Perhaps Love chap 3

Krystal bersandar disebuah sofa dengan memainkan ponselnya dan secara tiba-tiba Krystal mengingat kejadian semalam yang iya alami.

“Krystal Jung mengapa kau senyum-senyum sendiri?” secara tidak sadar ternyata Luna memperhatikan nya sedari tadi.

“Apa??” tanya Krystal yang terlihat polos.

“Haish sepertinya ada yang kau pikirkan sehingga membuatmu senyum-senyum sendiri. Apakah kau habis berkencan dengan Taemin?”

“Ya Luna unnie jangan menatapku seperti itu” 

“Haha lihat wajahmu memerah, haishh tidak perlu malu-malu seperti itu Soojung” haishh Luna unnie tidak pernah berhenti menggodaku.

Yang dipikirkan Krystal bukanlah Taemin tetapi Amber, semenjak kejadian itu Krystal terus memikirkan kejadian dimana Amber menyelamatkan nya dari kejaran para wartawan dan bagaimana Amber memanggil Krystal dengan sebutan princess.

“Princess??” Krystal kemudian mengingat bahwa sebelumnya ada yang mengirimkan makanan dan jus mangga dan isi surat itu juga bertuliskan princess.

“Apakah, apakah mereka orang yang sama?” pikir Krystal.

“Anak-anak segera bersiap kita akan fansign!” 

“Baik oppa!” hari ini f(x) di jadwalkan akan melakukan fansgin album mereka di lotte dan lagi-lagi hanya 100 fans saja yang dapat mengikuti fansign.

“Apakah dia akan datang? hmm aku hara dia akan datang” haishh untuk apa aku memikirkanya!

@fansgin f(x)

Sekitar 100 fans telah datang memadati acara fansign f(x) yang telah di mulai 25 menit yang lalu, satu persatu fans menaiki panggung dimana para member f(x) akan memberikan tanda tangan kepada mereka dan juga para fans bisa menyapa langsung para idolanya.

Dalam acara fansign tidak tahu mengapa Krystal mengharapkan kedatangan Amber ke acara mereka, Krystal sedikit kecewa karena orang yang iya tunggu tidak kunjung datang hingga akhir acara fansign ini berakhir.

“Soojung mengapa dengan wajahmu? kau terlihat sedikit murung?”

“Tidak ada? itu hanya perasaanmu saja Sull” jawab Krystal ketus.

“Apa ada fans yang meganggumu?” tanya Sulli yang masih penasaran kepada Krystal.

“Haishh kubilang tidak ada apa-apa” 

“Unnie aku lapar” 

“Sabar sulli makanan nya sedang di pesan oleh oppa”

f(x) masih berada di gedung fansign karena saat ini kondisinya sangat tidak memungkinkan untuk keluar karena banyaknya fans dli luar. jadi mereka memutuskan untuk menatap sebentar di gedung ini hingga para fans bisa di atur.

@la bone tart ( tempat kerja Amber )

Amber sangat sibuk melayani para pelangan yang terus berdatangan

“Ya Amber!”

“Waahh ajumma! kau sudah lama tidak datang ke toko roti kami”

“Ya! kenapa kamu panggil aku ajumma? apa aku benar-benar sudah terlihat tua?” Amber hanya tersenyum.

“Ajumma kau ingin pesan apa?” Amber sangat terkenal di kalangan para pembeli terutama kalangan para yeoja-yeoja, selain roti yang enak Amber juga adalah salah satu magnet dari toko roti ini. Amber memiliki gaya yang boyish,sangat sopan dan tampan haha.

“Amber!” teriak Key kepada Amber yang menyuruhnya mendatangi Key.

“Ada apa? kau tidak lihat banyak tamu?”

“Kau harus mengantar peasanan kue tart dan ice americano ke alamat ini” Key menunjukan sebuah kertas kepada Amber.

“Kenapa aku? bukankah ada Jong yang mengantarnya?” 

“Haishh dia sedang sakit, lagi pula hanya kau yang bisa ayo cepat! pesanan ini benar-benar sangat penting!” 

“Haishh baiklah-baiklah!” Amber segera mengambil jaketnya dan memakai helm lalu Amber membawa pesanan tersebut ke motornya.

