Coming Soon ^^

“Bagaimana?”

“Maaf yang mulia, di umur tuan putri yang ke-17 tahun akan mendapatkan ramalan buruk” ucap sang peramal kerajaan.

“Ramalan buruk?? apa makustmu itu?” tanya sang raja dengan emosi.

“Maafkan hamba, tuan putri akan mendapatkan ramalan yang sangat buruk  dan ramalan itu adalah ramalan kematian” ucap sang peramal dengan berlutut di depan sang raja.

Amber Josephine Liu

20 tahun, periang, korban bully, selalu ingin mencoba bunuh diri karena hidupnya yang malang.

IMG_5059

Krystal Jung Soojung

17 tahun, Setangah manusia dan setengah dewi dan di juluki ice princess.

stonehenge-krystal-2

BaeSuzy 

Sahabat Amber yang selalu membantu Amber

IMG_5061

——————————————————————————————

Guys disini Ambernya mau jadi namja apa yeoja?

Advertisements

Perhaps Love End

Ku genggam minuman bersoda ini di tangan kananku dengan menatap sekumpulan anak-anak kecil yang sedang bermain dan berlarian kesana kemari, aku berpangku tangan melihat sekumpulan remaja yang sedang asik becanda dan saling jahil satu sama lain, kini mataku bergeser ke sepasang orang tua yang sedang berpegengan tangan dengan menatapi burung burung putih di depan nya.

Ku teguk kembali minuman besoda ini untuk membasahi kerongkonganku yang terasa kering lalu ku kembali menatap orang yang di seklilingku melihat mereka yang sedang tertawa, tersenyum, berpelukan, saling memberi kasih sayang dan berbagi kehangatan yap terkadang mereka semua membuatku iri sangat iri.

Tetapi inilah aku yang sudah terbiasa dengan kesendirian “Amber!” aku menoleh ke sumber suara dan melambaikan tanganku.

“Taman ini lagi? kau tidak bosan selalu datang kemari?” tanya nya kepadaku, lihat wajahnya dia terlihat sangat lelah.

“Duduklah dulu wajahmu terlihat lelah, apa kau lembur lagi hah?” tanya ku padanya yang ini telah duduk disampingku dan mengambil minuman sodaku.

“Ah segar sekali!” aku hanya menggelengkan kepalaku.

“Mengapa kau kesini?” tanyaku padanya.

“Aku sangat penat! seharusnya kau membantuku dalam perushaan ini Am! haishh kau malah memilih usaha membuka toko roti payah sekali!” aku tersenyum mendengarnya yang sedang menggerutu.

“Aku sangat menyukai pekerjaanku yang sekarang dan lagi pula aku sudah paham dengan usahaku yang sekarang jadi aku tidak perlu belajar lagi dari awal” senyumku padanya.

“Jika kau perlu apa-apa kau harus bilang kepadaku!”

“Tentu saja, kau kan kakak ku satu-satunya” aku merangkulnya.

“Hmm mengapa kau menatapku seperti itu? apa ada yang aneh?” tanyaku pada Jackie.

“Tidak ada” aku menatap wajahnya yang sedikit murung.

“Katakan padaku!” aku memukul lenganya.

“Hmm maafkan aku” aku menatapnya bingung.

“Maafkan aku, aku selalu meninggalkanmu dan selalu membuatmu sendirian Am”

“Kau ini bicara apa! kau selalu ada untuku! kau selalu menjagaku! haishh mengapa kau menjadi bodoh seperti ini” aku memberikan senyumku padanya.

“Hmm hanya saja aku tidak memiliki waktu bersamamu saat kau sedang sendiri ataupun memiliki masalah” aku tundukan kepalaku, aku tahu yang Jackie maksut. Iya aku benar-benar kesepian sangat kesepian.

“Am” aku merasakan Jackie memegang tangan kananku dan aku hanya diam tidak merespon, masih tetap berfikir bahwa aku benar-benar kesepian.

“Am, jika kau merasakan tidak nyaman disini kau bisa kembali ke Korea”

“Tidak perlu, aku suka disini aku suka LA”

“Hmm baiklah, apa kau sudah makan siang?” aku hanya menggelengkan kepalaku.

“Baiklah bagaimana kalau kita makan siang bersama!” ajak Jackie.

“Ide yang bagus”

Setelah makan siang bersama Jackie, aku kembali ke toko rotiku yang kudirikan sendiri dengan hasil tabunganku selama ini. Aku sudah memiliki beberapa cabang di America dan usahaku ini sangat berhasil walaupun Jackie terus membujuku untuk menangani perusahaan dengan nya tetapi aku tetap saja menolak.Selain membuka toko roti aku juga membuka sebuah sekolah musik, dari dulu aku sudah sangat tertarik dengan dunia musik itu sebabnya aku mendirikan sekolah musik yang sudah berdiri selama 4 tahun.

Kehidupan ekonomi ku saat ini sangat sangat jauh lebih baik. Aku bisa membeli rumah sendiri berserta dua mobil mewah hasil kerja kerasku sendiri.

Sudah 6 tahun ini aku menghabiskan waktuku di America, membuat lembaran yang baru dan meninggalkan lembaran yang lama membuat sesuatu yang baru dengan suasana yang berbeda, semenjak aku tinggal di USA aku tidak pernah ingin tahu dan menutup mata berserta telingaku tentang Korea, aku tidak ingin mengingatnya aku ingin membuangnya dan akan kujadikan kenangan di dalam hidupku.

“Hi Am”

“Oh hi Joy” ku sapa temanku yang berkerja di tempatku.

“Melamun lagi?” senyumnya padaku “Haha tidak”

“Kau bohong, apa kau sedang memikirkan seseorang?” matanya menggodaku.

“Haha tidak ada Joy”

“Tidak ada? sampai kapan kau akan terus sendiri Am? di umurmu yang tua ini kau sudah harus berpacaran, apa kau tidak iri?” aku tertawa mendengar ucapanya.

“Hhaha kau ini ada-ada saja” aku menatap luar jendela yang di penuhi dengan pepohonan.

“Bukalah hatimu Am, sampai kapan kau menutup dirimu?” nada Joy berubah menjadi serius.

“Aku akan mencoba” jawabku tanpa melihatnya.

“Aku sudah bosan dengan kata-kata itu, aku akan mencoba aku akan mencoba” Joy menirukan suara Amber.

“Tetapi kau tetap saja seperti ini, lihatlah diluar sana banyak yeoja dan namja yang menanti dirimu! kau sudah menolak begitu banyak hati yeoja. ada apa denganmu? apa kau tidak lelah terus sendiri?” aku tersenyum mendengarnya.

“Ntahlah Joy, saat ini aku ingin sendiri”

“Hmm baiklah Am, oh iya kau tahu tidak tadi pagi aku bertemu dengan yeoja yang sangat sangat sangat cantik!! menurutku dia setangan manusia dan setengah malaikat!” aku menatapnya dengan heran

“Kau kan selalu berlebihan bila melihat wanita”

“Haishh kali ini berbeda sangat berbeda! dia memilik kulit putih susu, hidung yang sempurna, bibir merah muda, aghh semunya sangat sempurna bagiku! dan aku rasa dia bukan orang sini melainkan orang Asian”

“Benarkah? apa kau sempat meminta nomor telfonya hah?” aku menatapnya.

“Saat aku melayani nya tadi, aku benar-benar gugup dan tidak tahu harus berbuat apa dia melihatku sangat dingin, tatapan matanya membuatku mati kedinganan Am huffh bagaimana bisa wanita secantik itu memiliki death glare yang mematikan itu sebabnya aku tidak berani meminta nomor telfonya”

“Lalu?” aku sangat pensaran wanita yang dibicarakan Joy.

“Sepertinya dia sangat suka mangga, dia membeli begitu banyak roti selai mangga, puding mangga, jus mangga, dan roti kacang. Dia bilang itu makanan favoritnya” aku menatap Joy, mangga?? tidak mungkin.

“Dan dia juga bilang, bahwa roti yang kita jual mengingatkan dia kepada seseorang yang sangat sepesial di hatinya Am, dan anehnya dia ingin bertemu denganmu selaku pemilik toko ini Am tapi aku bilang kau sedang pergi di luar mungkin dia akan datang kembali” aku terdiam mendengar apa yang di ucapkan Joy kepadaku, mungkinkah??

“Apa kau mengenalnya?” aku hanya menatap Joy yang menunggu jawabanku.

“Apa kau tahu namanya?” tanyaku penasaran.

“Tidak, aku tidak sempat menanyakan nya”

Mungkinkah? tidak, tidak mungkin. Hal seperti ini sudah sering terjadi di hidupku lagi pula dia tidak tahu keberadaanku tidak mungkin.

“Kalau begitu aku sangat beruntung bisa membuatnya tertarik dengan roti buatanku”

“Kau harus bertemu denganya Am, aku yakin kau pasti akan jatuh cinta kepadanya!” aku merangkul Joy.

“Aku tidak akan tertarik denganya Joy”

“Hmm baiklah, bagaiaman klo malam ini kita pergi minum?” ajak Joy.

“Baiklah”

Author Pov

Hari-hari berikutnya

“Hai”

“Oh hai”

“Biar kutebak, kau pasti akan memesan satu roti kacang coklat dan jus susu mangga? benar bukan?” dia tersenyum mendengar ucapan Joy.

“Ya”

“Baiklah tunggu sebentar” Joy sedang menyiapkan pesanan dan tidak lama kemudian pesanan telah siap.

“Hei nona ini pesananmu” senyum Joy.

“Kau seperti mencari seseorang? apa ada sesuatu yang sedang kau cari?” tanya Joy penasaran.

“Ah tidak ada” Joy menatap penasaran.

“Benarkah? tapi kalau aku boleh tahu mengapa kau mencari bos ku?” senyum Joy.

“Apa? ehmm tidak, aku hanya”

“Dia selalu sibuk dengan pekerjaanya, itu sebabnya bosku jarang sekali kesini dan juga usahanya bukan hanya disini saja tapi banyak” senyum Joy.

“Benarkah?” Joy mengangguk.

“Ehmm kalau aku boleh tahu kau tinggal dimana?” tanya Joy.

“Ehmm aku tinggal di apartmen yang tidak jauh dari sini”

“Benarkah? waah apartmenku juga tidak jauh dari sini, mungkin kita bisa saling bertemu haha” ucap Joy.

“Tapi aku tidak lama tinggal disini” wajah Joy berubah.

“Tidak lama? maksutmu?”

“Aku akan kembali ke Korea”

“Korea?? ohh sudah kuduga kau bukan berasal dari sini, apa kau sedang berlibur disini?” ucap Joy.

“Aku mencari seseorang” ucap yeoja itu dengan menundukan kepalanya.

“Mencari seseorang?”

“Iya, sampai saat ini aku terus mencarinya dan tidak pernah menyerah untuk mencarinya”

“Apakah dia sangat berarti bagimu?”

“Hmm, dia sangat berarti bagiku. Tapi kurasa aku tidak akan pernah menemukanya”

“Apa kau akan menyerah?”

“Aku tidak tahu, 6 tahun aku menunggunya dan aku rasa semua akan sia-sia, aku tidak tahu dimana dia berada, aku tidak tahu diamana dia saat ini, dia tidak pernah memberikan kabar kepadaku” Joy menatap dengan prihatin.

“Kau benar-benar mecintainya, kau luar biasa ehmm boleh ku tahu namamu?” ucap Joy menatap yeoja yang berpakain kemeja putih.

“Jung Soojung, namaku Jung Soojung”

“Jung Soojung??” Joy mengucapkan nama Krystal dan Krystal mengangguk.

