas dari mereka kau tidak perlu khawatir” senyumku padanya, tapi wajahnya masih saja terlihat khwatir “Hei aku bisa menjaga diriku sendiri jadi kau tidak perlu khawatir kepadaku” aku menepuk bahunya.

“Hmmm baiklah Am’

Driinggg” bel berbunyi.

“Ayo kita masuk kelas”

Suzy, BaeSuzy. yeoja yang sedang berjalan di sampingku ini adalah peri penolongku dia selalu menolong dan membantuku bila aku dalam kesulitan terutama bila aku di ganggu oleh rombongan dari Kai. dan juga bila aku bersama Suzy mereka tidak akan berani macam-macam denganku karena Suzy adalah salah satu anak yang paling populer di sekolah ini terlebih lagi Suzy dari kalangan yang sangat kaya, mulai dari fashion bahkan gaya hidupnya banyak yang meniru Suzy. Mungkin bisaku bilang bahwa Suzy adalah orang yang paling berpengaruh di sekolah ini hehe…

Kalian pasti heran mengapa aku bisa dekat dengan orang seperti Suzy? saat pertama kali masuk sekolah aku sedang berjalan jalan keliling sekolah yang super megah ini dan akhirnya langkah ku terhenti di kolam renang yang sangat luas ini, tidak jauh dari padanganku  aku melihat Suzy yang sedang berdiri di tepi kolam renang, saat dia sedang berdiri ada segerombolan anak yang tidak sengaja mendorong Suzy hingga dia jatuh ke kolam, awalnya aku hanya biasa saja ku pikir dia bisa berenang dan aku menunggunya untuk naik ke atas tapi Suzy tak muncul juga dan aku memutuskan untuk berlari ke arah kolam yang tidak jauh dari langkahku.

Aku sangat syok melihat Suzy yang tengah tenggelam dan tanpa pikir panjang aku langsung menolongnya, semenjak tragedi itu aku dan Suzy menjadi sangat dekat dan bahkan satu sekolah ini sangat iri kepadaku karena aku bisa dekat denganya tapi tentu saja aku berteman dengan Suzy aku selalu mendapatkan surat atau ancaman dari para fans nya dimulai dari tindakan yang kriminal bahkan kematian.

Mungkin salah satunya adalah Kai, iya Kai sangat menyukai Suzy dia selalu ingin menjadi pacar Suzy tapi sayang Suzy tidak menyukai sosok Kai yang playboy, pemalas dan kasar.

2 jam sudah cukup untuk memperhatian guru yang berada di depanku, aku melihat wajah Suzy yang terlihat sangat bosan dan sepertinya dia sedikit mengantuk apa dia habis menonton drama Korea sampai larut malam lagi? hmm benar-benar anak itu.

“Dring!!”  akhirnya yang di tunggu-tunngu aku segera merapihkan bukuku memasukanya ke dalam tas.

“Hei jenius” aku menatap Suzy yang duduk di kursi depanku dengan berpangku tangan.

“Ada apa sleepyhead?” senyumku padanya.

“Selama jam pelajaran matematika aku tidak mengerti sama sekali Am” aku melihat wajahnya yang sangat lucu.

“Mengapa kau tersenyum seperti itu? apa yang lucu?” lihat dia seperti anak kecil.

“Aku akan mengajarimu kau tenang saja” aku memakai tasku “Ayo” aku mengajaknya berjalan ke depan gerbang.

“Lalu kapan kau akan mengajariku Am? bagaimana kalau malam ini?” suaranya teredengar mengharapkan agar aku bisa membantunya dalam matematika.

“Ehmm sepertinya malam ini aku tidak bisa, kau tahu bukan aku ada kerja part time” aku menatap wajahnya yang seketika menjadi kecewa.

“Kau tidak perlu kecewa, bukankah masih ada waktu lain”

“Hmm baiklah” Suzy mengangguk dengan memegang tali ransel tasnya yang berwarna merah.

“Kau sudah di tunggu oleh supirmu” aku menunjuknya dengan dagu.

“Haish mengapa mereka menyusulku dengan cepat sekali! kau tidak ingin pulang denganku?” aku menggelangkan kepalaku.

“Tidak perlu, lagipula aku lebih suka berjalan kaki” aku mengedipkan mataku sebelah kiri.

“Baiklah kalau begitu aku pulang sampai bertemu besok Am” aku melambaikan tangan kepada Suzy.

Beginilah aku, pulang ataupun pergi selalu berjalan kaki sedangakan anak-anak yang lain selalu di jemput atau membawa mobil mewah mereka Aku berjalan menuju tempat kerjaku, sebelum ketempat kerja kau melepas seragamku dan mengganti dengan baju bebas karena bila ketahuan aku akan di beri sangsi.

Waktu menujukan pukul 8 malam dan aku sedang bersiap-siap merapikan seragam kerjaku “Hei Am”

“Oh hai Key” aku merapikan lengan kemejaku di depan kaca.

“Malam ini terlihat sangat ramai Am, kau harus hati-hati” Devil smirk.

“Aku bisa menjaga diriku” aku merapikan rambutku.

“Haha kau yakin? buktinya kau kemarin hampir saja…”

“Ya diam! jangan membuatku trauma Key”

“Hahhaha lagi pula kau terlalu tampan jadi para yeoja-yeoja itu tidak tahan denganmu”  aku hanya menggelengkan kepalaku saat medengarkan perkataan Key dan pergi meninggalkannya.

“Huffh” aku menarik nafasku melihat kerumunan orang yang sangat banyak dengan menikmati hentakan beat dari para DJ ternama dunia dan juga  dengan lampu yang kelap-kelip membuat orang-orang ini menari-nari dengan bebas tanpa beban di pikiran mereka.

“AMBER!!” aku menengok ke arah sumber suara dan menghampirinya.

“Kau segera ke Ultra Organic”

Aku segera ke lantai paling atas yaitu Ultra Organic bagi para pengunjung yang ingin sekedar menikmati makan malan santai dengan konsep open garden di atas atap di bawah pemandangan langit metropolis dengan sajian kuliner terbaik mulai dari American Food, Asian Food, Seafood hingga masakan lokal.

“Hei Am!” aku segera berjalan ke arah meja yang besar.

“Segera antarkan ini ke meja 11” aku mengangguk dan segera mengambil pesanan ini ke meja yang di tuju.

Aku bekerja di salah satu club ternama di Seoul, club yang bernama Panic Pasco yang memiliki konsep desin vintage classic yang sangat berkelas memiliki  4 lantai utama, lantai dasar terdapat small disco area dan karoke room dan di lantai selanjutnya adalah ruangan yang ingin menikmati suasana cozy nan exclusive dapat memilih Pub serta Live internasional Music, dan lantai selanjutnya adalah XXL dimana pesta yang sebenarnya berlangsung dengan arena disko super luas yang selalu padat dengan crwod yang exciting menikmati hentakan beat dari para DJ ternama.

