Perhaps love 11

Hari ini konser SM akan di mulai, aku sedang bersiap-siap merapikan pakaian ku dan mengatur detak jantungku yang berdebar-debar sesekali aku mengintip ke arah penonton untuk mencari dia, tetapi aku ingat bahwa dia tidak datang ke konser SM itu sedikit membuatku kecewa “Soojungie, ayo cepat bersiap-siap 15 menit lagi f(x) akan tampil”

“Baik oppa” aku segera menuju panggung depan VIP, setelah sampai di pinggir panggung aku kembali mencari sosok dirinya  “Soojungie, apa ada yang sedang kau cari?”

“Oh tidak ada Luna unnie” senyumku padanya.

“Anak-anak segera bersiap-siap!”

“Ya oppa”

Dan kami segera naik ke atas panggung dan bersiap-siap menyanyikan lagu dari album terbaru kami Red Light, di sela-sela aku tampil aku melihat wajahnya! iya wajahnya tepat di depan panggung VIP sedang memegang lightstick, aku sedikit tersenyum saat melihatnya datang menonton konser kami setelah kurang lebih 3 menit tampil kami mengakhiri lagu kami dan segera meninggalkan panggung tapi saat aku melihat ke arah bangku nya aku melihat seperti terjadi keributan, aku ingin sekali berhenti melangkah tapi tidak bisa.

“Soojung apa kau tidak apa-apa? kau seperti memikirkan sesuatu?” tanya Sulli kepadaku dengan wajahnya yang khawatir.

“Tidak ada”

“Kau berbohong” haishh anak ini keras kepala sekali.

“DREET DREET” aku melihat ponsel ku yang bergetar

1 message

“Soojungie maafkan unnie tidak bisa menonton konsermu hingga akhir, unnie harus segera ke kantor polisi”

“What??! kantor polisi?!! aku harus segera menelfon unnie!” aku segera menekan tombol panggil.

“Anak-anak segeralah bersiap-siap kalian akan segera tampil lagi!”

“Haishh mengapa tidak di angkat?” aku sangat khawatir, apakah unnie dalam bahaya?

“Soojungie ayo cepat!”

“Iya unnie” aku segera bersiap-siap kembali ke atas panggung.

Setelah menyelesaikan lagu Vacance dan Hot Summer aku segera berlari ke ruangan khusus f(x) dan mengambil ponselku dan segera menelfon unnieku.

“Ayoolah unnie angkatlah!” aku mengigit bibir bawahku karena gugup dan bolak balik dalam ruangan.

“Hallo”

“Unnie!! kau dimana? apa kau tidak apa-apa?!! aku benar-benar mencemaskanmu!”

“Maafkan unnie telah membuatmu khawatir, unnie sedang dalam perjalanan menuju kantor polisi aku tidak apa-apa jadi kau tidak perlu khawtir”

“Tidak khawatir bagaimana? untuk apa unnie ke kantor polisi?”

“Unnie ke kantor polisi karena unnie melihat Amber sedang mengalami masalah dengan salah satu penonton sehingga iya harus di bawa ke kantor polisi” aku terkejut saat nama Amber terdengar di telingaku.

“Am-am-amber?? Amber di kantor polisi?”

“Iya Soojungie aku harus segera ke kantor polisi, Soojungie aku akan menelfonmu lagi jalan sangat padat”

“Baik unnie” sambungan telfon terputus.

“Amber? apakah dia baik-baik saja??” stupid itu apa yang dia lakukan sampai iya harus masuk kantor polisi! benar-benar bodoh!

Aku berjalan keluar ruangan untuk mencari managerku dan untungnya dia tidak jauh dari ruanganku “Oppa!”

“Ya Soojung ada apa?”

“Oppa, ehmm kira-kira berapa lama lagi konser akan berakhir?” tanyaku padanya.

“Mungkin sekitar 1 jam lagi, ada apa?”

“Ehmm bolehkah aku pergi sebentar? aku berjanji sebelum konser selesai aku akan kembali oppa!”

“Haishh tidak! kau harus tetap disini”

“Oppa tolonglah sekali ini saja, Jessica unnie sedang ada di kantor polisi dan aku ingin menghampirinya!”

“Apa kantor polisi?!!”

