Try hard (26)

Hari ini langit begitu cerah angin berhembus pelan melewati tubuhku matahari yang mulai bersembunyi ini cukup menyentuh hangat kulit di tubuhku. Aku berjalan dengan bibirku sedikit tersenyum saat melihat anak-anak kecil yang sedang bermain “Lucu sekali”

aku kembali berjalan menikmati bangunan-bangunan yang tidak terlalu tinggi ini tetapi memiliki bentuk arsitektur yang unik, aku melihat beberapa orang yang sedang menikmati kopi hangat, ada juga yang sedang tertawa ceria bersama teman-temanya,dan bahkan ada yang sedang santai dengan membaca sebuah buku. Tiba-tiba aku merasakan ada yang bunyi di ponselku.

“Hallo” aku tersenyum mendengarnya “Baiklah, aku sedang dijalan mungkin 5 menit lagi aku akan sampai” aku kembali berjalan menikmati suasana di sore hari ini dan secara tidak disengaja mataku seperti tertarik ke arah toko buku yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan jarak pandangku, aku cukup lama menatap toko buku dan berfikir untuk menyinggahi toko tersebut atau tidak tetapi pada akhirnya langkah kakiku berjalan ke arah toko itu.

Aku berjalan masuk ke toko buku yang sederhana ini, aku melangkah pelan melihat-lihat buku yang baru terbit mungkin saja aku berminat untuk membeli buku-buku ini, jujur aku sudah lama tidak membaca sebuah buku mungkin sekarang aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku sekarang.

Saat aku melihat-lihat buku, mataku tertuju dengan koleksi majalah dengan tertuliskan “Best Seller” langkah kakiku berjalan pelan dan mataku tertuju kepada satu majalah yang sangat terkenal di Amerika. Aku mengambil pelan majalah itu dan memandangi seseorang yang menjadi cover majalah ini aku memandangi matanya, senyumnya, dagunya yang menurutku sudah mengalami perubahan. Aku tersenyum memandanginya “Dia pasti sudah banyak berubah”

Beberapa tahun ini wajahnya sering terlihat di majalah-majalah internasional, dia pasti sudah sangat berkerja keras.

Setelah kurang lebih lima menit aku berjalan akhrnya aku sampai di tempat yang aku tuju, dengan menghembuskan nafas aku mendorong pintu ini dengan senyuman di bibirku.

“Selamat dat-” aku tersenyum dan membungkuk “Maaf aku terlambat”

“Haishh kau! dari mana saja! kau selalu saja terlambat, mereka sudah menunggu dengan waktu yang cukup lama haishh anak ini”

“Ya ayah! mengapa kau rewel sekali, lagipula mengapa kau menuyuruhku untuk datang cepat-cepat? haishh kau tidak tahu bahwa di luar jalannya sangat padat?”

“Haishh! ya Jung Soojung, aku menelfon untuk cepat kemari karena teman-temanmu sudah menunggu cukup lama disini” aku membulatkan mataku sedikit terkejut mendengarnya

Apa? teman-teman? ah aku lupa ada janji dengan Sulli!

“Ya! mau sampai kapan kau berdiri di situ, cepat hampiri mereka!” aku mengangguk, dan berjalan menuju meja yang dekat dengan jendela. Dari kejauhan aku mendengar suara canda tawa yang menurutku tawa tersebut tidak asing di telingaku.

Langkahku terhenti saat aku melihat seseorang yang sudah cukup lama tidak aku lihat

“Long time no see Onew, Key, Jonghyun, Taemin dan Minho”

“Oh God kau cantik sekali, kau benar-benar luar biasa!” aku tersenyum melihat wajah key yang sedang memuji ku “Tidak, aku biasa saja Key kau terlalu berlebihan” aku menyipitkan mataku kearahnya.

“Ya Key! sudah aku bilang bukan bahwa Krystal Jung sangat cantik kau tidak percaya” aku tersenyum melihat ke arah Jonghyun.

“Bagaimana kabarmu Krys?” tanya Taemin kepadaku.

“Aku sangat baik, bagaimana keadaan kalian?”

“Tentu saja kami semua baik, akhirnya kita bisa berkumpul lagi” jawab Minho dengan meminum ice americano.

“Aku benar-benar merindukan kalian”

“Haahaha akhirnya kau mengakui juga bahwa kau merindukan kami ahaha” aku melempar bantal ke arah Onew.