Stadium ini buka 24 jam sehari 7 hari hingga tak heran terkadang pengunjung berpesta selama tiga hingga empat hari non stop di XXL. Dan juga memiliki private Lounge di area balkon dimana pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh dance floor serta booth DJ dengan leluasa, namun untuk menikmati fasilitas VIP ini harus memesan terlibih dahulu atau harus mengeluarkan uang yang sangat banyak,

Dan tempat favoriteku adalah Ultra organic, disini tempatnya sangat nyaman dan tidak terlalu banyak orang, maklum saja tempat ini hanya oleh para execuitve dan member saja dan tentu saja di sini tempatnya tidak terlalu berbahaya tidak seperti di lantai XXL yang selalu saja para pengunjung yang datang ingin mengajaku tidur bersama mereka dan bahkan hampir saja aku di rape oleh para yeoja-yeoja yang sedang mabuk agghh sangat mengerikan sekali disana untung saja teman temanku segera membantuku jika tidak? agh aku tidak tahu dan aku belum siap.

Walaupun begitu upah disini sangat besar dan cukup untuk memenuhi kebutuhanku pribadi dan sewa rumah tentunya, di kota yang besar ini aku hanya tinggal sendiri di rumah yang kecil yang hanya memiliki satu kamar tidur yang cukup untuk diriku sendiri, ke dua orangtuaku bercerai saat aku berumur 5 tahun tapi pada saat itu ibuku menderita kanker dan pergi meninggalkanku dan ayah. Tapi sayang ayah malah menikah lagi dan pergi meninggalkan ku dan nenek di Busan dan saat ini aku dibesarkan oleh neneku di Busan.

Bertahan hidup disini sangat susah apalagi teruntuk orang sepertiku yang tidak mempunyai apa-apa, terkadang aku ingin sekali kembali ke Busan dan hidup disana tapi takdir berkata lain saat aku mendapatkan undangan  beasiswa di SM school, sekolah yang hanya diperuntungkan oleh kalangan orang kaya, tetapi aku harus bertahan disana dan tidak akan mengecewakan neneku. itu sebabnya aku tidak pernah melawan para anak-anak orang kaya disana. Sangat menyedihkan.

“Waah bintang di malam hari ini sangat banyak sekali” aku menatap ruang terbuka di atap, aku baru pertama kali ini melihat bintang yang begitu banyak dan sangat bersinar.

“Oh! bintang jatuh!!” aku melihat bintang jatuh dari bintang-bintang di atas! aku segera memejamkan mataku dan berdoa, mitos yang ku ketahui bila ada bintang jatuh di langit kita bisa meminta permohonan dan permohonan itu akan di kabulkan.

“Tuhan aku hanya ingin hidup ku jauh lebih baik dan berikanlah aku keajaiban di dalam hidupku agar aku tidak terus-terusan seperti ini”

“AMBER AMBER!!” aku melihat Key yang berlari ke arahku.

“Ada apa? mengapa kau sangat panik?”  aku melihat Key yang sedang mengatur nafasnya.

“Me-m-mereka Am” aku melihat Key yang terbata-bata.

“Tarik dulu nafasmu KimKibum” Key menggelengkan kepalanya.

“Mereka ada disini!”

“Mereka siapa?” tanyaku penasaran.

“Daesung dan kawan-kawan lintah darat mencarimu di XXL!!”

“APA?!!” aku sangat panik mendengarnya.

“Kau harus segera lari atau tidak kali ini kau benar-benar mati!” aku mengangguk dan segera berlari ke tangga darurat untuk menghindari para penagih hutang itu haishh aku segera berlari sekuat tenaga menuruni tangga darurat.

“Sial aku terjebak!” aku melihat kedua anak buah Daesung berpapasan denganku.

“Mau kemana kau Amber Liu!” bagaimana ini? tidak ada jalan lain! aku melempar jas hitam ku ke arah kedua anak buah Daesung sehingga perhatian mereka menjadi terpecah di saat seperti ini aku memanfaatkan kedua kaki ku untuk mendengang mereka berdua dengan tangan yang berpegangan di tangga yang menjadi penompang badanku.

“Aghh!” dan yeah berhasil! mereka berdua langsung jatuh dan aku kembali mengambil jas hitamku ini dan kembali berlari.

“Kau tidak bisa berlari Amber Liu!!” teriaknya dengan masih memegang badannya yang masih terasa sakit.

Akhirnya ku temukan pintu keluar club ini, kudobrak pintu ini dengan kuat. Aku telah berhasil keluar dan melihat sekeliling dengan baju yang sudah acak-acakan “Damn!!” sial aku melihat anak buah Daesung yang berjaga di depan pintu utama.

“Itu Amber Liu! cepat kejar!” haishh aku harus kembali berlari dan kali ini yang mengejarku sebanyak 6 orang dengan bertubuh besar tapi tenang saja tubuh mereka boleh besar tapi kalau masalah lari akulah jagonya hahaha!

Aku berlari dengan sekuat tenaga tanpa memperdulikan apapun yang ada di depan mataku “Berhenti kau!!” mereka masih mengejarku, bila aku tertangkap matilah aku! aku berlari ke arah taman kota, aku menoleh ke belakang mereka sedikit jauh dariku.

Aku kembali mengatur nafasku yang membuatku sedikit tercekik “Sial! mereka cepat juga larinya” aku melihat seseorang yang sedang duduk sendiri dengan mengenakan baju putih aku berlari kecil menghampirinya.

“Permisi” dia melihat ke arahku.

“Bolehkah aku meminta tolong kepadamu?” dia hanya menatapku bingung.

“Nona apa kau mendengarku?” haishh apa dia ini tuli? aku kembali menoleh ke belakang dan mereka sudah semakin dekat.

“Haish!! nona bisakah kau membantuku, aku hanya ingin bersembunyi di prosotan ini, jika kau melihat beberapa pemuda sedang mencariku bisakah kau bilang kau tidak melihatnya?” dia kembali terdiam! hasih yang benar saja? tapi aku tidak mempunyai pilihan! aku segera bersembunyi di prosotan ini dan untung saja badan nona ini sedikit menutupiku.

Aku membungkukan badanku karena mereka telah dekat, aku harap nona ini dapat kupercaya karena kini nyawaku di tanganya “Haishh kemana bajingan kecil itu!!” aku masih bisa mendengar suara mereka yang kesal.

“Pergi kemana dia!”

“Tadi aku lihat dia ke arah sini” ucap anak buah Daesung.

“Oh nona, apa kau melihat seseorang yang berlari ke arah sini? dia memakai kemeja putih dan rambutnya berwarna hitam adn tingginya sekitar 167” ucap anak buah Daesung, dan yeoja itu hanya menggelengkan kepalanya.

“Haishh apa kau yakin tidak melihatnya?” yeoja itu menggangukan kepalanya.

“Lihat saja bila dia tertangkap! Amber Liu kau akan benar-benar akan mati” kemudian anak buah Daesung pergi meninggalkan mereka.

Aku mengintip dan sepertinya mereka sudah pergi, aku bergegeas keluar “Huffh hampir saja!” aku mengelus-elus dadaku.

“Terima kasih kau sudah membantuku” aku tersenyum padanya tapi dia hanya menatapku tanpa satu katapun, apakah dia benar-benar tuli?

Tapi mengapa nona ini terlihat sangat aneh? maksutku lihat pakaian nya dia memakai baju yang terbuka haishh aku tidak tahu baju apa yang iya kenakan seperti long dress mungkin? tapi untuk apa dia memakai pakaian seperti ini pada malam hari? apakah dia kabur dari pesta perkawainan nya? apa dia kabur dari rumahnya karena harus di paksa menikah dengan orang lain? haishh apa yang sedang kupikirkan ini.

