Perhaps Love 12

“Bukankah itu mobil Soojung? mengapa lampunya menyala? apakah dia masih di dalam mobil?” aku membuka pintu mobilku dan berjalan ke arah mobilnya yang tidak jauh jaraknya dari mobilku.

“Creck” mobil Soojung terbuka dan “Am-amber” aku terkejut saat melihatnya turun dari mobil Soojung, apa yang iya lakukan? mengapa dia bersama Soojung?”

“Oh Jessica” Amber membungkukan badanya dan tersenyum kepadaku, aku hanya menatap Amber.

“Aku kesini untuk mengantar Soojung pulang, dia sedang tertidur di dalam mobil aku tidak ingin membangunkan tidurnya” 

“Baiklah, kau bisa gendong Soojung ke kamarnya” suruhku pada Amber.

“Baiklah” Amber kembali ke arah mobil Krystal dan perlahan menggendong nya dengan bridal style sedangkan Jessica sudah berada di depan pintu rumahnya.

Setelah masuk ke dalam rumah Amber segera menaruh Krystal di kamar tidurnya dengan di temani Jessica, Aku melihat sesuatu yang aneh di kakinya “Am, ada apa dengan kaki Soojung?” Jessica melihat Amber.

“Ehmm akan ku jelaskan di bawah nanti” Jessica lalu menyelimutkan adiknya yang sedang tertidur pulas, Jessica dan Amber meninggalkan kamar Krystal.

“Kau ingin minum sesuatu?” tanya Jessica kepada Amber yang sedang duduk di depan ruang TV.

“Ah tidak perlu Jess” 

“Ini” Jessica memberikan minuman kaleng kepada Amber, dan Jessica juga meminum minuman kaleng yang sama iya berikan kepada Amber.

“Terima kasih” Amber kemudian meminumnya.

“Ada apa dengan kakinya?” tatap Jessica kepada Amber.

“Aku tidak sengaja bertemu denganya di sungai Han, saat aku melihatnya dia sudah terjatuh dan kakinya terkilir tapi aku rasa itu tidak parah, jaga kau tidak usah khawatir” senyum Amber kepada Jessica dan Jessica kembali meminum minuman nya.

“Aku sangat iri pada Soojung” 

“Apa?” Amber menatap Jessica.

“Hmm, aku iri padanya karena kau selalu ada untuknya” senyum simpul Jessica.

“Kau ini bicara apa? aku juga selalu ada untukmu mengapa kau jadi seperti ini” Amber melihat Jessica bingung.

“Aku tidak tahu” Jessica menghela nafasnya.

Untuk sementara mereka saling diam satu sama lain dan hanya menikmati minuman kaleng mereka “Amber”

“Hmm” 

Jessica memandang wajah Amber yang sedang minum “Ya mengapa kau menatapku seperti itu?” 

“Memang aku tidak boleh memandangmu?”

“Bukan begitu, rasanya aneh saja” 

“Aneh bagaimana?” tanya Jessica.

“Kau banyak tanya sekali” kemudian Amber melihat jamnya “Sepertinya aku harus pulang ini sudah malam, kau istirahat sana besok kau harus berkerja” sebelum Amber meninggalkan Jessica, Jessica meraih lengan Amber yang membuat Amber tidak jadi melangkah, Amber melihat tangan Jessica yang memegang lengan kirinya “Ada apa?”

“Aku ingin menanyakan sesuatu padamu Am” lalu Amber membalikan lurus badanya ke hadapan Jessica.

“Kau ingin bertanya apa?” wajah Jessica terlihat bingung haruskah aku katakan padanya?

“Apakah” 

“Apakah kau menyukai Soojung?” Jessica menatap Amber dan Amber tersenyum mendengarnya “Tentu saja aku menyukainya, siapa yang tidak menyukai Krystal Jung”

“Hentikan lah sandiwaramu Am” Amber terdiam mendengar ucapan Jessica.

“Kau kira aku tidak tahu?”

“Apa maksutmu?” 

“Aku tahu kau menyukai Soojung, kau mencintainya” Amber terdiam menatap Jessica.

“Hentikanlah, itu akan membuat hatimu semakin sakit”

“Aku ingin menghentikannya, tapi rasanya sangat sulit aku bahkan tidak tahu apa aku bisa melupakan nya atau tidak? atau mungkin sebaliknya aku mungkin tidak bisa melupakanya” Amber menundukan kepalanya.

“Sial! mengapa aku harus seperti ini. Aku tidak ingin seperti ini, tapi Jung Soojung membuatku seperti ini haishh yeoja itu, dia bahkan membunuh hatiku tapi aku tetap saja mencintainya” senyum simpul Amber.

“Apa yang harus aku lakukan Jess?” tatap Amber kepada Jessica, lalu Jessica mendekatkan dirinya kepada Amber dan memeluk Amber dengan erat.

“Saat ini aku merasakan apa yang kau rasakan” ucap Jessica di pelukan Amber.

“Apa?” Amber ingin melepas pelukan Jessica “Sebentar saja, aku ingin memelukmu sebentar saja Am”

Dan saat itu mereka tidak mengetahui bahwa Krystal telah memperhatikan mereka, iya Krystal yang sebenarnya tidak tidur melainkan pura-pura tidur di hadapan Amber.

