Perhaps love 10

Sinar matahari perlahan demi perlahan mulai menyinari dan memberi kehangatan, suara burung mulai berkicau bertengger dari satu pohon ke pohon lain dengan kicauan yang sangat gembira yang membuat pagi hari ini menjadi indah. Pagi hari ini Krystal memulai aktifitasnya dengan meeting bersama staff SMent untuk membahas reality show yang akan iya lakukan dengan Taemin.

Dengan di temani teh hangat Krystal menyimak apa yang manager dan staff nya jelaskan kepada dirinya dan Taemin, mungkin Krystal terlihat seperti memperhatikan dengan serius tetapi di dalam pikiran nya iya sedang memikirkan sesuatu yang membuat dirinya benar-benar kecewa dan bila mengingatnya Krystal sering kali meneteskan airmatanya.

“Aku menyukaimu Jung Soojung”

“Aku mencintaimu”

Bila Krystal mengingat perkataan itu dirinya menjadi sangat sedih.

“Soojung”

“Ya?” 

“Apa kau tidak memperhatikan kami lagi?” 

“Maafkan aku” Krystal menundukan kepalanya.

“Apa kau sedang sakit?” tanya manager dan Taemin terlihat sangat khwatir “Kau tidak apa-apa?” genggam tangan Taemin kepada Krystal.

“Aku tidak apa-apa maafkan aku” 

“Baiklah langsung saja ke pokoknya, kau dan Taemin akan melakukan reality show bersama dan aku harap kau bisa melakukan adegan romantis seperti skinship, ini semua kami lakukan untuk menaikan rating reality show pertama yang akan di buat oleh SM dan lagi pula kalian sudah berpacaran jadi tidak ada kesulitan bukan? dan ini juga penting untuk karir kalian dengan melakukan fanservice kalian akan mendapatkan banyak job terutama kau Krystal sekarang kau adalah artis yang paling top di Korea dan aku harap kau tidak membuat kesalahan, pentingkan karirimu kau mengerti?”

“Ya oppa” jawab Krystal.

“Dan jangan lupa persiapkan diri kalian untuk konser SM dan jaga kesehatan!”

Jessica Pov

Akhir-akhir ini aku selalu melihat Soojung dengan wajah sedih ada apa dengan dirinya? setiap aku tanya dia pasti mengatakan bahwa dia akan baik-baik saja, apakah dia putus dengan Taemin? tetapi sepertinya tidak, aku benar-benar khawatir terhadap dirinya.

Aku segera mengambil ponselku dan menelfon adik kesayanganku ini

“Hallo Soojungie”

“Ya unnie”

“Kau sedang apa? apa kau sudah makan?”

“Aku sedang latihan untuk konser Sm nanti, aku belum makan unnie”

“Haiish mengapa kau belum makan?! kau harus makan nanti kau malah jatuh sakit dan jadwalmu sekarang ini sedang padat!”

“Unnie tidak perlu khawatir memberku sudah membawa makanan jadi unnie tidak perlu khawatir, oh iya unnie sudah dulu ya aku akan mulai latihan lagi bye unnie love you”

“Baiklah, love u too Soojungie”

Akhir-akhir Soojung sangat sibuk aku benar-benar khawatir terhadap kesehatanya, aku melihat jam yang menunjukan pukul 12 siang “Waktunya makan siang” aku bergegas pergi tetapi saat aku dalam perjalanan aku melihat kedai saat aku makan dengan Amber aku tersenyum bila mengingatnya.

Aku memutuskan untuk meminggirkan mobilku dan membeli ddukbokki, aku tidak tahu mengapa aku harus membeli ddukbokki padahal aku ingin makan sandwich.

Setelah membungkus ddukbokki aku mencari tempat yang enak untuk menghabiskan makan siangku untungnya dalam perjalananku aku melihat sebuah taman yang indah “Sepertinya makan di taman ini menyenangkan” aku terlalu bosan untuk makan di ruanganku.

“Waah aku memang tidak salah memilih taman ini” sangat indah dan banyak pohon di kanan dan kiri yang membuat taman ini sejuk dan ditambah lagi kicauan burung yang membuat suasana hati menjadi tenang, aku berjalan menelusuri taman ini dengan memegang makan siangku “Haish mengapa disini banyak sekali orang yang berkencan” 

Aku terus melangkah hingga aku menumakan tempat yang menurutku sangat nyaman dengan bangku kayu yang di kelilingi pohon hijau dan terdapat air mancur yang jaraknya tidak terlalu jauh.

Setelah duduk aku membuka makan siangku “Waah terlihat lezat” sebenarnya dulu aku tidak menyukai ddukbokki tapi ntah kenapa sekarang ini aku menyukainya itu semua karena Amber hehe.

“Wah lezat” sebelum makan aku meniupnya dan mengunyahnya pelan-pelan karena masih panas.