Dan kini mataku menatap wajah yeoja asing di depan mataku ini, walaupun yeoja asing ini sedikit aneh tapi harus ku akui dia benar-benar cantik! dia sangat cantik dengan rambut hitam yang terurai rapih dan kulit putih susunya yang makin mempercantik dirinya, semua terlihat sempurna sangat sempurna.

“Apakah kau orang baru disini?” dia hanya menatapku.

“Mengapa kau sendirian disini? apa kau kabur dari rumahmu?” dia hanya menatapku.

Aku melihat sekeliling taman yang sudah sangat sepi “Kau harus pulang, disini sudah sangat sepi dan sangat bahaya bila kau sendirian” lagi lagi dia hanya menatapku! haissh ada apa dengan yeoja ini! membuatku bingung saja! Apa kau tidak mengerti bahasaku? apakah aku harus menggunakan bahasa isyarat? aku melihat jam ku yang sudah menunjukan pukul 11 malam.

“Nona kau harus pulang, kau tidak boleh disini sendirian apalagi dengan pakain mu yang sedikit terbuka ini dapat mengundang hal yang tidak-tidak” dia hanya menatapku! agghh aku mengacak-acak rambutku! aku tidak memiliki waktu aku harus kemballi ke tempat kerja sebelum bosku marah.

“Baiklah” aku memberikan jas hitamku kepadanya “Pakai ini kau bisa kedinginan, nanti kau bisa sakit. terima ini” aku memberikan kepadanya tapi dia hanya melihat jas ku “Tenang saja jasku ini aku cuci setiap hari, walaupun sedikit buruk tapi ini tidak bau percayalah padaku, aku mohon pakailah aku tidak ingin kau sakit”  dia kemudian mengambil jasku.

“Aku harus pergi dan kembali berkerja, maafkan aku meninggalkanmu sendirian disini dan sekali lagi terima kasih sudah menolongku nona asing” aku pergi meninggalkan nya dan bergegas kembali ke club.

NEXT DAY

Sial! aku tidak bisa berhenti memikirkan yeoja kemarin yang membantuku. Apakah dia saat ini baik-baik saja? mengapa aku sangat mencemaskannya? hufh aku harap dia baik-baik saja dan kembali kerumahnya dengan selamat.

“Aughh! mengapa kau memukulku?!” aku menggosok-gosok bahu kiriku akibat Suzy.

“Karena kau melamun! aku sudah memanggilmu beratus-ratus kali tapi kau hanya diam, apa yang sedang kau pikirkan?”

“Tidak ada, mungkin aku hanya kelelahan saja kau tidak perlu khawatir Suzy” aku sedikit mengacak rambutnya.

“Ya Amber Liu!” dia terlihat sangat lucu.

“Bagaimana? bisa tidak kau mengajariku matematika hari ini?”

“Ehmmm bagaimana ya??” aku menatap Suzy.

“Bagaimana?” matanya mengharapkan aku berkata ya haha.

“Hmm baiklah”

“Yeaah!” mengapa dia sangat senang sekali.

“Tapi aku tidak bisa lama-lama, kau tahu bukan aku harus berkerja” Suzy mengangguk, dan setelah jam sekolah selesai aku dan Suzy pergi ke cafe untuk belajar dan sekalian Suzy mengajaku untuk makan.

2jam sudah cukup untuk mengajari Suzy matematika “Kau pulanglah, supir mu sudah menunggu” Suzy menatapku “Am”

“Ya”

“Apa kau tidak ingin pindah kerja?” aku tersenyum mendengarnya.

“Tidak, aku di upah sangat banyak bila berkerja disana”

“Tapi Am..”

“Kau tidak perlu khawatir, aku akan baik-baik saja dan lagipula selama pekerjaan ku halal mengapa tidak?” aku tersenyum padanya dan dia mengangguk.

“Baiklah aku pulang, kau hati-hati” aku mengangguk dan Suzy meninggalkanku dengan mobilnya.

“Baiklah balik ke rutinitas” aku berjalan menelusuri malam yang dingin, aku berjalan menelusuri sungai Han yang malam ini terlihat sepi setidaknya dapat membuatku tenang.

“Dring dring”  nenek?

“Hallo nek ada apa?”

“Maaf, benarkah ini Amber Liu?”

“Ya benar ini siapa?”

“Kami dari pihak rumah sakit, miss eunggie sedang berada di rumah sakit”

“Apa rumah sakit?!!!” aku sangat terkejut mendengarnya.

“Iya tapi tenang saja, kami sudah merawat dengan intensif. Kami hanya memberi kabar bahwa kini keadaanya baik-baik saja tapi masalahnya adalah”

“Apa? apa masalahnya?”

“Biaya yang akan dikeluarkan cukup banyak” aku menghela nafasku.

“Baiklah, aku akan membayar semuanya asalakan neneku dapat sehat kembali, nanti akan ku trasnfer”

“Baiklah, terima kasih” aku menutup telfon nya dan duduk di tepi sungai Han.

“Bagaimana ini?” besok aku harus membayar semua tunggakan uang sekolah ku tapi sekarang neneku sedang masuk rumah sakit. Apa aku harus mengutang kembali? sudah terlalu banyak uang yang sudah kupinjam bila aku menjual organ tubuhkupun tidak akan mampu membayar semua hutangku.

“Apa yang harus aku lakukan? cepat atau lambat aku pasti akan mati oleh para penagih hutang itu” aku menatap aliran sungai Han yang tepat di depanku.

“Apakah aku harus mengakhiri semua ini? aku tidak sanggup menahan beban seperti ini. Aku akan memberikan semua tabunganku pada nenek di Busan” aku melangkah maju ke sungai Han.

“Maafkan aku nek, aku sudah cukup menderita dalam menjalani hidup ini” aku sudah bisa merasakan dingin nya sungai Han yang mengenai kakiku.

“Maafkan aku teman-teman selama ini sudah merepotkan kalian” dan air sudah mencapai pinnggang.

“Ibu aku akan menyusulmu dan hidup bahagia bersamamu disana” kemudian air sudah membasahi tubuh Amber, dan Amber membiarkan tubuhnya tenggelam begitu saja.

Aku mulai meraskan sesak di dadaku, aku mulai merasa banyak air yang masuk ke dalam tubuhku dan kepalaku terasa pusing aku tidak bisa merasakan apa-apa dan…..

Author Pov

Amber sudah mulai tenggelam di sungai Han tetapi Amber tidak sadar bahwa ada seseorang yang dari tadi memperhatikan nya “Dasar bodoh”

Orang asing itu mendekati sungai Han, dia menarik nafasnya kemudian memejamkan matanya, tangan kanan nya mulai mengayunkan jari-jari lentiknya dan seketika sungai Han mengeluarkan cahaya dari dalam sungai tersbut.

Orang asing itu membuka matanya dengan tangan yang masih menunjuk sungai Han, di putar sedikit jari telunjuknya dan seketika tubuh Amber yang sudah basah terangkat dari sungai yang membuat dia tenggelam.

Tubuh Amber mengarah kepada orang asing itu, dan kemudian tubuh Amber diletakan di rerumputan. Tubuh Amber sudah sangat dingin dan pucat, iya sedikit merendahkan tubuhnya dan memegang wajah Amber dengan kedua tanganya dan menatap wajah Amber dari mulai mata hingga dagunya.