“Seperti tidak asing di telingaku? ehmm kau akan kembali ke Korea?”

“Iya, aku akan kembali sore nanti dan aku rasa aku sangat merindukan tempat ini” senyum Krystal.

“tentu saja, kau juga pasti akan merindukanku” senyum Joy.

Krystal Pov

Tempat ini, rasa roti ini sangat mengingatkanku kepada Amber. sudah 8 tahun berlalu dan rasa ini tidak berubah sama sekali “Kau dimana Am?” apakah aku harus menyerah, menyerah? sudah berkali-kali aku mencoba menyerah dan melupakan nya tetapi semua gagal! semua sia-sia! itu malah membuatku tambah tersiksa.

Ntah mengapa saat ini aku merasakan dia berada di dekatku, aku merasakan perasaan yang kuat tetapi lagi-lagi nihil itu hanya sekeda perasaanku saja dan tidak menjadi nyata.

“Soojung, apa kau sudah siap?”

“Ehmm unnie aku sudah siap” aku segera melakukan boarding pass dan segera terbang ke Korea, seseorang memberitahuku bahwa Amber berada di LA tetapi aku tidak juga berhasil menemukanya. Jika kau jodohku kita pasti akan dipertemukan lagi Am.

Hari-hari berikutnya.

“Soojung!!” teriak member f(x) lalu memeluku dengan erat.

“Aghh sudah lama sekali tidak bertemu dengan maknae yang sudah dewasa ini!” aku tersenyum.

Saat ini f(x) telah melakukan kegiatan masing-masing, Sulli kembali ke Busan dan berpacaran dengan Minho, Luna unnie menjadi penyanyi terkenal dan saat ini sedang dekat dengan teman gerejanya dan sedangka Vic unnie dia sudah menikah dengan teman kecilnya di China dan menjadi artis yang terkenal, sedangkan aku? hmm aku berhasil mewujudkan mimpiku.

“Hi Kids!”

“Manager oppa!!” teriak kami semua dan memeluk manager bear kami hehe.

“Oppa kami sangat merindukanmu”

“Hhaha aku juga, aku sangat senang melihat kalian. Oh iya aku memiliki kabar gembira”

“Kabar gembira?”

“Iya, f(x) akan mengadakan konser kembali!”

“Yeaah!!!” kami semuasaling berpelukan dan sangat senang sekali, akhirnya kami bisa bernyanyi kembali di satu panggung dan berjumpa dengan fans kami.

“Siapkan diri kalian kids!”

“Yaa!!!” teriak kami semangat.

f(x) konser

Akhirnya waktu yang di tunggu-tungga datang juga, haishh selalu saja setiap perfrom jantungku selalu berdebar-debar apalagi beberapa tahun ini aku tidak pernah lagi manggung dengan f(x) aku sangat merindukan saat-saat seperti ini..

Auhtor Pov

Konser f(x) di mulai dan banyak sekali fans mereka yang hadir hingga tiket mereka habis dalam waktu 2 menit, semua fans meneriaki f(x) dan lampu sorot mulai menyala menyoroti ke empat wanita yang berkarisma.

Musik mulai dimainkan dan para fans berteriak “ELECTRIC SHOCK!!!”

Dilanjutukan dengan NuAbo, Hotsummer, Aiplane, Rumpumpum dan kali ini mereka melakukan kejutan kepada fans.

“Kami sudah menaruh 10 nama yang beruntung yang akan bernyanyi dengan f(x)!” ucap MC dan fans bersorak.

“Mari kita lihat siapa fans yang akan beruntung duet dengan member f(x)? ehmm Krystal bagaimana kalau kau yang memilih” Krystal mengangguk dan mengacak-acak kertas.

“Aku pilih ini” Krystal memegang kertas berwarna putih.

“Wahh fans mana yang akan beruntung” Krystal menyerahkan kertas itu kepada MC.

“Dan ini dia…..” MC membuka pelan kertas itu.

“Dan orang yang beruntung itu adalah..” member f(x) juga tidak kalah penasaran.

“Amber Josephine Liu!!!” wajah Krystall seketika berubah dan tidak percaya mendengar nama itu di sebutkan, member f(x) semua melihat Krystal yang syok, Krystal tidak tahu harus berbuat apa dia hanya memundurkan langkahnya karena kesimbangan badanya yang tidak stabil karena mendengar nama Amber di sebutkan di telinganya.

“Dan ini dia Amber J Liu fans yang sangat beruntung” Amber mulai menaiki panggung dan menatap Krystal dengan sejuta kerinduan di sorotan matanya, Krystal dan Amber saling bertatapan satu sama lain.

“Okay Amber sudah cukup menatap Krystal seperti itu haha” Amber tersenyum mendengar ucapan MC.

“Okay Amber, kau ingin menyanyikan lagu apa dengan member f(x)?” ucap MC.

“Aku, aku ingin menyanyikan lagu You are my destiny dengan Krystal Jung” senyum Amber dan semua fans bersorak.

“Waah kau begitu romantisnya Amber dan kau berhasil membuat wajah Krystal memerah” wajah Krystal memerah dan suara fans tambah bergemuruh melihat Krystal yang sedang malu-malu.

“Bagaimana Vic, Luna, Sulli? apakah kalian akan menyetujui Amber berduet dengan Amber?”

“Tentu saja!!”

“Haha baiklah, bagaimana denganmu Krystal kau siap?” Krystal hanya diam dan menundukan wajahnya dan Amber mengambil mic.

MC dan member f(x) meninggalkan panggung dan seketika lampu berubah menjadi gelap

Krystal menarik nafasnya dengan dalam

Krystal 

Cho eum majuchin
Nunuel giokhanayo
Cho eum neukkyeotdon
Sollem nan giokhaeyo

Yonghwasok unmyeong
Gateun mannameun ani eodo
Jogeumsshik dagawa
Nalggum guge mandeulreot jyeo

Lampu menyoroti Krystal

Amber

Saramdeul naege
Marhajyeo byeonhaji
Anheungeon eobtdago
Hanaman yaksokhaeyo
Naeson nohji angetdago
Geurolsu itgetjyeo

Lampu menyoroti Amber dan betapa terkejutnya Krystal mendengar suara Amber yang membuat hatinya bergetar.

Krystal

Nan neo hanamyeo dwae
Nae jeonbureuldo
Akkabji anhneungeolyo
Geudaeman isseojumyeon
Geu mueotdo nan gwaenchanayo

Amber

Gyejolri bakkwigo ddo
Sesangi byonhaedo
Onjena nan geudaege ddo
Cause You Are My Destiny!

Amber menatap Krystal.

Krystal

Saramdeul naege marhajyeo
Yeongwonhan sarangeun eobtdago

Krystal melangkah pelan.

Amber 

Hanaman yaksokhaeyo
Yeonwonhi hamkke handago
Geurolsu itgetjyeo

Amber melangkah ke arah Krystal.

Krystal dan Amber

Nan neo hanamyeo dwae
Nae jeonbureuldo
Akkabji anhneungeolyo
Geudaeman isseojumyeon
Geu mueotdo nan gwaenchanayo
Gyejolri bakkwigo ddo

Saling bertatapan satu sama lain.

Amber

Sesangi byonhaedo
Onjena nan geudaege ddo
Cause You Are My Destiny!

Krystal

Deudgo itni naye
Sujubeun gobaekeul
Ojik neomaneul wihaeso
Bureunun I norae

Krystal dan Amber

Nan neo hanamyeo dwae
Nae jeonbureuldo
Akkabji anhneungeolyo
Geudaeman isseojumyeon
Geu mueotdo nan gwaenchanayo

Amber memegang lembut tangan Krystal dan menatapnya dengan sangat dalam dan penuh kasih sayang.

Krystal dan Amber

Gyejolri bakkwigo ddo
Sesangi byonhaedo
Onjena nan geudaege ddo
Cause You Are My Destiny!

Lampu pangung meredup dan Amber mendekati wajah Krystal dan memegang wajahnya “I love you Jung Soojung” Amber mencium lembut bibir  bawah Krystal.

Dan setelah konser berakhir Krystal mencari sosok Amber “Haishh dimana dia? dimana llama bodoh itu?” Krystal terus berlarian mencari Amber.

“Amber kau diamana?” Krystal meneteskan airmatanya.

“Apa kau mencariku?” senyum Amber.

“Amber…” Amber berjalan ke arah Krystal yang menangis dan memeluknya dengan sangat sangat erat.

“Aku merindukanmu, aku benar-benar merindukanmu tolongg jangan tinggalkan aku Am, tinggalah disisiku selamanya” Amber tidak dapat memebalas perkataan Krystal, Amber hanya memeluk Krystal dan sesekali mencium lembut Krystal.

“Maafkan aku, maafkan aku telah mengecewakanmu dan meninggalkanmu Princess aku berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu lagi, aku janji” Amber memegang kedua pipi Krystal dan Krystal mencium bibir Amber dengan lembut dan Amber membalas ciuman Krystal, Ciuman mereka semakin dalam dan dalam hingga mereka harus berhenti untuk mengambil nafas sejenak.

“I love you Jung Soojung”

“I love u too Amber” Krystal kembali mencium bibir Amber.

“Akhirnya kalian bahagia” Krystal dan Amber mendengar suara Sulli yang tidak jauh dari mereka, dan dengan cepat Krystal dan Amber melepaskan pelukan mereka dan wajahnya terlihat merah.

“Aigoo pasangan yang romantis!” teriak Vic unnie.

“Aku tidak ingin melihat kalian berpisah lagi!” ucap Jessica yang mendekati Krystal dan Amber.

“Jessica!” ucap Amber dan Jessica tersenyum kepada Amber.

“Kau tidak boleh menyakiti dan meninggalkan Soojung lagi!! bila itu terjadi lagi maka kau akan kupotong potong menjadi dua!”

“Hahaha kau tenang saja, aku tidak akan pernah menyerah untuk Soojung dan akan selalu disisinya selamanya” senyum Amber kepada Krystal.

“Ya Amber Liu!!” Amber menoleh ke sumber suara.

“Haishh aku mencarimu kemana-mana kau malah disini! aku sangat khawatir”

“Haha maafkan aku” Jessica dan Krystal menatap Amber.

“Oh haha aku lupa memperkenalkanya, dia ada saudaraku dari LA namanya adalah Yuri”

“Hallo aku Yuri” Yuri mengulurkan tangan nya kepada Jessica.

“Ehmm aku Jessica”

“Jessica? senang berkenenalan denganmu” senyum Yuri yang membuat wajah Jessica menjadi merah.

Krystal dan Amber tersenyum melihat Yuri dan Jessica “Bagaiamana kalau kita rayakan hari jadi Krystal dan Amber!” ucap Luna semangat.

“Ide yang bagus” ucap Amber.

“Baiklah kalian sudah resmi berpasangan maka nama couple kalian adalah Kryber!” ucap Vic.

“Kryber?” ucap Krystal.

“Yap Krystal dan Amber” ucap Vic semangat.

“Not bad” ucap Amber yang menatap Krystal lalu kembali mencium bibirnya.

Joy menceritakan tentang Krystal kepada Amber dan Amber tahu bahwa Krystal selalu datang mengahampiri toko roti milik Amber, tidak tahan dengan perasaanya Amber memutuskan kembali ke Korea dengan Yuri untuk menemui Krystal. Dan Amber menyadari betapa kuatnya rasa cinta krystal terhadap dirinya yang tetap menunggu dirinya hingga 6 tahun.