“Uhuk uhuk!!” sial aku tersedak! aku lupa membawa air mineral!”

“Uhuk uhuk” 

“Ini” aku melihat tangan seseorang yang memberikan ku air mineral, apakah air mineral ini aman? bagaimana kalau di campur dengan obat tidur?”

“Uhuk uhuk!” haish sudah dari pada aku mati tersedak!

“GLUP GLUP GLUP GLUP” ahhh segar sekali. rasanya aku hampir benar-benar mati.

“Terima—“

“YA!! KAU!”

“Hai Jessica” senyum dorky

“Kau sedang apa disini?!” aku benar-benar terkejut bahwa dia ada disini.

“Aku? ehmm aku sedang berisitirahat dan ingin menghirup udara segar” aku hanya melihatnya dengan terkejut.

“Boleh aku duduk disini?” tunjuk tanganya di samping ku.

“Kenapa diam saja? apa kau tidak mengizinkanku duduk denganmu? dan lagi pula sepanjang aku jalan orang-orang berjalan dengan pasanganya dan hanya kau yang duduk sendiri” 

“Ya kau!!” tunjuk ku padanya.

“Jadi biarkan aku duduk denganmu” dia langsung duduk di sampingku dengan jarak yang tidak terlalu jauh.

“Oh, sepertinya akhir-akhir kau suka ddukbokki” senyumnya padaku.

“Oh ini, aku hanya kebetulan lewat kedai ddukbokki lalu aku membelinya lagi pula aku bena-benar sudah kelaparan jadi apa boleh buat”

“Hmm aku kira kau membeli ddukbokki karena merindukanku haha” aku menatapnya dengan tatapan mematikan dan dia langsuung diam.

“GRUUUKKKK~” aku mendengar suara, seperti suara perut? hahaha aku menahan tawa dengan dengan tanganku.

Aku melihat ke arah Amber dan seketika wajahnya memerah “Hahaha”

“Berhenti tertawa! tidak ada yang lucu”

“Ya! bagaimana aku tidak tertawa bila cacing di perutmu itu berteriak meminta makan?” haha lihat wajahnya semakin lucu dan dia menyembunyikan wajahnya.

“Ini” aku memberikan nya ddukbokki.

“Ayo cepat makan” dia masih diam saja dan hanya memandangi ddukbokki di tanganku.

“Tapi itu makan siangmu”

“Kita makan bersama! mana mungkin aku memberikan semuanya” dia masih menatap.

“Kalau tidak mau akan ku habiskan sendiri”

“Hei hei hei tunggu tunggu aku mau aku hehe” kemudian aku menaruhnya di sela sela antara aku dan Amber.

“Selamat makan!” ucap Amber.

“Waah sangat lezat!” senyumnya padaku.

“Seperti anak kecil” aku menggelengkan kepala.

“Oh Jess, akhir-akhir aku jarang melihat mu ke toko ku apa sekarang kau benar-benar sibuk?” 

“Apa kau merindukanku?” 

“Iya” haishh yeoja ini selalu saja membuat pipiku merah!

“Akhir-akhir ini aku sangat sibuk bahkan aku tidak memiliki waktu untuk bersama Soojung” saat aku mengatakan nama Soojung aku melihat wajah Amber yang seketika berubah, ada apa denganya?

“Ya, kau tidak apa-apa?”

“Hmm tidak apa” 

“Akhir-akhir ini aku sangat khawatir padanya, dia terlihat sangat sedih tetapi dia tidak ingin cerita kepadaku” aku melihat Amber yang hanya diam saja.

“Apa kau tau dia kenapa?” tanyaku pada Amber yang berhenti mengunyah.

“Maaf Jess aku tidak tahu”

“Bagaimana kau bisa tidak tahu? bukankah kau adalah fansnya nomor 1 haishh kau payah sekali!”

“Aku memang fans nya tetapi aku tidak berhak untuk mencampuri urusan pribadinya, haishh nenek sihir”

“Apa kau bilang??!”

“Haha tidak ada aku hanya bilang Jessica cantik” 

“Kau bohong kau tidak berkata seperti itu kau kira aku tuli!”

“Haishh aku benar-benar mengatakan Jessica cantik mengapa kau tidak percaya!”

“Kembalikan ddukbokkiku!” aku ingin merebut ddukbokki dari tanganya.

“Ya! ddukbokki ini juga sekarang menjadi miliku! haishh benar-benar pelit lagi pula aku masih lapar!” 

“Kembalikan ddubokkiku!” saat aku ingin merebut ddukbokki itu tiba-tiba ddukbokki itu jatuh mengenai kemeja putih Amber.

“Oh God!” aku terkejut saat ddukbokki itu jatuh di kemeja Amber dan Amber terlihat terkejut.