Dia kembali memejamkan matanya dan sedikit demi sedikit wajahnya mendekati Amber hingga bibirnya menyentuh bibir Amber yang sudah menjadi dingin seperti es, dan seketika wajah Amber tidak kembali pucat dan suhu badanya kembali normal.

“Uhuk uhuk!!!” Amber batuk dengan sangat keras hingga mengeluarkan air.

“Agghh kepalaku mengapa sangat pusing? dan dadaku masih terasa sesak” ucap Amber yang memegang dadanya.

“Apakah aku sudah ada disurga?” Amber menoleh kanan dan kiri “Ternyta di surga juga ada sungai Han” senyum konyol Amber.

“Waahh!! kau mengaggetkanku!!” tunjuk Amber kepada orang asing yang duduk disampinya.

“Kau? bukankah kau yeoja yang membantuku?? wah ternyta kau penghuni surga? sudah kutebak yeoja cantik sepertimu pasti adalah salah satu bidadari surga haha”

“Dasar bodoh”

“Apa???”

“Kau sangat bodoh mengapa kau menenggelamkan tubuhmu di sungai yang sangat dingin? apa kau ingin mati?” ucapnya dengan jengkel ke arah Amber.

“Apa???  jadi aku?” Amber memegang tubuhnya “Jadi aku belum mati???” yeoja asing itu menganggukan kepalanya.

“Agghh! mengapa kau tidak membiarkan aku mati!” Amber mengacak-acak rambutnya yang masih basah.

“Kau tidak boleh mati” Amber menatap bingung.

“Mengapa?”

“Karena itu sangat di larang, di duniaku yang namanya bunuh diri itu tidak boleh dan kau akan masuk gerbang neraka dengan paman Ares” ucapnya dengan polos.

“Duniamu? duniamu duniaku juga! dunia ini sangat kejam” Amber bangun dan merpikan bajunya yang tertempel rerumputan, Amber menatap yeoja yang kini bediri di sampingnya. Dan lagi dan lagi Amber gagal dalam aksinya.

Amber menatap bingung “Apa kau tidak pulang kerumahmu?” dia hanya menggelengkan kepalanya, Amber masih melihat baju yang iya kenakan masih seperti kemarin dan dia masih mengenakan jas hitam Amber.

“Dimana rumahmu? biarkan aku mengantarkanm pulang” ucap Amber dan yeoja itu menunjuk ke arah langit malam yang bertabur bintang.

Amber mengikuti arah jari yeoja asing yang disampingnya “Langit? aku pasti sudah gila” Amber menggelengkan kepalanya.

“Sudah jangan main-main kepadaku, dimana rumahmu? apa orang tuamu tidak mencarimu?” ucap Amber dia hanya menggelengkan kepalanya “Ayah tidak akan mencariku karena dia selalu mengawasiku dari atas” jawabnya polos.

Hmm kasihan sekali dia ternyta ayahnya sudah tiada “Lalu dimana ibumu? aku akan mengantarkanmu” Amber menatap yeoja asing itu tetapi wajahnya seketika menjadi sedih.

Apakah ibunya juga meninggalkanya? ternyta ada yang lebih menderita dari pada diriku “Lalu kau tinggal dengan siapa?”

“Aku tidak memiliki apa-apa dan tidak tahu harus kemana”

“Lalu mengapa bisa kau berada disini? mengapa kau sangat aneh sekali?! apa kau mengidap amenesia?” ucap Amber yang agak terlihat kesal.

“Aku kesini untuk mencari sesuatu yang berharga” Amber menggaruk keningnya.

“Ku tanya sekali lagi, kau berasal dari Korea? atau negara lain? apa kau turis yang sedang kesasar?” ucap Amber.

“Aku berasal dari sana” yeoja asing itu kembali menunjuk langit “Aku berasal dari J’adoreA” Amber semakin bingung.

“J’adoreA? nama apa itu? haishh serius aku benar-benar akan gila! jadi kau berasal dari langit? dan kau tinggal di planet J’adoreA?” ucap Amber dan yeoja itu tersenyum mengangguk.

“Kalau begitu aku berasal dari bulan hahaha” Amber tertawa dan yeoja itu terlihat tidak suka “Aku berkata serius! dasar manusia bodoh!” Amber berhenti tertawa dan menatapnya “Apa? kau bilang apa?”

“Manusia bodoh! aku baru tahu manusia selain tidak memliki perasaan ternyta mereka juga sangat bodoh!” yeoja asing itu melipat tanganya di dada.

“Haish kau! kau juga manusia sok pahlawan! sok tahu!” ucap Amber dengan nada tinggi.

“Manusia? aku bukan manusia seutuhnya” ucapnya dengan nada dingin yang membuat Amber takut mendengarnya.

“Apa maksutmu? jadi kau bukan manusia? lalu kau apa? alien? makhluk luar angkasa? atau kau hantu?!” ucap Amber dengan tertawa.

“Aku adalah anak dari dewa Jung Kim, jadi aku adalah manusia setengah dewa dan aku memiliki kekuatan”

“Benarkah? ohh luar biasa aku sangat takut mendengarnya” Amber tertawa sangat kuat iya tidak percaya apa yang iya dengar, sikap Amber membuat yeoja asing itu marah dan seketika..

“Agghh!!” Amber terhempas ke tanah dengan kuat “Agghh sakit sekali!!” yeoja asing itu tersenyum tipis.

Yeoja itu kembali memainkan jarinya sehingga Amber terangkat “Ya! ya turunkan aku! aku mohon turunkan aku! tolong tolong” teriak Amber.

“Bukankah kau ingin mati? kalau begitu aku akan membuat mu mati!”

“Jangan! agghh!” Amber berteriak dengan memegang lehernya yang terasa terceikik “Tolong lepaskan aku, aku tidak ingin mati agghh”

“Bukankah tadi kau bilang aku sok pahlawan? kalau begitu aku akan menarik kebaikanku!” Amber semakin tidak bisa bernafas.

“Kumohon maafkan aku”

“Maaf? kau pikir maaf saja sudah cukup? dasar manusia bodoh!”

“Maafkan aku! aku akan melakukan apa saja untukmu” wajah yeoja itu seketika berubah “Melakukan apa saja untuku?” ucapnya dan Amber mengangguk “Benarkah?” ucapnya kembali.

“Iya” ucap Amber.

“Kalau begitu berjanjilah”

“Aku berjanji akan melakukan apa saja untukmu”

“Baiklah! jika kau melanggarnya ku pastikan kau mati di tanganku!” dan seketika Amber jatuh kembli ke tanah “Uhuk uhuk uhuk!!” Amber terbatuk batuk “Aku hampir mati”

“Kau hampir mati 2 kali Amber Liu, jadi jangan sampai kau menghadapi kematianmu untuk yang ketiga kalinya” ucapnya dengan dingin dan Amber benar-benar takut akan tatapan matanya.

“Bagaimana bisa kau tahu namaku?” ucap Amber yang masih memegang lehernya.

“Karena orang-orang itu kemarin yang mencarimu menyebutkan namamu” jawabnya, Amber kemudian berusaha berdiri.

“Apa yang harus kulakuan untukmu?” tanya Amber.

“Kau harus melakukan apa saja untuku! dan kali ini aku ingin tinggal dengamu”

“APA?!!!”

