Perhaps Love chap 4

Soojung? hmm, apakah Jung Soojung? haishh mana mungkin nama Soojung sangat banyak di Korea ini! tapi mereka sedikit mirip? haishh seharusnya aku kemarin menanykan hal ini kepada Jessica! 

“Amber!” Amber melihat ke arah Jackie.

“Apa?” jackie menggelengkan kepalanya.

“Kau ini sedang melamun? aku memanggilmu lebih dari lima kali”

“Ada apa?” tanya Amber dengan malas.

“Mulai hari ini aku akan pergi ke LA, ada yang akan aku urus disana, mungkin bulan depan aku akan kembali”

Amber hanya mengangguk “Lalu kapan kau akan pergi? apa perlu aku antar?”

“Pukul dua siang ntar, tidak perlu kau kan hari ini kerja. Ingat kau jangan macam-macam selama aku tidak ada!”

“Haissh aku mengerti, baiklah aku mau berangkat kerja. Kau hati-hati selama di LA, titip salam buat ibu panti bilang padanya bahwa aku tambah tampan hehe” Amber memeluk Jackie dengan erat.

“Aku pasti akan merindukanmu, sudah sana nanti kau akan telat”

“Baiklah aku pergi”

@SMent Buillding

Saat ini gedung SM sedang ramai dengan para fans shinne dan f(x), hari ini suasana gedung SM begitu panas saat mendengar berita bahwa bias mereka saling berpacaran.

“Bagaimana bisa?” Kim Young Min memberikan sebuah foto-foto Taemin dan Krystal yang sedang berdua di sebuah taman, Kim Young Min terlihat sangat marah. Krystal dan Taemin hanya menundukan kepalanya.

“Maaf kami terlalu ceroboh” 

“Taemin, kau tahu bukan bahwa kau sedang menyiapkan album solomu dan aku sudah pernah bilang jangan membuat issue! dan kau Krytsal saat ini f(x) sedang comeback itu bisa menghambat comeback f(x)! kalian tidak lihat di luar sana banyak sekali fans yang ingin mengetahui hubungan kalian!”

“Aku benar-benar minta maaf” Kim Young Min menarik nafasnya.

“Kau sudah terlalu banyak skandal, aku sudah bilang berhati-hati”

Ini bukan sekali dua kali Krystal terlibat skandal sebelum nya Krystal tertangkap camera sedang makan malam bersama dengan Minhyuk, dan juga gosip bahwa GD menyukai sosok Krystal dan masih banyak lagi, kita semua tahu bahwa Krystal sangat terkenal di kalangan namja.

“Kalian keluar, aku akan mengurus ini semua” Taemin dan Krystal membungkukan badanya dan kembali meminta maaf atas kesalahan mereka.

“Maafkan aku Krys, aku bukan pacar yang baik untukmu tidak bisa menjagamu”

“Sudahlah, tidak usah dibahas”

@la bone tart

Amber masih disibukan dengan pekerjaan nya melayani dan membereskan meja-meja saat iya membersihkan meja iya tidak sengaja mendengar percakapan dari seorang anak sekolahan.

Yeoja 1 : “Apa kalian sudah lihat berita terbaru?”

Yeoja 2 : “Berita apa? kalau tidak hot kau tidak usah cerita!”

Yeoja 1 : “Ini tentang Krystal dan Taemin!”

Amber terkejut saat mendengar kedua nama itu terutama nama Krystal

Yeoja 3 : “Apa?? apa yang dilakukan Krystal kepada biasku! lihat saja nanti bila bertemu!!”

Yeoja 1 : “Dia pikir dirinya sempurna! dia itu hanya bisa menggoda para namja!”

Yeoja 2 : “Dia tertangkap camera sedang di taman dengan Taemin! sekarang Taemin lalu target selanjutnya siapa?! dasar wanita…..”

BRUK!!

Semua orang menatap Amber terutama ketiga yeoja yang di depan nya yeoja itu sangat heran dan setengah takut melihat Amber yang terlihat marah.

Amber menarik nafasnya “Jika kalian ingin membicarakan seseorang pastikan diri kalian sempurna!”

“Hei Amber ada apa?” tanya Key yang melihat Amber marah.

“Aku hanya memberitahu kepada orang-orang yang sok tahu terhadap hidup seseorang dan tidak tahu kenyataanya seperti apa!” 

Amber meninggalkan meja itu dan Key meminta maaf kepada ketiga yeoja itu, Amber berjalan menuju ruangan dan mengambil ponselnya untuk mecari tahu issue yang iya dengar.

Amber sangat kaget saat melihat Krystal dan Taemin sedang berada di taman, dan banyak yang mengatakan bahwa mereka sedang berkencan. Tiba-tiba Amber ingat bahwa Krystal menghampiri rumah Taemin “Apa mereka benar-benar pacaran?” Amber melihat foto itu kembali dan di dalam artikel itu tertulis bahwa foto yang di ambil sudah cukup lama.

