Perhaps Love chap 5

Sinar matahari yang hangat mulai  menembus celah-celah fentilasi kamar Amber, Sedikit demi sedikit cahaya matahari itu mengenai wajah Krystal dan membuat dia terbangun.

“Hmmh” Krystal merenggakan kedua tanganya dan perlahan membuka matanya walaupun terasa berat “Ah tumben sekali tidurku terasa nyenyak” Krystal lalu kembali memeluk gulingnya.

“Nyaman sekali rasanya” saat Krystal membalikan badan nya iya terkejut melihat Amber yang sedang tidur di bawah dengan menggunakan selimut.

“What?!” Krystal menutup mulutnya agar tidak berteriak, Krystal baru tersadar bahwa dia masih berada di kamar Amber.

Krystal bangun dan masih duduk di tempat tidurnya menatap sekliling kamar “Jadi aku ketiduran? haishh bagaimana bisa?!” Krystal menggaruk-garuk kepalanya.

“OH!” Krystal kembali terkejut “Berarti aku menghabiskan malam bersama Amber!!! dan aku satu kamar dengan nya!” 

“Haiish mengapa wajahku jadi memanas?!” Krystal lalu melihat Amber yang sedang tertidur.

“Lihat tidurnya lucu sekali” Krystal memandangi Amber yang sedang tertidur pulas.

“Haha rambutnya, dia terlihat seperti llama” Krystal tertawa pelan melihat Amber dan tiba-tiba Krystal panik karena Amber sepertinya akan bangun dari tidur indahnya. Krystal segera kembali membaringkan badanya dan memejamkan matanya.

“Hoaaaammmm!” Amber menguap dengan mata yang masih terpejam tapi tidak lama kemudia iya mengucek-ucek matanya dan memulai membuka matanya.

Amber melihat ke arah Krystal yang masih tertidur pulas “Damai sekali tidurnya” senyum Amber, Amber lalu bangkit ke arah Krystal dan menyelimuti Krystal.

Jantung Krystal terus berdetak dengan hebat! Krystal sedikit membuka matanya melihat Amber yang keluar dari kamar tidurnya.

“Huffhh, apa kau tidak bisa tenang sedikit?!” Tunjuk Krystal ke arah jantungnya.

Tidak lama kemudia Krystal bangun dari tempat tidurnya dan keluar dari kamar Amber, Krystal melihat Amber yang sedang menyiapkan makanan.

“Oh good morning princess, sarapan nya sudah siap ayo makan”

“Haishh mengapa dia selalu bersikap manis!” Krystal berjalan menuju meja makan dan duduk, Krystal memperhatikan Amber yang menyiapkan makanan untuknya.

Amber menaruh coklat pancake dan susu putih hangat di meja Krystal “Waaahh sepertinya enak, aku tidak sabar untuk mencoba”

“Haha ayo cepat makan” Krystal dan Amber saling tersenyum.

“oh my god!!” Krystal melihat jam nya yang menunjukan pukul 07.40

“Ada apa?” tanya Amber dengan Krystak yang terlihat panik!

“Haishh aku lupa jam 8 ada meeting di SM haish” Krystal segera bangun dari tempat duduknya dan mengambil tas lalu memakai topi beserta masker.

“Aku harus buru-buru, terima kasih stupid!”

Amber hanya diam melihat Amber dengan menggelengkan kepalanya, Amber bangkit dari tempat duduknya.

Amber kembali masuk ke dalam kamarnya dan membereskan tempat tidur yang ditiduri oleh Krystal, tergores senyuman yang menghiasi wajah Amber.

@SMENT

Krystal terlihat berpangku tangan dengan senyuman di wajahnya “Unnie, lihat Soojung. Apakah dia baik-baik saja? mengapa dia senyum-senyum?” bisik Sulli kepada Luna.

“Akhir-akhir ini dia suka senyum-senyum sendiri, dia benar-benar seperti orang bodoh” jawab Luna.

Setelah keluar ruang rapat Krystal masih tersenyum tetapi senyum Krystal terhenti saat Taemin menghadang langkahnya.

“Krystal, aku menghubungimu tetapi ponselmu tidak bisa dihubungi aku benar-benar khawatir”

“Aku tidak apa-apa. ponsel ku sedang mati aku tidak sempat untuk mengisi batrainya. Maafkan aku telah membuatmu khwatir”  Taemin menghela nafasnya.

“Jangan membuatku khawatir lagi” Taemin memegang kedua pundak Krystal.

“Kau sudah makan?” tanya Taemin dan Krystal hanya menggelangkan kepalanya.

“Kau ingin makan bersamaku?” tanya Taemin, Krystal mengigti bibir bawahnya dan cukup lama untuk menjawab ajakan Taemin.

“Kalau kau tidak mau juga tidak apa, kita bisa makan bersama lain kali” senyum Taemin kepada krystal.

“Baiklah kita makan bersama” Taemin tersenyum kepada Krystal

Krystal Pov

Saat ini aku makan siang dengan Taemin di restoran yang terkenal.

“Kau ingin pesan apa?” tanya Taemin.