“Amber, Amber maafkan aku. Aku benar-benar tidak sengaja aku benar-benar minta maaf” aku segera mengambil sapu tangan miliku dan membersihkan kemejanya yang terkena noda, aku benar-benar panik aku takut Amber marah terhadapku, saat aku membersihkan kemeja nya tiba-tiba aku merasakan hangat dari sentuhan tanganya.

“Sudah tidak apa Jess biar aku bersihkan sendiri” senyumnya kepadaku.

“Tapi..”

“Tidak ada kata tapi, lagi pula aku yang salah bukan dirimu” Amber mengambil sapu tangan dari tanganku dan membersihkan kemejanya.

“Maafkan aku Amber” aku benar-benar menyesal.

“Hei ini tidak apa Jess kau tidak perlu khawatir lagu pula aku bisa mencucinya” senyum nya selalu membuat ku tenang dan menjadi lebih baik dan aku membalas dengan mengangguk.

Kemudian aku menoleh ke arah Amber yang sedang membuka kancing bajunya “Ya apa yang kau lakukan!!” teriaku padanya yang sedang melepas kancing kedua.

“Aku? aku ingin melepas kemeja ini, kenapa?” wajah polos Amber.

“Apa kau gila? kau ingin membuka baju di tempat umum seperti ini!” aku menutup mataku dengan kedua tanganku walaupun aku masih mengintip-intip.

“Haishh aku masih waras Jessica Jung mana mungkin aku melapas baju di tempat umum seperti ini”

“Lalu mengapa kau membuka kancing bajumu!”

“Haihh yeoja ini, aku berani melepas karena aku memakai baju lapis, lihat ini”

“Ya!!” lalu Amber membuka kemejanya dan alhasil memang benar Amber memakai baju dalam berwarna hitam yang membuat dia terlihat Tampan…..

“See?”

“Huffh” aku menarik nafas.

“Ada apa? kau pikir aku akan telanjang? atau jangan jangan kau tidak rela badanku yang sexy ini dilihat banyak orang?” haishh dia menggodaku dengan mata yang curiga.

“Kau benar-benar gila!” aku meninggalkan nya.

“Ya Jessica Jung kau ingin kemana!” Amber segera merapikan tasnya dan berjalan menuju Jessica.

“Haishh mengapa jalanmu cepat sekali, apa kau ini dulu mantan pelari?” aku menatapnya dengan death glare.

“Aku becanda, kau ingin kemana? apa kau akan kembali berkerja?” sebenarnya aku tidak tahu ingin kemana, lagipula aku sudah tidak lagi memiliki pekerjaan,

“Aku tidak tahu, aku ingin jalan saja” dan Amber hanya mengangguk.

Aku melihat Amber yang mengikuti dari belakang “Ya mengapa kau mengikutiku!”

“Aku tidak tahu harus apa jadi aku hanya mengikutimu” Dorky smile

“Apa kau tidak memiliki pekerjaan?” tanyaku padanya dan dia hanya menggelengkan kepalanya.

“Kau yakin?”

“Iya, aku sedang malas berkerja aku sedang ingin menikmati suasana yang baru” haishh ada apa dengan dirinya.

“Kau sendiri?”

“Aku juga tidak memiliki pekerjaan” Amber kembali mengangguk.

“Bagaimana kalau kita ke kebun binatang?!!” tanyaku heran.

“Iya kebun binatang, aku ingin sekali kesana ayolah aku yang traktir” 

“Hmm baiklah”

“Kita naik bus saja, aku ingin menikmati kota seoul” 

Akhirnya kami berjalan berdua menuju halte bus, saat naik bus tumben sekali isinya sangat padat mungkin mereka semua ingin berkreasi ke kebun binatang. Aku dan Amber berdiri di dalam bus dan sial mengapa bus ini berjalan dengan mengerem terus?! apakah supir ini baru belajar mobil, aku hampir saja terjatuh.

“Kau pegang lenganku”

“Apa?” aku melihat Amber yang menyuruhku memegang lenganya.

“Nanti kau bisa jatuh lagi” aku mengigit bibir bawahku dan perlahan memegang lengan kanan nya.

Dan saat bus berhenti banyak sekali mahasiswa yang masuk ke dalam bus yang membuatku hampir jatuh karena terdorong mereka.

“Hei dude perhatikan langkahmu!” aku melihat Amber yang marah terhadap salah satu orang yang mendorongku dan secara spontan Amber memegang bahuku dan mendekatkan pada dirinya.

Aku hanya menatap Amber yang matanya lurus kedepan, jaraku dan Amber benar-benar dekat bahkan aku bisa mersakan hangat tubuhnya dan baunya  yang khas, aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Aku benar-benar tidak tahan dengan posisi seperti ini rasanya dadaku ingin meledak!!

Setelah 35 menit perjalanan akhirnya kami sampai di Seoul Zoo, “akhirnya kita sampai!” ucap Amber, ini pertama kalinya aku masuk ke dalam kebun binatang.