Amber menaruh kembali ponselnya dan sedang berfikir bagaimana keadaan Krystal saat ini. sebagai fans nomor 1 Krystal, Amber tahu bahwa Krystal sangat takut akan krtik pedas para haters kepadanya dan juga para haters tidak sungkan-sungkan mengancam atau menyakiti Krystal.

“Haishh!” Amber kembali mengambil ponselnya dan membuka jadwal f(x). Hari ini f(x) memiliki jadwal manggung.

“Amber! haishh kau tahu ini jam kerja mengapa kau malah bermain ponsel!”

“Tapi!” Min langsung menarik Amber untuk berkerja.

Di sisi lain Krystal terlihat takut melihat para fans yang begitu banyak, dia takut salah satu dari mereka akan berbuat negatif kepada Krystal.

“Tenang saja Soojungie kami akan menjagamu” Luna memegang tangan Krystal dan Krystal tersenyum “Terima kasih unnie, maafkan aku karena”

“Sudah tidak apa, sekarang kita fokus kepada f(x) okay” Victoria memberikan senyuman kepada Krystal.

Para member f(x) sati persatu turun dari van mereka, Krystal turun setelah Luna dan Sulli, Krystal berjalan dengan menunduk dan sesekali menutup wajahnya dari sorotan media ataupun para fans nya tapi walaupun begitu Krystal masih bisa mendengar kritikan pedas dari para haters yang membuat dia menjadi takut. mereka saat ini dikurumuni banyak fans, banyak yang ingin mendekati mereka terutama Krystal.

Fans 1 : “Krytsal jauhin Taemin!”

Fans 2 : “Kami peringatkan jauhi Taemin!”

Krystal terus berjalan dengan penuh ketakutan, Krystal tidak melepas tanganya dari Victoria.

“Jangan takut Soojung kami akan melindungi, sekarang ayo kita mulai bernyanyi”

kembali ke Amber

Amber tidak hentinya melihat arlojinya “Haish!” Amber mengigit bibir bawahnya. Amber sangat khawatir dengan Krystal, walaupun Krystal dilindungi oleh para body guard setidaknya Amber bisa mencegah fans-fans yang akan berbuat buruk padanya, Amber tidak ingin Krystal trauma dan takut dimana iya sempat depresi akibat dari kelakuan hatersnya!

DRING 

“Amber melihat jamnya yang menunjukan pukul 7 malam pas” Amber langsung berlari ke ruangan khsusus staff dan langsung pergi ke tempat dimana Krystal perfom

Kurang dari 10 menit Amber sampai dan banyak sekali manusia di depanya “Bagaimana dia bisa keluar dengan cara seperti ini?”

Amber melihat situasi dimana f(x) sepertinya sangat sulit untuk keluar dari gedung ini, Amber melihat ada beberapa fans mencurigakan Amber melihat sesuatu di tanganya “Apa yang akan mereka perbuat?”

Tiba-tiba suara berubah menjadi ribut dan flash camera terlihat dimana-mana “Apakah itu mereka?” Amber mencoba untuk mendekati krumunan, Amber bisa melihat Luna yang sedang berjalan menuju mobil mereka. Luna terlihat sangat sulit berjalan karena para fans yang memadati mereka, ditambah lagi kurang nya pengawalan.

Amber mencari sosok Krystal “Itu dia!” Amber melihat Krystal yang masih di depan pintu gedung, Amber mencoba mendekati Krystal tapi sial para fans ini semakin menggila saat Krystal ingin melangkah.

Krystal mulai melangkah keluar “Haishh yang benar saja di saat seperti ini dia hanya di jaga oleh managernya!” 

Semua fans meneriaki nama krystal, tetapi Krystal hanya menunduk dan berpegangan dengan managernya. Suasana semakin kacau ketika Krystal mulai berjalan di tengah-tengah para fans. Semua fans ingin meraihnya.

Dan saat para fans ingin lebih mendekatinya, Krystal kedorong oleh para fans nya yang membuat Krystal jatuh! dan saat Krytsal jatuh para fans tambah ricuh. Managernya sendiri kelabakan menghadapi fans yang semakin gila ini.

“YA!!” Amber berteriak di tengah-tengah keramaian, Amber berusaha menerobos kerumanan para fans.

Tapi sayangnya genggaman tangan Krystal dan managernya terlepas, membuat Krystal sangat takut dan sangat panik! Krystal seperti ingin menangis dan tidak tahan.

Beberapa haters dari Krystal mencoba untuk berbuat buruk padanya, haters itu menyiapkan telur busuk untuk dilemparkan kepada Krystal

Yeoja 1 : “Ini akibatnya kau mendekati oppa kami! terima ini Krystal Jung!”

Saat telur itu ingin dilemperkan, Amber segera menerobos para manusia di depan nya dan segera memeluk Krystal.

TAP 

TAP 

TAP

TAP

TAP

lima telur busuk itu mengenai punggung Amber, Krystal benar-benar sangat terkejut sehingga iya tidak dapat berbicara apa-apa. Amber menatap Krystal “kau tidak apa-apa?” Krystal menatap Amber dengan terkejut dan khawatir.