“Tidak suka?” tanya nya dengan tatapan dingin.

“Ah tidak bukan begitu, ehm baiklah kau akan tinggal dirumahku”

“Bagus!” senyum yeoja asing itu.

“Tapi aku belum mengetahui namamu” tanya Amber.

“Aku?” Amber mengangguk.

“Aku adalah…”

“Krystal Jung Soojung”

—————————————————————————————————–

Mikir keras buat nih ff haha, klo besok-besok updatenya lama gpp ya, soalnya lagi banyak tugas numpuk nih hehe

Advertisements

Beautiful Stranger 1

IMG_5058

Di antara tata surya di luar angkasa, indahnya galaxy-galaxy yang ada dan ribuan bahkan jutaan bintang di jagat raya ini terdapat satu planet yang berwarna biru mudah yang bernama J’adoreA.

Planet yang bernama J’adoreA memliki luas permukaan 1,665×187 km²”, J’adoreA adalah planet dimana tinggalnya para peri, tanaman-tanaman yang langkah serta binatang-binatang yang bebas hidup di alam luar, J’adoreA di ibaratkan surga yang nyata tetapi planet ini tidak dapat di lihat oleh manusia dan hanya menjadi cerita bagi mereka.

J’adoreA adalah planet dimana para dewa dan dewi tinggal, tidak ada manusia yang tinggal di planet para dewa dewi ini kecuali mereka memiliki hubungan dengan para dewa dan dewi, tapi dengan satu syarat mereka tidak akan bisa lagi kembali ke dunia asal mereka. Di J’adoreA memiliki banyak keajaiban-keajaiban yang tidak dapat dibayangkan.

Planet J’adoreA memiliki sebuah dewa yang bijaksana, keras dan sangat tegas yang bernama dewa Kim Tae Jung, dewa Kim Jung adalah dewa yang paling di hormati sehingga para dewa dewi sangat menghormati dan menghargai sosok Kim Jung, dan pada akhirnya dewa dan dewi J’adoreA memilih Kim Jung sebagai pemimpin mereka yang pada akhirnya iya menjadi raja J’adoreA

Raja Kim sangat bahagia dan kini kebahagiaan sang raja telah sempurna saat lahirnya seorang putri cantik bernama Jung Soojung, sang raja sangat mecintai Soojung. Sang raja juga memberikan nama lain putri cantiknya yaitu Krystal karena amanat dari sang ibunya.

Krystal tumbuh dengan sangat cantik dengan rambut hitam yang tergerai panjang, memiliki bibir yang merah, mata yang sangat indah, dan memiliki kulit bersih dan sangat putih bagaikan Crystal. walaupun sang putri masih kecil tetapi iya memiliki aura yang memancar.

Princess! Princess!”

“Haha ayo tangkap aku!”

“Princess tolonglah berhenti bermain-main” kelima pelayan wanita itu mengatur nafas mereka yang sudah tidak beraturan.

“Princess!” mereka kembali mengejar gadis bertubuh mungil yang sedang berlarian dengan sangat lincah.

“Princess!”

“Ouppss” gadis mungil itu mengentikan langkahnya dan memundurkan langkah kakinya selangkah, para pelayan berhenti tepat di belakang gadis mungil itu dengan membungkukan badan mereka.

“Yang mulia” mereka semua membugkukan badan.

“Kenapa kalian semua terlihat sangat berantakan?” tanya Raja Kim dengan wajah bingung.

“Ehmm” kelima pelayan itu tidak menjawab dan hanya melempar pandangan ke satu sama lain.

“Hmmm” raja Kim menundukan sedikit kepalanya melihat sang gadis kecil sedang tersenyum nakal.

“Princess Soojung” tatap raja Kim.

“Hehe maafkan aku” senyum gadis kecil itu kepada raja Kim dan sang raja kembali melihat kelima pelayan yang terlihat sangat berantakan dan kotor.

Raja Kim mengangkat tangan kanan nya dan hanya sedikit memutar jari-jarinya “Tring!” seketika kelima pelayan itu kembali terlihat bersih dan rapih.

“Terima kasih Yang mulia” raja Kim membalas dengan senyuman.

Dan kemudian sang raja mengajak Princess Krystal untuk bermain bersama di taman kerjaan yang sangat megah yang terdapat bunga-bunga yang bermekaraan dengan indah berserta pohon-pohon hijau yang membuat nuansa taman kastil ini menjadi asri.

“Ayah” tanya princess Krystal dengan tidur di pangkuan ayahnya.

“Ya Soojung”

“Ayah, aku ingin sekali memiliki kekuataan seperti ayah”

Sang raja tersenyum dengan membelai rambut hitam sang putri kecil “Kau akan memilikinya bila kau sudah berusia 10 tahun”

“10 tahun? agh mengapa lama sekali” wajah putri kecil itu menjadi cemberut.

“Kau hanya menunggu 2 tahun lagi Soojung, kau harus bersabar”

“Hmm baiklah ayah” senyum sang putri.

“Jika kau memiliki kekuatan sihir, apa yang akan kau lakukan?” tanya sang raja

“Ehmmmm” putri kecil itu bangkit dari pangkuan ayahnya “Ehmm aku akan membantu orang-orang”

“Benarkah?”

“Tentu saja ayah! aku akan menolong orang-orang yang membutuhkanku di luar sana” raja Kim membelai rambut putri kecil “Kau harus menjadi anak yang baik”

“Tentu saja” sang raja memeluk putri tunggalnya dengan sangat erat.

“Ayah”

“Ya”

“Apakah, apakah aku bisa melihat ibu? aku ingin sekali melihat wajahnya” tanya Krystal kecil.

“Ehmm, suatu saat nanti kau pasti akan melihatnya”

“Tapi mengapa ibu meninggalkan kita?”

“Suatu hari nanti kau akan mengerti Soojung” senyum raja Kim.

Princess Krystal adalah satu-satunya anak tunggal dari kerajaan Jung, sehingga raja Kim akan memberikan apa saja untuk anak nya yang cantik bagaikan bidadari. Raja Kim sangat memanjakan putrinya dan akan memberikan apa saja yang iya mau kecuali satu hal yang tidak akan di penuhi.

3 tahun berlalu, sang putri sudah berumur 10 tahun dan ini adalah ulang tahunya yang paling special karena di umurnya yang ke 10 sang putri memiliki kekuatan sihirnya untuk pertama kali di dalam hidupnya, Soojung kecil terus menggunakan sihirnya walaupun terkadang sihirnya tidak berkerja karena iya harus banyak berlatih.

Di Kerajaan Jung memiliki seorang peramal yang sangat handal yang bernama Alish, setiap princess Krystal berulang tahun sang peramal akan meramalkan masa depan princess Krystal, keluarga kerajaan melakukan ini karena iya takut akan anak tunggalnya terjadi apa-apa. walaupun sang raja Kim sangat hebat tetapi iya tetap takut akan masa depan anak satu-satunya.

“Hmm, di umur yang ke 10 ini princess Krystal akan penuh dengan canda dan tawa  dan ehhmm juga sepertinya iya harus berhati-hati dengan sihir barunya karena sepertinya princess Krystal akan sedikit nakal dengan sihir barunya terebut” senyum sang peramal terhadap orang yang paling penting di J’adoreA.

“Putrimu tumbuh dengan sangat luar biasa” sang raja membalas dengan senyuman.