“Maafkan aku yang tidak mepercayaimu Soojung”

“Maafkan aku yang tidak yakin akan perasaanmu terhadapku Jung Soojung, aku berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu”

Aku tahu jarak memisahkanku, aku tahu perbedaan memisahkan diriku dengan dirinya. Seberapa kuatnya diriku, seberapa tegarnya diriku dan seberapa sibuknya diriku untuk melupakanya tetapi perasaan dan cinta ini jauh lebih kuat dan tidak akan pernah berubah. Cinta ini selalu bertahan untuknya, hati ini hanya terisi oleh namanya, mata ini hanya terbuka olehnya dan jantung ini hanya berdebar untuk dirinya.

Aku hanya takut, aku terlalu takut untuk kehilangan nya aku takut dia tidak mecintaiku tapi kini, kini waktu yang membuktikan dan menjawab semuanya bahwa kami saling mencintai satu sama lain.

Jung Soojung wanita yang sangat kucintai yang kini sedang bersandar di bahu kananku dengan tangan kami yang satu sama lain saling mengikat dan juga cincin yang sama di tangan kami.

“Amber” ucap Krystal.

“Ya princess”

“Terima kasih” Amber menatap Krystal.

“Terima kasih sudah hadir di kehidupanku dan membuatku bahagia”

“Aku adalah fans yang paling beruntung di dunia ini” senyum Amber dan Krystal memukul lengan Amber.

“I love you Jung Soojung”

“I love u more Amber Liu”

THE END

———————————————————————————————————–

OAAAHHHH SELESAI JUGA!! haha capeknyee…

sorry readers klo ending nya kurang memuaskan hehe, terima kasih buat para readers yang sudah setia dan komen nih ff terima kasih banget pokoknya hahaha

Terima kasih semua ^^

Perhaps love 14

IMG_5047

Ku rebahkan tubuhku di bangku taman, kujadikan kedua tanganku sebagai alas kepalaku lalu dengan perlahan ke pejamkan kedua mata ini.

“Hufffhh”

Saat ku pejamkan kedua mata ini, selalu saja terbayang wajah, senyumnya , matanya, bibirnya dan sentuhannya selalu saja membuatku menjadi gila! semakin hari semakin besar rasa ini terhadap dirinya semakin tidak ingin melepaskan dirinya, dia selalu tidak pernah gagal membuatku tersenyum, aku ingin terus dan terus menjaganya dan bisa terus di sampingnya memegang tanganya dan memandangi senyumnya.

Sempurna, sosoknya terlalu sempurna bagiku. Aku akan melakukan apa saja untuk dirinya. Melakukan apa saja? iya aku akan melakukan apa saja bahkan untuk membuatnya bahagia sekalipun aku harus meninggalkan dirinya demi kebahagian nya nanti.

Apa aku bisa melupakan nya? tentu saja tidak, aku benar-benar mencintainya dia adalah segalanya bagiku, tapi aku harus mengakhiri semuanya aku tidak mau dia terus larut dihubungan seperti ini, aku tidak ingin menghancurkan mimpi-mimpirnya.

FLASHBACK

“Amber Liu?” sosok namja tinggi besar menghampiri Amber yang sedang membersihkan meja, Amber menatapnya dari atas sampai bawah.

“Aku adalah Kim” kemudian Amber membungkukan badanya “Apa kau Amber?” Amber hanya mengangguk.

“Bisa kita bicara sebentar?” Amber dan Kim kemudian berjalan ke arah tempat duduk yang kosong.

“Maaf. tapi siapa dirimu? apa kita pernah bertemu sebelumnya?” tanya Amber penasaran dan Kim tersenyum simpul “Hmm kita belum pernah bertemu”

“Lalu ada apa kau mencariku?” Kim menaruh kedua tanganya di meja dan menatap Amber.

“Sebenarnya banyak sekali yang ingin aku bicarakan, tapi kita langsung saja ke pokok pembicaraan” Kim kemudian mengeluarkan amplop dan menaruhnya di depan Amber, Amber menatap dengan heran “Apa ini?”

“Buka saja” perintah Kim, Amber mengambil amplop besar itu dan membukanya perlahan, dan betapa terkejutnya saat Amber melihat fotonya bersama Krystal sedang berpelukan.

“Tidak ada yang mengetahui sama sekali bahwa sosok yang bersama Krystal malam itu adalah kau Amber Liu” Amber menatap Kim.

“Seperti yang kau ketahui kami memberitahu kepada masyarakat bahwa foto itu adalah Krystal dan Taemin, aku tidak ingin artisku terlibat skandal yang menjijikan” senyum Kim dan Amber meremas kedua tanganya.

“Krystal adalah mesin uang kami dan aku tidak akan membiarkan satu orangpun mengacaukan karirnya termasuk dirimu, dan aku harap kau mengerti bahwa saat ini Krystal sangat populer dan dia berada di puncak popularitasnya tapi, tapi saat foto itu beredar masalah itu sedikit menganggu Krystal dan banyak saham yang putus kontrak dengan kami” Kim melipat kedua tanganya di dada dan menatap Amber.

“Bisa kau bayangkan? hanya foto itu saja bisa membuat karirnya sedikit berantakan, apalagi publik mengetahui hubungan homophobic Krystal dengan seoarang yeoja sepertimu” Kim menggelengkan kepalanya.

“Aku tahu kau menyukainya,mencintainya dan aku juga yakin kau bisa melepaskan bahkan menjauhinya untuk masa depanya, aku yakin kau tidak ingin membuat dirinya menjadi berantakan dan stress akibat semua ini” Kim mengehela nafas.

“Jika kau mencintainya lepaskanlah Krystal dan biarkan dia bahagia” Kim berdiri dan mengacingkan jas hitamnya “Pikirkan semua itu Amber Liu” Kim meninggalkan Amber.

ENDFLASHBACK

SIal sial sial!! mengapa semua ini harus terjadi? apakah aku salah mencintaimu? apakah aku salah untuk memilikimu?

“Jung Soojung, apa yang harus ku lakukan?” tatap Amber ke langit yang penuh dengan bintang.

“Apakah aku harus menyerah? aku tidak ingin melihatmu menderita hanya karena diriku” Amber kembali memejamkan matanya menahan rasa sesak di dadanya, Amber tersenyum di dalam kesedihanya “Sial! mengapa akhirnya harus seperti ini?” Amber mengusap airmatanya dan bangkit dari bangku taman.

“Haha menyedihkan sekali” Amber menundukan kepalanya “Akan terasa sangat sulit pasti akan sulit tapi aku akan mencobanya”

“Aku akan mencobanya”

Amber berjalan ke arah rumahnya dan di setiap langkahnya Amber selalu memikirkan tentang Krystal “Huffh” Amber menghela nafasnya dan membuka pagar rumahnya yang sangat sederhana.

“Click” Amber membukanya dan Amber sangat terkejut Amber diam sesaat dan tidak melangkah Amber hanya diam dan menatap apa yang ada didepanya, kembali detak jantungnya kembali berdetak dengan cepat matanya tidak bisa lepas dari sosok di depanya yang sedang duduk tertidur di depan pintu rumahnya.

Haruskah aku menghampirinya? haruskah aku membangunkanya? tapi, tapi aku ingin menjadi seseorang yang egois aku ingin lebih lama memandangnya seperti ini, memandang wajahnya yang selalu aku rindukan.  Lihat? lucu sekali saat dia tertidur

Amber melangkah pelan ke arah Krystal yang tertidur di depan pintu Amber,  Amber merendahkan tubuhnya dan menatap Krystal yang jaraknya tidak jauh dari wajahnya. Amber bisa merasakan hangatnya nafas Krystal. Jari-jari Amber ingin sekali menyentuh wajah lembut Krystal tapi sayang Amber urungkan niat itu, ini akan membuat dirinya tambah sulit untuk melupakan Krystal Jung.

“Oh!” Krystal menatap Amber terkejut.

“Hai tukang tidur” sapa Amber yang melihat wajah Krystal terkejut karena jarak mereka yang sangat dekat.

“Ya! ka-kau! kau mengapa tidak bilang kalau sudah pulang!” Krystal gugup.

“Kau sedang tertidur, aku tidak berani membangunkan singa tidur haha” Krystal hanya menatap Amber dengan tatapan yang dalam, Amber menatap Krystal tatapan Krystal kali ini terlihat lelah dan terlihat sedih.

“Amber” Krystal memeluk Amber “Aku merindukanmu bodoh” Krystal tidak dapat menahan rasa rindunya lagi kepada Amber, Krystal memeluk Amber dengan erat sangat erat.

Krystal melepaskan pelukanya dengan Amber dan menatap Amber “Apa kau tidak apa-apa?” tanya Krystal yang heran mengapa Amber tidak membalas pelukanya.

Amber menggelengkan kepalanya dengan senyum di wajahnya “Aku tidak apa-apa Soojung, mengapa kau disini? ini sudah sangat malam kau harus pulang” wajah Krystal berubah saat Amber berbicara seperti itu “Mengapa kau bertanya seperti itu? apa kau tidak merindukanku?”

Amber menghela nafas “Ini sudah malam, kau akan kuantar pulang dan kau juga harus berisitirahat nanti kau bisa sakit karena pekerjaanmu yang padat dan kurang isitirahat” Amber megenggam lengan Krystal dan dan membawanya keluar dari rumah Amber.

Amber menatap Krystal yang melepaskan genggaman Amber “Ada apa dengan dirimu? apa kau tidak ingin lagi bertemu denganku?!” ucap Krystal.

“Bukan seperti itu tapi”

“Tapi apa?” kata kata Amber di potong oleh Krystal “Apa kau tidak tahu betapa aku merindukanmu? apa kau tidak tahu betapa tersiksanya diriku selama ini menahan rasa cinta ini kepadamu! kau tidak tahu betapa inginya aku mendengar suaramu, betapa inginya kau kembali memberikanku semangat, betapa aku merindukan senyumu dan tawamu yang selalu membuatku lupa akan semuanya” ucap Krystal kesal dan Amber hanya diam tidak menatap Krystal.

“Aku tidak takut apapun, aku tidak peduli orang bicara apa tentang diriku, aku tidak peduli aku akan berhenti menjadi artis, aku tidak peduli semua kata orang tentang diriku Am” Krystal meneteskan airmatanya.

“Selama kau disisiku, selama kau disampingku itu sudah membuatku bahagia Am, aku mecintaimu” Amber menatap Krystal yang meneteskan airmata.

“Tapi, tapi aku tidak mecintaimu” jawab Amber.

Krystal tersenyum tipis mendengarnya “Kau bohong”

“Aku tidak bohong” jawab Amber.

“Kau mencintaiku Am, kau mencintaiku”

“Dulu aku mecintaimu, tapi saat ini tidak Soojung” Krystal menatap Amber tidak percaya.

“Ada apa dengan dirimu? mengapa kau seperti ini!”

“Tidak ada apa-apa dengan diriku, sebaiknay kau pulang aku tidak ingin melihatmu lagi!” Amber melangkah masuk dan Krystal menahan Amber.

“Berikan aku alasan mengapa kau tidak lagi mencintaiku?”

“Karena aku terlalu sakit hati denganmu dan saat ini aku sadar bahwa rasa ini hanya sesaat aku menyukaimu karena kau adalah idolaku, perasaan ini saja yang berlebihan. Sekarang kau pergi”

“Kau bohong” airmata Krystal menetes tetapi Amber melangkah meninggalkan Krystal.

“Apa kau melakukan semua ini karena karirku?” Amber mengehntikan langkahnya.

“Tak bisakah kau memperjuangkan rasa cintamu kepadaku? tak bisakah kau bertahan untuku? kau pengecut Am! kau pengecut!!” Amber menghiraukan kata-kata Krystal dan masuk keadalam rumahnya.