Dengan sigap para pusat keamanan mendekati Krystal dan menagkap para haters yang berbuat buruk kepada Krystal.

Krystal dan Amber masih saling bertatapan, Amber benar-benar khawatir kepada Krystal tapi tatapan mata mereka tidak lepas satu sama lain mereka bertatapan seakan-akan waktu berhenti dan hanya ada mereka berdua di dunia ini.

“Krystal kau tidak apa-apa? ayo cepat kita pergi”

Managernya segera menarik Krystal agar mejauhi kerumanan yang bahaya ini, Krystal kembali menengok kebelakang melihat Amber yang masih berdiri dan memberi senyum padanya. 

Setelah masuk kedalam mobil, Krystal tetap memandangi Amber sampai pada waktunya iya benar-benar tidak dapat melihat Amber lagi.

“Soojung kau tidak apa-apa? maafkan aku tidak bisa melindungimu”

“Tidak apa unnie, ini bukan salahmu” Victoria lalu memeluk Krystal dan tiba-tiba Krytsal meneteskan airmatanya.

“Unnie aku benar-benar takut” Krystal menangis dan Victoria memeluk Krystal erat.

“Maafkan unnie tidak bisa menjagamu” Victoria membelai rambut Krytsal.

“Untung saja tadi ada yang menyelamatkanmu dari para haters, aku sangat ingin tahu siapa yang menyelamatimu tadi” Krystal melihat arah Luna.

“Siapapun dia aku benar-benar berterima kasih karena telah menyelamatkanmu” Sulli memeluk Krystal.

@Jungsis Home

“SOOJUNGIE!!” 

Jessica berlari memeluk Krystal yang baru saja masuk kedalam rumahnya “Unnie” Jessica memeluk erat adik satu-satunya “Unnie mengapa kau menangis?”

“Dasar bodoh! aku sudah mendengar ceritamu!” Jessica menangis memeluk adiknya.

“Unnie aku tidak apa-apa” Krystal mengelus-elus punggung kakaknya, Jessica melihat adiknya dari ujung kaki sampai ujung kepala memastikan bahwa adiknya tidak terluka.

“Awas saja sampai aku tahu yang melakukan hal itu kepadamu! akan ku cincang habis!” Krystal tersenyum melihat kakaknya yang marah.

“Sudahlah unnie”

“Oh tapi Soojung, siapa yang orang yang menyelamatkanmu” Krystal tersenyum melihat kakaknya

“Haha dia adalah salah satu fansku unnie” 

“Fansmu? dia benar-benar luar biasa” Krystal mengangguk.

“Kau ingat unnie yang fans yang kuceritakan padamu?” Jessica terlihat bingung.

“Haishh apa kau lupa? fans yang kuceritakan bahwa saat aku melihatnya itu terasa beda” Jessica melihat Krystal bingung.

“Hmm iya aku ingat lalu?” Krystal tersenyum melihat Jessica.

“Ya Soojung!! jangan bilang kalau dia!”

“Iya dia yang menyelamatkan ku lagi unnie” Jessica sangat terkejut.

“Daebak!” Krystal tertawa melihat kakaknya yang tekejut dan ekspresi wajahnya lucu.

“Aku harus berterima kasih kepadanya, mungkin kita bisa mengajak nya makan malam haha” 

“Aku harap bisa bertemu denganya lagi”

“Apa kau benar-benar menyukainya? bagaimana dengan Taemin?” Krystal terlihat bingung.

“Sudahlah unnie aku tidak ingin membahas, bagaimana kalau kita membuat makan malam!” Jessica Krystal berjalan ke dapur dan membuat makan malam untuk mereka.

Setelah selesai makan malam, Krystal segera berisitirahat dikamarnya dan membuka ponselnya untuk mengecheck jadwal Krystal besok “Hmm ternyta besok tidak ada jadwal” Krystal menjatuhkan badanya di kasurnya yang begitu lembut. 

Krystal menatap langit-langit kamarnya “Kau selalu muncul disaat aku sedang berada dalam kesulitan, bagaimana caranya agar aku bisa mengucapkan terima kasih kepadamu?” 

Pikiran Krystal kembali pada saat kejadian yang iya alami tadi. Krystal membayangkan bagaimana saat Amber memeluknya, bagaimana cara Amber melindunginya, mendengar suaranya, tatapan matanya.

“Aggghh aku bisa gila!! haishhh” Krystal mengacak-acak rambutnya dan menendang-nendang kakinya tanpa arah.

“Huffh mengapa selalu dia dia dia dan dia” Krystal menghela nafasnya, tidak sengaja mata Krystal melihat jacket berwarna merah milik Amber, cukup lama Krytsal menatap Jacket itu sampai pada akhirnya Krytsal bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil Jacket merah milik Amber.