Krystal pov

Aku melangkah pelan keluar dari kamar tidurku dan mendengar percakapan Amber dan Jessica unnie”Aku ingin menghentikannya, tapi rasanya sangat sulit aku bahkan tidak tahu apa aku bisa melupakan nya atau tidak? atau mungkin sebaliknya aku mungkin tidak bisa melupakanya” dasar llama bodoh, aku bisa melihat raut wajahnya yang sedih, ingin sekali aku berlari untuk memeluknya.

Unnie apa yang iya lakukan? unnie memeluk Amber, haishh mengapa aku mersakan rasa seperti ini lagi! lagi lagi aku mersakan sesak di dadaku! aku tidak bisa lebih lama lagi melihat mereka berdua berpelukan.

Sial! mengapa air mata ini kembali terjatuh! mengapa rasanya sakit sekali, mengapa rasanya seperti ini! mengapa aku tidak bisa mengukapkan persaanku sebenarnya? aku terlalu takut! aku terlalu pengecut! haruskah aku berlari padanya dan mengatakan bahwa aku mencintainya!! tapi mengapa rasanya sulit sekali! aku bodoh, aku bodoh!! tapi. tapi Jessica unnie terlihat bahagia bersama Amber dan Amber perlahan demi perlahan belajar untuk melupakan diriku.

Mengapa aku harus seperti ini? haruskah aku mengorbankan rasa cintaku padanya? “Maafkan aku Amber, maafkan aku. Aku terlalu egois, aku terlalu mementingkan diriku sendiri!”

NEXT DAY

“Soojung!”

“Soojung!” Jessica menggoyangkan badan Krystal.

“Soojung”

“Hmm” aku merasa badanku pegal-pegal dan aku mendengar suara Jessica unnie.

“Soojung ayo bangun” aku mencoba membuka mataku dan mencoba bangun.

“Haish mengapa kau bisa tertidur di lantai?” di lantai? apakah aku tertidur di lantai? aku membuka mataku dan melihat “Oh aku tertidur di lantai?” 

“Haishh apakah kau tidur sambil berjalan? dan matamu, mengapa matamu bengkak?” aku menyentuh mataku dan aku rasa ini karena efek aku menangis.

“Oh tidak apa unnie” 

“Ayo aku bantu kau bangun, kakimu masih sakit?” aku melihat kaki yang di perban dan seketika aku mengingat Amber.

“Soojung?” aku menatap unnieku “Ya?”

“Kau kenapa melamun? ayo kita sarapan” unnie kemudian membantuku berjalan “Tidak apa unnie, aku sudah bisa berjalan” kami berjalan menuju meja makan dan sarapan pagi dengan selai roti berserta susu coklat panas.

“Makanlah yang banyak agar kau tidak sakit” aku hanya mengangguk.

“Jika kau dalam masalah atau sedang dalam kesulitan seperti ini kau harus menelfonku Soojung”

“Maaf unnie, aku membuatmu khwatir” 

“Lain kali kau harus menelfonku jadi kau bisa aku jemput kau mengerti?!!” 

“Ya unnie” aku kembali melahap roti selai coklat.

“Aku harus benar-benar berterima kasih kepada Amber” aku melihat ke arah unnieku yang menyebutkan nama Amber.

“Apakah dia membuntutimu? mengapa dia selalu ada jika kau terkena masalah, hebat sekali apakah ikatan batin kalian kuat?” 

“Uhuhk uhuk” aku terbatuk saat mendengar ucapan unnie.

“Ya unnie kau bicara apa?! aku bertemu denganya tidak sengaja”

“Benarkah? tapi Soojung, Amber orang yang sangat baik. Dia orang yang terlalu baik jadi jangan sakiti dia” aku hanya menatap unnie saat berbicara seperti itu.

“Unnie”

“Ya?”

“Apakah kau menyukai Amber?” aku menatap serius Jessica unnie yang kini berhenti makan dan menaruh rotinya.

“iya, aku menyukainya Soojung” senyum Jessica kepada Krystal.

“Tapi, tapi sepertinya Amber tidak sepenuhnya menyukaiku” senyum Jessica kepada Krystal.

“Oh unnie sudah terlambat, unnie pergi dulu” 

“Chup” 

“Hati-hati unnie” 

Jadi unnie menyukai Amber? hmm baiklah “Oh aku harus ke gedung SM” aku segera mandi dan bergegas pergi ke gedung SM.

25 menit dalam perjalanan akhirnya aku sampai dengan disambut fans yang ramai di depan gedung SM dan seperti biasa aku hanya menunduk dan berlari dengan cepat “Unnie! ah aku merindukanmu” aku memeluk Luna unnie.

“Aku juga merindukanmu” akhir-akhir ini aku jarang menghabiskan waktu dengan memberku, karena kami memliki jadwal individu yang padat.

“Unnie aku sangat merindukanmu, bagaimana kalau kita makan siang bersama?” 

“Ah maafkan aku Soojungie, aku hari ini akan memulai drama musicalku” aku kecewa mendengarnya.

“Haishh jangan kecewa seperti itu, kalau aku sedang tidak sibuk aku akan menghampirimu untuk makan siang bersama” Luna melingkarkan tanganya di lenganku.

“Kau harus janji!” 

“Iya, oh kenapa sepagi ini kau sudah ada di kantor?” tanya Luna.

“Aku tidak tahu mungkin akan membicarakan pekerjaanku unnie” Luna unnie mengangguk.

“Oh bagaimana hubunganmu dengan Taemin? apa baik-baik saja? aku melihatmu di TV sangat mesra sekali, aku sangat iri pada kalian menurutku kalian adalah pasangan yang paling serasi di Kpop” 

“Haishh unnie mengapa kau berlebihan sekali, aku biasa saja dengan Taemin oppa” jawabku sambil berjalan ke arah ruanganku.