“Ayo masuk” aku masih berdiri melihat kebun binatang ini.

“Hei mengapa kau diam saja?” 

“Apakah kebun binatang ini aman?” tanyaku khawatir.

“Haha tentu saja, apa kau sebelumnya tidak pernah ke kebun binatang?” aku hanya menggelangkan kepala.

“Kuno sekali kau, ini tidak apa-apa tidak akan ada yang mengigitmu nona Jung, ayo” 

“Baiklah” aku melangkah masuk bersama Amber, saat melangkah masuk aku sudah di sambut dengan beberapa hewan yang lucu-lucu.

“Waah binatang itu tinggi sekali lehernya” aku kagum melihatnya dan sangat lucu.

“Itu jerapah, apa kau tidak pernah melihat jerapah?” aku hanya menggelangkan kepala.

“Boleh kah aku menyentuhnya?” 

“Kau tidak bisa” mendengar Amber berkata seperti itu aku menjadi sedih.

“Tapi kau bisa memberinya makan” 

“Benarkah!” senyum ku pada Amber.

“Tentu saja, ayo kita beli makanan untuk jerapah-jerapah itu”

Setelah membeli beberapa sayuran aku sedikit takut untuk memberi mereka makan “Mengapa tidak kau beri makananya? tadi kau sangat bersemangat sekali”

“Ehhm aku sedikit takut” 

“Ayo sini aku temani” Amber kemudia memberi makan jerapah jerapah yang lucu ini.

“Kau jangan takut, ayo sini mereka sangat lucu” aku melangkah mendekati Amber dan kawanan jerapah yang lucu.

“Ayo berikan mereka makanan” lalu aku memberi mereka makanan.

“Waah! mereka memakan nya Am!! lucu sekali” aku benar-benar sangat senang.

Setelah memberi makanan jerapah aku dan Amber kembali berjalan melihat binatang-binatang yang lucu tetapi langkahku terhenti saat melihat binatang yang mirip dengan Amber ahaha.

“Amber tunggu!”

“Ada apa?”

“Binatang itu mirip denganmu hahahha” 

“Haihh bagaimana bisa aku mirip dengan llama!”

“Haha coba kau berdiri di sampingnya, kau benar-benar mirip haha Amber llama”

“Sudah cukup ayo kita lihat yang lain”

“Baik llama” senyumku pada Amber yang terlihat kesar karena aku goda hehe.

Setelah berjalan-jalan melihat binatang-binatang yang lucu tidak terasa waktu sudah malam tapi aku sangat bahagia “Terima kasih Am” 

“Untuk apa?”

“Karena hari ini aku sangat senang”

“Aku juga harus berterima kasih kepadamu karena hari ini aku bisa bersenang-senang denganmu Jess” aku dan Amber saling tersenyum satu sama lain, kami berjalan menelusuri jalan menuju halte.

“Ehmm Jess”

“Yaa?”

“Ehmm maukah kau menemaniku minum?” aku terkejut saat mendengar permintaanya.

“Hanya satu atau dua gelas saja, aku berjanji dan lagi pula ini belum terlalu malam” aku melihatnya curiga.

“Baiklah tapi jangan sampai mabuk! kau mengerti llama”

“Ayayay capten!” aku dan Amber menuju kedai yang tidak terlalu jauh dari sisi jalan kami.

“Ahjumma aku pesan dua botol soju” 

“Yah Amber! mengapa banyak sekali! aku tidak minum”

“Hanya sedikit saja Jess aku benar-benar lelah” ada apa sebenarnya dengan Amber?

“Terima kasih Ahujmma” Amber mulai menuang segelas Soju dan meminumnya.

“Agghh luar biasa!!” Amber kembali menuangnya lagi.

“Am, minumlah dengan pelan-pelan nanti kau cepat mabuk” tetapi Amber tidak mendengarkanku.

Sudah 4 gelas Amber teguk “Amber! ada apa dengan dirimu?!” Amber menatapku dengan gelas di tanganya.

“Aku hanya ingin melupakan sesuatu Jess” aku melihat kesedihan dimatanya.

Amber kembali meminum sojunya, aku benar-benar tidak ingin melihat Amber seperti ini! “Amber hentikan! jika kau memiliki masalah kau bisa cerita! bukan begini caranya!” berteriak ke arah Amber tapi dia tidak mendengarkan ku dia malah meminum soju hingga wajahnya memerah.

“Amber hentikan!” aku mengambil gelas dari tanganya dan dia menatapku, tatapan matanya saat ini sangat sedih matanya memerah.

“Jess, hanya sekali ini saja jangan larang aku” Amber kembali meminum soju, aku hanya melihatnya dengan sedih ada apa denganmu Am! tubuhnya sudah mulai lemas.