Setelah meninggalkan Krystal, Amber masuk ke dalam kamarnya menghidupkan lampu kamarnya. Amber menatap sekeliling kamarnya yang di penuhi oleh Krystal, Amber menatap tempat tidurnya.

Amber tersenyum saat iya ingat bahwa Krystal pernah tidur di tempat tidurnya dan itu adalah hari dimana Amber tidak bisa melupakan momen itu seumur hidupnya. Amber berjalan pelahan masuk ke dalam kamarnya dan menatap foto-foto Krystal.

“Maafkan aku Soojung, maafkan aku” Amber megenggam foto Krystal di tanganya.

Next day

Krystal terus memikirkan Amber dan Krystal sangat yakin bahwa Amber berbohong atas perasaanya terhadap Krystal.

“Soojung, kau terlihat pucat ada apa dengan dirimu?” tanya Luna.

“Tidak apa unnie” Krystal menggelangkan kepalanya.

“Okay semua kita siap take!” perintah sutradara.

“Soojung kau yakin tidak apa-apa?” tanya Luna benar-benar khawatir, walaupun sudah di make upa tapi wajah Krystal terlihat sangat lelah.

Krystal hanya menganggukan kepalanya dan saat ingin banun Krystal terjatuh “SOOJUNG!!!!” teriak Luna dan semua mengahmpiri Krystal

“Soojung!! Jung Soojung!!” teriak Vic yang khawatir, Krystal tergeletak lemas dan mereka segera membawa Krystal ke rumah sakit.

“Soojung bertahanlah” ucap Sulli.

“Aku akan menelfon Jessica” ucap Vic.

25 menit kemudian staff dan member f(x) telah sampai di rumah sakit dan Krystal segera di larikan ke UGD “Mohon kalian tunggu disini sebentar” semuanya menunggu Krystal diluar kecuali manager dan Vic.

Tidak lama kemudian “Bagaimana dengan Soojung?” tanya Manager cemas yang di ikuti oleh Vic “Aku rasa sementara ini Krystal Jung harus dirawat, kesehatanya saat ini sedang menurun dan ditambah lagi Krystal mengidap anemia, jadi Krystal harus di rawat di rumah sakit” ucap dokter.

“Baiklah dok” ucap manager f(x).

Meanwhile

“Oh baiklah baiklah aku akan segera kesana!”

“Ada apa Jess?” tanya Amber yang terlihat khwatir melihat Jessica.

“Soojung masuk rumah sakit”

“Apa?? bagaimana bisa? bagaimana keadaanya sekarang?” ucap Amber cemas.

“Manager oppa bilang kepadaku bahwa dia kelelahan tapi keadaan nya baik-baik saja hanya butuh istirahat”

“Kau ingin ikut denganku?” ajak Jessica.

“Apa? ah tidak perlu, aku tidak ingin menemuinya lagi” Amber menatap luar jendela.

“Kau yakin? aku rasa bila kau datang, Soojung bisa merasa lebih baik”

“Hmh” Amber tersenyum “Jelas-jelas aku yang membuatnya sakit Jess” Amber menatap Jessica “Aku tidak ingin menambah penderitaanya”

“Mengapa kau melakukan semua ini Am? kau mencintainya bukan? kau hanya menyakiti dirimu sendiri!”

“Iya aku mencintainya, itu sebabnya aku harus meninggalkan nya Jess. Jika kau mencintai seseorang kau harus belajar bagaimana cara membiarkan nya pergi untuk kebahagianya” Amber menggeser kursinya dan meninggalkan Jessica yang duduk sendirian menatap kepergian Amber.

Jessica Pov

Aku tahu, aku tahu bagaiamana perasaan Amber saat ini, aku tahu Amber benar-benar mecintai Soojung dia benar-benar mencintai Soojung dengan tulus hingga dia harus mengorbankan perasaanya, benar-benar bodoh! kau orang terbodoh yang pernah ku kenal Am.

“Nona Jessica kita sudah sampai”

“Oh” aku langsung mengelap airmataku.

“Nona Jessica kau tidak apa-apa?”

Aku tersenyum “Aku tidak apa-apa” aku mengambil tasku dan keluar dari mobilku.

Aku berjalan menuju lift ke lantai 8 “TING” aku bergegas keluar dari lift dan mencari kamar 206 VIP room “Creck” aku membuka pintu kamar dan melihat Soojung yang terbaring lemas di tempat tidur pasien “Soojung” aku  melihat Vic unnie yang sedang tertidur pulas.

“Pukul 9 malam” aku mellihat jamku.

“Oh Jessica” aku melihat Vic yang mulai terbangun dengan mata yang masih setengah tertutup.

“Hallo Vic unnie” aku membungkukan badanku dan Vic unnie mulai bangun dari tempat duduk.

“Terima kasih unnie sudah menjaga Soojung”

“Tidak apa, ini sudah kewajibanku mejaganya” senyum Victoria.

“Bagaimana keadaanya saat ini?” aku menatap Soojung yang tengah terbaring.

“Soojung baik-baik saja kau tidak perlu khawatir, dia hanya kelelahan dan dokter bilang Soojung sedikit banyak pikiran”

“Pikiran?” aku melihat ke arah Vic unnie yang kini menatap Soojung.

“Ya” Vic mengangguk dan aku menatap Soojung.

“Jessica” aku menatap Vic unnie.

“Ya unnie”

“Aku rasa” Vic menghela nafasnya “Aku rasa Soojung sangat merindukan Amber dan menginginkan Amber berada di sampingnya saat ini”

Vic unnie benar, yang Soojung butuhkan saat ini adalah Amber dia adalah satu-satunya yang bisa membuat Soojung kembali bersemangat tetapi tidak bisa, Amber terlalu keras kepala “Aku tidak yakin Amber akan datang”

“Soojung terus mengucapkan nama Amber dalam tidurnya” ucap Vic yang terdengar sedih.

“Unnie, kau bisa pulang aku akan menjaga Soojung disini” ucapku dengan memegang tangan Soojung.

“Apa kau tidak apa-apa sendiri?”

“Aku tidak apa-apa, pulanglah aku sudah terlalu merepotkanmu” senyumku.

“Baiklah aku akan pulang, jika ada sesuatu yang kau perlukan kau bisa hubungi kami”

“Ya unnie terima kasih”

“Baiklah aku pergi” Vic meninggalkan ku dan kini hanya aku dan Soojung, aku duduk di samping Soojung yang tertidur pulas, mataku melihat ke arah meja yang tepat di sampingku. Aku melihat beberapa piring di meja yang masih terisi dengan penuh bubur dan beberapa sayuran.

“Amm”

“Soojung” aku memandangi wajahnya.

“Amber”

“Amber” ucap lirih Krystal.

“Soojung” aku membelai rambut Soojung, aku tidak bisa melihat adiku menderita seperti ini.

“Un-unie” suara Soojung terdengar serak.

“Ya Soojung unnie disini” aku masih membelai rambutnya dan Soojung perlahan membuka matanya.

“Unnie akan mengambilkan mu air” aku seger mengambilkan air untuk Soojung.

“Ayo minumlah” Soojung segera menghabiskan segelas air putih.

“Soojung kau tidak boleh seperti ini lagi, kau membuatku sangat khawatir kau sudah berjanji bukan akan menjaga kesehatanmu?” aku menatap Soojung yang masih terlihat lemas.

“Kau sudah makan? aku akan menyuapimu”

“Tidak perlu” aku menoleh ke arah Soojung “Aku tidak lapar”

“Kau belum makan seharian ini, kau mau kesehatanmu akan bertambah parah? Soojung tolonglah jangan membuatku khawatir, kau harus makan walaupun hanya sesuap”

“Aku tidak mau, aku tidak nafsu makan”

“Lalu mau apa? kau mau terus terusan sakit? kau mau semua orang mengkhawatirkanmu? jangan keras kepala!” aku segera mengambil piring dan sendok.

“Aku tidak peduli, aku tidak lagi peduli dengan semuanya”

“Kau ini bicara apa? mengapa kau seperti ini hah?!” aku menatap Soojung dengan marah, aku benar-benar tidak ingin melihatnya sakit seperti ini.

“Ayo cepat makan” kupelankan sedikit nadaku dan menyuapinya makan.

“Soojung” dia tidak membuka mulutnya.

“Sudah cukup! ada apa dengan dirimu hah?! mengapa kau seperti ini! kau mau membuatku gila! kau mau membuat unniemu ini menjadi gila!” bentaku pada Soojung, aku mengela nafasku.

“Jawab aku Jung Soojung! mengapa kau seperti ini!” aku menatapnya dan wajahnya terlihat sedikit pucat dan sedih.

Amber? Amber yang membuatmu seperti ini?” saat aku mengucapkan nama Amber, Soojung melihat ke arahku.

“Ya unnie, Amber yang membuatku seperti ini! dia yang membuatku menjadi sakit dia yang membuatku menjadi gila dia yang membuatku menjadi seperti ini! apakah dia saat ini sedang mempermainkan perasaanku! setiap waktu aku selalu memikirkan tentangnya, aku tidak melawati satu haripun untuk tidak memikirkan tentangnya! aku mencintainya unnie, aku benar-benar mencintainya! tetapi ini semua tidak adil, aku sudah lelah unnie dengan semua ini aku sudah lelah menyimpan perasaan ini kepada Amber!” aku segera memeluk Soojung.

“Dulu aku terlalu takut akan popularitasku, aku takut akan semua orang akan perasaanku terhadap seoarang yeoja, aku takut semua orang akan mengangap diriku menjijikan, aku takut semua orang membicarakan tentangku” aku melepas pelukan Soojung dan mengusap pipinya yang kini basah karena airmatanya yang terus berjatuhan menghiasi wajah pucatnya.

“Tapi aku sadar, aku sadar”

“Aku sadar bahwa yang benar-benar  ku takutkan dalam hidupku adalah kehilangan nya unnie”

“Aku takut kehilangan nya unnie, aku takut kehilanga Amber unnie” aku kembali memeluknya dengan erat.

“Aku tidak peduli dengan semuanya, aku tidak peduli unnie. Aku hanya ingin Amber berada di sampingku aku hanya ingin dia menemaniku hingga sisa hidupku”

“Maafkan aku Soojung, maafkan aku tidak bisa berbuat apa-apa. Maafkan aku”

Amber Pov

Ku kepalkan kedua tangan ini, kutarik nafas ini, ku pejamkan mata ini “Haruskah?” kutanya kepada diriku sendiri, kulihat jam sudah menunjukan pukul 3 pagi dan aku sudah berdiri di depan pintu putih ini selama 15 menit “Sial!” aku terus menarik nafasku ku masukan tangan kananku ke saku celana dan mengeluarkan sebuah amplop berwarna biru muda.

“Ini yang terakhir, aku berjanji ini yang terakhir Tuhan” aku pejamkan mataku dan “Creck” ku buka pelan-pelan dan berjalan dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan suara.

Kini aku berdiri di sampingnya, aku menatap nya dari ujung kaki hingga ujung kepala. aku melangkahkan langkah ku agar aku bisa lebih jelas melihat wajahnya.

Mengapa wajahmu begitu pucat? apa kau baik-baik saja? maafkan aku, maafkan aku telah membuatmu seperti ini, seharusnya dari awal aku tidak pernah datang ke kehidupanmu.

aku menarik nafasku menahan luapan di dadaku, aku kembali memasukan tangan kananku di saku dan mengeluarkan surat berwarna biru muda aku sedikit menatap lama surat ini kemudian mata ini beralih ke arah Soojung yang tengah tertidur pulas.

Senyum, aku tersenyum melihat wajahnya untuk terakhir kalinya. aku hanya memandangnya aku sudah kehabisan kata-kata untuk menjelaskan bahwa begitu sayangnya diriku terhadap dirinya, yang kulakukan saat ini hanyalah menatap wajahnya agar selalu terekam dibenaku.