“Ya oppa, please bantu aku”

“Baiklah, aku akan pergi denganmu” kami segera berlari ke arah parkiran belakang dan aku mengambil topi dan jaket bserta masker.

“Apa kau tau kantor polisinya dimana?”

“Ehmm aku tidak tahu, tapi yang pasti kantor polisi di dekat sini oppa” manager oppa langsung mengangguk, untung saja f(x) sudah selesai tampil dan aku tidak perlu terlalu khawatir.

“Oh oppa sebaiknya kita jangan lewat jalan ini, karena tadi unnie bilang iya terkena macet kita harus memutar jalan agar dapat menghemat waktu”

“Baiklah, kau berpegengan!” aku segera memegang sabuk pengamanku, managerku ini sangat pintar dalam mengemudikan mobil, aku rasa managerku ini adalah mantan pembalap.

Hanya membutuhkan waktu 25 menit kami sampai di kantor polisi dan aku melihat mobil Jessica unnie yang terparkir tanpa pikir panjang aku langsung masuk ke dalam kantor polisi yang ramai ini, aku memutar-mutar badaku mencari Jessica unnie dan Amber, aku kembali melangkah dan tiba-tiba langkahku terhenti karena melihat apa yang sedang kulihat saat ini.

Aku mersakan tubuhku menjadi lemas, aku mersakan lututku bergetar, tanganku tidak bisa bergerak, aku mersakan kesedihan, aku ingin sekali berhenti menatapnya tapi tidak bisa mata ini, mata ini terus melihat ke arahnya! aku seperti patung tidak dapat bergerak tetapi mataku tiba-tiba menjadi sangat panas.

Dengan perlahan aku memutar badanku dan kembali berjalan ke pintu keluar

“Soojung” sentuhan tanganya, aku sangat ingat setiap sentuhan nya, aku membalikan badanku dan melihat kembali wajahnya yang sudah lama ini tak ku lihat hanya bisa ku bayangkan dalam mimpiku.

“Soojung, kenapa kau ada disini?” aku melihat wajahnya yang khawatir, mengapa harus dia yang khawatir dasar bodoh!

“Tidak apa” aku kembali berjalan tapi sial! genggaman tanganya terlalu kuat.

“Kau bohong!” aku sungguh tidak berani menatapnya.

“Aku kesini hanya untuk memastikan Jessica unnie baik-baik saja” jawabku tanpa melihat wajahnya.

“Jangan berbohong kepadaku”

“Dia tida berbohong Am” aku melihat unnie yang melangkah ke arahku dan Amber.

“Soojung kira aku terkena masalah hingga aku harus ke kantor polisi” Jessica unnie menatapku lurus tanpa melhat Amber.

“Itu sebabnya dia datang kemari Am” tatap Jessica kepada Amber, dan Amber perlahan melepaskan genggaman tangan Krystal.

“Unnie aku harus kembali ke konser” senyumku pada Jessica unnie dan Jessica unnie memeluku.

“Kau harus hati-hati” dan aku membalasnya dengan senyuman.

Setelah konser selesai aku segera di antar pulang oleh managerku, dan setelah membuka pintu aku melihat unnieku yang menyiapkan makan untuk “Unnie”

“Oh kau sudah pulang, sebelum kau mandi kau harus makan” aku segera menaruh tasku dan duduk di depan meja makan, unnieku sedang menyiapkan piring untuku dan beberapa lauk makanan.

“Jangan banyak-banyak unnie aku sedang tidak ingin makan”

“Kau harus banyak makan, kalau kau tidak banyak makan nanti kau menjadi lemas dan jadi jatuh sakit sudah jangan membantah kau harus menghabiskan semuanya kau mengerti?!”

“Ya” aku segera menghabiskan makan malam ku dengan unnie di meja makan.

“Bagaimana konsermu tadi Soojung?”

“Berjalan dengan lancar unnie” jawabku menatap unnie yang juga menyantap makan malamnya.

“Maafkan aku tidak melihatmu sampai akhir”

“Tidak apa unnie” senyumku padanya, suasana menjadi tenang dan diam.

“Ehmm unnie”

“Ya?”

“Ehmm bagai-bagaimana keadaan Amber?” tanyaku sedikit terbata-bata.