“Am hentikan! kau sudah minum terlalu banyak!” kali ini aku mengambil botol soju agar dia berhenti minum.

“Berikan botol itu kepadaku Jess” pintanya kepadaku dengan suara pelan.

“Tidak Am, aku akan membawamu pulang!” aku berjalan ke arah Amber tetapi Amber malah menepis tanganku.

“Ahjumma, berikan aku dua botol lagi!” teriak Amber.

“Amber!! apa kau sudah gila!”

“Ya aku gila! lalu kenapa!” teriak Amber, dia benar-benar sudah mabuk.

Author pov

“Amber aku mohon jika kau memiliki masalah kau bisa cerita kepadaku, aku akan membantumu” Amber kemudia menatapku.

“Masalahku? huh bagaimana kalau saat ini masalahku adalah mengenai adikmu?” suara Amber terdengar serak.

“Apa?” Jessica terkejut saat mendengarnya.

“Krystal, Jung Soojung membuatku seperti orang gila! aku benar-benar mencintainya!” Amber meneteskan airmata di hadapan Jessica.

“Apakah aku tidak pantas untuk mencintanya?!!” Amber menatap Jessica dengan tangis di pipinya.

“Tapi mengapa dia tidak mersakan hal yang sama seperti diriku kepadanya?! apa aku terlalu hina untunknya!!” teriak Amber dengan menangis, bibir Jessica mulai bergetar dan mengedipkan matanya beberapa kali.

“Jawab aku Jessica!!”

Amber terjatuh berlutut di depan Jessica yang kali ini tidak bisa menahan airmatanya.

“Jung Soojung!” Amber menangis dengan kepala tertunduk dan berlutut.

Jessica merendahkan tubuhnya agar sejajar dengan Amber, Jessica menyentuh pipi Amber dan menghapus airmatanya “Kau tidak salah Am, kau pantas untuk mencintai seseorang” Amber menatap Jessica dengan terisak-isak.

Jessica kemudian memeluk tubuh Amber yang lemas, Jessica memeluk Amber sangat erat benar-benar erat “Aku akan membantu mu Am”

“Aku akan membantumu melupakan Soojung dan membuatmu tersenyum kembali”

NEXT DAY

Tubuhnya sangat lemas dan tidak berdaya, wajahnya terlihat lelah dan matanya memancarkan kesedihan di wajah cerianya. Ini untuk pertama kalinya aku melihatnya menderita seperti ini, aku tidak menyangka selama ini dia menyukai adiku. Mengapa kau menyakitinya Soojung? dia benar-benar mencintaimu, tetapi aku disini aku membuatnya kembali tersenyum.

Aku membelai rambut hitamnya yang sedikit berantakan saat ini dia sedang tertidur pulas di kamarnya, iya kamar Amber yang begitu banyak terpajang foto Soojung di setiap sisi kamarnya, benar-benar membuatku iri.

“Chup” aku mendaratkan sebuah ciuman di keningnya dan aku segera bangkit dari tempat tidurnya…

11.10 AM

“Erhhh” Amber mulai mengerang dan perlahan iya membuka selimutnya dan kedua matanya yang begitu berat “Arggh!” Amber memijat kepalanya yang terasa sakit, Amber duduk di sisi tempat tidurnya dan menatap jendela kamarnya yang bersinar terang “Haishh jam berapa ini?” Amber melihat jam nya dan “Oh shit!! jam 11 siang! yang benar saja!!” 

Amber bergegas bangun dan terlihat panik karena dia sudah terlambat berkerja tapi sebelum dia masuk ke dalam kamar mandi iya melihat sebuah kertas tertempel di lemarinya “Apa itu?” Amber mendekat dan terdapat tulisan.

Untuk : Amber llama bodoh

Apa sekarang kau sudah bangun? hmm biar ku tebak pasti sekarang rambutmu berantakan dan tambah terlihat seperti llama hahaha Haishh wanita ini sempat sekali mengataiku!

Kau pasti saat ini sedang terburu-buru untuk berangkat kerja? tenang saja, aku telah memberi izin ke tempat kerjamu karena kau sakit, aku harap kau berisitirahat karena kau semalam benar-benar mabuk berat dan aku telah menyiapkan bubur untukmu, bila buburnya dingin kau hangatkan saja…

bye bye llama

Dari : Jessica Jung

“Huff terima kasih Jessica” senyum Amber, dan tiba-tiba iya teringat bahwa kemarin sehabis jalan-jalan dengan Jessica iya mabuk berat “Saat aku mabuk, aku mengatakan yang aneh-aneh tidak ya?” pikir Amber dengan menggaruk kepalanya.

“Tapi terima kasih Jess, aku merasa jauh lebih baik” senyum Amber dan menyimpat surat itu di dalam lacinya.