“Biasa saja bagaimana? kalian itu melebihi pasangan romeo dan juliet mereka saja kalah romantis dengan dirimu dan Taemin” 

“Ya unnie mengapa kau berlebihan sekali lagi pula itu cuma akting!” aku melepas gandengan tangan Luna unnie.

“Apa? akting? kalau itu cuma akting berarti kau benar-benar artis yang super berbakat Soojung” Lune unnie menepuk lenganku.

“Huffh aku hanya melakukan fanservice” jawabku dengan lemas.

“Apa??” 

“Haiishh sudahlah unnie nanti akan ku jelaskan, ak harus masuk ruang rapat bye bye. Oh iya kau harus menelfonku bila tidak ada jadwal oke” aku hanya mengharapkan Luna unnie untuk mendengarkan ceritaku, Sulli dia sedang sibuk dengan film beserta drama terbarunya dan Vic umma dia sedang di China syuting film dan hanya Luna unnie harapanku, bagaimana dengan Jessica unnie? haishh dia kan sedang sibuk dengan pekerjaan nya dan juga sedang bersenang senang dengan Amber.

“Oh Soojung kau sudah datang” 

“Iya” 

“Kau luar biasa, berkat dirimu dan Taemin rating kita menjadi naik” semuanya bertepuk tangan.

“Kau luar biasa, kami akan mengumumkan dating kalian ke publik dan itu akan menambah rating kalian dan juga Soojung kau akan mendapatkan bonus uang dan beberapa tawaran iklan” aku hanya menatap mereka ntah kenapa aku merasa muak akan semua ini, tapi ini sudah menjadi resikoku, suka tidak suka aku harus mejalankanya demi karir tapi, tapi apakah aku harus mengorbankan perasaanku juga?

“Oppa, aku boleh minta sesuatu” semua melirik ke arah Krystal.

“Ya? apa saja untukmu”

“Aku ingin masalah hubunganku dan Taemin tidak usah di sebar ke media dan juga setelah reality show ini berahkir aku ingin mempubilkasikan bahwa aku akan putus dengan Taemin” semua orang menatap heran Krystal.

“Apa yang kau bicarakan? mengapa kau tiba-tiba bicara seperti itu Soojung?”

“Aku, aku hanya lelas melakukan semua ini. Bila rapatnya sudah selesai aku ingin permisi” aku membungkuk di depan mereka dan pergi keluar dari ruangan rapat.

Baru beberapa langkah “Soojung!” teriak manager oppa yang membuat jalanku terhenti.

“Ya oppa” jawabku datar.

“Ada apa denganmu? apa kau tidak enak badan?” wajahnya terlihat khawtir.

“Aku hanya ingin istirhat” 

“Baiklah kau istirahatlah, aku akan mengatur jadwalmu” aku hanya senyum.

Setelah keluar dari SM aku mengendarai mobilku sendiri, lagi lagi aku tidak tahu harus kemana “Apakah aku ke butik unnie? tapi pasti di sedang sibuk” 

“Member juga sedang pada sibuk, haishh mengapa aku ini sedikit sekali memiliki teman!” saat mobilku terhenti aku melihat di layar besar “Oh reality show ku dengan Taemin oppa”

Aku melihatnya dan jujur saja itu terlihat romantis, tapi aku tidak mersakan apa-apa saat berpegangan tangan denganya. Tapi mereka selalu bilang aku dan Taemin oppa adalah pasangan yang sangat romantis “Luna unnie benar, seharusnya aku mendapatkan penghargaan sebagai artis terbaik karena aktingku yang luar biasa melakukan fanservice untuk konsumsi publik!” 

“Tapi, tapi aku merasa bersalah karena telah membohongi perasaanku terhadap Taemin oppa, haishh aku harus bagaimana?! dia sudah terlalu baik kepadaku” aku mengacak-acak rambutku dan “KRING KRING” ponselku berdering.

“Hallo”

“Soojung kau dimana?”

“Aku sedang dijalan”

“Apa kau sedang sibuk?”

“Tidak unnie, ada apa?”

“Kalau begitu kita bisa makan siang bersama”

“Haishh tadi kau bilang kau sedang sibuk”

“Jadwalnya di ganti besok, kita makan siang di tempat biasa ya Soojung bye bye”

“Ya! dia malah mematikan sambunganya, tapi baguslah bila Luna unnie sedang tidak sibuk dengan begini aku tidak kesepian” aku segera mengemudikan kembali mobil Range Rover putih miliku ini.

Setelah 20 menit akhirnya aku sampai di sebuah cafe yang sangat nyaman “Soojung” aku melihat Luna unnie melambaikan tanganya dan aku segera berjalan ke arahnya yang di dekat jendela.

“Mengapa kau lama sekali? aku sudah lama menunggumu!”

“Unnie jangan berlebihan! ayo cepat pesan” aku melihat buku menu.

“Aku ingin pesan corn and potato chowder”

“Ehmm aku ingin pesan meat spek en kaas” 

“Baiklah tunggu sebentar”

“Soojung, kau tidak apa makan daging?”

“Tentu saja, lagipula aku sudah lama tidak makan daging” Lune unnie hanya mengangguk.

“Oh Soojungie! cepat jelaskan maksutmu dan Taemin itu” aku melihat wajah unnie yang begitu penasaran.

“Huffh aku harus mulai darimana?” aku menggaruk kepalaku.