“Ehm aku memesan pesanan yang sama denganmu” aku benar-benar tidak mood untuk membaca buku menu, Taemin terlihat sangat bersemangat.

Dring Dring “Sebentar, aku mengangkat telfon dulu” aku mengangguk kepada Taemin.

Aku menatap luar jendela, dan tebak apa yang kupirkan? kalian pasti sudah bisa menebak

“Apa aku menyukainya?” 

“Saat aku bersamanya sangat berbeda saat aku bersama Taemin?” 

“Haishh apa aku sudah gila?!! dia adalah fansku dan aku adalah idolanya!”

“Mengapa aku terus menerus memikirkan hal seperti ini! aku kan sudah memiliki Taemin! Taemin sedikit lebih tampan darinya, ya walaupun hanya sedikit”

“Krystal”

“Ya?”

“Huffh aku memanggilmu terus tetapi kau hanya melamun, apa yang sedang kau pikirkan? apa ada sesuatu yang mengganggumu?”

“Tidak ada” aku tersenyum, akhir-akhir ini aku selalu saja seperti ini!

Dring

Dring

Aku mencari ponselku yang berdering “Unnie?”

“Ya Unnie”

“YA!! Kau ada dimana? mengapa kau tidak pulang kerumah!” haisshh mengapa dia harus berteriak-teriak sampai aku harus menjauhkan ponsel ini dari telingaku.

“Haishh unnie aku akan menjelaskan semuanya, aku sekarang sedang makan siang dengan Taemin oppa”

“Kau tunggu disitu saja, kau akan ku jemput! kau mengerti?!” 

“Hallo, hallo?! haishh mengapa langsung ditutup telfonya?”

“Ada apa?”

“Ehmm unnie akan menjemputku”

“Oh baiklah” senyum Taemin.

Setelah selesai makan Taemin menemaniku menunggu Jessica unnie, tidak begitu lama aku menunggunya akhirnya dia datang dengan wajah yang sedikit kesal.

“Hallo apa kabar noona” Taemin memberi salam kepada Jessica dan hanya membalas dengan senyuman.

“Maaf aku menganggu kalian tetapi sekarang aku harus membawa Krystal”

“Baik noona”

“Terima kasih atas makan siangnya”

Aku dan unnie meninggalkan Taemin dan masuk dalam mobil “Jadi jelaskan darimana saja kau semalaman? aku menelfon Victoria unnie bahwa kau tidak menginap di dorm? jadi dimana kau semalam Jung Soojung?” haishh unnieku mengapa sekarang terlihat sangat seram, apa aku harus mengatakan bahwa aku menghabisakan malam ku dengan Amber?

“Ya!! mengapa kau diam saja?” aku menghela nafas.

“Aku semalam tidur di luar”

“Lalu? dengan siapa?”

“Dengan fans yang kuceritakan padamu” Unnie langsung memberhentikan mobilnya di tepi jalan.

“Apa kau gila!! kau tidur denganya! apa kau hilang pikiran!! apa dia menculikmu!! aku akan ku laporkan polisi namja itu!!”

“Unnie! aku yang mendatangi rumahnya” suaraku pelan.

“APA?!! Jung Soojung, kau tahu kau ini siapa? kau adalah selebrti besar! bagaimana kalau ada yang terjadi padamu! bagaimana kalau dia hanya berpura-pura baik padamu untuk menjebakmu! bagaimana kalau ada wartawan lagi yang melihat aksi gilamu! bagaiaman kalau kau diperkosa olehnya!!”

“Haishh unnie tenanglah! lagi pula aku sekarang tidak apa-apa, lagipula aku awalanya ingin membaikan sesuatu padanya”

“Lalu?”

“Haishh unnie aku ingin mengembalikan jacket miliknya dan lagi pula aku harus mengucapkan terima kasih kepadanya karena dia terus menolongku” Jessica unnie tidak berkata apa-apa.

“Saat aku mengembalikan jacket aku mengajaknya mengobrol sebentar”

“Lalu mengapa kau bisa tidur denganya?! bagaimana saat kau tidur kau di apa-apakan denganya?!”

“Aku ketiduran saat menunggu nya mencuci piring dan unnie lagipula dia tidak akan macam-macam kepadaku”

“Bagaimana kau bisa berfikir seperti itu!”

Aku menghela nafas “Karena dia adalah seorang yeoja” pelan suaraku.

“APA?!!” haishh dia kembali berteriak.

“Ya unnie mengapa kau selalu berteriak?! telingaku bisa bengkak”

“Kau pernah bilang kalau fansmu itu adalah seorang namja?”

“Aku kira dia adalah seorang namja tetapi aku keliru, dia adalah seorang yeoja tampan” aku melihat unnieku yang diam dan tanpa reaksi.

“Unnie”

“Unnieee”

“Ya?” mengapa dia terlihat sedikit bingung.

“Kau bilang dia yeoja tampan?” aku menganggukan kepalaku.

“Iya, aku benar-benar tidak menyangka dia adalah yeoja”

“Soojung” aku melihat ke arah unnieku terlihat aneh.

“Ya unnie”

“Aku pernah bilang padamu bukan bahwa aku akan mengajaknya makan malam” aku mengangguk.