“Dia baik-baik saja dan dilepaska, kau tenang saja” senyum unnie kepadaku, dan aku kembali melanjutkan makanku.

“Soojung”

“Ya unnie”

“Maafkan aku harus berbohong kepada Amber”

“Aku melakukan itu agar aku dapat menutupi persaanmu terhadapnya” aku melihat Jessica unnie dan kami saling bertatapan.

“Apa yang unnie bicarakan” senyumku padanya.

“Sampai kapan, sampai kapan kau harus menutupi perasaanmu terhadap Amber?” pertanyaan unnie membuatku diam dan aku tidak berani menatapnya.

“Apa, apa yang unnie bicarakan? aku tidak mengerti”

“Aku tahu kau menyukainya, aku tahu kau peduli padanya tapi semua yang kau lakukan menuntumu untuk mengubur persaanmu terhadapnya, tapi pada kenyataanya kau tidak bisa”

“Aku hanya menganggapnya sebagai teman biasa unnie” jawabku dengan menunduk.

“Teman?” Jessica menghembuskan nafasnya.

“Lalu berikan alasanmu kenapa kau datang ke kantor polisi dengan panik?” tanya Jessica.

“Padahal saat itu kau sedang mengadakan konser? dan kau datang ke kantor polisi hanya untuk melihat keadaan Amber? kau khawatir padanya bukan?” tanya lagi Jessica dan Krystal hanya diam.

“Kenapa hanya diam Soojung? apakah pertanyaanku sangat sulit untukmu?”

Jessica bangun dari meja makanya “Jika, jika kau benar-benar menyerah untuknya. maka aku, aku tidak akan segan-segan untuk membuatnya melupakanmu Soojung”

“Kau tahu bukan bahwa aku menyukainya”

“Tapi sayang, aku harus berusaha dengan keras agar dia bisa berpaling darimu karena dia benar-benar menyukaimu” Krystal kembali diam dan Jessica meninggaklan Krystal “Kau berisitirahatlah ini sudah malam”

krystal menteskan airmatanya dan tidak mampu berkata apa-apa.

NEXT DAY

Krystal kembali melanjutkan aktifitas barunya bersama Taemin, saat ini Krystal sedang melakukan reality show dengan Taemin “Ingat kalian harus benar-benar terlihat mesra di depan camera”

“Itu hal yang mudah, bukankah kita selalu bermesraan benar kan?” senyum Taemin kepada Krystal yang menggengm tangan Krystal dan Krystal hanya tersenyum.

“Okay syuting akan kita mulai”

Syuting akhirnya di mulai Taemin dan Krystal terlihat bahagia satu sama lain tetapi Krystal, mungkin Krystal terlihat bahagia bersama Taemin tapi hatinya dan persaanya sebenarnya adalah tidak. Dia sadar bahwa selama ini persaanya ke Taemin hanya sebatas teman.

Saat ini Krystal dan Taemin sedang melakukan syuting membuat kue saat Taemin ingin mengaduk adonan tiba-tiba Krsytal memegang tangan Taemin “Oppa kau salah dalam mengaduk adonan nya, bila seperti itu adonan nya tidak akan jadi. sini aku ajarkan” Krystal memegang tangan Taemin dan Taemin terlihat sangat senang.

“Wah kau hebat, sypa yang mengajarkanmu?” tanya Taemin.

“Amber” jawab reflek Krystal dan Taemin sedikit bingung.

“Amber??” Krystal lalu mengigit bibir bawahnya.

“Ah sudah lupakan, mari kita buat lagi” senyum Taemin dan Krystal mengangguk.

Setelah melakukan syuting Krystal bergegas pulang “Krystal” Taemin menghampirinya “Ya oppa”

“Ehmm saat kita syuting tadi kau menyebutkan nama Amber, siapa dia?”

“Ehmm dia temanku yang mengajarkan ku membuat kue oppa, kau tenang saja”

“Oh benarkah? hmm baiklah, kau mau ku antar pulang?” ajak Taemin.

“Tidak usah aku akan pulang sendiri” senyum Krystal.

“Baiklah kau hati-hati ya, kirim pesan teks kepadaku bila kau sudah sampai jangan membuatku khawatir okay” Krystal membalas dengan senyuman dan berjalan ke arah mobil putihnya yang terparkir tidak jauh dari lokasi syuting.