“Dari awal! ayo cepat ceritakan”

“Aku dan Taemin oppa memang benar pacaran tapi, hmh tapi aku sampai saat ini mersakan hal yang biasa saja terhadap dirinya. Aku kira kau bisa menyukainya seiring dengan pekerjaanku yang sama denganya tapi tidak berhasil unnie, aku tidak mersakan hal yang spesial saat aku bersama Taemin oppa”

“Jadi kau yang kau lakukan itu hanyalah pura-pura?! yah Soojung! bagaimana kalau Taemin tahu kalau kau sebenrnya tidak memiliki rasa yang sama terhadap dirinya? mengapa dari awal kau tidak jujur padanya?”

“Aku tidak tahu unnie, Taemin oppa terlalu baik kepadaku dan aku kira aku saat aku menerimanya sebagai pacarku aku bisa menyukainya tetapi tidak, aku hanya menganggap dia sebagai sahabat” jawabku menatap Luna unnie dengan ekspresi yang tidak dapat kujelaskan.

“Apakah manager oppa tahu kalau kau sebenarnya tidak menyukai Taemin? lalu bagaimana dengan reality show kalian? setiap aku jalan dan setiap aku membuka ponsel selalu saja ada berita romantis tentang kalian berdua” 

“Manager oppa belum tahu, malah sekarang SM akan mempublikasikan hubunganku dengan Taemin untuk menaikan rating kami, tapi aku bilang kepada manager oppa untuk tidak menyebarkan nya kepada publik dan bila reality show ini selesai aku akan mengumumkan bahwa aku dan Taemin hanya sekedar sahabat” Luna langsung menepuk jidatnya.

“Jika kau melakukan itu maka akan sangat bahaya, para hatersmu yang gila itu pasti akan tambah gila bahwa ternyta perasaanmu dan Taemin hanya sekedar sahabat! dan itu benar-benar terlihat seperti fanservice Soojung, kau akan menyakiti banyak fans di luar sana, aggh aku tidak bisa membayangkan bahwa akan terjadi fanwar di luar sana”

“Aku, aku juga tidak ingin menyakiti hati seseorang karena kegoisanku” jawabku lirih.

“Maksutmu? hati seseorang, ya Jung Soojung jelaskan apa maksut seseorang itu!”

“Aku, aku…” aku menghela nafas.

“Cepat jelaskan aku apa??” aku menatap Luna unnie.

“Aku menyukai seseorang di luar sana unnie”

“APA?!!” suara Luna unnie membuat perhatian banyak orang “Hehe maaf semua suaraku terlalu besar” Luna kembali duduk.

“Jung Soojung! apa kau sudah gila?!! kau sudah memiliki Taemin dan sekarang kau bilang kau menyukai seseorang di luar sana? oh my GOD! aku tidak bisa bernafas” Luna mengipas ngipas badanya dengan tanganya.

“Unnie, aku benar-benar menyukainya”

“Jung Soojung hentikan lelucon mu itu!” Luna menggelengkan kepalanya.

“Lelucon? unnie aku ini serius!” Luna menatap wajah Krystal.

“Sepertinya kau serius, lalu siapa namja yang kau sukai itu? apakah dia seorang artis, pengusaha? kau harus berhati-hati Soojung siapa tahu dia hanya memanfaatkan ketenaranmu saja” 

“Dia orang baik-baik unnie, dia suka membantuku disaat aku merasakan kesulitan ntah kenapa dia selalu datang untuku seperti Tuhan mengirimkan malaikat pelindungnya untuk melindungiku unnie” tatap wajah Krystal serius kepada Luna.

“Haish sejak kapan ice princess menjadi seperti ini, lalu siapa dia?”

“Dia, haishh apakah harus aku mengatakannya?”

“Tentu saja, ayo cepat katakan!” aku menarik nafasku.

“Dia seorang penjaga toko roti, namanya Amber Josephine Liu tanggal lahir 18 September 1992 tingginya 167, golongan darah B dan dia besar di LA”

“Waah kau sangat paham sekali tentang dirinya” Luna tepuk tangan.

“Tapi tunggu namanya adalah Amber? mengapa namanya sangat girly sekali? apakah orang tuanya salah memberikan nama?” wajah Luna bingung.

“Hmm namanya tidak salah unnie namanya benar-benar Amber dan dia….” Krystal menelan salivanya “Dan dia adalah seorang yeoja”

“OH.MY.GOD.JUNG.SOOJUNG!!!!” kali ini suara Luna benar-benar keras dan dia membungkuk ke semua orang karena membuat keributan dan Krystal mengigit bibir bawahnya.

“Jung Soojung! apa kau ingin mati?? apa kau sudah gila?? ohh apa kau ini sedang bermain-main denganku?” Luna terlihat terkejut “Ahh aku hampir terkena serangan jantung karena dirimu oh my God!” Luna mengelus-elus dadanya.

“Unnie aku benar-benar menyukainya aku selalu memikirkan tentang dirinya, aku tidak ingin menyakitinya lagi” Krystal terlihat sedih.

“Menyakiti?” tanya Luna.

“Iya unnie, dia mengakui dirinya kalau dia mencintaiku tetapi aku, aku menolaknya dan berbohong kepadanya bahwa aku tidak menyukainya dan semenjak itu hubungan ku dan Amber merenggang. Aku benar-benar merindukan nya” Luna melihat Krystal dengan wajah Krystal yang sedih.

“Haishh kenapa kau bertindak bodoh seperti itu! lalu mengapa kau menolaknya?”