Setelah sampai di tempat tujuan Amber sangat terkejut dengan banyaknya manusia di depannya “Aiggoo mengapa ramai sekali? bagaimana aku bisa masuk?” Amber melihat jamnya “Aku bisa terlambat”

Amber memutuskan untuk melewati pintu darurat agar dapat tepat waktu untuk mengirimkan makanannya.

“Haishh lelahnya” Amber mengatur nafasnya yang lelah, lalu Amber berjalan menuju ruangan yang dituju.

Tok Tok Tok “Pesanan datang” dan seseorang namja besar membuka kan pintu nya “Ayo masuk” Amber tersenyum dengan membawa dua keranjang besar.

Saat Amber baru melangkah masuk dia sangat terkejut apa yang dilihat dia sekarang, Amber melihat ke empat yeoja yang iya idolakan Amber menelan salivanya berusaha untuk tidak berteriak saat itu juga.

“Wah pesanan nya sudah datang” riang Sulli

“Ya mengapa dia diam saja?” tanya Luna

“Apa dia sedang sakit?” tanya Sulli

“Apa kau baik-baik saja?” tanya Victoria yang menghampiri Amber.

“y-y-yaaa” Amber bergemetar, Amber memang sudah pernah melihat para member f(x) sebelumnya tetapi dia selalu saja gugup dan terpesona melihat kecantikan mereka.

Amber segera menaruh keranjang itu di meja “Silahkan makan, ini masih hangat” Amber membuka makanan tersebut.

“Waah terlihat lezat!” 

Saat member f(x) sedang memilih makanan nya Amber mencari sosok Krystal yeoja idaman nya.

“Apa kau mencari sesuatu?” Amber tersenyum canggung saat Luna bertanya kepada Amber.

“Sepertinya aku sudah sering melihatmu” tanya Sulli polos.

“Iya aku adalah fans malian, aku benar-benar menyukai f(x) terutama Krystal”

“Waaah jadi kau adalah fanboy dari Krystal” Sulli mengangguk dan Amber tersenyum tipis.

“Krystal? sepertinya tadi dia sedang di luar, waah kau kurang beruntung tidak dapat bertemu Krystal” Amber tersenyum mendengar perkataan Victoria.

“Ah tentu saja tidak, tentu sekarang aku benar-benar beruntung bisa berbincang-bincang langsung dengan kalian” mereka semua tersenyum.

Setelah Manager f(x) melunaskan pembayraran Amber bergegas pergi “Sampai jumpa pelayan roti yang lucu” teriak Sulli sambil melambaikan tangan dengan melahap kue tart. Amber membalas dengan membungkuk dan tersenyum ramah.

Para member f(x) sedang menikmati kue yang mereka makan dan pintu kembali terbuka dengan wajah Krystal yang masih terlihat sedikit kesal “Soojungie, ayo makan” ajak Luna.

“Aku tidak lapar” 

“Benarkah? bukankah kau yang tadi merengek-rengek minta dibelikan makanan, ayo ini makan roti nya benar-benar enak!” Krystal menatap ketiga member yang sedang melahap roti yang mereka makan.

“Apakah enak?” tanya Krystal.

“Ehm benar-beanr lezat, kau harus mencobanya. Dan ini ada roti kesukaanmu” Krystal terbangun dan mengambil roti tersebut.

“Roti ini seperti roti yang dibelikan Jessica unnie kepadaku, dan Ehmm rasanya sama!” Krystal melahap rotinya.

“Tadi sepertinya ada yang bilang tidak lapar” sindir Sulli.

“Aku menjadi lapar karena roti ini roti favoriteku!” Sulli menggelengkan kepalanya.

“Selain roti yang enak, yang mengantar roti ini juga sangat lucu wajahnya” kata Sulli dengan senyum-senyum.

“Haha apakah kau menyukai tukang roti?” ejak Krystal kepada Sulli.

“Haishh kau tadi tidak melihat wajahnya! dia benar-benar lucu dan imut apalgi senyumnya! tapi wajahnya sedikit seperti yeoja” Krystal melihat heran Sulli.