“Apa jacket ini harus ku kembalikan? tapi bagaimana caranya?” Krystal sedang berfikir dengan jari jari manisnya di dagu “Hmmh”

Krystal mencari nam tag Amber yang iya temukan di Jacket miliknya “Haishh dimana aku taruh nam tagnya!” Krystal mencari-cari di lacinya dan meja “Haishh!” dan cukup usaha yang keras akhirnya iya temukan nam tag milik Amber.

“YES! haha aku temukan” setelah iya temukan namtag Amber, Krystal duduk di tempat tidurnya dan melihat nam tag dari Amber di nam tag itu tertulis tempat Amber berkerja.

“La Bone Tart??” Krystal menaikan alisnya.

Next day

Seperti biasa seperti hari-hari kemarin Amber kembali berkerja sebagai pelayan di toko roti, tapi kali ini Amber tidak terlalu bersemangat karena dia terlihat lelah dan sering kali memijat badanya.

“Kau tidak apa-apa? kau sepertinya tidak enak badan” tanya Min kepada Amber.

“Aku tidak apa-apa aku hanya sedikit kelelahan” senyum simpul Amber, tetapi Min tetap khwatir melihat Amber.

“Kau berisitirahat saja” lagi lagi Min menghampiri Amber yang sedang merapikan meja.

“Bukankah aku tadi sudah berisitirahat?” jawab Amber yang masih merapikan.

“Haishh maskutku kau istirahat saja dirumah!” Amber menghiraukan perkataan Min.

“Haishh anak ini” Min memutar badan Amber dan menempelkan tangan Min ke dahi Amber.

“Lihat! kau terkena demam! kau keras kepala sekali!”

“Haishh ini demam biasa, bila tidur sebentar saja sudah sembuh” Min menggelangkan kepalanya dan menarik tangan Amber.

“Ya Min! apa yang kau lakukan” Min menarik tangan Amber ke ruangan, dan Min merapikan tas milik Amber.

“Sekarang kau pulang dan berisitirahatlah! jangan membantahku aku ini managermu!” Amber hanya menghela nafasnya dan menuruti perkataan dari Min “Baiklah baiklah”

Amber berjalan pulang tanpa menggunakan sepeda, langkah Amber terhenti saat mobil mewah berhenti di depanya. Amber melepaskan headsetnya “Apa-apaan ini?”

Amber melihat mobil itu dengan heran dan dia melihat seseorang membuka kaca mobilnya “Hei Amber!”

Amber terkejut melihatnya “Oh Jessica!” 

“Aku pikir sekarang ini kau butuh tumpangan” senyum Jessica kepada Amber.

“Ah tidak perlu rumah ku sangat jauh, aku akan merepotkanmu”

“Justru jauh itu aku akan mengantarmu lagi pula saat ini aku tidak sibuk, ayo naik” Jessica membuka pintu mobilnya dari dalam.

“Ayo cepat!” Amber tersenyum dan melangkah masuk kedalam mobil Jessica.

“Dimana sepeda mu? biasanya kau naik sepeda” tanya Jessica sambil menyetir dengan hati-hati.

“Sepedaku sedang berisitirahat dirumah, apa kau merindukan sepedaku?” 

“Haha mengapa aku harus merindukan sepedamu?” 

“Kalau begitu kau merindukanku” senyum Amber kepada Jessica yang terlihat terkejut.

“A-a-apa?” tanya Jessica yang gugup melihat Amber tersenyum.

“Tidak jadi” Jessica menghela nafasnya dan Amber meihat keluar jendela.

“Uhuk uhuk!” Jessica melihat ke arah Amber yang batuk dan melihat wajah Amber yang sedikit pucat.

“Amber, kau tidak apa-apa” tanya Jessica khawatir.

“Tidak apa-apa” senyum simpul Amber.

“Uhuk Uhuk Uhuk!!” Amber kembali batuk, Jessica kembali melihat Amber.

“Ya, kita mau kemana? ini bukan arah rumahku?” tanya heran Amber.

“Kita akan pergi membeli bubur untukmu”

“Apa? aku tidak apa-apa Jess- uhuk uhuk” Jessica menatap Amber dengan tajam dan Amber langsung tertunduk diam.

@kedai bubur

 “Ahjumma aku pesan bubur satu” Amber melihat Jessica yang memesan makanan untuknya.

“Kau tidak makan?”

“Aku sudah makan” tidak lama kemudian bubur hangat pesanan Jessica datang, Jessica mengaduk-aduk bubur dan sedikit meniupnya.

“Ayo ini makan” Mangkuk bubur itu di berikan kepada Amber.

“Baiklah” Amber mulai memakan bubur hangat.

“Habiskan buburnya bila tidak habis kau tidak akan ku izinkan pulang kau mengerti!”

“Haissh mengapa sekarang kau menjadi galak?” 

“Sudah jangan banyak protes!” Jessica menyilangkan tangan nya didada melihat Amber yang menyantap bubur hangat.

“Jangan menatapku seperti itu, aku bisa tersedak jika terus di tatap olehmu” Amber berbicara tanpa menatap Jessica tetapi Jessica tetap menatap Amber memastikan Amber mengahabiskan buburnya.