Setelah mandi Amber memakan bubur yang telah di siapkan oleh Jessica dengan menonton televisi, saat menonton televisi Amber melihat promisi yang dilakukan SM untuk konsernya untuk beberapa detik Amber berhenti memakan buburnya tetapi iya kembali melanjutkan nya.

“Kriing kriing” suara ponsel Amber berdering.

“Oh Min?” Amber lalu mengangkatnya “Yo whats up Min!”

“Ya llama kau dimana? apa kau masih sakit?”

“Aku ada di rumah sedang menikmati bubur, tenang saja sakitku tidak parah”

“Baguslah, aku punya kabar bahagia untukmu!”

“Kabar apa??”

“Besok akan kuberitahu! bye bye llama!”

“Haish apa apaan wanita ini tidak jelas sekali!” Amber kembali melanjutkan makannya.

Dan “Kriing Krinng” ponselnya kembali berdering dan melihat Jessica yang menelfonya.

“Hi Jess!”

“Bagaimana keadaanmu? apa kamu masih pusing?”

“Aku baik-baik saja oh iya terima kasih kau telah mengizinkan hari kerja ku hehe”

“Kau benar-benar merepotkan!”

“Hehe maaf dan aku juga terima kasih atas bubur buatanmu ini, tetapi sayang rasanya sedikit aneh” 

“Apa kau bilang??!”

“Haha aku becanda, rasanya benar-benar enak! lihat saja mangkukny sampai bersih!” senyum Amber mengangkat mangkok buburnya.

“Goog boy! kalau begitu istirahatlah bye Am”

“Bye Jess” aku mematikan saluran ponselnya dan kembali berisitiraht.

NEXT DAY

“Selamat pagi!!” Amber menyambut teman-temanya dengan senyuman.

“Waah Am, aku kira kau masih berisitirahat” kejut Key

“Aku ini kuat jadi tenang saja” pukul 9 pagi toko roti La bone Tart telah di buka dan seperti biasa Amber selalu melayani tamu-tamu dengan ramah dan sopan.

“Hi handsome girl! dari mana saja kau kenapa kau tidak berkerja apa kau sedang sakit?” tanya yeoja cantik berambut blonde.

“Ah aku hanya pusing saja tidak sakit berat, kau ingin pesan?”

“Seperti biasa” Amber kemudian melayani pelanggannya.

Jam 12 siang

“Amber!!” teriak Min kepada Amber yang baru saja duduk ingin menikmati makan siangnya.

Ailee, Min dan Eric menghampiri Amber “Haiishh mengapa kalian mengejutkan ku! aku hampir saja terkena serangan jantung!” mereka bertiga tersenyum.

“Ya Amber kau tidak lupa kan akan memberimu kejutan!” Amber menatap Min dan menepuk dahinya “Oh iya! apa? kejutan apa?”

“Apa dia harus kita beritahu?” tanya Eric.

“Haha tentu saja” tawa Min.

 “Biar kutebak, pasti kali ini dia akan benar-benar terkena serangan jantung haha” mereka tertawa saat mendengar lelucon Ailee.

“Haiissh sudah sudah jangan banyak becanda, ada apa dengan kalian?” 

Min menyembunyikan sesuatu di balik tanganya “Pejamkan matamu” perintah Ailee.

“Hmm baiklah!” lalu Amber memejamkan matanya.

Dan Min sudah menyiapkan kejutaan yang akan di berikan oleh Amber “Saat kami hitung sampai tiga baru kau buka mata” perintah Eric dan Amber mengangguk.

“1” Eric

“2” Ailee

“3!” Min

“Tadaaa!!” teriak mereka bertiga, Amber benar-benar speechless saat melihatnya.

“Woaaahh!” Amber tersenyum.

“Bagaimana kau suka?” tanya Ailee dan Amber hanya mengangguk masih menatap tiket di tangan Min.

“Kami susah sekali mendapatkan tiket VIP ini!” 

“Tiket VIP?!!! bagaimana bisa?!! itu kan mahal sekali!” teriak Amber tidak percaya.

“Haish mengapa kau berlebihan sekali, ini  adalah hadiah dari kami bertiga karena kau terlalu baik kepada kami, kami bingung harus membalas kebaikanmu seperti apa jadi untuk sementara kami balas dengan tiket VIP ini” ujar Ailee.

“Dan lagi pula kau suka f(x) kan? aku dengar dari teman ku bahwa f(x) akan tampil di dekat panggung VIP jadi kau bisa melihat mereka dengan puas dude!” rangku Eric kepada Amber, tetapi mendengar perkataan Eric Amber teringat f(x) terutama Krystal.

“Yah Amber mengapa kau diam saja?” 

“Oh tidak apa” senyum Amber.

“Apa ku tidak suka?” tanya khawatir Min.