21.00

Sudah lebih dari 20 menit Krystal memutar-mutar arah mobilnya tidak tahu tujuan dirinya akan kemana, saat ini Krystal malas untuk kembali pulang ke rumahnya dan ingin menghirup segarnya udara malam hari, dan setelah cukup lama di dalam mobil Krystal mengentikan mobilnya dan membuka kaca mobilanya menghirup segarnya udara malam dan suasana yang tenang.

Krystal kemudian turun dari mobilnya lalu berjalan dan melihat indahnya sungai Han pada malam hari “Indah” senyum Krystal melihat sekelilingnya dan Krytsal merentangkan kedua tanganya juga memejamkan kedua matanya menikmati udara yang dingin, Krystal merasakan ketenangan dan sekejap melupakan seluruh masalahnya, Krystal mersakan kebebesan karena selama ini dia selalu mengahabiskan waktunya di depan camera dan juga tidak peranh lepas dari sorotan camera yang selalu ingin tahu kegiatan nya.

Saat Krystal mersakan ketenangan nya tiba-tiba iya mendengar suara canda tawa seseorang yang membuat dia membuka matanya “Haishh menganggu saja!”

Suara tawa itu semakin dekat dan Krystal melihat beberapa namja sedang bermain skateboard dengan canda tawa, dan Krystal hanya memandangi mereka dari jauh “Bahagia sekali mereka” hela nafas Krystal.

Para namja itu berhenti untuk berisitirahat dan sedang berbincang-bincang tetapi ada satu namja yang menarik perhatian Krytsal, namja itu memakai topi, jaket merah dan memakai celana jeans biru. Krystal meyipitkan matanya agar dapat melihat jelas tapi sayang namja itu masih tidak terlihat jelas oleh Krystal karena pensaran Krystal melangkah kan kakinya untuk lebih dekat.

Tetapi saat Krystal ingin melangkahkan kaki tidak sengaja iya terplest dan membuat dia terjatuh dengan memegang telapak kanan kakinya “Aaaghhh” Krystal mengerang sakit yang membuat para namja itu menoleh ke arahnya.

Namja 1 : “Hei ada apa dengan yeoja itu?”

Namja 2 : “Apakah dia baik-baik saja? sepertinya iya terjatuh, ayo kita kesana.

Dan mereka berlima akhirnya mendekati Krystal dan melihat keadaanya “Nona apa kau tidak apa-apa?” tanya salah satu namja yang membungkuk melihat keadaan Krystal “Aku tidak apa-apa” jawab Krystal dengan menundukan kepalanya agar wajahnya tidak terlihat.

“Kau yakin?” tanya teman namja itu dengan melihat wajah Krystal.

“Iya” jawab Krystal singkat.

Dan salah satu namja berbisik ke arah temanya “Wajahnya seperti tidak asing bagiku, tapi siapa ya?” 

Krystal ingin sekali berdiri tetapi sayang kakinya tidak bisa bergerak “Dia seperti salah satu member f(x)” wajah Krystal semakin di sembunyikan karena sepertinya mereka mulai mengenali wajah Krystal.

“Apakah kau adalah salah satu member f(x) yaitu Krystal Jung?” tanya polos namja.

“Kalian salah orang” Krystal lalu berusaha bangun.

“Kau benar-benar Krystal Jung! aku sering menemani temanku nonton konsermu, aku mengenalimu!” tunjuk salah satu namja ke arah Krystal dan Krystal masih diam berusaha bangun.

“Hei minggir!!” terdengar suara yang tidak asing bagi Krystal, para namja itu menoleh ke arah sumber suara.

“Oh kau dari mana saja! hei liat disini ada idolamu! Krystal Jung!” Krystal kembali menyembunyikan wajahnya dengan memejamkan mata “Mati aku, bagaimana ini? aku harap mereka bukan lah sasaeng fansku yang akan menyakitiku Tuhan tolong aku” 

Krystal masih memejamkan matanya dengan suara langkah kaki yang mendekatinya “Kau tidak apa-apa? kaki mu sepertinya sedikit tercetit” Krystal kemudian membuka matanya karena iya mendengar suara yang benar-benar tidak asing baginya.