Setealh beberapa menit kemudian “Waah aku benar-benar kenyang” Jessica melihat isi mangkuk Amber, dan buburnya benar-benar habis dan Jessica tersenyum melihatnya.

“Gara-gara kau perutku ingin meledak”

“Itu untuk menghangatkan tubuhmu” 

Jessica berdiri dan membayar ke kasir sedangkan Amber menatap Jessica dari kejauhan dengan senyuman di wajahnya “Lucu sekali” 

“Ya Amber, sampai kapan kau duduk disitu? ayo cepat” 

“Haishh wanita ini mengapa galak sekali, baiklah baiklah” Amber melangkah ke arah Jessica.

“Kau tunggu di mobil” Amber melihat Jessica yang sedang berlarian kecil “Mau kemana dia?” Setelah beberapa menit kemudian Jessica datang “Dari mana saja kau?” tanya Amber.

“Ini” 

“Apa ini?” Amber membuka kantong plastik yang berisikan obat.

“Obat?” 

“Iya, sebelum tidur kau makan dulu obatnya” Amber hanya terpaku melihat sikap Jessica kepada dirinya.

“Mau sampai kapan kau melihatku seperti itu? aku tidak nyaman bila kau mellihatku terus menerus. aku ingin berkonsentrasi, apa kau tidak lihat aku menyetir?”

Amber langsung memalingkan wajahnya dan segera memakai shitbelt dan Jessica diam-diam tersenyum melihat tingkah Amber.

Setelah beberapa menit kemudian “Aku turun di persimpangan itu saja” tunjuk Amber.

“Aku akan mengantarmu sampai rumah”

“Haishh tidak perlu! aku ingin berjalan kaki saja lagipula rumahku tidak seberapa jauh dari persimpangan itu hanya butuh satu menit untuk kerumahku”

Jessica menghela nafasnya “Baiklah” Jessica meminggirkan mobil mewahnya.

“Aku pulang, kau harus berhati-hati! dan terima kasih” Jessica hanya tersenyum.

Sebelum Amber turun dari mobil “Amber!” 

“Iya?”

Jessica mengigit bibir bawahnya “Ehmm” Amber menatap heran Jessica.

“Ada apa? apa ada yang ingin kau tanyakan?”

“Boleh aku tahu nomor ponselmu? maksutku aku hanya memastikan kau baik-baik saja” Amber tersenyum melihat wajah Jessica yang sedikit memerah dan tingkah nya yang sedikit gugup.

“Berikan ponselmu” pinta Amber, Jessica memberikan ponselnya.

Amber mengetik nomornya di ponsel Jessica dan menelfon ponsel milik Amber “Sekarang aku punya nomor ponselmu dan kau juga punya nomor ponselku” senyum Amber.

“Baiklah aku harus pulang, kau hati-hati” Amber turun dari mobil dan menunggu Jessica meninggalkan nya.

Sepanjang jalan Amber terus tersenyum sambil mengayun-ayunkan tanganya wajah Amber terlihat berseri-seri, setelah masuk dalam rumahnya yang sederhana Amber segera menaruh obatnya di meja dan mengganti pakaian tapi sebelum mengganti pakaian…

“Permisi” Amber melihat ke arah pintu rumahnya seperti mendengar sesuatu.

“Tok Tok Tok permisi” Amber melangkah pelan ke arah pintu rumahnya.

Amber mendekatkan telinganya ke pintu “Apakah rumah ini tidak ada orang? apa aku salah rumah?”

“PERMISI TOK TOK TOK!” 

“Ya! haishh mengapa harus berteriak!” Amber mengelus-elus telinganya.

Lalu Amber membuka pintunya dengan marah “Apa kau tidak…..” kata-katanya terputus saat iya melihat seseorang yang tidak disangka benar-benar tidak di sangka.

“BRUK!” Amber menutup kembali pintu rumahnya dan menarik nafas dalam-dalam “A-a-a-a-pakah a-ak-aku sedang bermimipi?” Amber masih gugup dan mencubit pipinya “Auch! ternyata aku sedang tidak tidur”

Tok Tok! YA! mengapa kau menutup pintunya! cepat buka!” Amber kembali menatap pintunya dengan menelan saliva, Amber mengelap telapak tangan dan keningnya yang berkeringat, tangan Amber gemetar saat membuka kembali pintu rumahnya.

“OH.MY.GOD” Amber kembali menelan salivanya dan meremas celana nya karena gugup.

“k-k-k-kau apa kau ini b-b-benar benar nyata?” Amber terbata-bata.

“Haiishh kau kira aku ini apa?!! hantu?!!” Amber menggelangkan kepalanya.

“Haishh ada apa dengan dirimu?” Amber melangkah ke arahnya.

“Ya! apa yang kau lakukan! jangan dekat dekat” Amber memperhatikanya dari ujung kaki sampai ujung kepala.

“A-a-ap-ap-apa kau be-be-benar Krystal Jung?” Krystal mengehla nafasnya.