“Dia fans beratmu Soojung, dia selalu datang bila kita mengadakan acara terutama acaramu” Krystal melihat ke arah Luna.

“Unnie, apakah unnie tahu namanya?” tanya Krystal kepada Luna yang sedang berfikir.

“Ehmm” Krystal menatap penasaran Luna.

“Namanya Amber Liu” Krystal langsung menoleh kaget ke arah Victoria.

“Apa!” teriak Krystal.

“Ya mengapa kau berteriak!” Krystal masih terkejut mendengarnya.

“Unnie dari mana kau tahu namanya? haishh kau diam-diam menyukainya?” tanya Sulli.

“Tadi kan aku sempat menghampirinya jadi aku tidak sengaja melihat namanya”

“Ya!! Soojung kau mau kemana!!” teriak Luna kepada Krystal yang tiba-tiba pergi.

Dengan berlarian kecil Krystal menengok kanan, kiri dan segala penjuru arah untuk mencari Amber “Haishh kemana dia! mengapa cepat sekali larinya” Krystal kembali mencari dengan nekat Krystal mencari sampai keluar gedung dengan sembunyi-sembunyi, tetapi saat mencari Amber tiba-tiba ada beberapa fans yang menyadari Krystal.

Namja 1 : “Apakah dia Krystal Jung?”

Yeoja1 : “Sepertinya iya”

Krystal kembali berjalan dengan menutupi wajahnya “KRYSTAL JUNG!” teriak fans ke arah Krytsal dan dengan sigap Krystal melarikan diri tetapi sayang Krystal terjebak oleh para fans nya, dan Krystal juga tidak membawa ponsel untuk menelfon managernya.

Saat Krystal gugup, seseorang ada yang menarik tanganya untuk menjauhi para fans yang mulai berdatangan, Krystal tidak tahu siapa yang menarik tanganya “Ya lepaskan tanganku!!” teriak Krystal tetapi seseorang itu masih megenggam tangan Krystal menuju tempat yang aman.

“Aku bilang lepaskan!” dan akhirnya tangan krystal dilepaskan.

“Siapa kau menarik tanganku sembarangan! aku kira kau siapa!” teriak Krytsal marah, dan seseorang itu akhirnya melepaskan helm, saat melepaskan helm Krystal benar-benar terkejut.

“Ka-ka-kau”

“Haish kau benar-benar membahayakan jiwamu! kalau saja tadi tidak ada aku, mungkin kau sudah habis dengan para fans diluar sana tadi”

Krystal masih terdiam dan tidak berbicara satu katapun “Tapi kau baik-baik saja kan? jangan seperti ini lagi, bila kau ingin keluar harus dengan pengawalmu dan juga untuk apa kau keluar sendirian seperti itu?”

“Ehmm aku” Krytsal terlihat bingung.

“Sudah tidak perlu kau jelaskan, sekarang kau masuk kedalam gedung okay” Krystal menatapnya “Aku pergi dulu, harus ada yang aku kerjakan, bye princess” Krystal menatapnya selangkah demi selangkah meninggalkanya pergi.

“Tunggu!!” teriak Krystal, Krystal berjalan menghampirinya.

“Ya” 

“Kau Amber bukan?”

“Iya, bagaimana kau tahu?”

“Jaket dan topimu belum bisa aku kembalikan” Amber menatap Krystal yang sedikit menunduk, dan Amber sangat terkejut bahwa Krystal mengetahui Amber.

“Jadi kau mengenaliku?” Krystal mengangguk.

“Waah aku kira kau tidak akan mengenaliku karena kejadian waktu itu pada malam hari, dan aku kira wajahku tidak terlihat begitu jelas” senyum Amber kepada Krystal.

“Kenapa kau tidak datang ke acara fansign kami?” tanya Krystal kepada Amber yang berdiri tidak jauh di depanya.

“Oh maaf princess, aku benar-benar sangat sibuk, kau tahu ini hari sabtu dan toko kami pada hari minggu sangat ramai” Krystal hanya mengangguk dan Amber tersenyum melihatnya.

“Baiklah sekarang kau masuk, nanti ada fans yang melihat kita berdua disini itu akan menjadi gosip besar” Krystal tersenyum.