“Kalau begitu ajak dia makan malam bersama kita”

“Apa?!! unnie kau serius??!”

“Iya tentu saja, aku ingin tahu dia seperti apa” aku tersenyum lebar dan memeluk unnieku.

“Baiklah unnie aku akan memberitahunya!” aku segera mengeluarkan ponselku dan mecari nomornya, kalian pasti heran mengapa aku mendapatkan nomor ponselnya? nanti akan ku jelaskan.

“Haishh mengapa lama sekali di angkatnya!”

“Soojung kau tunggu disini, ada yang ingin aku beli”

“Baik unnie” aku masih menelfon Amber yang belum di angkat-angkat.

“Hallo”

“YA!! Mengapa kau lama sekali mengangkat telfonku stupid!”

“Kau ini siapa?” haishh aku lupa dia tidak tahu nomorku.

“Ini adalah Krystal Jung”

“Selamat kau adalah orang yang ke 100 yang menelfonku mengaku sebagai Krystal Jung! kali ini aku tidak akan tertipu” 

“Ya aku benar-benar Krystal Jung!”

“Haish sudahlah aku tidak punya waktu untuk bermain-main denganmu aku sedang sibuk!”

“Ya Amber Liu!!” haishh dia mematikan ponselnya! apa dia ingin mati?!!

“Mengapa unnie lama sekali?” aku memakai topi, segera memakai hoodie dan memakai masker dan aku keluar dari mobil lalu memanggil taxi.

“unnie, maaf aku meninggalkanmu ada sesuatu yang aku ingin urus” aku mengirim pesan teks kepadanya.

Setelah 15 menit aku telah sampai ke tempat tujuanku “Selamat datang di La Bone Tart” sambut mereka. Aku segera mencari sosok Amber tapi tidak terlihat “Ada yang bisa kami bantu?”

“Ehmm ya aku ingin pesan coklat cake dan green tea latte”

“Baiklah tunggu sebentar, kami akan mengantar pesanan di meja” aku segera mencari kursi kosong, banyak sekali pengunjung tidak heran kalau Amber sangat sibuk.

Aku menunggu pesananku datang dengan duduk di dekat jendela “Akuu suka tempat ini”

“Maaf menunggu lama ini pesanan anda”

“Selamat menikmati”

“Amber!”

“Anda memanggil saya? ada yang perlu di bantu lagi nona?”

“Mengapa kau tadi kau begitu saja mematikan telfonku!” Amber terlihat bingung.

“Telfon??” Amber sedang berfikir.

“Wah! apa kau!” Amber menutup mulutnya dengan tangan.

“Kau Krystal Jung?” pelan suara Amber melihat kanan kiri.

Aku membuka setengah masker di wajahku “Aiggo!!” lalu aku kembali memakainya.

Aku hanya menggelangkan kepala melihat ekspresinya “Apa kau selalu terkejut bila melihatku? ayo cepat duduk ada yang ingin aku bicarakan” aku menyuruhnya duduk.

“Tetapi aku banyak sekali pekerjaan” aku segera mengeluarkan uang dan meletakan di meja.

“Aku akan memesan semua rotimu jika kau duduk dan berbicara kepadaku” Amber hanya menghela nafasnya dan duduk di depan Krystal.

“Apa yang ingin kau bicarakan? apa kita tidak bisa bicara di tempat lain? kau bisa terlihat”

“Aku tidak ada waktu, unnieku mengundang kau untuk makan malam bersama dirumahku”

“APA?!!” semua orang melihat ke arah Amber karena suaranya yang besar.

“Kecilkan suaramu Amber stupid!”

“A-a-a-k-ku aku di undang makan malam?” ekspresi Amber terlihat kaget dan terkejut.

“Tapi bagaimana bisa?”

“Itu karena kau selalu membantuku, itu sebabnya unnieku ingin berterima kasih kepadamu. Kau harus datang aku tidak mau tahu bagaimana caranya! jika kau tidak datang aku akan menyuruh semua body guardku agar kau tidak bisa masuk ke dalam acaraku! kau mengerti!”

Aku segera bangkit dari tempat duduk dan Amber masih terlihat diam melihat Krystal, Krystal kembali melihat Amber “Ingat besok malam jam 7!” aku segera meninggalkan Amber.

Author Pov

Malam minggu telah tiba, Amber terus mengacak-acak lemari bajunya “Haishh apa yang harus aku kenakan? apa aku harus memakai kaos dan celana saja? haish tapi tidak mungkin ini kan makan malam pertamaku dengan Krystal dan kakaknya aku harus membuat kesan pertama yang bagus!” Amber kembali mencari-cari baju yang cocok untuk malam ini.

DRET

DRET

Amber berjalan mengambil ponselnya di meja

“Hallo”

“Oh hai Amber kau sedang apa?”

“Hai Jessica, aku sedang memilih baju bagaimana denganmu?”

Ehm aku sedang merapikan meja makan, ehmm Amber apakah malam ini kau ada acara?”

“Maaf Sica aku malam ini ada acara”

Jessica tidak menjawab cukup lama “Hmm baiklah”

“Kalau aku boleh tahu ada apa?”