“Aku bukan Krystal Jung tetapi aku adalah arwahnya yang gentayangan yang ingin menghantui dirimu! erggh dasar stupid!” Krystal melangkah masuk ke dalam rumah Amber tanpa di persilahkan  oleh Amber dan Amber masih berdiri di luar seperti patung dan 25 detik kemudian dia baru tersadar.

Amber segera masuk dan menutup pintunya, Amber melihat Krystal yang melihat-lihat rumahnya yang sangat sederhana ini.

“Ehmm kau ingin minum apa?” tanya Amber kepada Krystal yang masih melihat-lihat rumahnya.

“Apa saja”

Amber segera mengambilkan minum untuk Krystal “Kau tahu rumahku dari siapa?”

“Oh, aku tadi ketempat kerjamu” 

“Apa? darimana kau tahu tempat kerjaku?” tanya Amber penasaran.

Amber melihat Krystal mengeluarkan sesuatu dari tasnya “Ini” 

“Nam tag?” Amber mengangkat alisnya.

“Apa kau tinggal sendiri?” tanya Krystal yang duduk dengan meminum air putih”

“Tidak, kakaku tinggal disini tetapi dia sekarang berada di luar negri” Krystal mengangguk.

“Aku melihat ada beberapa obat di atas meja itu, apa kau sakit?” tanya Krystal.

“Hanya demam biasa nanti juga akan sembuh” Krystal langsung mendekatkan dirinya kepada Amber dan menaruh tanganya di kening Amber “Cukup panas” 

Amber hanya diam tidak berani berkutik dan Krystal melihat Amber dengan heran “Kenapa wajahmu jadi bertambah merah??” 

“Apa?” tanya Amber bingung.

“Hahahha tidak apa-apa mungkin sekarang cuacanya sedang panas haaha” Krystal bingung melihat Amber.

“Panas? udara dingin begini kau bilang panas? kau benar-benar stupid” Amber menggaruk kepalanya dengan menunduk.

“Ehm aku ingin bertanya”

“Ya?”

“Foto yeoja yang sedang memakai bikini itu sypa?”

“Oh itu kakaku”

“Apa kakakmu ada dua?” Amber menggelangkan kepalanya.

“Lalu? apa itu saudaramu?” Amber kembali menggelangkan kepalanya dan ekspresi wajah Krystal berubah.

“Lalu? siapa yeoja disampingnya?” 

“Aku”

“WHAATTT??!!”

“Haishh mengapa kau berteriak? kau ini suka berteriak? padahal aku selalu membaca tentang faktamu bahwa dirimu tidak suka berteriak” Krystal masih menatap Amber dengan tidak percaya 

“Bagaimana bisa dia adalah yeoja? maksutku lihat dia, dia memiliki tubuh yang tinggi dan pundak yang bidang, lihat rambutnya, lihat rahangnya, lihat cara berpakain nya, lihat sikapnya yang begitu gentle! lihat cara bicaranya, dan lihat dadanya! haishh dia begitu manly!”

 Amber melambaikan tanganya di depan wajah Krystal yang terlihat syok!

“Krystal kau tidak apa-apa?”

Krystal menatap Amber dengan tajam “Buka bajumu” Amber membuka lebar matanya “APA?!!”

“Aku bilang buka bajumu! apa kau tidak dengar?”

“Ya! untuk apa aku membuka baju!”

Krystal bangun dari tempat duduknya dan menatap Amber “Aku ingin memastikan apa kau benar-benar seoarang yeoja atau bukan, jadi cepat buka bajumu”

“YA! apa kau gila! aku benar-benar seorang yeoja! mengapa kau tidak percaya?!” Amber melindungi tubuhnya dengan kedua tanganya.

Krystal melangkah pelan ke arah Amber “Kalau kau benar-benar yeoja, mengapa kau tidak membuka bajumu?”

“Haishh wanita ini, kita baru saja bertemu dan kau menyuruhku untuk membuka baju?!!”

Langkah Krystal semakin dekat menuju Amber “Baru bertemu? bukankah kita sering bertemu? mengapa malu?? lagian jika kau seoarang yeoja mengapa harus malu membuka bajumu aku juga kan seorang yeoja” 

“Haishh maksutku aku memang sering bertemu denganmu dan kau juga adalah idolaku jika kau yang membuka baju mungkin aku tidak merasa malu karena aku sudah biasa melihatmu, tetapi kau?! kau baru saja melihatku dan kau ingin menyuruhku buka baju??! apa kau hilang pikiran?”

“Jadi kau sering membanyangkan diriku buka baju? otak mesumu itu sama seperti otak para namja!”

“Ya bukan itu maksutku!” 

“Lalu buka bajumu Amber Liu” langkah Krystal akhirnya berhenti tepat di depan Amber yang sedang ketakutan.

“Tidak, tidak akan!”

“Baiklah kalau begitu kau akan ku buka paksa” Krystal ingin meraih baju Amber.

“Jangan jangan!!” Amber tetap melindungi dirinya sedangkan Krystal tetap tidak menyerah untuk membuka baju Amber, dengan mengambil celah Amber berlari menjauhi Krystal.