“Aku akan menjaganya dengan jiwa ragaku” senyum sang raja dengan melihat anaknya yang sedang memainkan dedaunan dengan kekuataan sihirnya.

Tidak terasa waktu berlalu dengan sangat cepat, Princess Krystal memiliki tubuh yang jauh lebih tinggi dan wajahnya bertambah cantik.

“Selamat dengan bertambahnya umurmu princess Krystal” ucap semua tamu yang berada dalam kastil yang sangat megah.

“Terima kasih” ucap malu Krystal.

“Ini hadiah dariku untukumu princess” ucap seoarang namja tinggi.

“Terima kasih banyak” senyum Krystal.

Setelah semua tamu memberi hadiah kepada sang putri kini mereka melanjutkan acara mereka dengan berdansa dan makan bersama. Krystal terlihat sangat senang karena iya kini memiliki beberapa teman yaitu Sulli dan Luna.

“Itu hadiah dari siapa?” tanya Sulli.

“Hmm ini dari L” ucap Krystal dengan memegang hadiah dari Kris.

“Waah bagus sekali, sepertinya dia menyukaimu” ucap Luna dengan polos.

“Benarkah? kau tahu dari mana?” tanya Krystal penasaran.

“Karena aku adalah dewi cinta hahaha” Krystal menatapnya dengan dingin.

“Haish aku becanda, hanya saja L selalu memandangmu” bisik Luna, dan benar L selalu melihat ke arah Krystal.

“Apa kau menyukainya?” tanya Sulli.

“Ehm aku tidak tahu” Krystal menggelengkan kepalanya “Sudah jangan dipikirkan bagaimana kalau kita bersenang-senang?” ajak Krystal.

Sementara itu….

“Di umur princess yang ke 15 sepertinya ada seseorang yang menyukainya yang mulia” ucap Alish.

“Menyukainya? tentu saja semua orang menyukai anaku Alish” senyum sang raja.

“Menyukai dengan perasaan yang mulia, dan sepertinya banyak sekali namja yang ingin mendekati princess tetapi princess Krystal tidak merespon mereka semua, dan masalah masa depanya seperti biasa sang putri cantik akan melewati hari-harinya dengan senyuman dan tak ada satu airmatapun yang mengalir di pipi indahnya” ucap Alish dengan senyum.

“Baiklah terima kasih Alish” ucap sang Raja dengan sangat puas dengan melihat sang putri yang sedang berbincang-bincang dengan para sahabatnya.

NEXT YEARS

Alunan piano terdengar dengan sangar merdu, dan bila mendengar alunan melodynya hati terasa jauh lebih tenang dan terasa sangat damai, alunan piano itu dimainkan oleh jari-jari lentik nan putih, dan sayang jari-jari itu berhenti memainkan alunan melody yang sangat indah.

Semua orang berdiri dan memberi tepuk tangan “Aku tidak tahu kalau kau bisa bermain piano” ucap sang raja.

“Itu karena ayah terlalu sibuk dengan urusan ayah” bisik Krystal lalu sang raja mencium kening putri cantiknya.

“Terima kasih kalian sudah datang ke acara yang ke 17 ini” ucap sang raja yang memandang putrinya yang tepat di sampingnya.

Seperti biasa para tamu menikmati pesta ulang tahun princess Krystal, dan tentu saja hadiah untuk sang putri sangat banyak, apalagi sang putri sudah menginjak umur 17 tahun di mana sang putri sudah tumbuh remaja. seiring dengan berjalannya umu princess Krystal memiliki wajah yang terlihat semakin cantik dan terllhat sangat menawan bagi hati semua namja yang melihatnya, tapi sayang sang putri masih tetap menutup rapat hatinya dan bahkan sang putri selalu bersikap dingin dengan para namja yang ingin mendekatinya karena princess Krystal merasa tidak nyaman akan keberadaan mereka yang selalu mengganggu.

Tetapi tidak untuk L yang kini menjadi teman dekat Krystal, L termasuk namja yang sangat-sangat beruntung karena dapat dekat dengan Krystal dan kini mereka berdua menjadi teman baik karena L sangat beda dengan namja yang lainya, tetapi walaupun begitu princess Krystal tidak menyukai L dan hanya menganggapnya sebagai teman.

Disaat semua orang menikmati pesta, Krystal tengah duduk dengan wajah yang sedikit pucat “Princess Krystal apa kau tidak apa-apa?” tanya L dengan khawatir.

“Tidak apa” ucap Krystal dengan pelan.

“Tapi kau terlihat tidak sehat dan sedikit pucat” Krystal memejamkan matanya karena tubuhnya tiba-tiba merasa sangat lelah dan tidak mampu melakukan apa-apa.

“Princess” Krystal masih memejamkan matanya “Princess” L memegang bahu Krystal dan “Bruk” tubuh Krystal jatuh dan untung saja L cepat menangkap tubuh Krystal.

“Princess bangunlah!” ucap L cemas dan para pengawal datang menghampiri mereka berdua dan tamu terlihat sangat cemas.

“Ayo cepat bawa tuan putri ke kamarnya” dengan cepat para pengawal dan Kris membawa Krytsal yang tengah pingsan ke dalam kamarnya.

Dengan sangat hati-hati tubuh mungil Krystal di baringkan di tempat tidurnya yang sangat lembut “Princess”

“Bruk” pintu terbanting dan semua orang membungkuk karena sang raja masuk ke dalam kamar sang putri yang tengah tertidur lemas.

“Soojung” ucap raja Kim dengan memegang tangan Krystal yang sangat dingin “Mengapa bisa seperti ini?” Krystal benar-benar terlihat sangat pucat dan tubuhnya seketika menjadi dingin.

“Soojung” ucap sang raja lirih.

“Bagaiman keadaaanya?” tanya raja Kim kepada Evlyn.

“Maaf yang mulia, saya tidak tahu mengapa princess Krystal bisa seperti ini, ini benar-benar aneh” ucap Evelyn dengan menyesal karena tidak tahu apa yang menyebabkan sang putri J’adoreA menjadi seperti ini.

Terdengar suara langkah yang memasuki ruangan, langkah itu berhenti tepat di depan tempat tidur sang putri “Yang mulia” ucap Alish dengan membungkukan badan.

“Ada apa dengan anaku” tanya sang raja, Alish melangkah mendekati princess Krystal yang tertidur dengan wajah yang pucat, tangan Alish memegang lembut tangan putih milik princess Krystal.

Alish memejamkan matanya dan “Tidak mungkin, ini tidak mungkin terjadi” ucap Alish dengan menggelengkan kepalanya dengan  memundurkan langkah kakinya dari sisi princess Krystal.

“Ada apa? ada apa dengan anaku?” tanya sang raja yang melihat Alish yang sedikit syok.

“Yang mulia” ucap Alish.

“Ada apa dengan anaku?”

“Ini, hari ini adalah hari ulang tahun princess Krystal yang ke 17” ucap Alish.

“Bagaimana?”

“Maaf yang mulia, di umur tuan putri yang ke-17 tahun akan mendapatkan ramalan buruk” ucap sang peramal kerajaan.

“Ramalan buruk?? apa makustmu itu?” tanya sang raja dengan emosi.

“Maafkan hamba, tuan putri akan mendapatkan ramalan yang sangat buruk dan ramalan itu adalah ramalan kematian” ucap sang peramal dengan berlutut di depan sang raja.