Ku bungkukan tubuhku dan kurendahkan kepalaku, ku arahkan bibirku ke arah keningnya “Chup” aku menatapnya dengan sangat dekat. matanya, bibirnya hidurngnya kau terlalu sempurna untuku.

Aku rapihkan selimutnya dan sedikit merapihkan rambutnya “Aku akan merindukanmu, cepatlah sembuh Jung Soojung” ucapku dengan pelan.

Aku segera mengambil tas ranselku yang berada di lantai dan memakai kembali topiku, aku melihat Jessica yang sedang tertidur pulas “Jaga Soojung untuku Jessica” aku bergegas meninggalkan Soojung dan Jessica “Selamat tinggal Soojung”

Author Pov

07.00

Jessica membuka matanya dengan perlahan “Hoaam” iya merentangkan kedua tanganya “Sudah jam 7?” Jessica melihat Soojung “Soojungie!” Jessica mengahmpiri Krystal yang tengah menangis “Soojung ada apa denganmu mengapa kau menangis?” Jessica memeluk Krystal.

“Unnie” suara Krystal serak “Aku memimpikan Amber datang menghampiriku” Jessica mengusap pipi Krystal.

“Tenanglah”

“Terasa begitu nyata, aku merasakan dia benar-benar disampingku unnie” Jessica hanya diam tidak tahu harus merespon Krystal, sebenarnya Jessica tahu bahwa Amber mengahampiri Krystal semalam.

“Sudahlah kau tenang, unnie akan mengambilkanmu airputih” Krystal hanya diam.

“Mengapa semua begitu terasa nyata? bila itu hanya mimpi di dalam tidurku, aku ingin meminta agar aku tidak di bangunkan agar bisa terus bersama Amber” mataku terus memanas bila mengingat Amber.

“Ayo Soojung minum airputihnya”

“Terima kasih unnie”

“Soojung, aku keluar sebentar” aku hanya mengangguk dan unnie meninggalkan ku sendiri.

Setelah selesai minum segelas airputih aku menaruhnya di meja sampingku, saat aku menaruh gelas aku melihat sesuatu yang berwarna biru muda. Kuangkat sedikit badanku “Surat?” untuk surat itu tidak terlalu jauh sehingga aku tidak perlu repot-repot untuk turun.

Aku menatap surat ini dan kemudian membukanya

Untuk : Princess Soojung ^^

Hei princess, aku tidak tahu harus mulai darimana untuk menulis semua ini hehe, saat kau membaca surat ini aku yakin kau pasti sudah bangun dengan rambut yang berantakan dan wajah yang jelek haha tidak tidak aku hanya becanda jangan menatapku seperti itu aku bisa mati kedinginan karena tatapanmu yang mematikan itu. Soojung maafkan aku karena telah menyakiti perasaanmu maafkan aku yang bodoh ini, maukah kau memaafkanku? berjanjilah kepadaku kau harus rajin makan, istirahat yang cukup aku tidak ingin melihat kau sakit seperti ini lagi, ini sungguh menyiksaku. Berjanjilah kepadaku klo kau harus tetap meraih mimpimu menjadi artis internasional, berjanjilah kepadaku untuk membuka pintu hati untuk namja dan belajar untuk mecintai seseorang dan ingat kau harus banyak senyum kekeke….

Goodbye…

Tertanda : AJL ^^

“Amber” tetesan airmata Krystal menjatuhi surat biru muda dari Amber “Amber” Krystal terus mengucap nama Amber.

Krystal bangun dari tempat tidurnya menghempaskan selimut yang menyelimuti setengah tubuhnya, Krystal melepaskan infusnya yang tertancap di nadi kirinya.

“Soojungie!

“Soojung apa yang kau lakukan!”

“Minggir!”

“Soojung kau mau kemana?” tanya Luna cemas yang melihat Krystal seperti orang deprsi.

“Ku bilang minggir!!!” Krystal mengeraskan suaranya.

“Soojung tanganmu berdarah!” teriak Sulli.

“Lepaskan aku!” Luna, Sulli dan Vic memegang tubuh Krystal.

“Luna panggil suster”

“Kumohon lepaskan aku! aku ingin mencari Amber, aku tahu dia masih disini tolong lepaskan aku!” teriak Krystal dengan menangis, darah Krystal terus mengalir di nadi kirinya.

“Soojung!” teriak Jessica yang melihat adiknya memberontak.

“Soojung apa yang kau lakukan!” Jessica memegang badan Krystal.

“Tolong lepaskan aku!” lutut Krystal melemas sehingga iya terjatuh.

“Soojung”

“Unnie, aku tahu dia berada disini aku hanya ingin melihatnya aku ingin mengatakan bahwa aku begitu mencintainya!”

Wajah Krystal menjadi pucat dan untung suster segera datang menghampiri Krystal yang tanganya sudah memerah karena darah.

Meanwhile

“Maafkan aku Soojung, maafkan aku…

————————————————————————————————

Sorry klo update nya lama author lagi keasikan maen get rich hahaha

Perhaps Love 13

Akibat kejadian kemarin kini Krystal harus menginap di dorm bersama member f(x) lainya dan managernya diam diam sedang mencari tahu siapa sosok yang bersama Krystal sedangkan SM sampai saat ini masih bungkam atas kejadian yang menimpah Krystal dan SM hanya fokus terhadap karir Krystal dan menjaganya dari orang-orang yang bertindak tidak baik pada drinya, terlebih lagi saat ini Krystal sudah menandatangani kontrak drama, pemotretan dan lain-lain.

“Soojungie”

“Hmm” jawab Krystal dengan wajah yang tidak bersemangat.

“Apa kau baik-baik saja?” tanya Sulli dengan memegang pundak Krystal.

“Aku tidak apa-apa” jawab Krystal.

“Apa kau sudah makan? Vic umma sedang memasak daging untuk makan malam kita” tapi Krystal tidak merespon dah hanya melamun memikirkan masalah nya terutama iya memikirkan tentang Amber.

“Ini untuk pertama kalinya kau tidak senang dan gembira saat mendengar kata daging”

“Kids! makan malam nya sudah siap! ayo kita makan!” teriak Victoria.

“Iya! ayo Soojung kita makan” Sulli menarik lengan Krystal untuk memaksa nya makan.

Semua member f(x) sudah tahu kejadian yang menimpah Krystal saat ini dan para member f(x) sudah mengetahui siapa yang ada di foto itu, karena Krystal tidak ingin menceritakan tentang Amber makan Luna menceritakan semunya kepada member f(x) tentang siapa Amber sebenarnya dan lagi lagi mereka semua kaget saat Luna memberi tahu bahwa yang Soojung cintai adalah seorang yeoja dari kalangan menengah bawah, itu membuat para member semuanya menjadi syok tapi mereka semua mendukung Krystal dan memberi semangat kepada maknae mereka.

“Luna unnie”

“Iya”

“Aku ingin melihat seperti apa yeoja yang Soojungku cintai?” tanya Sulli.

“Aku juga, karena di foto wajahnya tidak terlalu jelas” ucap Vic.

“Amber? hmm kalian tidak akan pernah mengira bahwa dia adalah yeoja, dia sangat sangat tampan, ramah, lucu dan aku suka saat dia tersenyum”

“Haish unnie! apa kau menyukai Amber juga?”

“Haha aku hanya menyukai sebatas kagum Sull, aku berani bertaruh bila kalian melihat Amber pasti kalian akan mengatakan hal yang sama sepertiku!”

“Tidak penting dia yeoja atau namja, tidak penting dia kaya atau miskin yang penting adalah dia bisa menjaga Soojung kita dan juga dapat membuat Soojung kita bahagia!” ucap Vic menatap Luna dan Sulli sedangkan Krystal sedang berada di kamarnya.

“Kau benar umma, aku tidak bisa membayangkan saat ini bila di posisi Soojung hufh” ucap Sulli dengan berpangku tangan.

“Cintanya terhalang dengan benteng yang sangat besar” ucap Luna.

“Kau benar unnie, Jessica unnie dan Soojung mencintai orang yang sama dan kini perusahaan kita yang melarangnya berpacaran haish! mengapa dunia ini seperti ini!” ucap kesal Sulli.

“Ya! apa kalian tidak bisa diam, mengapa ribut sekali?”

“Oh Soojung? haha ini kami baru mau tidur” jawab Luna.

“Ayo kita tidur!” ajak Vic dengan tergesa-gesa, Krystal tahu bahwa member sangat khawatir kepadanya dan Krystal sangat beruntung memiliki keluarga seperti f(x).

Amber meneguk beberapa minuman soda di tangan kiri nya dengan memakai kemeja serta Jacket untuk menghangatkan tubuhnya di malam yang dingin ini, Amber terus berjalan menelusuri malam yang dingin dengan Krystal yang kini sedang berada di dalam pikiran nya.

“Hanya mengingat senyum nya saja itu sudah cukup membuatku lebih baik” senyum Amber dengan kembali meneguk minuman soda di tanganya.

“Tapi kenapa? kenapa sekarang harus seperti ini?”

FLASHBACK

“Amber! Amber!!” suara Key menggema di telinga Amber yang sedang membersihkan piring-piring.

“ada apa?! mengapa kau berisik sekali!”

“Kau harus melihat sesuatu! ini penting sekali!” ucap Key dengan tergesa-gesa.

“Nanti saja, kau tidak lihat aku masih sibuk!”

“Ini penting sekali bodoh! ini tentang Krystal Jung!!” Amber langsung mengentikan pekerjaanya dan menatap Key “Apa!”

“Ayo ikut aku!” Key kemudian mengajak Amber keruangan dan menunjukan sesuatu di depan laptop milik Key, Key hanya menatap Amber dengan terkejut.

“Jelaskan ini kepadaku!” ucap Key dan Amber masih terdiam apa yang iya lihat kini.

“Ya Amber Liu!” Amber masih terdiam dan masih tidak percaya apa yang iya lihat di layar laptop milik Key.

“Amber! jelaksan padaku apa maksut foto ini?” Amber kemdian menatap Key “Maksutmu?”

“Haishh jangan berlaga bodoh! aku tahu yang di foto ini adalah kau dan Krystal!” ucap Key dengan menunjuk layar laptop miliknya.

“Amber Liu, kau adalah sahabatku! bagaimana bisa aku tidak mengenalimu! aku tahu ini kau, jadi jelaskan….”

“Iya itu aku Key, itu aku” jawab Amber dengan menatap dirinya sedang berperlukan dan Krystal yang sedang mencium mesra dirinya.

Key menghela nafas panjang dan mengacak-acak rambutnya “Haha kau gila Amber Liu, kau gila!” Key menatap Amber tidak percaya.

“Ya Key aku gila”

“Lalu, lalu apa yang kini kau lakukan hah? dia adalah Krystal Jung Amber, dia adalah Krystal Jung Soojung!! dan kini kau sedang mengencani nya?! kau gila!” Key mondar mandir di depan Amber dengan memegang kepalanya.

“Dan oh bagaimana dengan Jessica noona hah? bagaimana? Jessica noona sangat baik padamu dan perhatian sekali kepada dirimu” Key menatap Amber tapi tidak ada respon.

“Apakah kau mengencaninya juga?! oh Tuhan aku tidak bisa bernafas, kau benar-benar gila Amber Liu kau benar-benar luar biasa! kini kau terlibat masalah besar Amber” Key menepuk kedua tanganya.

Amber melihat foto dirinya di laptop “Untung saja wajahmu tidak terlalu jelas” ucap Key.

“Kini apa yang akan kau lakukan?” tanya Key sedikit tenang.