“Aku hanya ingin mengajakmu makan malam dengan adiku di rumahku, tapi ternyta kau tidak bisa jadi tidak apa”

“Waah sayang sekali aku tidak bisa datang, lain kali aku pasti akan datang Sica”

“Tidak apa Amber, baiklah aku akan tutup telfonnya bye Amber”

“Bye Jessica”

Setelah beberapa menit kemudian ponsel Amber kembali berdering

 

DRET

DRET

“Hallo”

“Ya!! kau dimana?!” 

“Aku masih di rumah sebentar lagi aku akan datang jadi tenang saja”

“Jika kau tidak datang kau akan ku potong-potong menjadi 8 bagian! kau mnengerti?!” 

TUUTT…

“Haishh anak ini langsung mematikan telfon seenaknya saja!” Amber segera kembali mencari baju.

“Haishh tidak ada waktu!”

Amber segera mengambil baju kemeja berwarna hitam kotak-kotak putih dan langsung memakainya, lalu memakai jeans berwarna hitam setelah itu Amber merapikan rambutnya dan memakai perfum.

Setelah itu Amber berlari ke ruang cucian untuk mengambil kaos kakinya dan memakainya sambil berdiri karena terburu-buru Amber kembali masuk ke dalam kamanya untuk mengambil jaket kulit hitam miliknya lalu Amber kembali berlari untuk mengambil sepatu.

“Haishh sepatu mana yang akan ku kenakan?” dalam waktu 5 detik Amber segera mengambil sepatu airjordan hitam bergaris putih milknya, Amber berlarian kecil ke arah sepedanya yang terparkir di samping pintu rumahnya.

“Haishh mengapa sudah keren-keren begini aku naik sepeda?” Amber segera naik sepeda miliknya dan mengeluarkan ponsel mencari alamat Krystal menggunakan GPS.

Jungsis house

Krystal mengeluarkan semua baju yang ada di lemarinya “Apa yang harus aku kenakan?” krystal menaruh jari di dagunya.

“Ya Soojung apa yang kau lakukan dengan baju baju itu?” tanya Jessica.

“Aku sedang memilih mana yang terbaik unnie” jawab Krystal yang masih melihat koleksi branded baju-bajunya dan Jessica hanya menggelangkan kepala.

“Ini hanya makan malam biasa mengapa kau berlebihan sekali harus memilih baju terbaik?”

“Menurutmu biasa unnie, tapi menurutku tidak” jessica berjalan ke arah adiknya dan duduk di tempat tidur Krystal.

“Unnie bagaimana dengan temanmu itu? apakah dia datang?” Jessica menggelengkan kepalanya.

“Dia tidak datang karena malam ini dia memiliki janji”

“Aigoo lihat wajahmu unnie, mengapa wajahmu menjadi sedih haha” wajah Jessica sedikit kecewa dan adiknya malah menggodanya.

“Unnie apa kau menyukainya sampai-sampai kau menjadi sedih seperti ini”

“Haishh aku tidak sedih cuma” Krystal menatap dengan evil smirk.

“Cuma kau merindukanya haha” wajah Jessica menjadi merah dan Krystal tertawa di hadapan kakaknya.

“Hahaha lihat unnie wajahmu seperti tomat, kau lucu sekali”

“Ya! Jung Soojung hentikan!” Jessica melemparkan bantal ke arah adiknya.

“Haish mengapa aku mempunyai kakak yang sangat kasar, unnie kau harus mengurangi sifatmu itu! kalau tidak dia akan kabur karena kau sangat galak”

“Kau tahu apa anak kecil! lebih baik kau pikirkan baju apa yang kau kenakan untuk fansmu itu”

Krystal kembali memilih baju dan Jessica berbaring di tempat tidur Krystal dengan memainkan ponselnya.

“Apa kau pernah jalan denganya?” Krystal masih penasaran dengan hubungan kakaknya.

“Hmm pernah tetapi hanya sekali”

“Hanya sekali? mengapa kau tidak mengajaknya? haish unnie kau benar-benar payah!”

“Dia sibuk dengan pekerjaanya” jawab Jessica lemas.

“Benarkah? lalu pekerjaanya apa? pasti dia seorang pengusaha besar atau pasti dia pewaris tunggal perusahaan besar atau…”

“Dia seorang pelayan roti” jawab Jessica yang melihat adiknya kaget.

“Apa??!! pelayan roti?” Jessica hanya mengangguk sedangkan Krystal hanya diam dan merapikan bajunya.

“Unnie, apa kau menyukainya?” tanya Krystal yang  menatap kakaknya.

“Aku tidak tahu” Krytsal mengahampiri kakaknya yang duduk di tempat tidur miliknya.

“Kau harus tetapkan hatimu unnie aku akan mendukungmu” Krystal mengelus rambut Jessica.

“Oh iya unnie namja yang membuatmu seperti ini siapa namanya?”

“Namja?” senyum Jessica kepada Krystal.

“Mengapa tersenyum? kau takut aku merebutnya?” Jessica menggelengkan kepalanya.