“Apa kau bilang!!” ucap murka sang raja “Putriku tidak akan mati! tidak akan”

Sang raja terjatuh lemas “Aku tidak akan membiatkan maut mengahampiri anaku!” ucap sang raja.

“Yang mulia, ini sudah garis tangan princess Krystal dan dia akan mengahadapi kematian nya di umur 17 tahun ini, tidak ada yang bisa menentang takdirnya”

Raja menatap Krystal “Bangunlah Soojung” ucap sang raja.

“Princess Krystal masih dalam keadaan tidak sadarkan diri ” ucap Evlyn dengan memegang pergelangan tangan dari Krystal “Detak jantung princess Krystal masih dalam keadaan normal, mungkin princess Krystal sekarang dalam keadaan pingsan”

“Yang mulia mungkin untuk sementara ini kita biarkan princess Krystal berisitirahat” ucap Alish.

“Apakah dia akan memejamkan matanya untuk selamanya?” Tanya sang raja dengan mata berkaca-kaca.

“Jawab aku Alish! bukankah kau bisa melihat masa depan dari Soojung!”

“Maaf yang mulia untuk saat ini aku tidak bisa melihat apa-apa dari princess Krystal, semua terlihat gelap dan aku tidak bisa melihat apa-apa tentang princess Krystal, maafkan hamba” Alish membungkukan badanya dengan raut wajah yang menyesal.

Sang raja bisa melihat anaknya yang tertidur pulas bagaikan kisah sang putri salju di negri dongeng, hari demi hari berlalu sang putri terlihat masih nyaman dalam tidurnya. Sang raja tiada hentinya melihat keadaan anak satu satunya itu. Raja Kim selalu membelai rambut Krystal, mencium keningnya, memegang tangan nya yang sangat dingin bagaikan es.

“Soojung bangunlah” kesedihan di wajah raja Kim selau tampak di wajahnya dan sesekali raja Kim menangis melihat anak nya terbaring lemas. tetapi sebanyak apapun airmata yang dikeluarkan tidak akan membuat Krystal terbangun dan tidak akan bisa menghapus takdir kematian yang akan di hadapi Krystal di umurnya yang ke-17.

Raja tidak pernah menyerah, dia berusaha keras agar putri satu satunya dapat terbangun dari tidur panjangnya dan dapat mengubah takdir kematianya. Raja Kim sudah memperintahkan semua dewa dan dewi untuk menyelamatkan anaknya tapi sayang usaha itu hanya sia-sia.

“Yang mulia”

“Alish, bagaimana anaku?” ucap sang raja menatap luar kastil.

“Maafkan hamba, hamba tidak dapat melihat masa depan dari princess Krystal kecuali kematian” ucap Alish dengan menundukan wajahnya.

Raja Kim menarik nafasnya dengan panjang “Jika nyawa bisa ditukar, maka aku akan menukar nyawaku dengan Soojung” ucap raja Kim.

“Yang mulia”

“Aku tidak ingin kehilanganya, aku ingin Soojung tumbuh cantik dan dewasa seperti ibunya disana” ucap sang raja menatap langit-langit.

“Yang mulia yang mulia!!!” teriak sang pengawal dengan panik.

“Ada apa?” tanya raja Kim dengan cemas.

“Yang mulia princess Krytsal tidak ada di kamarnya”

“Apa?!!!” raja Kim segera berlari menuju kamar Krystal yang di ikuti oleh Alish dan para pengawal raja Kim.

Raja Kim melihat sekeliling kamar Krystal tapi iya tidak melihat nya “Soojung!” teriak sang raja, raja Kim berlari ke balkon kamar Krystal dan melihat-lihat.

“Soojung!” betapa terkejutnya saat raja Kim melihat Krystal yang sudah berada di taman kerajan, dengan cepat raja Kim berlari menuju taman.

“Soojung!!”

“Soojung anaku” raja Kim memeluk tubuh kurus Krystal dengan erat.

“Ayah” Krystal melihat raja Kim “Ayah mengapa kau menangis”

“Aku tidak ingin kehilangan dirimu, aku akan menjagamu. Ayah tidak ingin di tinggal olehmu”

“Mengapa ayah berbicara seperti itu? tentu saja aku tidak akan pernah meninggalkan ayah” senyum Krystal tetapu senyum segera memudar ketika Krystal memegang kepalanya yang pusing.

“Soojung! kau tidak apa-apa?” tanya raja Kim cemas.

“Aku hanya pusing dan ntah kenapa aku menjadi lemas dan dingin ayah”

“Cepat ambilkan baju hangat dan makanan untuk princess Soojung!!” teriak sang raja memerintah para pengawalnya, dan setelah itu Krystal menghangatkan tubuhnya dan raja Kim mengajak nya makan malam bersama.

NEXT DAY

“Yang mulia”

“Ada apa?” tanya raja Kim kepada Alish yang menghampirinya.

“Mengenai ramalan itu”

“Oh, sepertinya ramalanmu kali ini salah” ucap raja Kim.

“Kau lihat Alish, Soojung kini dapat tersenyum kembali” raja Kim terlihat bahagia.

“Yang mulia, ini tidak seperti yang anda pikirkan” raja Kim menatap Alish.

“Apa maksutmu?”

“Ramalan itu” Alish menatap sang raja.

“Ramalan itu tidak berubah yang mulia”

“Apa?!! apa maksutmu!” ucap raja dengan marah.

“Princess Krystal”

“Princess Krystal akan tetap menghadapi kematian nya yang mulia” ucap Alish.

“Bagaimana bisa?? bagaimana bisa!!”

“Yang mulia, boleh aku meminta sesuatu”

“Apa? apa yang kau inginkan?” tanya raja Kim.

“Bolehkah hamba menyentuh tangan princess Krystal?” raja Kim hanya diam sejenak “Baiklah”

Raja Kim dan Alish menghampiri Krystal yang sedang bermain di taman dengan para peri.

“Soojung”

“Ayah!” Soojung memeluk ayahnya.

“Apa ayah menggangumu?”

“Tentu saja tidak” senyum Krystal.

“Ada apa ayah?”

“Ehmm boleh ayah melihat tanganmu?” pinta raja Kim.

“Tentu” Krystal memperlihatkan telapak tanganya yang putih bagaikan crystal.

Saat Krystal menunjukan telapak tangan nya Alish melangkah maju “Ada apa dengan wajahmu Alish?” tanya sang putri cantik.

“Maaf atas ketidaksopanan hamba princess Krystal tapi bolehkan hamba memegang tangan princess Krystal?” Krystal terlihat bingung.

“Tentu” senyum Krystal.

Dengan sangat hati-hati Alish memegang tangan lembut Krystal dan Alish memejamkan matanya, Krytsal terlihat sangat bingung.

Dengan kaget Alish melepaskan genggaman tanganya, Krystal dan raja Kim terlihat bingung “Bagaimana? apa yang kau lihat?” tanya raja Kim.

“Yang mulia”

“Hamba melihat kematian” sang raja terlihat lemas dan Krystal terlihat bingung.

“Kematian?” ucap Krystal.

“Dan kehidupan” ucap Alish dengan menatap mata indah sang putri.

“Kehidupan?”

“Aku melihat kehidupan yang mulia”

“Kalau begitu putriku tidak akan mati?” ucap raja Kim.