“Aku tidak tahu Key” jawab Amber sangat frustasi.

“Am, kau adalah sahabatku mengapa kau melakukan hal bodoh seperti ini? aku tidak masalah bila kau berpacaran dengan siapapun tapi kau tidak boleh menyakiti hati seseorang Am” Amber masih terdiam.

“Bagaimana dengan Jessica noona dan Krystal? apa kau mencintai mereka berdua?” tanya Key yang kini duduk di samping Amber.

“Aku bingung, aku tidak mengerti Key” Amber menghela nafasnya.

“Jessica sangat baik kepadaku dia selalu memberiku semangat, dia selalu ada bila aku mengalami kesulitan dan bahkan dia rela menghabiskan waktunya dengan orang bodoh sepertiku dan sedangkan Krystal, aku tidak memiliki asalan tidak untuk tidak menyukainya Key, kau tahu bukan dia seperti first love bagiku saat aku belum mengenalnya dengan sepenuhnya dan kini semua berbuah ketika aku benar-benar bisa menyentuh nya tanpa harus berdesak-desakan, dapat memandang wajahnya dengan dekat tanpa harus berdiri berjam-jam, bahkan kini aku bisa memeluknya. Ini semua terasa seperti mimpi Key, Krystal sangat sempurna bagiku sangat sulit untuk tidak membayangkan senyumnya”

Key menepuk pundak Amber “Kau harus bersabar, waktu yang akan menjawab semunya Am”

ENDFLASHBACK

Amber mengentikan langkahnya dan menatap lurus kedepan dengan jantung yang berdetak cepat, suara langkah itu mendekatinya. Semakin dekat dan semakin dekat “Hi Am”

“Hi Jess” jawab Amber dan Jessica senyum simpul.

“Mengapa kau berada diluar? ini sudah sangat malam” saat ini langkah Amber terhenti di dekat rumah Krystal dan Jessica, Amber sengaja ingin lewat rumah mereka.

“Aku tidak bisa tidur dan aku juga butuh udara segar” jawab Jessica, suasana kemudian menjadi canggung.

“Bagaimana denganmu? bukankah rumah mu tidak lewat sini?” tanya Jessica kepada Amber yang menaruh kedua tanganya di jacket.

“Aku tidak tahu, kaki in yang membawaku kesini” jawab Amber.

“Hmm baiklah, kalau begitu aku ingin masuk” Jessica kemudia melangkah kan kakinya meninggalkan Amber.

“Jessica” ucap Amber, Jessica menghentikan langkahnya.

“Tuk”

“Tuk”

“Tuk”

“Tuk” suara langkah itu mendekati Jessica dan “Maafkan aku” Amber memeluk belakang Jessica “Maafkan aku Jessica” Amber menucapkan dengan sangat pelan, Jessica hanya diam tidak dapat berbuat apa-apa.

Aku kembali merasakan hangat dari tubuhnya, aku dapat kembali mencium harum dari badanya dan suara seraknya yang selalu terngiang di telingaku “Maafkan aku Jessica”

Aku mengigit bibir bawahku dan meremas kedua tanganku karena menahan airmata ini agar tidak jatuh “Ke-kenapa kau minta maaf Am?” aku melepas pelukan nya dan menatap matanya, aku bisa melihat matanya yang begitu lelah dan wajahnya yang sedikit sedih. Aku ingin sekali menyentuh wajahnya, aku ingin sekali mencium nya dan membuat dia jatuh di pelukan ku.

“Aku, aku telah menyakiti hatimu Jess” Tuhan tolong jangan biarkan air mata ini terjatuh.

“Kau ini bicara apa Am?” aku berusaha sekuat tenaga agar bersikap normal seperti biasanya.

“Soojung, kau pasti sudah tahu bukan masalahnya dan kau juga tahu bukan bahwa Krystal mencintaiku?” aku tidak ingin menatapnya sungguh tidak ingin!

“Jessica, aku tahu kau menyukaiku. Aku tahu kau terluka karena diriku!”

“Jessica” Amber memegang kedua pundak Jessica.

“Jessica lihat aku” perlahan aku melihat ke arah mata Amber yang kini menatap mataku.

“Aku tidak ingin menyakitimu lagi, aku tidak ingin membuatmu tersakiti hanya karena aku! kau orang yang baik, kau terlalu baik! aku sangat beruntung bisa mengenalmu, aku sangat senang bisa dekat denganmu canda tawa bersama semua terasa sangat bahagia bila bersamamu” Amber menghela nafas.

“Kau bisa menemukan orang yang jauh lebih baik dari pada diriku Jess, aku tidak ingin membuatmu terus terusan seperti ini Jess” mataku mulai terasa panas dan berair, dadaku terasa sesak menahan ini semua!

“Tik” airmata ini mulai terjatuh, aku sulit bernafas aku tidak bisa menahan ini semua!

“Maafkan aku Jessica” Amber memeluk erat Jessica, di saat Amber mulai memeluk Jessica. air matanya mengalir deras. Jessica menangis terisak-isak di pelukan yeoja yang iya cintai tapi kini yeoja yang iya cintai menyuruhnya untuk berhenti mecintainya.

“Mengapa Amber, mengapa aku begitu mencintaimu? mengapa aku tidak bisa membuatmu mencintaiku!” ucap Jessica di pelukan Amber, Amber semakin erat memeluk Jessica dan mengusap-usap rambut Jessica, Amber tidak mampu berkata apa-apa, Amber tahu bahwa Jessica menyukainya tapi Amber? hatinya sangat sulit berpaling dari sosok Krystal Jung, Amber ingin melupakan Krystal dan berusaha menyukai Jessica tapi sayang semua gagal dan rasa cinta Amber semakin kuat dan kuat terhadap Krystal.

Amber melepas pelukan Jessica, jari jari manis Amber mengusap pipinya yang basah karena airmatanya yang terus berjatuhan. Jessica dan Amber saling berpelukan “Bisakah aku terus seperti ini bersamamu? canda tawa bersamamu? bermain bersama, mengobrol bersama, mengahabiskan waktu bersama Am?” Amber tersenyum mendengar ucapan Jessica “Tentu saja, aku akan selalu ada untukmu”

“Janji?”

“Aku janji Jessica, jadi sekarang berhentilah menangis” Jessica mengusap airmatanya, Amber tersenyum melihatnya.

“Am” tatap Jessica kepada Amber.

“Iya”

“Aku boleh minta sesuatu”

“Tentu saja”

Jessica mengalungkan kedua tanganya di badan Amber, sedikit mendekatkan wajahnya dan memiringkan wajahnya kepada Amber. Kini Jessica bisa mersakan hangatnya nafas Amber dan kini Jessica bisa merasakan lembutnya bibir Amber. Jessica mencium mesra Amber, tapi di saat Jessica mencium bibir Amber airmatany kembali terjatuh, Amber mendorong pelan tubuh Jessica, Jessica kembali menangis terisak-isak “Maafkan aku Jes”

“Kau tidak perlu meminta maaf, dasar bodoh!” Jessica menundukan kepalanya.

“Terima kasih Am, terima kasih sudah membuat ku bahagia terima kasih sudah hadir di kehidupanku” Amber kembali memeluk Jessica tidak terlalu lama dan melepas pelukanya kembali “Sudah jangan menangis, kau terlihat sangat jelek!” Jessica memukul lengan Amber, dan kembali Amber mengapus airmata Jessica.

“Am, kau harus berjanji padaku kalau kau tidak akan meninggalkan ku dan akan selalu ada untuku”

“Tentu saja!”

“Janji?”

“Aku janji”

“Sahabat?” Amber memberikan jari kelingkingnya kepada Jessica dan Jessica mengambil nafas panjang lalu tersenyum “Sahabat” Jessica melingkarkan kelingking nya ke jari kelingking Amber dan mereka berdua tersenyum.

“Ehmm apa kau ingin ddukbokki, aku sangat lapar Jess” Amber mengusap-usap perutnya.

“Mengapa kau yang lapar? seharusnya aku yang lapar bukan kau”

“Haha, ayo kita makan!” Amber merangkul Jessica dan mereka berjalan berdua dengan saling tersenyum.

NEXT DAY

Hari demi hari berlalu Amber benar-benar merasa hampa tanpa adanya Krystal di sisinya, Amber berjalan menatap lurus jalan yang sangat ramai sesekali Amber menabrak orang yang berada di depan nya “Maafkan aku” Amber kembali berjalan tanpa memiliki tujuan, Amber menghiraukan orang-orang yang berjalan Amber menghiraukan suara-suara yang berada di sekitarnya Amber menghiraukan semuanya dan hanya memikirkan tentang Krystal.

Selama Amber berjalan, Amber tidak menyadari bahwa ada seseorang yang mengikutinya dari belakang. Orang itu memakai kemeja hitam, memakai topi dan kaca mata “Aku sedang mengikutinya” seseorang itu sedang berbicara dalam telfon “Hmm baiklah aku segera kesana” untuk terakhir kalinya orang itu melihat dengan menatap Amber yang sedang duduk melamun dan kemudian iya meninggalkan Amber.

Setelah berjalan 16 menit seseorang itu sampai di tempat tujuan dan mulai masuk ke dalam ruangan yang hanya berisi 3 orang.

“Ini” iya melempar sebuah amplop besar dan seseorang yang sedang duduk mengambil amplop besar itu lalu membukanya.

“Aku sudah mengikutinya selama tiga hari dan aku  mendapatkan seluruh informasi tentang dirinya” jelas namja yang berbaju hitam yang bernama Shin.

“Namanya adalah Amber Josephine Liu, dia lahir di Amerika. Orang tuanya membuang nya saat iya masih kecil dan kini di asuh oleh orang tua angkatnya yang berasal dari Korea tapi sayang kini kedua nya telah meninggal. Amber memliki kakak perempuan yang saat ini berada di LA, Amber berkerja sebagai pelayan di toko roti La Bone Tart dan terkadang dia berkerja part time sebagai penyanyi. Amber sudah 3 tahun mengidolakn Krystal bahkan dia selalu hadir di semua event yang di adakan f(x) ataupun Krystal pribadi” jelas Shin kepada manager dan staff SM yang menangani Krystal.

Mereka semua memperhatikan foto Amber dengan seksama “Amber dari keluarga yang sangat sederhana, dia berhenti sekolah karena iya tidak mampu membayar uang sekolahnya. Dia sangat periang dan sangat ramah kepada semua orang. Dia sangat pandai bermain musik bahkan dia sering menciptkan sebuah lagu, dia memiliki banyak teman di Korea dan dia suka bermain skateboard” ucap Shin.

“Lalu bagaimana dia bisa dekat dengan Krystal?” tanya salah satu staff SM.

“Karena Amber yang menolong Krystal saat Krystal sedang berada di kediaman Taemin, sejak kejadian itu ntah kenapa takdir terus mempertemukan mereka”

“Dan juga, Amber saat ini sangat dekat dengan kakak dari Krystal yaitu Jessica Jung” Daniel salah satu staff SM menatap Shin “Jessica? bagaimana bisa?” tanya nya pensaran.

“Ada suatu kejadian dimana Amber menolong Jessica, aku tidak tahu lengkap ceritanya tapi aku rasa Amber adalah orang yang baik” ucap Shin.

“Dan ehmmm…” Shin menghela nafas.

“Amber”

“Amber dia”

“Dia adalah seoarang yeoja” ucap Shin menatap manager f(x)

“APA?!!” semua menatap Shin dengan bingung “Kau bilang yeoja?!!” ucap manager f(x).