“Tidak, dia bukan seorang namja tetapi seoarang yeoja Soojungie”

“Apa??!!” Krystal sangat terkejut saat mendengarnya, dan Jessica masih tersenyum.

“Kau pasti memikir bahwa unniemu ini gila? inilah aku Soojungie, apakah aku benar-benar menyukai seorang yeoja tampan seperti dia?”

Krystal sangat sangat sangat syok mendengarnya dan tubuhnya lemas mendengarnya “Pelayan toko roti? Ddukbokki? yeoja tampan?” pikir Krystal.

“Tidak mungkin” senyum Krystal.

“Apa yang tidak mungkin Soojungie? ada apa denganmu?”

Ting Tong

Ting Tong

“Soojung sepertinya tamu yang kau tunggu-tunggu telah datang, ayo cepat buka pintunya” Krystal bergegas menuju pintu dan Jessica merapikan meja makan untuk tamu Krystal.

Sebelum membuka pintu Krystal menarik nafas dalam dalam “Tenang Krystal tenang”

“Krek” pintu perlahan di buka Krystal.

“Hallo” Krystal menatap Amber yang kali ini berbeda, iya Amber terlihat rapih dan tampan…

“Maaf aku terlambat aku sempat kesasar” Krystal masih menatap dalam Amber.

“Hmh apa kau marah karena aku terlambat? maafkan aku janji tidak akan terlambat lagi princess”

“Masuklah” Amber tersenyum kepada Krystal “Terima kasih”

Saat masuk ke dalam rumah Krystal, Amber terlihat kagum dengan design interior dari rumah Krystal “Waah rumahmu benar-benar bagus, luar biasa” Amber masih memutar-mutar badanya.

“Unnie! ayo dimana kau? ayo cepat kesini” Amber dan Krystal berdiri di ruang tamu, Amber masih melihat-lihat rumah Krystal.

Jessica berjalan ke ruang tamu mengahmpiri Krystal dan tamunya “Haishh unnie mengapa kau lama sekali”

Jessica melangkah ke arah Krystal dan tamunya yang masih melihat-lihat lukisan “Ya stupid! sampai kapan kau melihat-lihat rumahku?”

“Sampai….” Amber membalikan badanya dan terkejut sehingga iya tidak bisa berbicara lagi.

Krystal menarik Amber “Unnie, ini adalah fans yang suka ku ceritakan padamu” Krystal melingkarkan tanganya di lengan Amber, Jessica dan Amber saling bertatapan membuat Krystal bingung.

“Jessica??”

“Amber??”

 

Untuk chap 6 mungkin agak sedikit lama buat update hehe soalnya lagi mau lebaran hehe mohon pengertian nya ya 🙂

Oh iya terus support dan beri dukungan ke f(x) ya dan doain semoga Sulli cepet kembali ke aktifitasnya…

Selamat hari raya idul fitri guys mohon maaf ya kalau banyak salah kata ^^

 

 

 

Advertisements

Perhaps Love chap 4

Soojung? hmm, apakah Jung Soojung? haishh mana mungkin nama Soojung sangat banyak di Korea ini! tapi mereka sedikit mirip? haishh seharusnya aku kemarin menanykan hal ini kepada Jessica! 

“Amber!” Amber melihat ke arah Jackie.

“Apa?” jackie menggelengkan kepalanya.

“Kau ini sedang melamun? aku memanggilmu lebih dari lima kali”

“Ada apa?” tanya Amber dengan malas.

“Mulai hari ini aku akan pergi ke LA, ada yang akan aku urus disana, mungkin bulan depan aku akan kembali”

Amber hanya mengangguk “Lalu kapan kau akan pergi? apa perlu aku antar?”

“Pukul dua siang ntar, tidak perlu kau kan hari ini kerja. Ingat kau jangan macam-macam selama aku tidak ada!”

“Haissh aku mengerti, baiklah aku mau berangkat kerja. Kau hati-hati selama di LA, titip salam buat ibu panti bilang padanya bahwa aku tambah tampan hehe” Amber memeluk Jackie dengan erat.

“Aku pasti akan merindukanmu, sudah sana nanti kau akan telat”

“Baiklah aku pergi”

@SMent Buillding

Saat ini gedung SM sedang ramai dengan para fans shinne dan f(x), hari ini suasana gedung SM begitu panas saat mendengar berita bahwa bias mereka saling berpacaran.

“Bagaimana bisa?” Kim Young Min memberikan sebuah foto-foto Taemin dan Krystal yang sedang berdua di sebuah taman, Kim Young Min terlihat sangat marah. Krystal dan Taemin hanya menundukan kepalanya.

“Maaf kami terlalu ceroboh” 

“Taemin, kau tahu bukan bahwa kau sedang menyiapkan album solomu dan aku sudah pernah bilang jangan membuat issue! dan kau Krytsal saat ini f(x) sedang comeback itu bisa menghambat comeback f(x)! kalian tidak lihat di luar sana banyak sekali fans yang ingin mengetahui hubungan kalian!”

“Aku benar-benar minta maaf” Kim Young Min menarik nafasnya.