Dan kemudian Krystal membuka matanya dan menoleh ke arah sumber suara dan betapa terkejutnya iya melihat “AMBER!” di depan matanya dengan tersenyum.

“Apa kakimu masih sakit?” Amber melihat ke arah kaki kanan Krystal dan Krystal mengangguk.

“Ya apa kalian saling kenal??!!” tanya semua teman-teman Amber.

“Amber dia adalah Krystal Jung salah satu idolamu yang ingin sekali kau peluk dan cium!” wajah Amber seketika merah mendengar Peniel berbicara.

“Apa kau bilang Krystal Jung? dia bukan Krystal Jung apa kalian ini sedang mabuk?” Amber langsung berdiri dan menutupi Krystal untuk menghalang teman-temanya melihat Krystal lebih dekat.

“Tapi aku yakin dia adalah Krystal” 

“Yakin darimana? aku ini adalah fansnya! aku tahu yang mana Krystal dan yang mana bukan dasar bodoh!” 

“Haishh dia malah marah-marah” 

“Kalian pergi saja, aku  akan menyusul lagi pula dia adalah temanku ayo cepat sana!” usir Amber.

“Baiklah baiklah ayo kita pergi” Peniel, Jackson dan Rome meninggalkan Amber dengan Krystal.

Setelah mereka pergi Amber kembali melihat kaki Krystal “Auuchh! jangan di sentuh stupid! itu sangat sakit!” 

“Haishh aku tahu, tapi kau tidak perlu memukulku!” Amber mengelus-elus bahu kirinya.

“Apa kau bisa jalan” tanya Amber.

“Kau pikir saja sendiri aku bisa jalan atau tidak!” ketus Krystal dan Amber hanya menggelangkan kepalanya.

“Wanita ini, aku tadinya berniat untuk menolongmu, Karena sikapmu yang seperti ini aku akan mengurungkan niatku!” Amber kemudian bangkit dan pergi meninggalkan Krystal.

“YA stupid kau mau kemana!!” teriak Krystal dan Amber tidak menjawab.

“Amber llama!! haishh jangan tinggalkan aku!! aku takut sendiri! Amber kembalilah, tolong aku!” Amber kemudia menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Krystal yang terlihat sedih.

“Anak ini tidak tahu bagaimana cara meminta tolong?” Amber menghela nafas dan menghampiri Krystal kembali.

Amber kemudian jongkok dan melihat wajah Krystal yang menangis “Ya Krystal Jung mengapa kau menangis?” 

Krystal menangis terseduk-seduk “K-k-kar-karna kau me-meninggalkan a-aku, dasar stupid!” Krystal terisak-isak.

“Haishh aku cuma becanda kepadamu mana mungkin aku meninggalkanmu sendirian disini lagipula kau juga malah bersikap  jutek kepadaku” Amber masih memperhatikan Krystal yang menangis karena perbuatanya.

“Sudah jangan menangis, aku nanti di kira akan menculikmu jika kau menangis terus”

Krystal kemudian menatap Amber dan memukul mukul badanya “Dasar stupid stupid stupid!” kemudian Amber memegang tangan Krystal dan secara langsung Amber mengalungkan tangan Krystal ke badanya dan mengangkat tubuhnya “Ya stupid apa yang kau lakukan!!” 

Kemudian Amber menggendong Krystal dengan bridal style “llama apa yang kau lakukan!!” teriak Krystal yang terihat gugup karena Amber.

“Kau mau aku turunkan dan aku tinggalkan? kakimu tidak bisa jalan kan, jadi aku melakukan nya” 

Krytsal hanya diam dan melihat Amber yang jaraknya sangat dekat dengan dirinya bahkan Krystal dapat merasakan hangat nay nafas Amber dan tubuhnya.

Sedangkan Amber sangat gugup “Am”

“Ya”

“Jangan tinggalkan aku lagi” jawab Krystal yang bersender di dada Amber.

“Iya princess aku tidak akan meninggalkanmu” jawab Amber menatap lurus jalan dan Krystal tersenyum mendengarnya.

“Makanya kau lain kali harus berhati-hati dalam berjalan!” lalu Krystal menatap dingin Amber dan memukul kepalanya.