“Kematian akan tetap menjemput princess Krystal tapi…”

“Tapi apa?! katakan padaku!” ucap raja dan Krystal terlihat sangat bingung.

“Tapi ada satu cara agar princess Krystal terlepas dari kematian nya dan tetap hidup”

“Benarkah! bagaimana Alish?”

“Dia harus mencari obat penawar kematian” Alish menatap raja Kim.

“Penawar kematian? dimana aku harus mencarinya?” tanya raja.

“Bumi” ucap Alish.

“Baiklah aku akan turun ke bumi!”

“Tunggu yang mulia! bukan yang mulia yang akan mencari obat penawar itu” raja menatap bingung.

“Tetapi princess Krystal lah yang akan mencari langsung obat penawar kematian itu di bumi” Alish menatap Krystal.

“Princess”

“Apakah aku akan mati Alish?” tanya sang putri.

“Kau tidak akan mati bila kau menemukan obat penawar kematian yang berada di bumi, penawar itu akan membuatmu kembali hidup tuan putri” ucap Alish memegang tangan Krystal.

“Tapi tuan putri harus menemukan penawar itu dalam waktu 100 hari”

“100 Hari?” ucap Krystal.

“Iya 100 hari. Bila lebih dari 100 hari maka…”

“maka tuan putri akan mati” Krystal melihat ayahnya yang sedih mendengar ucapan Alish, Krystal melangakah ke arah ayahnya.

“Ayah” raja Kim melihat Krystal.

“Aku tidak akan pernah meninggalkan ayah” senyum Krystal dan memeluk ayahnya.

“Ayah tidak ingin kehilangan dirimu, biarkan saja ayah yang mati”

“Tidak, ayah tidak boleh berkata seperti itu. Aku tidak akan mengecewakan ayah dan aku berjanji tidak akan meninggalkan ayah sendiri. Ayah harus percara kepadaku, aku akan menemukan penawar itu dan kembali ke pelukan ayah” senyum Krystal.

“Benarkah?”

“Iya ayah aku berjanji”

“Alish”

“Iya princess Krystal” Alish membungkukan badanya dan Krystal menatap langit.

“Bila ayah tidak di sisiku, aku mungkin tidak akan repot-repot untuk mencari obat penawar dan biarkan saja aku mati, tetapi aku tidak ingin meninggalkan ayah dan membuatnya kecewa serta kesepian” ucap Krystal.

“Alish, mohon bantuan nya” Krystal sedikit membungkukan badanya.

“Tentu princess Krystal tentu aku akan membantumu”

Krystal Pov

Mengapa ini semua terjadi pada diriku? apa salahku? aku tidak takut mati, aku hanya takut kehilangan ayahku dan tidak ingin membuatnya menjadi sedih.

“Soojungie”

“Sulli, Luna”

“Bagaimana keadaanmu saat ini? aku sudah mendengar kabar semuanya tentang dirimu” mereka memeluku dengan erat.

“Jangan tinggalkan kami” aku mengelus rambut Luna yang kini sedang menangis.

“Aku tidak akan meninggalkan kalian berdua, aku masih ada kesempatan untuk hidup jadi kalian berdua tidak usah khawatir” senyumku pada kedua sahabatku ini.

“Berjanjilah bila kau akan baik-baik saja Soojungie”

“Aku berjanji” aku kembali memeluk mereka.

“Kapan kau akan ke bumi?” tanya Luna.

“Ehmm besok malam”

“Besok malam? mengapa cepat sekali” wajah mereka kembali terlihat sedih.

“Kalian tahu bukan aku hanya di beri 100 hari dan hari itu akan di mulai pada esok malam”

“Hmm baiklah, Soojungie bila kau ke bumi bolehkah aku menitip salam untuk ibuku disana” ucap Sulli.

“Tentu saja”  seperti diriku, Sulli memiliki darah manusia. Ibunya pergi meninggalkan dirinya saat Sulli masih kecil, Sulli selalu membawa foto ibunya kemanapun iya pergi sedangkan diriku? aku tidak mengetahui wajah ibuku dan mengapa ibuku pergi meninggalkan aku dan ayah di J’adoreA? dan mengapa ibu lebih memilihi bumi di bandingkan J’adoreA?  apakah itu sebabnya ayah sangat membenci bumi?

“Apakah bumi menyenangkan?” tanyaku pada kedua sahabatku.

“Ehmm aku tidak tahu tapi ayahku bilang makhluk di bumi sangat kasar dan tidak baik, mereka sangat egois dan semena-mena” ucap Sulli.

“Dan ibuku bilang bahwa planet yang bernama bumi adalah tempat berkumpulnya sekelompok orang yang berbahaya dam tidak peduli dengan satu sama lain” ucap Luna.

“Ayahku juga bilang seperti itu, ayahku sangat membenci bumi karena bumi telah memisahkanku dengan ibuku dan ayahku bilang bahwa di bumi tidak ada yang namanya cinta sejati yang ada hanya penghianatan dan kebohongon. Benarkah bumi seperti itu?”

“Kau harus berhati-hati disana Soojung, kau harus jaga dirimu baik-baik” aku mengangguk “Tentu saja kalian tidak usah khawatir” kami kembali berpelukan.

NEXT DAY

Hari yang kutunggu telah tiba, perasaanku sangat takut tetapi di campur dengan rasa ingin tahu “Huffh”

“Princess” aku menoleh ke arah Alish yang berada di sampingku.

“Ya”

“Kau tetap bisa menggunakan kekuatanmu tetapi” aku menatap Alish.

“Tetapi dengan berjalan nya waktu mu dibumi maka lambat laut kekuatanmu akan menghilang Prnicess Krystal”

“Benarkah? baiklah, kau tidak perlu khawatir Alish” senyumku pada Alish.

“Dan juga aku akan memberikanmu petunjuk mengenai penawar yang akan kau cari”

“Terima kasih Alish telah membantuku”

“Soojung”

“Ayah” aku melangkah ke ayahku dan memeluknya.

“Ayah aku akan baik-baik saja, kau tidak perlu khawatir” senyumku pada sosok yang paling aku cintai.

“Ayah percaya padamu Soojung”

“Akhirnya aku bisa bertemu dengan ibu” wajah ayah terlihat berubah dan sedih.

“Titipkan pesan kepada ibumu bahwa ayah sangat merindukan nya” aku tersenyum mendengarnya.

“Tentu”

“Princess Krystal waktunya sudah tiba”

“Ayah” aku kembali memeluk ayahku “Aku akan merindukanmu”

“Jaga dirimu baik-baik”

“Aku tidak akan mengecewakan ayah” aku mencium kening ayahku dan melangkah ke arah Alish.

“Kau siap princess?” aku menarik nafas panjangku dan mengangguk.

“Peganglah tanganku” aku menggengam tangan Alish dan mulai memejamkan mata.

Akankah aku berhasil dalam waktu 100 hari?

———————————————————————————————–

Sorry lama update, author lagi banyak tugas brrrrr~~~

ada yang tahu gak J’adoreA itu apa? JungAdoreAmber hahahaha, kalo gak lupa Adore nya ngambil dari bahasa Prancis hehe biar gaya dikit.

Sorry kali ceritanya bikin bingung hahahaha soalnya fokus pikiranya lagi terbagi maaf yaa semua…