“Terima kasih sudah menyelamatkan aku lagi Am” mereka berdua saling bertatapan dan Amber menangguk.

Krystal berjalan meninggalkan Amber “Ehmm Krystal” panggil Amber terhadap Krystal.

“Ya?”

“Kau bisa membalikan jaket dan topi itu lain kali dengan begitu kita bisa bertemu kembali” mereka berdua saling tersenyum dan Amber menunggu Krystal memasuki gedung kembali dengan aman.

Amber Pov

Apakah aku bermimpi? aku rasa aku benar-benar bermimpi! haishh kalaupun ini mimpi aku tidak ingin dibangunkan biarkan aku tidur selama-lamanya dalam mimpiku ini! 

“Ya!! mengapa kau memukul kepalaku!” 

“ini sudah ke lima kalinya aku melihat kau hanya melamun!” haishh dia tidak bisa melihat ku senang!

“Apa yang kau lamun kan? pasti kau sedang memikirkan hal yang kotor!”

“Haishh jaga mulutmu Key, aku ini yeoja baik-baik apa kau tidak lihat wajahku yang masih polos” aku masih mengelus-elus kepala ku.

Aku kembali merapikan isi tasku dan mengagnti pakainku dengan kemeja kotak-kotak berwarna biru hitam,memakai celana jeans, memakai topi hitamku dan terakhir sepatu hitam airjordan.

ini adalah malam minggu aku memiliki part time di sebuah restoran terkenal, aku segera bergegas berangkat menggunakan sepeda kesayanganku dan juga aku membawa gitar pribadiku sendiri, kurang lebih 15 menit aku telah sampai, malam ini begitu ramai. Kelap-kelip lampu dan suara alunan musik meramaikan malam yang begitu ramai ini.

Setelah menyapa beberapa temanku aku segera naik ke atas panggung untuk mulai bernyanyi “Huffh mengapa malam ini sangat ramai sekali? membuatku gugup saja” aku sedang mempersiapkan gitarku lalu check sound.

“Apakah kau sudah siap? para pengunjung tidak sabar untuk melihat performu!” 

Aku segera memegang gitarku dan aku bernanyi dengan duduk di kursi kayu, Aku segera memtik gitarku dan mulai memainkan irama accoustic merdu dari gitarku.

There’s a song that’s inside of my soulIt’s the one that I’ve tried to write over and over againI’m awake in the infinite coldBut You sing to me over and over and over again

So I lay my head back downAnd I lift my handsand pray to be only YoursI pray to be only YoursI know now you’re my only hope

Sing to me the song of the starsOf Your galaxy dancing and laughingand laughing againWhen it feels like my dreams are so farSing to me of the plans that You have for me over again

So I lay my head back downAnd I lift my hands and prayTo be only yoursI pray to be only yoursI know now you’re my only hope

I give You my destinyI’m giving You all of meI want Your symphonySinging in all that I amAt the top of my lungs I’m giving it back

So I lay my head back downAnd I lift my hands and prayTo be only yours

I pray to be only yoursI pray to be only yours

I know now you’re my only hope

Aku sangat senang mereka menikmati lagu yang kunyanyikan, dan aku kembali menghibur mereka dengan lagu next to you,if ur not the one dan creep.

“Kau benar-benar memikat pengunjung” aku tersenyum saat rekan bandku Jonghyun berkata seperti itu.

Setelah aku turun panggun untuk berisitirahat tiba-tiba aku lupa membawa air mineralku “Haishh aku lupa membawanya” aku benar-benar haus.

“Aku rasa kau sedang membutuhkan ini” aku mendengar suara yang tidak asing bagiku.

“Jessica!!” teriak ku dengan senang.

“Ini” aku mengambil air mineral yang ada di tanganya.

“Kau, ya Tuhan sedang apa kau disini? aku benar-benar tidak menyangka kalau kita akan bertemu lagi!” aku benar-benar senang bertemu dengan Jessica dia orang yang sangat baik.

“Haish mengapa kau berlebihan sekali!” aku tersenyum melihatnya.

“Sepertinya kau lapar, bagaimana kalau kita makan?” ajak Jessica.