“Kau sudah terlalu banyak skandal, aku sudah bilang berhati-hati”

Ini bukan sekali dua kali Krystal terlibat skandal sebelum nya Krystal tertangkap camera sedang makan malam bersama dengan Minhyuk, dan juga gosip bahwa GD menyukai sosok Krystal dan masih banyak lagi, kita semua tahu bahwa Krystal sangat terkenal di kalangan namja.

“Kalian keluar, aku akan mengurus ini semua” Taemin dan Krystal membungkukan badanya dan kembali meminta maaf atas kesalahan mereka.

“Maafkan aku Krys, aku bukan pacar yang baik untukmu tidak bisa menjagamu”

“Sudahlah, tidak usah dibahas”

@la bone tart

Amber masih disibukan dengan pekerjaan nya melayani dan membereskan meja-meja saat iya membersihkan meja iya tidak sengaja mendengar percakapan dari seorang anak sekolahan.

Yeoja 1 : “Apa kalian sudah lihat berita terbaru?”

Yeoja 2 : “Berita apa? kalau tidak hot kau tidak usah cerita!”

Yeoja 1 : “Ini tentang Krystal dan Taemin!”

Amber terkejut saat mendengar kedua nama itu terutama nama Krystal

Yeoja 3 : “Apa?? apa yang dilakukan Krystal kepada biasku! lihat saja nanti bila bertemu!!”

Yeoja 1 : “Dia pikir dirinya sempurna! dia itu hanya bisa menggoda para namja!”

Yeoja 2 : “Dia tertangkap camera sedang di taman dengan Taemin! sekarang Taemin lalu target selanjutnya siapa?! dasar wanita…..”

BRUK!!

Semua orang menatap Amber terutama ketiga yeoja yang di depan nya yeoja itu sangat heran dan setengah takut melihat Amber yang terlihat marah.

Amber menarik nafasnya “Jika kalian ingin membicarakan seseorang pastikan diri kalian sempurna!”

“Hei Amber ada apa?” tanya Key yang melihat Amber marah.

“Aku hanya memberitahu kepada orang-orang yang sok tahu terhadap hidup seseorang dan tidak tahu kenyataanya seperti apa!” 

Amber meninggalkan meja itu dan Key meminta maaf kepada ketiga yeoja itu, Amber berjalan menuju ruangan dan mengambil ponselnya untuk mecari tahu issue yang iya dengar.

Amber sangat kaget saat melihat Krystal dan Taemin sedang berada di taman, dan banyak yang mengatakan bahwa mereka sedang berkencan. Tiba-tiba Amber ingat bahwa Krystal menghampiri rumah Taemin “Apa mereka benar-benar pacaran?” Amber melihat foto itu kembali dan di dalam artikel itu tertulis bahwa foto yang di ambil sudah cukup lama.

Amber menaruh kembali ponselnya dan sedang berfikir bagaimana keadaan Krystal saat ini. sebagai fans nomor 1 Krystal, Amber tahu bahwa Krystal sangat takut akan krtik pedas para haters kepadanya dan juga para haters tidak sungkan-sungkan mengancam atau menyakiti Krystal.

“Haishh!” Amber kembali mengambil ponselnya dan membuka jadwal f(x). Hari ini f(x) memiliki jadwal manggung.

“Amber! haishh kau tahu ini jam kerja mengapa kau malah bermain ponsel!”

“Tapi!” Min langsung menarik Amber untuk berkerja.

Di sisi lain Krystal terlihat takut melihat para fans yang begitu banyak, dia takut salah satu dari mereka akan berbuat negatif kepada Krystal.

“Tenang saja Soojungie kami akan menjagamu” Luna memegang tangan Krystal dan Krystal tersenyum “Terima kasih unnie, maafkan aku karena”

“Sudah tidak apa, sekarang kita fokus kepada f(x) okay” Victoria memberikan senyuman kepada Krystal.

Para member f(x) sati persatu turun dari van mereka, Krystal turun setelah Luna dan Sulli, Krystal berjalan dengan menunduk dan sesekali menutup wajahnya dari sorotan media ataupun para fans nya tapi walaupun begitu Krystal masih bisa mendengar kritikan pedas dari para haters yang membuat dia menjadi takut. mereka saat ini dikurumuni banyak fans, banyak yang ingin mendekati mereka terutama Krystal.

Fans 1 : “Krytsal jauhin Taemin!”

Fans 2 : “Kami peringatkan jauhi Taemin!”

Krystal terus berjalan dengan penuh ketakutan, Krystal tidak melepas tanganya dari Victoria.

“Jangan takut Soojung kami akan melindungi, sekarang ayo kita mulai bernyanyi”

kembali ke Amber

Amber tidak hentinya melihat arlojinya “Haish!” Amber mengigit bibir bawahnya. Amber sangat khawatir dengan Krystal, walaupun Krystal dilindungi oleh para body guard setidaknya Amber bisa mencegah fans-fans yang akan berbuat buruk padanya, Amber tidak ingin Krystal trauma dan takut dimana iya sempat depresi akibat dari kelakuan hatersnya!