“Ya! apa kau tidak tahu terima kasih sudah kutolong malah memukul kepalaku!”Krystal kembali diam.

Ntah kenapa Krystal sangat nyaman dalam keadaan seperti ini meskipun kakinya terkilir rasanya seperti tidak sakit “Amber stupid” ucap lembut Kyrstal.

” Amber Stupid”

” Amber Stupid” Krystal mengucapkan dengan senyum.

“Ada apa denganmu?” tanya Amber.

“Kenapa jantungmu sangat berdebar debar” dan seketika wajah Amber merasa panas dan iya menelan salivanya.

“Mengapa sekarang jantungmu malah berdebar lebih kuat? kenapa kau terlihat gugup?”

“Haishh anak ini apakah dia sekarang sedang menggodaku??”

“Itu, itu karena aku lelah! kau tidak lihat aku menggendongmu dan juga tubuhmu sangat berat!”

“Apa kau bilang tubuhku berat??!”

“Ya” 

Setelah 8 menit berjalan akhirnya Amber menemukan mini market dan menaruh Krystal di bangku pinggir sungai Han

“Kau tunggu sini princess, aku akan ke mini market” Krystal mengangguk kemudian Amber segera berlari, Amber tidak mungkin meninggalkan Krystal di tempat iya jatuh karena terlalu jauh dengan mini market itu sebabnya iya harus menggendong Krystal dengan jarak mini market yang tidak jauh.

Kurang dari 5 menit Amber telah kembali dan berlari ke arah Krystal dengan membawa sebuah kotak “Apa itu?” tanya Krystal , lalu Amber jongkok di depan kaki Krystal dan melepas sepatunya “Agh!”

“Tahan sedikit”

Amber melihat kaki Krystal yang terkilir kemudian Amber membuka sebuah kotak yang berisi es batu dan menaruhnya di pergelangan kaki Krystal yang terkilir.

“Ah” Krystal sedikit merintih dengan mengigit bibir bawahnya, Amber mengusap usap es batu di kaki Krystal “Tahanlah sedikit hanya dua menit untuk mengurangi memar di kakimu” Amber terus mengusap-usap kaki Krystal dengan es batu yang sudah di pecahkan.

Krystal terus menatap Amber, matanya tidak lepas dari sosok yeoja tampan yang kini sedang mengobati kakinya dengan memakai topi. 

“Aku sangat rindu senyuman nya”

“Aku sangat rindu tawanya”

“Aku rindu suaranya”

“Aku merindukanmu Am”

“Maafkanku” kata-kata itu langsung terucap di bibir Krystal yang membuat Amber melihat ke arah Krystal.

“Maaf?” ulang Amber.

“Iya, maafkan aku Am. Maafkan aku karena aku menyakitimu” tunduk Krystal.

“Menyakiti? hmm kau tidak pernah menyakitiku princess sungguh, kau tidak pernah menyakitiku.” senyum Amber.

“Akulah yang menyakiti persaanku sendiri, akulah yang membuat diriku semakin jatuh di kehidupanmu, aku yang tidak tahu diri karena aku tidak pantas untukmu”

“AM!!”

“Aku yang tidak berkaca siapa diriku dan siapa dirimu” senyum Amber.

“Aku ini hanya lah fansmu yang gila haha” 

“Amber hentikan!!” teriak Krystal.

“Aku, aku akan berdiri dimana sepantasnya aku berdiri princess. Aku tidak pantas untukmu, tapi tenang saja aku akan tetap menjadi fans setiamu dan selalu mendukungmu apapun yang kau lakukan sekalipun sering kali membuat ku cemburu!” canda Amber dengan tawa.

“Amber aku” 

“Aku….”

“Okay sudah selesa!! lihat kakimu tidak terasa sakit bukan?” Amber membalut kaki Krystal.

“Okay, sekarang aku akan mengantarmu pulang lagi pula ini sudah malam” Amber jongkok di depan Krystal “Sekarang naik punggungku”

“Dasar bodoh!”

“Haishh iya aku bodoh, ayo cepat naik” Krystal kemudian naik ke punggung Amber dan memeluk Amber dengan erat.

Kemudian mereka berjalan menelusuri sungai Han di malam hari “Indah sekali malam ini” senyum Amber melihat sekeliling.