“Ya! apa kau ingin mempekosaku?!!” Amber menutupi tubuhnya dengan bantal, Krystal hanya diam dan tiba-tiba Krysatl terlihat memegang kepalanya dan wajahnya terlihat lemas, Amber menatap kwahatir Krystal “Ya, k-kau kau kenapa?” 

“BRUUK!” Krystal terjatuh.

“PRINCESS!” Amber segera menghampiri Amber.

“Princess bangun!!”  tubuh Krystal lemas tidak berdaya membuat Amber sangat khawatir terutama Amber tahu bahwa Krystal mengidap Anemia.

“Princess bangun!” 

Dan tiba-tiba “TUP!” Amber hanya diam dan matanya membulat besar.

“AAAAGGGGGGGHHHHHHHHH!!!!!!!!” Amber berteriak sangat kencang dan menjauhi Krystal.

Krystal lalu duduk dan menatap kedua telapak tanganya “Jadi kau benar-benar yeoja? mengapa sangat datar?” wajah Krystal terlihat polos, Krystal masih menatap kedua telapa tanganya yang baru saja memegang dada Amber.

Dan Amber duduk di sudut ruang tamunya terlihat keringat dingin dan seluruh anggota badanya gemetar dan menatap Krystal dengan takut.

“Kau benar-benar seorang yeoja, daebak!” Krystal menggelengkan kepalanya.

“K-k-k-k-aa-uu-uu” Amber terdengar terbata-bata.

“Haishh aku lapar, apa rumah mu ini ada makanan enak?” Krystal mengabaikan Amber dan menuju ruang makan Amber, tetapi langkah Krystal terhenti saat iya melihat sebuah kamar yang ukuran nya tidak terlalu besar yang berisi foto-foto dirinya.

Krystal membuka lebar pintu itu dan dia melihat sekeliling kamar, kamar ini sangat penuh dengan foto ataupun poster dari Krystal. Krystal kembali melangkah masuk dan melihat foto polaroid  Krystal yang di gantung di langit-langit kamar Amber, Krystal tersenyum manis melihatnya.

Lalu Krystal melihat foto yang belum pernah iya lihat di internet “Apa dia yang mengambil langsung fotoku? dia pelit sekali tidak menyebarkan di internet padahalkan in cantik”

Krystal melihat banyak foto yang terlihat tidak di sengaja seperti Krystal yang sedang melangkah dengan memainkan rambutnya,Krystal yang diam-diam sedang tersenyum secara natural, atau Krystal wajah Krystal yang terlihat bosan. 

Krystal tersenyum melihatnya dan merasa tersentuh kini mata Krystal tertuju kepada beberapa kertas putih yang terlihat lecek iya melihatnya dan memperhatikan tulisan-tulisannya dan kertas-kertas itu tertuju untuk Krystal.

Tetapi dalam kertas itu Krystal melihat nama yang bertulisakan ‘AJL’ Krystal sempat berfikir sejenak “Jadi dia?” Jadi Amber yang selama ini selalu mengirimkan surat untuku, memberikan ku hadiah, memberikan makanan dan minuman favoriteku? jadi Amber adalah penulis surat yang selama ini suratnya yang selalu aku simpan” Amber memang selalu membuat Krystal berbunga-bunga dan selalu membuatnya tersenyum malu-malu.

“Ya mengapa kau dikamarku!”

“Apa?” Krystal terlihat gugup dan menyembunyikan kertas nya di belakang bajunya.

“Haiishh mengapa kau masuk kamarku?” wajah Amber terlihat merah “Benar-benar memalukan” 

 “Apa kau ini sasaeng fans? mengapa banyak sekali fotoku, aku jadi khawatir” 

“Haishh aku bukan sasaeng fans, aku benar-benar fansmu yang selalu mendukungmu apapun yang terjadi! dan lagi pula kau adalah idolaku yang nomor 1” jawab Amber dengan kepala yang tertunduk karena malu.

“Jadi aku nomor 1? lalu nomor 2 siapa?” tanya Krystal.

“Nomor 2 adalah Krystal Jung”

“Nomor 3?”

“Nomor 3 adalah Krystal Jung”

“Nomor 4?”

“Nomor 4 adalah Krystal Jung”

“Nomor-“

“Haishh Krystal Jung Krystal Jung dan Krystal Jung! semuanya dipenuhi oleh kau” Krystal tersenyum meihat Amber.

“Katanya kau lapar? ayo makan aku telah menyiapkan makanan untukmu”

Krystal dan Amber berjalan menuju ruang makan Amber yang sederhana, Amber mempersilahkan Krystal duduk “Terima kasih” senyum krystal.

“Ayo makan selagi hangat” 

“Ddukbokki?” Amber melihat Krystal heran.

“Kau tidak suka? aku akan mengantinya” 

“Tidak tidak! aku suka, hanya saja akhir-akhir ini unnie selalu memberi ku makanan Ddukbokki”

“Benarkah? Apakah unniemu suka Ddukbokkie?”