“Tenang saja aku yang traktir, lagi pula in sebagai balasan karna kau telah menolongku” aku mengangguk dengan tersenyum, aku benar-benar beruntung hari ini.

Jessica pov

Hari ini benar-benar melalahkan badanku terasa pegal-pegal “Jam berapa ini?” aku melihat arlojiku dan “Ini sudah waktunya makan malam” 

Dreet

Dreet aku merasaka ponselku bergetar, aku melihat layar ponselku “Yuri?”

Hallo”

“Ya Jessica kau dimana? apa kau masih di butik? aku, Taeyeon, Tiffany dan Yoona aku makan malam bersama! kau mau ikut tidak?” waah kebetulan sekali.

“Baiklah aku ikut”

“Kau tunggu saja disitu kami akan menjemputmu”

“Baiklah” 

Setelah aku menunggu kurang lebih 15 menit akhirnya mereka datang menyusulku “Haishh mengapa kalian lama sekali? aku sudah lapar!” 

“Haha maafkan kami Sica, kau tahu bukan kalo cara menyetir Tae seperti nenek nenek haha” aku tertawa saat Yuri mengatakan seperti itu.

“Ya!! kita harus berhati-hati dalam berkendara”

“Kau memeang terlalu lambat membawa mobil, kau seperti kura-kura”

“Haishh Tiff mengapa kau tidak membelaku?”

“Sudah jangan pada ribut, sebaiknya sekarang kita pikirkan akan makan dimana?”

Hmm kami diam sejenak untuk berfikir “Ehmm bagaimana kalau kita makan di restoran La pierre Mozaic? aku dengar-dengar restoran itu sangat terkenal”

“Iya aku juga pernah mendengar nama restoran itu dari beberapa teman artis mereka bilang disana tempatnya sangat nyaman dan juga ada hiburan music”

“Waah baiklah bagaimana kalo kita kesana?”

“Baiklah!”

“Bagaiamna dengan kau Jessica apa kau setuju?”

“Aku ikut kalian saja”

“Baiklah,Let’s go!”

Akhirnya kami sampai dan tempat ini sangat indah dihiasi lampu-lampu yang lucu membuat daya tarik seseorang untuk mengunjungi dan juga tata tempatnya sangat luar biasa dan rapih.

“Waah kau benar Tae, tempat ini sangat indah”

Kami berjalan masuk dan mencari tempat “Bagaimana kalo disitu? tempatnya sangat enak dan kita bisa menikmati music” mereka semua setuju dan aku mengikuti mereka.

Setelah kami memesan aku mendengar suara sound music “Sepertinya mereka akan mulai bernaynyi” Yoona sangat antusias sekali tapi sekarang aku sedang sibuk memainkan ponselku dan memikirkan tentang Amber, Amber? entah kenapa akhir-akhir ini aku terus memikirkan nya?

“Waaah tampan sekali!!”

“Benar-benar lucu!”

“Apa kita boleh tahu namanya?”

“Suaranya sangat indah!”

Haishh wanita-wanita ini yang dipikiran hanya namja saja “Ya! Jessica kau harus melihat dia bernyanyi jangan hanya di dengarkan saja”

“Kau tidak lihat aku sedang sibuk?” aku memang sedang sibuk memainkan ponselku, tapi setelah aku dengar-dengar suaranya seperti tidak asing bagiku.

“Luar biasa!” aku melihat Tiff seperti fangirl yang melihat bias nya “Seperti apa wajahnya?” lalu aku memutuskan untuk mengehntikan kegiatan ku dan melihat seseorang yang sedari tadi mereka puja.

DUB

DUB

DUB

Jantungku berdetak hebat saat aku melihat sosoknya kembali, aku tidak sanggup berkata apa-apa, suaraku tidak bisa keluar dan hanya bisa menatapnya, dia begitu keren dan Handsome penuh karismatik saat bernanyi.

“Lihat lihat sekarang siapa yang melamun?” aku melihat arah Yuri.

“Haha sekarang kau yang malah terpesona melihatnya” haishh, aku menghiraukan Yuri dan kembali memandanginya rambutnya menutupi sorotan matanya itu membuat dia semakin cool.