“Unnie, aku takut kalau aku menerima nya SM akan tahu hubunganku dengan Amber, bila SM tahu dia tidak akan segan-segan memberi sangsi kepadaku dan kau tahu bukan manager oppa bilang karir ku benar-benar sedang naik dan aku harus menjaga sikapku tidak boleh berbuat ulah dan di tambah lagi Amber adalah seorang yeoja dari kalangan biasa, SM tidak akan tinggal diam dengan hubungan ku dengan Amber unnie. dan di sisi lain aku juga masih terikat oleh Taemin oppa. Aku benar-benar bingung”

“Rumit sekali” Luna menghela nafas.

“Lalu bagaimana saat ini  kau dengan Amber?”

“Kemarin aku baru bertemu denganya tanpa disengaja, itu juga aku sudah lama tidak bertemu denganya semenjak iya menyatakan perasaanya terhadapku unnie. Dan sekarang Amber dekat dengan Jessica unnie”

“Apa?? Jessica kakakmu? Daebak!” Luna memberi jempol.

“Bagaiamana bisa Amber dekat dengan Jessica?”

“Aku lupa ceritanya bagaimana, yang jelas mereka saat ini sangat dekat dan kadang membuatku cemburu!”

Luna menyipitikan matanya kepada Krystal “Apakah Amber menyukai Jessica unnie?” Krystal kemudian menatap luar jendela.

“Aku tidak tahu, aku tidak pernah menanyakan soal itu aku tidak ingin mendengar jawaban nya. Aku rasa Amber menyukainya kau tahu bukan Jessica unnie adalah orang yang sangat baik dan idaman bagi semua pria di luar sana” Krystal berpangku tangan.

“Waah Amber luar biasa bisa menaklukan kedua hati gunung es” 

“Ya! unnie kau ini bicara apa?”

“Haha tidak ada, Soojung aku sangat pensaran terhadap Amber aku ingin melihat dia secara langsung. Aku ingin melihat orang yang meluluhkan kedua hati jungsis!” Krystal hanya menatap malas Luna dengan berpangku tangan.

“Ayoolaaah Soojungie, aku hanya ingin melihatnya aku berjanji tidak akan merebutnya dari kalian hehe” Krystal menatap death glare unnienya.

“Ya! aku hanya becanda, ayolah aku ingin melihat sosok Amber J Liu yang membuatmu tergila-gila. pleasee~~” Luna agyo.

“Hmm baiklah”

“Yes!” dan sebelum berangkat mereka menghabiskan makan siang mereka berdua.

Setelah menghabiskan makanan mereka segera pergi menuju tempat kerja Amber La Bone Tart, 45 menit kemudian mereka sampai di La Bone Tart dan Krystal memparkirkan mobilnya di depan La Bone Tart.

“Kita sudah sampai” lirik Krystal ke Luna yang melihat toko roti yang berada tidak jauh dari padangan nya.

“Dia berkerja disini Soojung?” tanya Luna dan Krystal hanya mengangguk.

“Baiklah ayo kita turun” ajak Luna.

“Kau saja yang turun unnie aku disini saja” Luna menatap Krystal.

“Dan ini” Krystal memberikan topi dan masker kepada Luna “Pakai ini” dan Luna langsung memakainya.

“Kau yakin tidak ikut? apa kau tidak merindukan Ambermu itu?” Krystal hanya menatap death glare unnienya.

“Baiklah baiklah, aku turun dulu” 

Setelah turun dari mobil Luna menunrunkan sedikit topi yang iya kenakan lalu berjalan ke arah toko roti “Selamat datang di La Bone Tart!” teriak semua karyawan di toko roti ini dan Luna tersenyum lalu berjalan melihat roti-roti yang membuatnya sedikit lapar kembali.

“Haishh mengapa roti-roti ini terlihat enak!” Luna masih menatap roti-roti di depan matanya yang membuat dia bingung ingin makan yang mana.

“Ada yang bisa aku bantu” terdengar suara dari samping Luna yang akhirnya membuat Luna menoleh ke arah sumber suara yang sangat dekat dari telinganya.

Pelayan itu tersenyum ke arah Luna yang sedang menatap dirinya terkejut dan sedikit melamun “Nona, apa kau baik-baik saja??” pelayan itu melihat Luna yang hanya diam saja menatap wajahnya.

“Ah maafkan aku haha” Luna langsung menggaruk kepalanya dengan malu-malu “Ehmm aku disini mencari roti untuk temanku yang berada di dalam mobil hehe” 

“Oh baiklah, bagaiamana dengan roti kacang dan kelapa coklat? kami baru saja mengeluarkan nya dari oven” saat pelayan itu menawarkan roti kepada Luna, Luna kembali terdiam dan melihat ke arah nam tag pelayan itu dengan mulut yang terbuka berserta mata yang besar.

Pelayan itu bingung dan menatap nam tagnya “Apakah ada yang salah dengan namtag ku?” 

“Tidak ada” jawab Luna yang masih menatap namtag dengan mata yang belum terpejam.

“Nona, apakah kau baik-baik saja? kau terlihat sangat…”

“Apakah itu nama mu?” tanya Luna yang melihat wajahnya.

“Tentu saja” senyumnya kepada Luna yang membuat Luna kembali meleleh.

“Amber J Liu” sebut Luna dengan suara pelan.

“Yes i am” senyum kembali Amber dan Luna menutup mulutnya karena terkejut mendengar nama Amber.