DRING 

“Amber melihat jamnya yang menunjukan pukul 7 malam pas” Amber langsung berlari ke ruangan khsusus staff dan langsung pergi ke tempat dimana Krystal perfom

Kurang dari 10 menit Amber sampai dan banyak sekali manusia di depanya “Bagaimana dia bisa keluar dengan cara seperti ini?”

Amber melihat situasi dimana f(x) sepertinya sangat sulit untuk keluar dari gedung ini, Amber melihat ada beberapa fans mencurigakan Amber melihat sesuatu di tanganya “Apa yang akan mereka perbuat?”

Tiba-tiba suara berubah menjadi ribut dan flash camera terlihat dimana-mana “Apakah itu mereka?” Amber mencoba untuk mendekati krumunan, Amber bisa melihat Luna yang sedang berjalan menuju mobil mereka. Luna terlihat sangat sulit berjalan karena para fans yang memadati mereka, ditambah lagi kurang nya pengawalan.

Amber mencari sosok Krystal “Itu dia!” Amber melihat Krystal yang masih di depan pintu gedung, Amber mencoba mendekati Krystal tapi sial para fans ini semakin menggila saat Krystal ingin melangkah.

Krystal mulai melangkah keluar “Haishh yang benar saja di saat seperti ini dia hanya di jaga oleh managernya!” 

Semua fans meneriaki nama krystal, tetapi Krystal hanya menunduk dan berpegangan dengan managernya. Suasana semakin kacau ketika Krystal mulai berjalan di tengah-tengah para fans. Semua fans ingin meraihnya.

Dan saat para fans ingin lebih mendekatinya, Krystal kedorong oleh para fans nya yang membuat Krystal jatuh! dan saat Krytsal jatuh para fans tambah ricuh. Managernya sendiri kelabakan menghadapi fans yang semakin gila ini.

“YA!!” Amber berteriak di tengah-tengah keramaian, Amber berusaha menerobos kerumanan para fans.

Tapi sayangnya genggaman tangan Krystal dan managernya terlepas, membuat Krystal sangat takut dan sangat panik! Krystal seperti ingin menangis dan tidak tahan.

Beberapa haters dari Krystal mencoba untuk berbuat buruk padanya, haters itu menyiapkan telur busuk untuk dilemparkan kepada Krystal

Yeoja 1 : “Ini akibatnya kau mendekati oppa kami! terima ini Krystal Jung!”

Saat telur itu ingin dilemperkan, Amber segera menerobos para manusia di depan nya dan segera memeluk Krystal.

TAP 

TAP 

TAP

TAP

TAP

lima telur busuk itu mengenai punggung Amber, Krystal benar-benar sangat terkejut sehingga iya tidak dapat berbicara apa-apa. Amber menatap Krystal “kau tidak apa-apa?” Krystal menatap Amber dengan terkejut dan khawatir.

Dengan sigap para pusat keamanan mendekati Krystal dan menagkap para haters yang berbuat buruk kepada Krystal.

Krystal dan Amber masih saling bertatapan, Amber benar-benar khawatir kepada Krystal tapi tatapan mata mereka tidak lepas satu sama lain mereka bertatapan seakan-akan waktu berhenti dan hanya ada mereka berdua di dunia ini.

“Krystal kau tidak apa-apa? ayo cepat kita pergi”

Managernya segera menarik Krystal agar mejauhi kerumanan yang bahaya ini, Krystal kembali menengok kebelakang melihat Amber yang masih berdiri dan memberi senyum padanya. 

Setelah masuk kedalam mobil, Krystal tetap memandangi Amber sampai pada waktunya iya benar-benar tidak dapat melihat Amber lagi.

“Soojung kau tidak apa-apa? maafkan aku tidak bisa melindungimu”

“Tidak apa unnie, ini bukan salahmu” Victoria lalu memeluk Krystal dan tiba-tiba Krytsal meneteskan airmatanya.

“Unnie aku benar-benar takut” Krystal menangis dan Victoria memeluk Krystal erat.

“Maafkan unnie tidak bisa menjagamu” Victoria membelai rambut Krytsal.

“Untung saja tadi ada yang menyelamatkanmu dari para haters, aku sangat ingin tahu siapa yang menyelamatimu tadi” Krystal melihat arah Luna.

“Siapapun dia aku benar-benar berterima kasih karena telah menyelamatkanmu” Sulli memeluk Krystal.

@Jungsis Home

“SOOJUNGIE!!” 

Jessica berlari memeluk Krystal yang baru saja masuk kedalam rumahnya “Unnie” Jessica memeluk erat adik satu-satunya “Unnie mengapa kau menangis?”

“Dasar bodoh! aku sudah mendengar ceritamu!” Jessica menangis memeluk adiknya.

“Unnie aku tidak apa-apa” Krystal mengelus-elus punggung kakaknya, Jessica melihat adiknya dari ujung kaki sampai ujung kepala memastikan bahwa adiknya tidak terluka.

“Awas saja sampai aku tahu yang melakukan hal itu kepadamu! akan ku cincang habis!” Krystal tersenyum melihat kakaknya yang marah.

“Sudahlah unnie”

“Oh tapi Soojung, siapa yang orang yang menyelamatkanmu” Krystal tersenyum melihat kakaknya

“Haha dia adalah salah satu fansku unnie” 

“Fansmu? dia benar-benar luar biasa” Krystal mengangguk.