Setelah selesai makan kami beranjak ingin pulang, tetapi aku tidak ingin! aku ingin tetap disini.

“Sica mengapa kau diam saja?” tanya Tae.

“Ehm sepertinya aku memiliki janji, kalian pulang saja duluan aku akan pulang naik taxi” mereka menatapku “Kau yakin?” aku mengangguk “Baiklah kau hati-hati Jess” aku tersenyum kepada mereka dan melambaikan tangan “Bye-bye”

“Hufh” aku kembali masuk dan melihat atas panggung tetapi sayangnya Amber tidak berada di aatas panggung lagi “Kemana dia?” aku berjalan mendekati panggung dan bertanya kepada seseorang.

“Permisi” 

“Ya?” 

“Ehmm, apa kau melihat Amber?”

“Kau mencari Amber?” aku mengangguk dengan tersenyum.

“Mungkin sekarang dia berada di ruangan istirahat. kau jalan lurus saja. Haishh anak itu mengapa banyak sekali yeoja yeoja cantik yang mencarinya” aku tersenyum mendengarnya.

“Baiklah terima kasih”

“Tunggu”

“Ya?”

“Sebaiknya kau membawakan dia minum, sepertinya aku lihat iya tidak membawa botol minumnya?”

“Baiklah terima kasih” sebelum aku pergi ke ruangan yang akan ku tuju,aku membeli air mineral untuknya.

Dan kini aku berjalan menuju arah yang iya beritahu dan memasuki ruangan yang banyak sekali perlengkapan music dan kini langkahku terhenti ketikan aku melihat sosok yang aku cari, wajahnya terlihat sedikit kecewa, aku berjalan pelan ke arahnya.

“Aku rasa kau sedang membutuhkan ini” aku memberikan sebotol air mineral padanya.

Jessica!!” dia benar-benar terkejut, ekspersi wajahnya sangat lucu.

“Ini” dia mengambil botol minum yang aku belikan.

“Kau, ya Tuhan sedang apa kau disini? aku benar-benar tidak menyangka kalau kita akan bertemu lagi!” 

“Haish mengapa kau berlebihan sekali!” Amber tersenyum

“Sepertinya kau lapar, bagaimana kalau kita makan?” ajaku pada Amber, semoga dia tidak menolaknya

“Tenang saja aku yang traktir, lagi pula in sebagai balasan karna kau telah menolongku” dia malah tersenyum “Baiklah!”

Author Pov

“Kau ingin kemana?” tanya Jessica yang melihat Amber meninggalkan restoran ini.

“Aku? tentu saja ingin makan” Jessica melihat Amber bingung dan Amber tersenyum.

“Aku tidak ingin makan disini, disini tidak ada makanan favoriteku” 

“Lalu kita akan makan dimana?” tanya Jessica yang mengikuti Amber.

“Di tempat favoriteku” 

Jessica melihat Amber yang sedang melepaskan rantai sepeda, Jessica terlihat sangat bingung dan Jessica bertambah bingung saat Amber menaiki sepedanya.

“Apa yang kau tunggu?” tanya Amber.

“Ayo naik!” Amber mengarahkan kepalanya ke bangku belakang.

“Kita naik sepeda?” Amber tersenyum mendengar pertanyaan Jessica

“Aku tidak memiliki mobil mewah tetapi aku memliki sepeda yang keren ini!” Jessica tersenyum dan mulai mendekati sepeda milik Amber.

“Tunggu!” Amber melepaskan jaket birunya dan memberikan kepada Jessica “Pakai ini cuaca malam ini sangat dingin”

“Lalu bagaimana denganmu?” 

“Aku ini adalah pangeran forzen, aku tahan dengan dingin” Jessica memukul lengan Amber, dan mulai menaki sepeda.

“Kau siap? pegang erat-erat” 

“Ya!! jangan pegang bajuku, pegang pinggangku” dengan perlahan Jessica mulai memegang pigang Amber dengan malu-malu dan Amber diam-diam tersenyum.

“Berangkat!” 

Dengan mengayun pelan, Amber dan Jessica sangat menikmati susana malam ini dengan di temani bintang-bintang dan lampu lampu yang indah, Jessica tidak bisa berhenti tersenyum baru kali ini Jessica merasakan suasana yang berbeda dan juga perasaan yang berbeda.