“Ya, Amber adalah seorang yeoja. Hampir semua orang mengenal sosoknya dan juga banyak yeoja namja yang menyukai dirinya terutama sosok yeoja, Amber dikenal sebagai sosok yang gentlewoman dan juga dia sangat tampan”

Mereka semua menjadi lemas dan tidak berdaya saat mendengar apa yang telah di ucapkan Shin “Kalau publik sampai tahu bahwa Krystal Jung mencium seoarang yeoja? aghh aku tidak tahu dan tidak bisa membayangkan! ini sangat berbahaya bagi Krystal!” ucap Kim staff SM.

“Kalian semua tahu Korea sangat homophobic terhadap hal yang seperti itu! kita harus melakukan sesuatu” ucap Young staff SM.

“Apakah dia sangat berbahaya bagi Krystal, maksutku apakah selama ini Krystal merakan tertekan atau hal-hal negatif dalam dirinya?”

“Tidak ada, sebelum foto-foto itu ada Soojung sangat ceria dan bersemangat dan wajahnya..” Manager menghembuskan nafas panjangnya “Wajahnya sangat berseri-seri seperti orang yang sedang jatuh cinta, hmm aku kira dia sedang jatuh cinta kepada Taemin tapi saat ini orang yang membuat Soojung jatuh cinta bukan Taemin” ucap manager yang terlihat syok.

“Kalau dia adalah seorang namja aku tidak terlalu mempermasalahkan ini, tapi bila publik tahu dia adalah yeoja? tamat sudah karirnya!”

“Bukankah foto itu tidak terlalu terlihat seperti seorang yeoja?”

“Terlihat ataupun tidak terlihat nyatanya adalah dia seoarang yeoja, dan Krystal mencintai seorang yeoja gila yang menjadi fansnya selama tiga tahun! oke kita bisa mengubur masalah ini tapi bila Krystal terlihat kembali dengan yeoja itu bagaimana hah? bagaimana bila dia tertangkap paparazi lagi bagaimana??! kita harus mengentikan hubungan Krystal dengan yeoja itu sekarang!!” ucap Kim.

“Lalu apa yang harus kita lakukan?” tanya Young.

“Kita harus membuat Amber dan Krystal menjauh, kalau bisa kita buat Amber pergi dari Korea dan buat dia kembali ke LA! aku tidak ingin managementku hancur! dan buat Krystal sibuk akan perkejaan nya dan juga biarkan dia tinggal di dorm untuk beberapa bulan ini” ucap Kim.

“Dan juga segera umumkan hubungan Krystal dan Taemin ke publik, dan kita akan menjawab semua pertanyaan dari media bahwa sosok itu adalah Taemin! bagaimana pun caranya kita harus membuat publik percaya!” ucap Kim dengan nada tinggi.

Manager f(x) tidak tahu harus berbuat apa, manager tahu bahwa Krystal sangat mencintai Amber.  Sebenarnya Manager sudah tahu bahwa Amber adalah seoarang yeoja karena manager selalu mengantar Krystal ke toko roti La Bone Tart.

“Amber bukanlah orang lah jahat, mengapa kita harus menyingkirkan nya dengan cara yang kasar?”

“Bila iya tidak di singkirkan dia sangat menganggu Krystal. kau ini managernya apa, kau ingin membuat Krystal depresi karena hujatan para orang-orang dan tidak mendapatkan job dimana pun hah!” ucap Kim marah.

“Amber terlihat sangat mencinta Krystal” ucap Shin di tengah sela-sela perbincangan mereka.

“Apa?

“Iya, dia terlihat sangat mecintai Krytsal. Dia tiada henti memadang poster besar Krystal di jalan, tiada henti membaca majalah tentang Krystal dan raut wajahnya seperti orang depresi aku bisa melihat itu semua, dia sepertinya tidak main-main akan perasaanya kepada Krystal”

“Haha aku tidak peduli!” ucap Kim.

“Dan kau! buat jadwal Krystal menjadi padat dan satu lagi, aku akan menemui yeoja itu secara pribadi” ucap Kim lalu meinggalkan mereka bertiga dalam ruangan.

“Kau benar, Amber sangat mencintai Soojung” ucap Manager f(x) yang membuat Young dan Shin menatapnya.

“Aku juga bisa melihatnya, aku bisa melihat mereka berdua saling mecintai satu sama lain. Dan Amber, aku sangat yakin dia bisa menjaga Soojung dengan baik” manager oppa menghela nafas.

Seperti hari-hari biasanya Amber melakukan aktifitasnya berkerja di salah satu toko roti “Hei Amber, mengapa kau melamun?” Amber menatap Key yang kini berada di sampingnya “Apa kau tidak enak badan?” tanya Key menatap Amber yang dari tadi pagi terlihat banyak melamun.

“Aku tidak apa-apa kau tidak perlu khawatir” senyum simpul Amber.

Key menatap curiga “Kau bohong, kau bisa cerita kepadaku bila kau memiliki masalah kalau kau terus-terusan seperti ini toko roti ini bisa sepi karena maskot dari toko ini sedang banyak melamun” Key menepuk bahu Amber.

“Haishh sudah sana, aku tidak apa-apa” Amber mendorong badan Key untuk menjauhi dirinya dan Amber kembali mengelap kaca.

 “Apa yang sedang iya lakukan saat ini? apa dia baik-baik saja?” Amber mengeluarkan ponselnya dan membuka kontak handphonenya dan menyentuh layar hijau “Maaf nomor yang anda tuju sedang tidak dapat dihubungi” Amber menghela nafasnya dan kembali menyimpan ponselnya di saku celana.

Amber kembali mengelap kaca saat Amber mengelap kaca “Woh!!” Amber memegang dadanya karena terkejut secara tiba-tiba Jessica berada di luar kaca yang iya bersihkan “Hi” gerak bibir Jessica terbaca oleh Amber “Hi juga” balas Amber dan mereka saling tersenyum.

“Selamat siang Jessica noona, ingin pesan apa?” tanya Key di meja kasir.

“Ehm seperti biasa”

“Haha baiklah, kau bisa tunggu sebentar” Jessica mengangguk dengan senyum di wajahnya, dan setelah pesanan nya selesai Jessica duduk di kursi dekat jendela yang sedang Amber bersihkan.

“Sampai kapan kau menatapku terus?” Jessica tersenyum mendengar Amber.

“Sampai kau bersedia menemaniku makan siang” jawab Jessica dengan berpangu tangan.

“Baiklah” Amber menaruh lap nya dan mencuci tangan, Amber berjalan ke arah Jessica dan duduk di depanya. Ini sudah menjadi rutinitas Amber menemani Jessica makan yang kini menjadi sahabat baiknya.

“Ayo cepat makan dan habiskan!” perintah Amber dan Jessica mulai makan roti yang berisi kacang dan coklat. Amber menatap lucu Jessica yang makan seperti anak kecil.

“Kenapa kau senyum-senyum? kau kira aku ini badut!” Jessica menatap Amber yang masih mengunyah roti.

“Kau lucu saja” senyum Amber, tapi kemudian senyum nya pudar karena kembali mengingat Krystal, Jessica menatap Amber “Ada apa dengan wajah itu?” tanya Jessica.

“Tidak ada” senyum Amber, dan Jessica kembali melanjutkan makanya dengan menatap Amber yang terlihat sedih.

“Aku juga merindukan nya” Amber menatap bingung Jessica.

“Iya, aku juga merindukan dan mengkhawatikannya” tatap Jessica kepada Amber, Jessica tahu bahwa saat ini Amber memikirkan tentang adiknya.

“Sampai saat ini Soojung belum menghubungiku mungkin saat ini dia tidak boleh memegang ponsel tapi kau tidak tenang saja, managernya selalu menghubungiku dan mengabari tentang Soojung, Soojung saat ini baik-baik saja”

Kata-kata Jessica sedikit membuat Amber menjadi tenang karena kini Krystal baik-baik saja “Kau tidak perlu khawatir, member f(x) , manager oppa dan semuanya akan melindungi Soojung mungkin saat ini sedang tidak memungkinkan bila Soojung tidak dapat pengawalan dari SM, kau tahu bukan Soojung saat ini sedang berada di puncak popularitas semakin dia di kenal maka tidak menutup kemungkinan hatersnya akan semakin banyak”

“Ini semua salahku, seharusnya aku tidak pernah hadir di dalam kehidupannya”

“Kau ini bicara apa!”

“Bila aku tidak hadir di dalam kehidupanya mungkin saat ini dia akan baik-baik saja”

“Jadi kau menyesal menyukai Soojung? kau menyesal mengenalnya!” tatap Jessica kepada Amber yang memutuskan diam.

“Hufhh jadi kau ingin menyerah? dengar, aku sudah mengetahui dari awal bahwa Soojung menyukaimu. Aku sudah tahu semua! dan untuk pertama kalinya aku melihat matanya yang menatap seseorang dengan berbeda, menatap dengan penuh rasa sayang penuh rasa cinta! dan kini kau menyerah”

“Aku, aku hanya..” Amber tidak sanggup berkata-kata, Amber sangat bingung “Aku hanya tidak ingin membuat karirnya hancur Jess, aku tidak ingin semuanya hancur karena diriku. Soojung sudah berkerja keras, dia mengorbankan waktunya karena cita-citanya, dia rela membuang waktu bersenang-senang nya dengan teman-teman sebayanya karena dia ingin cita-citanya tercapai dan aku kini aku datang untuk menghancurkan semuanya” Amber tertunduk.

“Kau tahu bukan Soojung mencintaimu, dia tidak menyukai Taemin ataupun mecintainya di benaknya adalah dirimu Am. Soojung dan Taemin tidak memiliki hubungan apa-apa, jadi tolong jangan sakiti Soojung berjuanglah untuknya”

DI TEMPAT LAIN

Krystal POV

“Soojung”

“Soojung”

“Hmm” aku menatap Luna unnie.

“Aku memanggilmu lebih dari lima kali! aigooo”

“Maaf unnie” akhir-akhir ini aku lebih suka melamun karena memikirkan Amber.

“Apa kau sudah makan?”

“Belum” jawabku singkat, ntah kenapa aku malas sekali untuk berbicara kepada siapapun dan aku benar-benar tidak bersemangat sama sekali.

“Soojungie, kau harus makan! lihat badanmu menjadi kurus seperti ini, bagaimana kalau kau sakit?”

“Aku tidak peduli unnie, aku tidak peduli aku jatuh sakit atau tidak aku sungguh tidak peduli unnie” bibirku mulai bergetar dan dadaku sedikit sesak tapi aku mencoba menenangkan diriku.

“Soojung” Luna mendekati Krystal dan membelai rambutnya “Kau tidak boleh terus terusan seperti ini, bila kau terus seperti ini kau akan jatuh sakit dan fans mu akan sangat mengkhawatikan kesehatanmu”

“Fans?” aku menatap Luna unnie dan aku teringat Amber, dimana Amber selalu mendukungku dan memberiku semangat dimana Amber selalu meneriaki namaku dimana Amber rela berdiri berjam-jam hanya untuk menyapaku dimana Amber selalu membuatkan ku roti dan jus mangga, sial!! aku sangat merindukanya! aku benar merindukannya.

“Soojung”

“Aku benar-benar merindukan nya, aku merindukan nya unnie” aku menatap Luna unnie dengan pandangan ku yang sedikit berair.

“Soojungie” Luna memeluk Krystal dan Krystal mulai menangis.

“Maafkan aku tidak bisa berbuat apa-apa Soojung” Luna membelai rambut Krystal.

Setelah beberapa menit mereka berbincang

“Terima kasih unnie”

“Ini sudah menjadi tanggung jawabku sebagai unniemu”

“Gara-garaku menangis bajumu menjadi basah”

“Kau harus menggantinya!”  aku hanya tersenyum medengar ucapan Luna unnie.