“Jadi nona kau ingin membeli roti yang mana?” tanya Amber “Ehmm yang tadi kau sebutkan aku ingin itu” lalu Amber mengambil beberapa roti untuk Luna dan membawanya ke meja kasir.

“Ohh jadi dia yang membuatmu jatuh hati Jung Soojung, hmm aku kira wajar kau jatuh hatinya padanya! haishh mengapa namja itu ehm maksutku yeoja itu begitu tampan dan sangat sopan terlebih lagi saat dia tersenyum di depanku!” pikir Luna dengan melihat Amber yang kembali melayani para pembeli.

Luna lalu kembali ke dalam mobil dan duduk dengan lemas melepas topi dan masker yang iya kenakan lalu Luna bersender ke pintu mobil.

“Unnie! unnie! bagaimana Amber?? dia sedang apa?? apa dia dekat-dekat dengan yeoja?” Luna masih tak habis pikir saat iya melihat Amber dan Krystal menggoyong-goyangkan badan Luna yang masih mengingat wajah Amber “Haishh UNNIE!!”

“Apa?” tanya Luna tidak menatap Krystal.

“Bagaimana dengan Amber?” wajah Krystal melihat Luna.

“Tampan” jawab Luna melirik Krystal.

“Haishh!” 

“Ya mengapa kau memukul lenganku?” tanya Luna.

“Unnie! dia miliku kau tidak boleh merebutnya!”

“Haishh aku tidak akan merebutnya hanya saja, haishh mengapa ada manusia seperti dia?? dia benar-benar aghh aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata!! dia benar-benar luar biasa, Jung Soojung aku ingin mengenalnya lebih jauh” Luna pegang tangan Krystal seperti memohon.

“Ya unnie!!”

“Haha aku hanya becanda, tetapi hanya dengan melihatnya saja aku sudah bisa menilai bahwa dia adalah orang yang baik. wajar saja bila Jessica unnie jatuh hati padanya bukan hanya kalian tetapi, siapa saja yang melihatnya pasti akan jatuh hati” dan krystal terlihat tidak berdaya dan bersender ke jendela mobilnya.

“Apa yang harus aku lakukan unnie? apakah Amber masih menyukaiku?” 

“Hmm aku yakin dia masih menyukaimu Soojung” 

“Tapi aku telah menyakitinya dan dia sudah membenciku bahkan ingin melupakanku” 

“Sebelum semua terlambat kau harus bergerak capet Soojung, buat Amber jatuh hati kepadamu lagi” Luna mengusap-usap rambut Krystal.

“Tapi unnie” Krystal mengahadap Luna “Itu tidak mudah, bagaimana dengan SM? dan bagaimana dengan Jessica unnie yang juga menyukai Amber” wajah Krystal terlihat sedih.

“Soal SM, kau bilang saja Amber adalah temanmu dan jika kau sudah siap dengan hatimu katakan sebenarnya kepada SM dan masalah Jessica unnie…” Luna terlihat berfikir “Haishh mengapa harus Jessica unniemu!” Luna mengacak-acak rambuntnya.

“Sudahlah yang penting sekarang kau buat dirimu dekat seperti dulu dengan Amber, kau mengerti! dan kali ini kau harus menguakapkan apa yang kini kau rasakan” Krystal memeluk Luna.

Hari-Hari kemudian

Seiring berjalanya waktu Jessica dan Amber semakin hari semakin dekat, mereka sering menghabiskan waktu bersama makan malam bersama bermain bersama dan Amber semakin bisa melupakan Krystal walaupun susah baginya untuk melupakan sosok yeoja yang iya cintai dan Krystal masih di sibukan dengan pekerjaan nya yang tiada henti menghantuinya terlebih lagi dia sangat merindukan Amber, Krystal merasakan ada sosok yang hilang dari hidupnya. Setiap f(x) atau Krystal mengadakan acara, Krystal selalu menunggu sosok Amber untuk memberiknya dukungan tetapi sosok itu tak kunjung datang Krystal benar-benar kehilangan sosok Amber.

“Hallo Soojung kau dimana?”

“Aku sedang di jalan unnie”

“Oh kau ingin kemana? bagaimana kalau malam ini kita makan malam bersama?”

“Hmm maaf unnie aku tidak bisa, aku sekarang sedan menuju lokasi syuting dan aku rasa aku akan pulang larut malam”

“Hmmh baiklah, kau jangan lupa makan dan jaga kesehatanmu! love you Soojung”

“Love u too”

Jessica mematikan ponselnya dan berjalan menuju taxi karena pekerjaan nya sudah selesai “Kurasa aku akan makan malam di rumah saja” Jessica kemudian meninggalkan butiknya dan berjalan pergi menuju rumahnya. Tiba-tiba dalam perjalanan iya teringat Amber dan mengambil ponselnya.

“Hallo”

“Hi Jess!”

“Semangat sekali, kau ada dimana? apa kau sudah selesai berkerja?” tanya Jessica.

Aku sedang merapikan piring-piring, mungkin sebentar lagi aku akan selesai ada apa?”

“Apa kau sudah makan malam?” tanya Jessica dengan gugup.

“Apa kau ingin mengajak ku makan malam hahaha, aku belum makan malam”

“Haishh aku mengajakmu makan malam karena tema-temanku semuanya sedang sibuk”

“Haha baiklah-baiklah, kau ada dimana? kau akan ku jemput”

“Kau ingin menjemputku? aku berada di halte bus dekat toko rotimu, aku akan tunggu kau disini”

“Baiklah! aku akan segera kesana, jangan kemana-mana!