“Haishh tentu saja aku suka! berikan tiketnya!” Amber segera mengambil tiket dari tangan Min, mau tidak mau dia harus menonton konser SM, lagi pula ini adalah tiket VIP selama ini Amber selalu menonton dengan tiket yang murah hehe.

“Cepat ganti bajumu! konser akan mulai pukul 5 sore!” 

“Oh baiklah!” Amber segera mengganti seragam kerjanya dengan baju casual berwarna hitam dan berlampis kemeja flanel berwarna merah hitam, lalu Amber memakai topi bertuliskan LA miliknya dan memakai sepatu air jordan merah dengan memakai jeans hitam.

Sebelum pergi Amber memeluk sahabat-sahabatnya “Guys terima kasih” peluk Amber.

“Sama sama Am, pergi sana kau bisa telat!” 

“Baik bye semua!” Amber segera berlari ke arah belakang tokonya untuk mengambil sepeda hitam miliknya, Amber memakai tas ransel dan mulai menggoes sepedanya dengan cepat, setelah 20 menit bersepeda kini Amber telah sampai di Seoul World Cup Stadium.

“Oaahh seperti biasa sangat ramai!” Amber menaruh sepedanya dan berlari menuju stadium, tapi sebelum masuk Amber melihat lihat merchandies f(x) “Mengapa harganya mahal-mahal sekali?” untung saja Amber selalu siap membawa lightstick f(x).

“Haishh” Amber menggaruk-garuk kepalanya lalu dia melihat kipas dengan 4 member f(x) “Aku harus beli!” yap Amber memaksakan diri untuk membelinya.

Tidak lama kemudia Amber masuk kedalam dan duduk di seat yang sudah di tentukan “Baru kali ini aku mersakan duduk di VIP guys terima kasih ingin rasanya aku memeluk kalian lagi!” tempat duduk Amber terletak paling depan dan di tengah tengah panggung, Amber segera mengeluarkan lightsticknya dan menunggu konser akan di mulai.

Setelah 35 menit menunggu acara di mulai teriakan mulai bergemuru keras tapi sayang bukan f(x) yang tampil, tapi ntah kenapa kali ini dia tidak seantusias dulu sebelum iya mengenal dekat Krystal, kali ini dia menonton untuk melihat 4 member f(x) bukan hanya Krystal! yap Krystal adalah satu satunya di hati Amber walaupun f(x) ada 4 tapi dia hanya ingin melihat Krystal.

Tapi kali ini Amber tidak terlalu antusias dan tiba-tiba Amber melihat ada 4 orang yang berdiri di depan panggungnya tapi tidak dapat terlihat karena lampunya masih mati dan tiba tiba!”

“f(x)!!!!!!!!!” teriak semua orang saat lampu di panggung depan hidup dan Amber terkejut karena mereka sangat dekat!

“OH.MY.GOD KRYSTAL!!!!!!!!!!” teriak Amber melihat Krystal.

“AY AY ITS A RED LIGHT LIGHT!!” teriak Amber sekuat tenaga.

Tapi saat iya melihat Krystal iya kembali teringat luka hatinya dan Amber kembali diam “Haishh aku disini untuk bersenang-senang aku tidak ingin sedih!” hibur hatinya.

“Victoria!!!!!!! kau terlihat cantik!!” teriak Amber.

“Lunaa I love u!!!”

“Sulli!!! i’m yours!!!!” Amber kembali bersemangat tapi kali ini dia tidak meneriaki nama Krystal.

“Ya kau” Amber merasakan orang di sampingnya menggoyangkan tubuhnya.

“Ada apa?” 

“Sebenarnya siapa yang kau suka diantara mereka ber4? awal tadi kau berteriak nama Krystal dengan keras seperti orang gila tapi sekarang kau tidak lagi meneriaki namanya?” Amber menatap jengkel yeoja yang disampingnya.

“Aku tidak akan lagi meneriaki nama Krystal” jawab Amber dengan jengkel.

“Kenapa?”

“Karena dia telah menyakiti hatiku dan aku membencinya! sangat membencinya” jawab Amber menatap yeoja asing di sampingnya yang terlihat mengidolakan Shinee.

“Apa kau akan menjadi haters Krystal? aku tidak membenci f(x) aku hanya membenci yeoja sombong itu!” Amber menatap yeoja itu dengan aneh.

“Aku akan menjadi hatersnya” jawab Amber tanpa melihat yeoja itu.

“Baguslah, kau bisa bergabung di komunitas kami! aku bersyukur kalau wanita murahan yang sombong itu sekarang memiliki banyak haters” saat mendengar perkataan yeoja di sampingnya Amber terlihat marah.

“Apa kau bilang murahan?!!” nada tinggi Amber.

“Iya murahan dan dia sok jual mahal bila di dekat namja padahal di belakangnya semua namja di dekatinya dan tiba-tiba dia pacaran dengan Taemin oppa!”