“Aku tidak akan melupakan malam ini” 

“Mengapa?”

“Tidak tahu, aku merasa sangat senang dan tidak ingin malam ini cepat berlalu” 

“Benarkah? kalau begitu pikiran kita sama” senyum Amber.

“Apa kau ini suka tersenyum? kenapa kau tersenyum terus?” 

“Aku tidak tahu, ntah kenapa saat ini aku ingin terus tersenyum” senyum Amber yang menghadap Krystal yang hampir saja mengenai pipi Krystal, dan Amber segera memutar kembali kepalanya menghadap depan dengan sedikit batuk dan Krystal merespon dengan tersenyum, Krystal semakin mengeratkan tubuhnya dengan Amber dengan menaruh kepalanya di bahu kanan Amber dan menyandarkan kepalanya di kepala kanan Amber.

“Hei princess”

“Hmm” 

“Sepertinya kau sangat nyaman di punggungku” Krystal tersenyum mendengarnya, Krystal hanya tersenyum dan hanya ingin diam menikmati malam bersama Amber.

Tidak lama kemudian akhirnya mereka sampai di depan mobil Krystal “Princess”

“Princess” Amber melihat ke arah Krystal yang terlelap tidur.

“Aigoo anak ini malah tidur sepertinya dia menganggap punggungku ini adalah tempat tidurnya” tidak ingin menggangu Krystal tidur, Amber mengambil kunci mobil di tas Krystal yang iya kalungkan di lenganya.

Setelah pintu mobil terbuka Amber menaruh hati-hati Krystal di tempat duduknya dan menatap Krystal “Jadi seperti ini jika kau sedang tidur” ucap Amber, lalu Amber membuka jaketnya lalu menyelimutkan ke tubuh Krystal, dengan pelan Amber menutup pintu mobil agar Krystal tidak terbangun.

Setelah itu Amber menyalakan mobil milik Krystal dan segera menuju rumah Krystal, selama di perjalanan Amber selalu melirik ke arah Krystal dan bila mobil tengah berhenti Amber merapikan rambut Krystal yang terjatuh mengenai wajahnya dan merapikan jaket miliknya untuk memastikan bahwa Krystal tidak kedinginan.

Setelah 40 menit dalam perjalanan akhrnya sampai tetapi Amber tidak ingin membangunkan Krystal yang tertidur pulas, Amber melepas shitbeltnya dan memiringkan badanya dan menepang kepalanya dengan tangan kirinya agar bisa melihat Krystal tertidur di sampingnya dengan wajah yang berhadapan.

“Perasaan ini, bagaimana bisa aku melupakanmu? bagaimana caranya agar aku dapat hidup seperti dulu tanpa harus terus memikirkan tentang dirimu, tanpa harus merasakan kehilangan dan kecewa yang kini aku rasakan Soojung? kau sungguh membuatku gila, benar benar seperti orang gila. Apa yang harus aku lakukan? apa yang harus aku lakukan untuk benar-benar melupakanmu.  setiap aku ingin melupakanmu dan lepas dari bayang bayangmu, kau selalu datang dengan wajah yang benar-benar kurindukan senyum yang selalu membuat waktu ku terhenti. Aku melakukan kegiatanku hampir satu hari penuh agar aku bisa melupakanmu tapi kenapa sekarang, kenapa sekarang kau hadir kembali?? Soojung, bisakah kau mengajariku untuk melupakanmu?” Amber menghela nafas.

“Amber” 

“Amber” 

Amber terkejut saat mendengar Krystal menyebutkan nama Amber dalam tidurnya “Apa kau sedang memimpikanku princess?” senyum Amber.

“Bagaimana aku di mimpimu? apakah aku tetap tampan?”

“Apakah dalam mimpimu aku bisa memilikimu?” 

“Apakah aku bisa menggengam tanganmu?”

“Apakah aku bisa terus ada di sampingmu?” senyum Amber, dan dengan perlahan tangan kanan Amber bergerak menyentuh rambut Krystal dan membelai pipinya dengan sangat lembut.