“Aku merindukan kebodohan kalian!” mereka semua tertawa.

Aku menatap Sulli dan memeluknya “Ya mengapa kau tidak ingin memeluk ku?”

“Itu karena kau lebih dulu menyapa namja-namja bodoh ini dibandingkan sahabatmu ini!” aku tersenyum melihat sahabatku ini dan mencubit pipinya “Aigoo sahabatku ini lucu sekali, ayo beri aku pelukan” kamipun berpelukan dengan senyuman di wajah kami.

“Ya cukup pelukan kan nya!”

“Ya Minho apa kau cemburu kepada sahabatku sendiri?!” aku tertawa kecil melihat Minho dan Sulli.

“Tenang saja Minho aku tidak akan merebutnya dari dirimu” kami semua tertawa.

Dan tentu saja selanjutnya kami berbicara Random, di saat bersama mereka aku dapat melupakan masalahku aku, mereka tidak pernah gagal untuk membuatku tertawa. Aku benar- benar bahagia memiliki mereka di sisiku.

“Hei Krys” aku melihat Taemin yang sedang menghampiriku di balkon cafe “Mengapa kau disini? apa kau bosan bergabung dengan kami? haaha” aku menggelengkan kepalaku “Tentu saja tidak, aku hanya ingin menghirup udara segar”

“Kalau kau sepert ini kau mengingatkan ku kepadanya, sering menghilang tiba-tiba haha” aku tersenyum kecil dan menaikan daguku ke langit langit.

“Krys”

“Ya”

“Apa, apa kau merindukan nya?” aku menarik nafas yang panjang saat Taemin menanyakan hal seperti itu, aku memutuskan untuk diam.

“Aku tahu kau sangat merindukannya, kita semua merindukan sosoknya yang bodoh itu” aku tertawa kecil mendengar Taemin berkata seperti itu.

“sangat, sangat merindukan nya”

“Apakah, apakah dia melupakan kita?” Taemin tersenyum kecil

“Dasar bodoh tentu saja tidak Krystal Jung bagaimana bisa dia melupakan kita apalagi dengan kau cinta pertamanya ahaha” wajahku agak sedikit memanas ketika Taemin mengatakan hal itu.

“Percayalah dia pasti merasakan hal yang sama dengan dirimu Krys,Kau tahu sebelum dia berangkat ke Amerika dia tiada hentinya mengatakan bahwa dia tidak sanggup meninggalkan mu dan menyangimu. Haishh dia benar-benar seperti orang gila pada saat itu, dia benar-benar tidak ingin kehilangan dirimu” aku menundukan kepalaku.

“Kau harus mengerti keadaan nya disana, kau tahu bukan bahwa dia sangat sibuk dan hampir tidak memiliki waktu”

“Apakah Amber akan kembali?” aku menatap Taemin dan Taemin menarik nafasnya “Tentu saja Krys, Amber akan kembali”

“Berapa lama lagi Taemin?” aku menatap Taemin “6 tahun lagi? 7 tahun lagi? atau 10 tahun lagi?”

“Aku tidak kuat menahan rasa ini Taemin, aku ingin seperti dulu dimana aku setiap harinya dapat memandangi wajahnya, mendengar lelucon nya, mendengar suaranya, melihat matanya, memukul bahunya! aku ingin Amber kembali”

Aku tidak dapat membendung airmata ini, sudah 5 tahun lamanya aku terpisah oleh Amber aku merindukan semua yang ada di dirinya dan aku menyesal terlalu terlambat untuk menyukainya, akankah dia akan kembali? sudah beberapa lama ini aku dan Amber sudah jarang berkomunikasi di karenakan dia sangat sibuk dan terlebih lagi perbedaan waktu yang membuatku dan Amber semakin terpisah.

“Sudahlah jangan menangis, Amber akan marah kepada kami bila iya tahu bahwa yeoja kesayangan nya menangis” aku mengahpus airmataku, hati ini teramat sangat merindukan Amber sangat merindukan nya, akupun berusaha tersenyum dan tidak ingin terliha sedih kembali.

“Terima kasih”

“Untuk apa?”

“Karena kalian sudah menemani hari-hariku” Taemin tersenyum kepadaku “Ini sudah kewajiban kami untuk menghiburmu Krystal, haishh apa yang telah kau perbuat kepada Amber kami sehingga dia menjadi seperti ini? kau benar-benar di perlakukan sebagai seorang princess” aku tertawa mendengarnya.