“Oke kita sampai” Jessica turun dari sepeda milik Amber dan melihat kedai makanan.

“Kau belum pernah makan disini?” Jessica hanya menggelangkan kepalanya

“Haha tempatna memang kecil, tapi rasa makanan nya melebihi makanan kerajaan!” Amber menarik Jessica masuk.

Amber tahu bahwa Jessica belum pernah merasakan makanan pinggir jalan, Amber juga tahu  bahwa Jessica adalah orang yang sangat kaya, jadi sangat wajar bagi Amber kalo Jessica terkejut saat diajak makan di tempat yang sederhana ini.

“Ahjumma! aku ingin pesan dua porsi besar Ddukbokki!” 

“Jadi kau suka Ddukbokki” Amber tersenyum ceria dengan memegang sumpit di tanganya.

“Ddukbokki disini sangat enak, kau harus menghabiskanya!” 

Setelah 6 menit, makanan datang dan wajah Amber berseri-seri melihat makanan kesukaanya

“Mari makan!!” 

“Waah lezat sekali!” Jessica tersenyum melihat Amber yang seperti anak kecil.

“Kau menyukainya?” 

“Ehm ini benar-benar enak! aku tidak berbohong” Amber tersenyum mendengar tanggapan Jessica, Jessica dan Amber benar-benar menikmati makan malamnya.

“Ehm Am” 

“ya??”

“Apa kau berkerja di restoran tadi?” tanya Jessica yang melihat Amber mengunyah Ddukbokkinya.

“Ya, aku berkerja di tempat itu tapi hanya sabtu dan minggu, selebihnya aku berkerja di toko roti” Jessica mengangguk.

“Ehmm apa kau tidak kuliah?” Amber sejenak berhenti makan dan menatap Jessica dengan senyuman.

“Tidak, aku berhenti karena aku tidak mempunyai biaya” wajah Jessica sedikit sedih saat Amber berbicara seperti itu.

“Ayo makan lagi!” ajak Amber.

“Ahjumma Ddukbokki mu tetap nomor satu dihatiku! haha terima kasih Ahjumma!”

Jessica dan Amber pergi meninggalkan kedai itu dan menuju sepeda mereka dan tiba-tiba ponsel Jessica berdering.

“Hallo”

“Ohh baiklah, aku akan segera pulang dan membelikanmu makanan”

“Tunggu sebentar” Jessica kembali memasuki kedai itu dan memesan Ddukbokki untuk di bawa pulang.

“Itu untuk siapa?” 

Saat Amber bertanya ponsel Jessica kembali berdering “Baiklah Soojung aku akan segera pulang”

“Maaf Amber aku harus pulang sekarang, aku sangat terburu-buru jadi aku akan menggunaka taxi”

“Baiklah, terima kasih untuk hari ini” mereka berdua tersenyum.

Dan Jessica menaiki taxi “Kau hati-hati Amber” Amber tersenyum kepada Jessica dengan memegang sepedanya.

Jungsis’s Home

“Unnie! mengapa kau lama sekali? aku sudah mau mati kelaparan”

“Haish suruh siapa kau menungguku? ini makanan untukmu” Krystal mengambilnya dan membukanya di meja depan televisi.

“Wah ini Ddukbokki?” tanya Krystal kepada Jessica.

“Baiklah selamat makan!” Krystal menikmati Ddukbokki yang dibelikan oleh unnienya.

“Unnie tetapi mengapa kau tumben sekali membelikan ku Ddukbokki? ini baru pertama kalinya kau membelikan makanan seperti ini? tetapi tidak apa ini enak!” 

“Aku tadi sedang makan dengan seseorang, jadi aku juga memesankan makanan juga untukmu” Krystal melihat Jessica dengan evil smirk.

“Seseorang??” senyum Krystal dan wajah Jessica segera panik.

“Siapakah seseorang itu unnie? ayo katakan kepadaku! apa kau sekarang sedang menyukai seseorang?” Jessica terlihat gugup di depan adiknya.