“Seperti ini, seperti ini saja sudah cukup bagiku. Tidak apa aku tidak bisa memlikimu tapi izinkan aku agar aku selalu dapat melihatmu tersenyum dan bahagia Soojung, aku selalu menerima keputusanmu”

“Bila kau bahagia aku akan seribu kali lebih bahagia Soojung”

———————————————————————————————————————————-

Sorry short update dan kalo ceritanya gak jelas hehe, author udah mulai kuliah jadi fokusnya udah kebagi sama kegiatan maaf ya semua tapi tenang aja nih ff bakal terus berlanjut walaupun hanya short update, maafin author juga kalau updatenya agak lama karena alasan kegiatan author dan juga maaf kalau makin kesini ceritanya kurang jelas dan bikin bingung.

Auhtor aja sekarang nih bingung sebenarnya perasaan Amber ini kek gimna sama Krystal? terus Jessica nya gimna? gue yang mikir gue juga yang bingung hahaha!

Sebenrnya Amber ini masih sayang sama Krystal tapi gimna ya? bingung juga sih perasaan gak bisa dibohongin sekalipun udah di sakitin tp masih ada rasa apalagi tipe-tipe kek Amber kyak gini, yang keliatan banget klo dah sayang sama orang itu pasti sayang banget…

Walaupun Amber deket banget dan perhatian sama temen-temen nya tapi saat Amber sama pasangan nya pasti serius dan ngasih perhatian nya tuh beda dan penuh kasih sayang! aggh anjir lah Amber ini bikin gue gak normal hahaha

Dan tipe kek Amber ini keliatan klo dia bakal ngelakuin apa aja buat pasangan nya bahagia, sekalipun Amber harus ninggalin pasangan nya…

Dan Amber ini dewasa dalam berhubungan dalam arti pacaran dan keliatan pengertian nya wahahahaha sok paham gini gue…

Sebenrnya gue pengen nanya nanya ke kalian tentang kryber tapi ntar ajalah hahah yasudahlah mau pamit dulu bye-bye maafkan lah author yang gak jelas dan sok tahu ini tapi baik kok hatinya ^^

SALAM KRYBER!

Advertisements

11 thoughts on “Perhaps love 11

  1. NW says:

    Nyesek bgt yeh kalo jdi Amber .. Tpi gue salut sma dia ,, lbih memilih orng yg d cintainya bahagia walaupun hati Amber sendiri sakit .. T_T
    Krystal ngaku ajja deh kalo loe tuh suka sma Amberb… Nanti keburu berpaling ke Sica nanti ..
    Masih lamakah Kryber bersatunya Thor ?? uddh geregetan gmna gtuh nungguinnya .. Okelah ,, d tunggu ajja klnjutannya .
    Semangat terus OK .. ^_^

  2. amber org nya sabar bued,,amber walaupun tersakiti tapi dy akn ttp bhgia kalaupun krystal bhgia juga,,..ayo doonk krystal jujur ma perasaan km,klo km juga menyukai amber,atau jessica akn berusaha buat amber melupkn km…

  3. kryber_4ever says:

    duuhh ksian amber…
    krystal trima ja amber nnti amber bunuh diri lohc….
    thor satuin kryber donk please……!!!
    part berikut.x jgn lma ya thor…biar kta gk mati pnasaran.
    semangat ya……^,^

  4. sherinkustanto says:

    Kesiann amber nyesek2 deh
    Tpi amber lebih milig org yg di suka ya walaupun skit htinya
    Sicaa hibur amber *lah
    Lanjut thorr

  5. febry J.Liu says:

    hallo sya raider bru..

    maaf yah bru bsa coment soalny nggak tahu mau coment apaan.

    cie cie kryber dketan lg sneng deh bcanya wlau pun updatenya nggak trlalu pnjang tpi ttap keren kok..

    mksih ^_^

  6. embrrr says:

    Yeeii akhirnya update jg..
    Mau kryber or jessber yg pnting bahagia dua2 nya..
    Author udh mlai kul..yg smngat yh..tpi plisss selesain ff ni yh..jgn bikin nanggung kita yg baca..plisss

  7. isnaeni says:

    Yah thor tpi lho msh ttp updet ya
    Klau gak gue galau nihkan soalnya jarang bgt ada ff kryber
    Gue hrp sih amber ttp ma krystal ja
    Ntar sica ma yul aja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s