“Ahjussi, aku turun di halte bus depan saja” perintah Jessica.

“Baiklah”

Setelah turun dari taxi Jessica duduk di bangku bus halte menunggu Amber menjemputnya, Jessica tidak bisa berhenti tersenyum saat bertemu dengan Amber.

Dan di sisi lain Amber sedang bersiap-siap ingin pulang, dan saat iya ingin melangkah keluar tiba-tiba langkahnya terhenti saat “Kau mau kemana?” tanya nya dengan dingin.

“Aku?” tunjuk Amber dengan jarinya sendiri.

“Iya kau stupid! kau kira kau bicara pada siapa? bangku itu? meja itu?” jawabnya ketus.

“Mau apa kau kemari? kami sudah tutup” Amber melangkah ke arah Krystal yang berdiri di depan pintu toko rotinya, tetapi Krystal terus menjegatnya “Haishh aku ingin keluar! apa kau tidak bisa minggir!” kesal Amber.

“Aku tidak akan mengizinkan ku keluar sebelum” 

“Apa? sebelum apa?” 

“Sebelum kau menemaniku makan malam” 

“Apa?!!” mata Amber membulat dan Krystal melipat tangan di dadanya seperti bos.

“Iya menemaniku makan malam, apa kau tidak dengar?”

“Haishh kau makan malam saja sendiri, lagi pula aku sudah ada janji” Amber melihat ke arah jamnya.

“Kau ada janji dengan siapa? aku ingin makan malam denganmu tidak mau yang lain!” teriak Krystal.

Tetapi Amber mengacuhkan Krystal dan berjalan keluar tokonya dengan melihat jamnya “Amber!!” teriak Krystal tetapi Amber terus berjalan dan tiba tiba “AGHH!!” Langkah Amber terhenti saat iya membalikan badanya dan menemukan Krystal terjatuh “Soojung!!” teriak Amber dengan berlari ke arah Krystal.

“Soojung, Soojung!” Amber memegang badan Krystal “Bangunlah!! Soojung!” tidak ada reaksi dari Krystal Amber menggendongnya dengan bridal style “Bertahanlah!” Amber berjalan ke rumah sakit “Erghh” Krystal mengerang.

“Soojung kau tidak apa apa? tahanlah sebentar” panik Amber.

“Kita mau kemana?” tanya Krystal.

“Kita harus ke rumah sakit!” 

“Aku sudah tidak apa-apa” jawab Krystal.

“Tidak apa-apa bagaimana? jelas-jelas kau tadi pingsan!” ujar Amber dengan menggendong Krystal di malam hari yang dingin.

“Aku bilang aku tidak apa-apa! tadi aku hanya pusing karena lapar!” mendengar itu Amber berhenti.

“Haishh turun kau!” Amber menunrunkan paksa Krystal “Ya!! apa kau tidak bisa sopan sedikit!” teriak Krystal.

“Haishh wanita ini, lagi-lagi aku tertipu karena akting pingsanmu itu! jadi kau ini berbohong!” tunjuk Amber.

“Aku tidak berbohong! aku benar-benar pusing karena lapar! dan karena sikapmu itu aku jadi pingsan! jadi semua ini salah kau stupid!!” wajah jengkel Krystal dan Amber mengacak-acak rambutnya.

“Aku?? kenapa bisa aku?? haishh” Amber kali ini menghela nafas “Janganlah membuat seseorang khawatir”

“Jadi kau masih khawatir kepadaku?” 

“Tentu saja, kalau kau ku biarkan pingsan di depan toko ku lalu ada seseorang yang ingin jahat denganmu bagaimana?! dan aku bisa jadi tersangka karena mu Krystal Jung!”

“Aghh!!” Krystal menendang kaki Amber.

“Aku membencimu!!” wajah marah Krystal meninggalkan Amber “Ya! kau mau kemana?” Krystal terus berjalan menghiraukan Amber “Soojung! haishh anak itu kenapa jalan nya cepat sekali!” 

“Ya! kau kenapa!” Amber meraih tangan Krystal dan terkejut saat iya menangis.

“So-so-soojung” Krystal menangis dan Amber masih menggengam lengan Krystal, Amber merasa tidak enak terhadap Krystal “Hei hei kenapa kau menangis?? maafkan aku jika aku membuatmu menangis” 

“Ti-tidak! bukan kau yang mem-membuatku menangis” terisak-isak Krystal.

“Lalu?” tanya Amber melihat wajah Krystal yang merah.

“Aku menangis karena diriku sendiri! karena aku yang begitu bodoh! aku tidak bisa menahan ini semua” Krystal menundukan kepalanya

“Aku”

“Aku merindukanmu Am” dan Krystal kembali menangis, Amber menatap Krystal dan menarik lengan Krystal mendekati tubuhnya dan Krystal terkejut saat Amber memeluknya.

Amber memeluk Krystal dengan erat seperti tidak ingin melepas pelukanya dan Krystal masih syok dengan perlakuan Amber yang tiba-tiba memeluknya, tubuh mereka seperti menjadi satu dan dapat merasakan detak jantung masing-masing. Krystal membalas pelukan Amber dengan erat “Aku merindukan mu stupid! aku benar-benar merindukanmu” Krystal menangis terisak-isak di dada Amber.

Krystal tidak dapat lagi menahan rasa rindunya terhadap Amber yang kini mejauh dari dirinya, saat Krystal merasa tenang Amber merengganggkan pelukan mereka “Hei sampai kapan kau akan menangis? bajuku akan basah” mendengar kata-kata Amber Krystal langsung melepas pelukan mereka dan memekul Amber.