“Ehmm aku tidak tahu, dia suka ini karena temanya selalu mengajak dia makan Ddukbokkie”

“Benarkah? aku suka Ddukbokkie, waah sepertinya aku bisa makan dengan unniemu kita punya selera yang sama haha” Krystal menatap tajam Amber.

“Jangan macam-macam dengan unnieku” Amber menunduk dan kembali makan.

“Ehmm princess”

“Hmm” Krystal terlihat menikmati makananya.

“Kau benar-benar berpacaran dengan Taemin?” saat bertanya seperti itu Krystal menghentikan kegiatan makan nya.

“Iya” jawab singkat Krystal dan wajah Amber kecewa dengan mengangguk.

“Aku selalu mendukung apa yang kau lakukan, aku harap Taemin bisa menjagamu” Krystal menatap Amber yang terlihat sedih.

“Kau tidak cemburu atau marah kepadaku?” Amber tersenyum mendengar pertanyaan Krystal.

“Aku sangat sangat cemburu princess karena sekarang idolaku mempunyai pacar, aku tidak marah kepadamu aku selalu mendukung apapun yang kau lakukan dan aku tidak akan pernah membencimu. Aku akan selalu ada untukmu” Krystal terdiam mendengar perkataan Amber.

“Dan juga aku akan selalu hadir dalam perfomu,fansgin dan seluruh kegiatanmu. Aku akan selalu membawa lightstick f(x), memakai baju 8-bit Krystal dan selalu meneriaki namamu seperti ini”

Amber bangun dari tempat makanya dan mengangkat kedua tanganya “KRYSTAL JUNG KAU BEGITU CANTIK, OH MY GOD KRYSTAL JUNG KAU SANGAT SEXY” Krystal tidak berhenti tertawa saat Amber memprakterkan dirinya menjadi seorang fangirl.

Setelah selesai makan Amber mencuci piring dan Krystal berada di ruang tengah, Amber mencuci piring dengan wajah yang bahagia setelah selesai mencuci piring Amber menuju ruang tengah dengan membawa teh hangat.

“Princess apa kau ingin…” Amber langsung terdiam melihat Krystal yang tertidur pulas di sofa miliknya, Amber tersenyum melihatnya dan mendekati Krystal.

Amber memandangi wajah Krystal dengan berpangku tangan “Krystal Jung yang selama ini selaluku impikan sekarang benar-benar nyata di depan mataku”

“Wajahnya sangat lucu bila sedang tertidur”

“Di saat tidur saja kau terlihat sangat cantik. Apa yang sedang kau mimpikan? aku benar-benar ingin tahu? bisakah aku masuk kedalam mimpimu dan menjadi pangeran di dalam mimpi indahmu?”

“Seandainya waktu dapat ku hentikan, akan ku hentikan waktu ini agar aku dapat melihatmu lebih lebih lebih dan lebih lama lagi”

Princess Belle, Princess Snow White semuanya kalah menarik dan kalah cantik dari princessku yaitu Princess Krystal Jung”

Amber melihat jam nya yang menunjukan pukul 9 malam, Amber ingin membangunkan Krystal tetapi Krystal terlihat sangat lelah. Amber bangkit dari duduknya dan jaraknya dengan Krystal sangat dekat.

Dengan perlahan Amber memegang kepala Krystal dengan tangan kanan nya dari kepala turun ke bahunya, dan tangan kirinya memegang punggung dari Krystal.

Amber mengangkat Krystal dengan Bridal style menuju kamar Amber, Amber berjalan dengan pelan-pelan karena takut Krystal terbangun.

Amber mendorong pintu kamarnya dengan kakinya, kembali berjalan perlahan menuju tempat tidur Amber dan membaringkan tubuh Krystal dengan sangat sangat perlahan, Amber segera mengambil selimut untuk menyelimuti tubuh Krystal, sedikit pergerakan kecil dari tubuh Krystal saat Amber menyelimutinya.

“Huffh” Amber tersenyum melihat Krystal “Indah” satu kata yang keluar dari bibir Amber saat melihat Krystal.

“Bagaimana bisa ada yeoja sepertimu? haishh aku benar-benar menyesal mengenalmu, kalau saja aku tidak mengenalmu mungkin hidupku akan damai”

“Tidak seperti sekarang yang membuatku selalu gila tentang dirimu…”

“Jung Soojung”

 

Advertisements

12 thoughts on “Perhaps Love chap 4

  1. sherinkustanto says:

    Woahh panjang nih thor hehehe
    Amber sebenernya unnie krys ya sica hahaha
    Cepat ktmuin thorr seru tuh
    Lanjut

  2. jae_hyun01 says:

    wahh,,krys you have a naughty hand…maen pegang2 ajah da*anya ambro… Ane suka karakter krys yang bossy muncul disini… Kyepta Kle,,

    good story author next ya 🙂

  3. desie says:

    Lanjut thor…. pnasaran nihh gmna reaksi.a kalo jes kry sma amber bertemu….
    Lanjut.a Jgan lama” yahh thor 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s