“Ya! apa yang kalian lakukan berdua di balkon! ya Taemin apa kau!!”

“Ya! Ya! jangan berfikir negative kepadaku!” aku melihat wajah Taemin yang gugup melihat ekspresi Jonghyun dan aku hanya tersenyum melihatnya.

“Taemin kalau kau menyentuh Krystal akan ku potong jari-jarimu!” aku tambah tertawa saat Jonghyun memperingatkan kepada Taemin agar tidak terlalu dekat denganku. Aku mengetahui bahwa Taemin menyukaiku tetapi sayang Taemin bernasib buruk karena aku telah jatuh cinta kepada Amber stupid llama 🙂

“Soojungie bukankah sebentar lagi kau akan berulang tahun?” tanya Sulli kepadaku.

“Benarkah? kalau begitu harus kita rayakan!”

“Haish tidak perlu” aku menggelangkan kepalaku.

“Ya ini harus kita rayakan!”

Aku hanya menghela nafas melihat mereka yang sedang sibuk berdiskusi mengenai ulang tahunku, menurutku ini sudah acara rutin kami untuk merayakan ulang tahun. Sejak kepergian Amber ke America mereka lah yang menemaniku dan menghiburku, awalnya aku sempat menolak saat mereka mendekatiku tetapi mereka sangat keras kepala! dan yang lebih lucunya lagi mereka melakukan semua ini karena amanah dari Amber haha dasar bodoh.

Sekarang ini aku merasakan kekeluaragaan yang baik kepada mereka, ya walaupun mereka terkadang sibuk dengan pekerjaan masing-masing tetapi mereka tetap meluangkan waktu untuk berkumpul di cafeku ini hehe, cafeku? hehe iyap aku adalah pemilik cafe ini. Cafe ini sebenarnya diberikan oleh ayah Amber karena aku berhasil membuat anak tunggalnya lulus dan lagipula ayah Amber tahu bahwa aku kehilangan pekerjaan.

Hari sudah mulai gelap dan aku merebahkan badanku ke kasur yang hangat ini “Ah nyaman nyaaa” aku memeluk gulingku.

“Bosan sekali” aku melihat jam yang masih menunjukan pukul 7.30 untuk mengusir kejenuhan aku meraih ponselku yang jaraknya tidak jauh dari bantalku.

Akupun memainkan ponselku bermain game zombie tsunami, plants Vs Zombie “Haishh permainan ini membuatku gila! mengapa orang secerdas diriku bisa kalah dengan game haishh!” aku mengeluarkan aplikasi game yang ku mainkan dan membuka galeri foto.

Aku tertawa saat melihat foto-foto mereka yang lucu-lucu ini “Ya Tuhan mengapa wajah mereka buruk-buruk sekali” aku kembali membuka foto-foto di galeri.

“Oh” aku melihat folder foto yang menurutku sudah lama tidak aku lihat, aku melihat foto-fotoku bersama Sulli saat di kelas dan sedang bermain bersama, tetapi jariku terhenti saat melihat foto yang terlihat sangat bahagia dan penuh canda tawa menghiasi wajahku.

“Mengapa wajahnya tidak tersenyum?” ah aku baru menyadari bahwa dia foto dengan mengguanakan bando haha lucu sekali, lihat ekspresi wajahnya. Ekspresi wajahnya yang benar-benar aku rindukan.

“Am”

“Sedang apa kau disana?”

“Apakah kau disana baik-baik saja?”

“Apakah kau masih suka tidur sembarangan?”

“Apakah kau masih suka bicara saat tidur?”

“Apakah kau masih suka bermain rubik?”

“Apakah rambutmu masih berantakan?”

“Apakah senyumanmu berubah”

“Apakah kau masih menyukaiku?”

“Apakah hatimu tetap untuku?”

“Aku ingin mendengar suaramu dan mengatakan bahwa kau menyukaiku”

“Aku merindukanmu Am”

“Aku mencintaimu”

 

 

Amber’s Magazine

Advertisements

6 thoughts on “Try hard (26)

  1. Cukup lama jg ya ditinggal amber,tahan dulu rindunya salut dgn sahabat amber yg klop dgn krystal mau menemaninya slalu bercanda tawa..
    moment pas taemin dan krystal di balkon kirain bakal jd canggung mereka nya..taeminya masih ngejomblo jg thor,,itu karena patah hati atau susah move on y 😅😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s