“Haishh lihat! kau malah memukulku!” Amber mengelus-elus tangannya dan Krystal hanya menatap Amber.

“Am” tatap Krystal yang sedikit mendongak karena tubuh Amber lebih tinggi dari Krystal.

“Iya princess” senyum Amber dan Krystal memeluk Amber kembali “Aku mohon jangan membenci diriku, jangan jauhi diriku. Aku membutuhkanmu Am” Amber tersenyum mendengarnya Krystal melepas pelukan nya dan kembali menatap yeoja yang sudah lama ini tidak iya lihat.

“Am”

“Hmm” gumam Amber menatap Krystal.

“Apakah, apakah kau masih menyukaiku?” tanya Krystal dan Amber tersenyum.

“Tentu saja aku masih menyukaimu”

“Benarkah?”

“Iya, aku kan fansmu ingat bukan aku adalah fansmu nomor 1” Krystal lalu memukul kembali lengan Amber.

“Haishh bukan itu maksutku!” 

“Lalu apa?” tanya Amber dan Krystal terlihat malu-malu.

“Tidak jadi!”

“Mengapa tidak jadi? agh pemarah sekali dia ini” Amber menggelangkan kepalanya.

“Itu semua karena kau stupid!”

“Aku lagi aku lagi”

“Pokoknya kamu!” tunjuk Krystal kepada Amber.

“Baiklah aku aku, jadi sekarang kau tidak lapar lagi?” tanya Amber.

“Oh iya! hasih aku jadi lupa makan” Amber menggelengkan kepalanya.

“Ayo pergi”

“Am!” Krystal menahan langkah Amber dengan memegang tangan Amber.

“Iya princess” jawab Amber dan

Tiba-tiba Krystal mendekati Amber dengan perlahan dan Krystal menijinjitkan kakinya agar sepadan dengan Amber dan “Chup” Krystal mencium bibir Amber dengan cepat.

Krystal Amber saling bertatapan satu sama lain dan wajah Amber terlihat merah dan jarak mereka hanya dua jengkal.

“Aku menyukaimu Am, aku benar-benar menyukaimu. Jangan tinggalkan aku lagi, aku tidak bisa berhenti memikirkan tentang dirimu semakin hari semakin membuatku gila!”

“Maafkan aku yang bodoh ini Amber”

“I love you” Krystal kembali mencium Amber.

—————————————————————————–

Bagaimana perasaan Amber terhadap Krystal saat ini? akankah Amber akan kembali kepada Krystal atau akan lebih memilih Jessica yang selalu ada buat Amber?

Maaf yang kalo ceritanya muter-muter ahaha gw ngerasa kok klo nih ff bikin bingung dan aneh, dan lagi lagi gue yang nulis gue juga yang bingung haha

buat next ff author bakal buat catetan di buku khusus biar ceritanya gak muter-muter dan gak bertele-tele kek gini hahaha, maafkanlah author yang baru belajar ini hahaha

Banyak yang minta req yulsic nih hehe tapi author belum dapet feelnya yulsic haha, gw dah punya bayangan ending buat nih ff ada dua nih yang satu endingnya bahagia dan yang satu ending nya sedih.

Tapi gw pengen ending nih ff sedih haha tapi gak tau juga masih bingung….

SALAM KRYBER!!!

 

 

 

 

Advertisements

28 thoughts on “Perhaps Love 12

  1. Ywd says:

    Akhirnya update juga Thor ! Senangnya krystal bisa jujur juga , please Thor jangan sad Ending 😦 tapi Happy anding biar makin semangat 🙂 🙂 🙂 🙂

  2. lama d tgg2,update juga thor.luna unnie seneng bued ngegodain krystal…akhir nya krystal mengungkap kn perasaan nya ma amber…klo bz sih thor ending nya bhagia…kryber bersatu,pii jessica gimna?

  3. SicaBaby says:

    Arghhhhh thor udh kryber jadian aja..trus sica ama yuri biar pas kryber yulsic.. 🙂 gk kuat gua klo kryber masih main kucing2’an >_<

  4. KimNilam says:

    Please jgn sad end thor ak-aku gak gak gak kuat(?) Pokoknya harus happy end klo masalah nanti jdinya kryber / jessber aku terima apapun keputusan author kekeke~

    See ya~

  5. ember says:

    Mnrut gw se..enakan endingnya ntar happy2an ajh..tp gk taulah yaah..terserah feelnya author ajh mw jalannya kek mna..yg psti critanya hrus dicompletekan..ameennn hehe

  6. NW says:

    Wahh … makin rumit nih .. Krystal lgi uddh mulai berani nunjukin bahwa dia suka sm Amber ..
    Kalo jdi nya Kryber Jessie gmna??
    Tpi gue pengen Kryber sma Jessber bersatu .
    OK .. di tunggu ajja deh klnjutannya .
    Semangat terus . ^_^

  7. Puput Kurnia Putri says:

    happy ending dong Thor 😭huuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaaa…………!!!😭╥﹏╥╥﹏╥╥﹏╥╥﹏╥╥﹏╥╥_╥﹏╥ 〒_〒o(╥﹏╥)o

  8. Yah itu kasian banget si jess ditinggal gitu aja elah 😔😔😔
    Wew yang akhirnya mau ngakuin perasaannya ckckck
    Kalo kryber jadi kasian sica , kalo jessber jadi kasian krystal ? Hmm bingung hayati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s