“Aku tidak tahu pasti, aku tidak tahu menyukainya atau tidak” 

“Ehm kenapa bisa begitu? bagaimana saat kau bersamanya? apakah jantungmu berdebar-debar?” Jessica melihat Krystal “Ya”

“Waah itu artinya kau menyukainya unnie! hahaha waah akhirnya!” wajah Jessica terlihat merah.

“Ya kau!”

“Sudah sejak kapan kau menyukainya?” tanya Krystal

“Ehmm baru beberapa hari, aku bertemu nya baru beberapa hari ini” Krystal memutuskan kata kata unnienya.

“Dan unnie langsung menyukainya! waah daebak” 

“Haishh lanjutkan saja makananmu itu!” Krystal kembali melanjutkan makananya.

“Bagaiamana kau dengan Taemin?” Krystal langsung meletakan sumpitnya.

“Baik-baik saja” Jessica melihat Krystal yang sedikit menurigakan.

“Kau yakin? apa kau memiliki masalah padanya?” Krystal hanya menggelangkan kepalanya dan bersender di sofa.

“Unnie”

“Ya?”

“Kau tahu mengapa kita selalu membayangkan sosok seseorang? baik itu tidur atau makan kita selalu membayanginya? kau tahu itu kenapa unnie?”

“Itu berarti kau menyukainya atau mungkin kau sedang rindu?”

“Aku menyukainya?” tanya Krystal dan Jessica mengangguk.

“Bagaimana mungkin?” Jessica menatap heran Krytsal.

“Tentu saja mungkin karena Taemin adalah kekasihmu bodoh!” Krystal mengehla nafas lalu mendekati unnienya.

“Unnie, bukan Taemin yang sedang aku pikirkan” Jessica membulatkan matanya.

“Apa?? lalu siapa? apa kau berselingkuh!”

“Haishh aku tidak berselingkuh!” 

“Lalu siapa??” tanya Jessica yang melihat Krystal menundukan kepalanya.

“Dia”

“Dia adalah” Krystal mengehela nafas,

“Katakan cepat!” Krystal menatap Jessica.

“Dia adalah fans ku unnie” mereka bertatapan.

“HAHAHAHHAA” Jessica tertawa dengan keras.

“HAHAHA KAU MENYUKAI FANSMU? HAHAHA” Jessica tertawa hingga mengeluarkan airmata dan itu membuat Krystal marah.

“Ya unnie!! ini tidak lucu!!” lalu Jessica berusaha dengan keras agar tidak tertawa “Baiklah-baiklah, jadi mengapa kau menyukainya?”

“Dia pernah menolongku, dia sangat baik dan sangat perhatian”

“Ya Soojungie, kau adalah artis terkenal di Asia, jadi wajar bila fans mu seperti itu!”

“Aku tahu tapi ini berbeda! aku merasakan hal yang beda. Bila aku di dekatnya jantungku ini berdetak tak berirama dan rasanya ingin meledak, dia sangat berbeda!”

“Itu mungkin karena kau sedang gugup bertemu dengan fansmu”

“Ya unnie! aku selalu bertemu fansku setiap hariny! tetapi saat aku bertemu denganya itu berbeda!” Jessica hanya mengangguk.

“Baiklah baiklah kita lanjutkan saja besok, aku sudah mengantuk dan lagi pula kau besok memiliki jadwal bukan? sebaiknya kita berisitrhat” Jessica meninggalkan Krytsal.

“Aku menyukainya? aku menyukai fansku sendiri? apa aku gila? tetapi mengapa wajahnya selalu hadir dipikiranku!!” Krystal mengacak-acak rambutnya.

Krystal dan Jessica sudah berada di kamarnya masing-masing tetapi sebelum tidur mereka berdua  menatap langit-langit kamarnya dan tersenyum.

Secara tidak disengaja dan tidak terduga mereka mengucapkan dengan berbarengan 

Jessica dan Krystal : “Good Night Amber” 

Advertisements

16 thoughts on “Perhaps Love chap 3

  1. Ahhaiiyy jungsis menyukai orang yg sama ..bener bener daebak pesona mu amber bisa menakhlikkan hati ice princess bersaudara 😅😅

    Klo amber tau mereka bersaudara pa jd nya ini masalah ?!😱

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s