“YA KAU!!” teriak Amber dengan berdiri.

“Jaga bicaramu!! Princessku tidak murahan dan tidak seburuk yang kau pikirkan!!! kalau kau iri dengan nya kau bilang saja dasar gila!!” teriak Amber yang marah yang membuat Amber menjadi pusat perhatian,

“Ya! kau yang gila!! kau bilang kau membencinya kenapa kau membelanya dan lagi pula ini benar-benar kenyataan!” teriak yeoja asing.

“Aku membencinya bukan berarti kau bisa menghina nya wanita gila!!” teriak Amber dengan emosi.

“Ya kau!!” yeoja asing itu berdiri dan ingin memukul Amber tapi tiba-tiba petugas keamanan datang menghampiri mereka berdua.

“YA LEPASKAN AKU!! Aku ingin menghajar yeoja aneh yang gila itu!! berani sekali kau menghina Princessku!! kemari kau!!” teriak Amber yang berusaha melepaskan diri dari petugas keamanan.

“Kau yang gila!!” yeoja itu tidak kalah berteriak.

“Jika aku bertemu denganmu akan ku cincang-cincang badanmu dan akan ku lempar ke sungai amazon!!” teriak Amber.

Dan seketika Amber dilarikan ke kantor polisi terdekat karena membuat ulah di konser SM, Amber yang sedang duduk di meja introgasi.

“Mengapa kau bertengkar” tanya polisi.

“Karena dia menghina princessku” jawab Amber kesal.

“Siapa princessmu itu! kau kira kau ini siapa!” teriak polisi dengan menggebrak meja.

Dan Amber mengosok-gosok telingnya “Dia menghina Soojung ku Ahjussi! dia mengatakan Soojungku murahan! tentu saja aku marah!” Amber langsung berdiri dari tempat duduknya,

“Coba ahjussi bayangkan bila istri ahjussi di katakan murahan oleh wanita lain!” polisi itu terlihat sedang berfikir.

“Aku akan marah” jawab polisi itu polos.

“Lihat kau saja akan marah! itulah yang aku rasakan ahjussi!!”

“Tapi kau membuat kericuhan dasar bodoh!!” Ahjussi itu memukul kepala Amber sebanyak tiga kali “Dasar bodoh”

“AMBER!!” Amber menoleh ke sumber suara.

“Jessica??!!!” Amber terkejut, dan Jessica langsung mendekati Amber dan memegang wajahnya “Apa kau baik-baik saja?” tanya Jessica yang melihat badan Amber memastikan dia baik-baik saja.

“Aku tidak apa-apa Jess” senyum Amber.

“Kenapa kau bisa disini?” tanya Amber yang melihat Krystal khawatir.

“Saat konser tadi aku melihat mu di giring oleh petugas keamanan dan aku mengikutimu hingga sampai disini, aku benar-benar khawatir padamu” Jessica memeluk Amber.

“Aku tidak apa-apa Jess tenang saja” Jessica memeluk Amber dengan erat.

Tapi seketika Amber terdiam dan melihat sosok yeoja yang berdiri tidak jauh dari dirinya.

“Am kau tidak apa-apa?” Jessica melihat Amber yang hanya diam dan seperti menatap sesuatu dan Jessica mengikuti arah bola mata Amber.

Betapa terkejutnya Jessica saat melihat yeoja yang berdiri tidak jauh dari Jessica dan Amber

“Soojungie” 

 

 

Advertisements

13 thoughts on “Perhaps love 10

  1. akhir nya jessica tau syp yg d Cintai amber,..org itu krystal adik nya jessica….amber lucu walaupun dy benci ma krystal krn udh nolak dy,pii dy kgk terma krystal d jelekn2n…kirain ada adegan amber ma cewek asing cakar2an kaya(depe n jupe)hahaha…gimana selnjtnya yak,jesica,amber n krystal..

  2. sherinkustanto says:

    Makin seruuu ajaa nihh thorr
    Sica tau juga yg amber sukaa
    Amber kocak ktnya benci tpi marah juga
    Krys dtng lohh ke polisi
    Lanjut

  3. NW says:

    Wahhh …. Siapa yg bakalan jdi sma Amber yah ???
    Amber .. Amber … ngomongnya benci ,, tpi orng lain ngejelekin Krys malah ngambek ..
    Keren Thor ,, d tunggu klnjutannya ..
    semangat terus Thor .. ^_^

  4. ywd says:

    Baru buka udh 3 chps aja hhe . Makin rumit aja percintaannya hee .. Jangan lama* thor updatenya !semoga di percepat uptdatenya

  5. embrrr says:

    Hee agak konyol aja ye..krys tiba2 dtang k t4 ptugs keamnan..backstage ma pos keamnn biasanya jauh kan yh..pa lg di stadium gt..dibanyakin kryber momentnya dung..
    Author keyeen_

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s