Setelah aku berbincang dengan Luna unnie, aku harus kembali berkerja untuk pemotretan majalah Vogue untuk edisi bulan depan. Akhir-akhir ini jadwalku sangat padat bahkan aku hanya sedikit memeliki waktu untuk tidur tetapi semua itu tidak lekas membuat Amber hilang dari pikiranku, llama bodoh itu selalu terekam di pikiranku “Lucu sekali” aku benar-benar di buat gila olehnya.

“Soojung”

“Ya” jawabku melihat manager oppa memberikan ponsel kepadaku.

“Ini kakakmu menelfon” aku mengambil ponsel dari tangan manager oppa “Kau memiliki waktu 10 menit setelah itu kau harus segera make up okay” aku hanya mengangguk.

“Hallo unnie”

“SOOOJJUNGGIEE!!” haish aku menjauhkan ponselku dari telinga kanan ku.

“Unnie mengapa kau berteriak? haishh kau bisa membuatku tuli!”

“Hhehe maafkan aku, kau sedang apa? apa kau sedang sibuk?”

“Aku sedang di lokasi pemotertan, kau sedang apa unnie?”

“Aku sedang mendesain sebuah baju, kau kapan akan pulang ke rumah? aku sangat merindukanmu!” haishh mengapa dia sangat suka berteriak.

“Aku tidak tahu unnie, kau tahu bukan saat ini aku belum bisa pulang ke rumah”

“Hmm begitu”

“Soojung”

“Ya?”

“Ada lagi yang ingin kau bicarakan tidak?”

“Sepertinya tidak unnie” apa unnie mencoba memancingku dengan bertanya seperti itu? haishh aku ingin sekali menanyakan tentang Amber tapi aku merasa tidak enak, unnie sangat menyukai Amber.

“Kau yakin?”

“Iya” aku mengigit bibir bawahku.

“Baiklah aku tutup” aggh bagaimana ini

“Unnie tunggu!!”

“Hmm jadi sekarang kau yang berteriak hah?”

“Hehe maafkan aku”

“Apa? kau ingin bicara apa?”

“Ehmm” haruskah aku mengatakan nya?

“Aku ingin bertanya tentang..”

“Amber” aku memejamkan mataku.

“Hmmm” hanya itu jawaban nya? apakah dia marah aku menayakan tentang Amber?

“Kenapa tidak dari tadi kau tidak menanyakan hal itu? apa aku harus berpura-pura menutup telfon?” aku tersenyum mendengarnya.

“Llama stupidmu itu baik-baik saja, dia sangat merindukanmu” ntah kenapa saat aku mendengar perkataan unnie membuatku jauh lebih baik”

“Hei mengapa kau diam saja? apa sekarang wajahmu sedang memerah?”

“Ti-ti-tidak!” jawabku gugup.

“Lihat kau malah berbohong!”

“Soojung!” aku melihat manger oppa yang menunjukan jamnya ke arahku dan aku menagngguk.

“Unnie, aku akan menelfonmu lagi i love u unnie”

“Haish little rascal! love u too” aku tersenyum mendengarnya dan menutup ponsel kemudian aku berjalan ke ruang make-up.

Saat ini aku seperti patung yang hanya diam dan pasrah saat mereka sedang menyuruhku untuk ganti baju dan menata pakaian serta make up ku, sangat lelah sekali dan membosankan!

“Dukk!!” aku melihat ke arah pintu dan melihat ke arah pintu, aku melihat asisten melangkah mendekat ke arahku dengan memegang ipad.

“Soojungie! selamat!” aku melihat tangan nya “Apa maksutmu?”

“Selamat karena kau sudah resmi pacaran dengan Taemin!” semua orang menatapku.

“Taemin?” dia mengangguk dan memberikak ipad itu kepadaku.

“SM secara resmi mengumumkan f(x) Krystal dan Shinne Taemin berpacaran selama 6 bulan”  aku hanya bingung membaca artikel ini dan sangat terkejut.

“SM telah menjelaskan bahwa foto Krystal yang sedang berpelukan itu adalah Krystal bersama Taemin”

“WHAT?!!” apakah mereka sudah gila! aku segera bangun dari kursi tanpa memperdulikan mereka semua, aku berjalan cepat menengok kanan dan kiri “Oppa!!” teriaku pada managerku yang sedang berdiri memegang ponsel di sudut ruangan.

“Oppa, ini apa? apa maksut semua ini!”

“Soojung kau harus tenang”

“Tenang? aku sudah bilang kalau aku tidak mau hubunganku dan Taemin di publikasikan dan oppa tahu bahwa aku dan Taemin benar-benar tidak berpacaran” aku menarik nafasku.

“Kami semua melakukan ini karena untukmu Soojung, ini adalah keputusan terbaik untuk karirmu! mereka tidak akan membiarkan yeoja itu mendekatimu”

“Apa?! yeoja?” aku sangat kaget mendengarnya “Yeoja? maksut oppa adalah Amber? tapi…”

“Mereka semua sudah tahu hubunganmu dengan Amber” lututku melemas saat aku mendengar ucapan oppa.

“Mereka semua sudah tahu siapa Amber dan siapa yang ada di foto itu” aku duduk lemas di kursi.

“Mereka tidak akan tinggal diam dan terlebih lagi dia adalah sosok yeoja kau tahu bukan hubungan seperti itu tidak lazim di Korea dan bila publik tahu hubunganmu dengan Amber maka karirmu akan hancur dengan seketika” aku menundukan kepalaku dan memejamkan mataku.

“Itu sebabnya hubungan mu dan Taemin di publikasikan, lagi pula tidak ada yang tahu sebenarnya hubunganmu dengan Taemin yang publik tahu kau adalah pacarnya”

“Aku sudah melakukan apa yang mereka perintahkan kepadaku, aku sudah melakukan semua hingga aku tidak memiliki waktu untuk diriku sendiri! tapi mengapa mereka seperti ini kepadaku oppa! mengapa mereka yang mengatur semuanya!!” teriak ku dengan meneteskan airmata.

“Mereka sangat berkuasa Soojung, aku tidak dapat berbuat apa-apa mereka semua yang mengatur mereka, mereka hanya fokus terhadap karirmu dan terlebih lagi saat ini kau menjadi peringakat pertama di Asia Soojung. Aku tahu kau mencintai Amber, tapi aku juga tahu bagaimana kerja keras mu selama ini. Aku tidak ingin kau terlena dengan cinta yang sesaat” aku menatap manager oppa.

“Karir? kerja? aku tidak lagi memperdulikan semuanya! aku lelah aku capek!” aku berjalan keluar dan mengambil tasku.

“Soojung!!” aku berlari ke arah mobilku yang tidak terlalu jauh parkirnya.

“Soojung berhenti!!” aku mengabaikan manager oppa.

“Soojung!!”

Amber Pov

“Aku pulang duluan kau hati-hati!” teriak Key padaku.

“Kau yang hati-hati!” aku melihat di membawa motor, aku sangat khawatir padanya karena ini untuk pertama kalinya dia membawa motor.

Waktu sudah menunjukan pukul 10 malam dan aku sedang melepas rantai sepedaku ini, aku mengeluarkan ipod biru miliki dan memakai headset beats merah ke telingaku, segera aku menaiki sepeda teteapi sebelum aku mengayuh sepeda aku membuka daftar lagu “Lagu apa ya?” tangaku berhenti ketika melihat lagu f(x) all night “Baiklah ini saja” senyumku dan “Let’s go!” aku mulai mengayuh sepedaku dengan membawa ras ransel di punggungku.

Seperti malam-malam sebelumnya aku selalu menikmati malamku dengan menikmati lagu f(x) yap suara mereka benar-benar membuatku semangat terutama suara dari hmm kau tahu lah suara siapa, aku tidak perlu menyebutkan namanya karena hanya menyebutkan namanya saja itu sudah membuat ku rindu setengah mati.

Aku mengentikan sepedaku dan melepas headsetku, aku berjalan dan duduk di sebuah bangku dengan melihat orang-orang yang berlalu di depanku “Hmm aku malas sekali pulang” aku melihat sekililing yang masih saja ramai, aku melihat beberapa orang yang sedang makan, sedang becanda dengan teman-temanya, melihat sepasang kekasih yang berpegangan tangan aku hanya tersenyum melihatnya.

“Ayo kita duduk disini” aku melihat 2 yeoja berpakain seragam sekolah duduk di sampingku dengan memegang ponsel mereka.

Girl 1 : “Wahh ternyta ini bukan gosip, mereka benar-benar berpacaran! waaah mereka sangat serasi sekali”

Girl 2 : “Aku sangat iri kepada Krystal bisa berpacaran dengan Taemin huhu”

Girl 1 : “Lihat foto mereka saat berpelukan dan kissing! agggh sangat romantis sekali”

Girl 2 : “Tapi sayang fotonya tidak terlalu jelas, apakah ini benar-benar Taemin?”

Girl 1 : “Tentu saja!”

Girl 2 : “Hmm tapi mengapa ada yang sedikit berbeda”

Girl 1 : “Apa kau tidak percaya itu Taemin?”

Girl 2 : “Percaya hanya saja ada yang sedikit aneh”

“Haishh mengapa kalian berdua tidak bisa diam!”

Girl 1 : “Ya oppa mengapa kau berteriak!” aku menatap mereka “Karena kalian sangat berisik! mengapa hal seperti itu saja kalian pusingkan hah? mau itu Taemin atau bukan itu bukan urusan kalian! lebih baik kalian pulang dan kerjakan PR kalian! haishh” aku mengacak-acak rambutku karena kesal mendengar pembicaraan mereka.

Girl 2 : “Tentu saja ini urusan kami da sangat penitng! Krystal unnie adalah idolaku! aku harus benar-benar tahu dengan siapa dia berhubungan!”

“Ya! kau pikir kau saja yang mengidolan Soojung! aku tidak hanya mengidolakan nya aku bahkan mencintainya! apa kau tahu itu!”

Girl 2 : “Semua orang mencintai Krysal unnie bukan hanya kau saja! dan siapa dirimu memanggil Krystal unnie dengan sebutan Soojung! apa kau ini teman akrabnya!” aku menarik nafasku.

“Kau mau tahu siapa diriku? aku adalah pacarnya Jung Soojung! dan foto yang kau lihat adalah fotoku saat bersamanya!”

Girl 1 dan 2 : “Hahahahaha” Girl 2 : “Oppa ini benar-benar gila! apa kau ini sasaeng fans! aku akan melaporkan polisi bila Krystal unnie terjadi apa-apa pada dirinya! ayo kita pergi!

“Haishh ya! kau mau kemana! kita belum selesai!” aku berteriak ke arah ke dua anak sekolahn itu dan aku kembali duduk dan menyederkan kepalaku di bangku.

Aku sudah tahu mengenai artikel bahwa SM secara resmi mengumumkan hubungan Taemin dan Soojung “Haishh!” aku sangat kesal mendengarnya!

———————————————-

Sorry klo updatenya lama hehe author lagi dengan tugas kuliah, oh iya ini ff yang ini sebentar lagi akan mendekati ending hehe kira kira 2-3 chap lagi bakal tamat…

Makin lama makin gaje ceritanya haha maklum author lagi banyak pikiran karena tugas hehe

Oh iya author udah punya cerita baru buat ff selanjutnya haha tapi masih gaje sih dan belum jelas jalan ceritanya…

Author pengen tahu nih, kira-kira readers pengen cerita ff selanjutnya yang kek gimna? siapa tahu ide kalian bisa buat insprasi author hahaha…

Ya sudah author pamit dulu mau ngelanjut tugas dulu, maafkan author yang gaje ini ya hahaha