“Kau ingat unnie yang fans yang kuceritakan padamu?” Jessica terlihat bingung.

“Haishh apa kau lupa? fans yang kuceritakan bahwa saat aku melihatnya itu terasa beda” Jessica melihat Krystal bingung.

“Hmm iya aku ingat lalu?” Krystal tersenyum melihat Jessica.

“Ya Soojung!! jangan bilang kalau dia!”

“Iya dia yang menyelamatkan ku lagi unnie” Jessica sangat terkejut.

“Daebak!” Krystal tertawa melihat kakaknya yang tekejut dan ekspresi wajahnya lucu.

“Aku harus berterima kasih kepadanya, mungkin kita bisa mengajak nya makan malam haha” 

“Aku harap bisa bertemu denganya lagi”

“Apa kau benar-benar menyukainya? bagaimana dengan Taemin?” Krystal terlihat bingung.

“Sudahlah unnie aku tidak ingin membahas, bagaimana kalau kita membuat makan malam!” Jessica Krystal berjalan ke dapur dan membuat makan malam untuk mereka.

Setelah selesai makan malam, Krystal segera berisitirahat dikamarnya dan membuka ponselnya untuk mengecheck jadwal Krystal besok “Hmm ternyta besok tidak ada jadwal” Krystal menjatuhkan badanya di kasurnya yang begitu lembut. 

Krystal menatap langit-langit kamarnya “Kau selalu muncul disaat aku sedang berada dalam kesulitan, bagaimana caranya agar aku bisa mengucapkan terima kasih kepadamu?” 

Pikiran Krystal kembali pada saat kejadian yang iya alami tadi. Krystal membayangkan bagaimana saat Amber memeluknya, bagaimana cara Amber melindunginya, mendengar suaranya, tatapan matanya.

“Aggghh aku bisa gila!! haishhh” Krystal mengacak-acak rambutnya dan menendang-nendang kakinya tanpa arah.

“Huffh mengapa selalu dia dia dia dan dia” Krystal menghela nafasnya, tidak sengaja mata Krystal melihat jacket berwarna merah milik Amber, cukup lama Krytsal menatap Jacket itu sampai pada akhirnya Krytsal bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil Jacket merah milik Amber.

“Apa jacket ini harus ku kembalikan? tapi bagaimana caranya?” Krystal sedang berfikir dengan jari jari manisnya di dagu “Hmmh”

Krystal mencari nam tag Amber yang iya temukan di Jacket miliknya “Haishh dimana aku taruh nam tagnya!” Krystal mencari-cari di lacinya dan meja “Haishh!” dan cukup usaha yang keras akhirnya iya temukan nam tag milik Amber.

“YES! haha aku temukan” setelah iya temukan namtag Amber, Krystal duduk di tempat tidurnya dan melihat nam tag dari Amber di nam tag itu tertulis tempat Amber berkerja.

“La Bone Tart??” Krystal menaikan alisnya.

Next day

Seperti biasa seperti hari-hari kemarin Amber kembali berkerja sebagai pelayan di toko roti, tapi kali ini Amber tidak terlalu bersemangat karena dia terlihat lelah dan sering kali memijat badanya.

“Kau tidak apa-apa? kau sepertinya tidak enak badan” tanya Min kepada Amber.

“Aku tidak apa-apa aku hanya sedikit kelelahan” senyum simpul Amber, tetapi Min tetap khwatir melihat Amber.

“Kau berisitirahat saja” lagi lagi Min menghampiri Amber yang sedang merapikan meja.

“Bukankah aku tadi sudah berisitirahat?” jawab Amber yang masih merapikan.

“Haishh maskutku kau istirahat saja dirumah!” Amber menghiraukan perkataan Min.

“Haishh anak ini” Min memutar badan Amber dan menempelkan tangan Min ke dahi Amber.

“Lihat! kau terkena demam! kau keras kepala sekali!”

“Haishh ini demam biasa, bila tidur sebentar saja sudah sembuh” Min menggelangkan kepalanya dan menarik tangan Amber.

“Ya Min! apa yang kau lakukan” Min menarik tangan Amber ke ruangan, dan Min merapikan tas milik Amber.

“Sekarang kau pulang dan berisitirahatlah! jangan membantahku aku ini managermu!” Amber hanya menghela nafasnya dan menuruti perkataan dari Min “Baiklah baiklah”

Amber berjalan pulang tanpa menggunakan sepeda, langkah Amber terhenti saat mobil mewah berhenti di depanya. Amber melepaskan headsetnya “Apa-apaan ini?”

Amber melihat mobil itu dengan heran dan dia melihat seseorang membuka kaca mobilnya “Hei Amber!”

Amber terkejut melihatnya “Oh Jessica!” 

“Aku pikir sekarang ini kau butuh tumpangan” senyum Jessica kepada Amber.

“Ah tidak perlu rumah ku sangat jauh, aku akan merepotkanmu”

“Justru jauh itu aku akan mengantarmu lagi pula saat ini aku tidak sibuk, ayo naik” Jessica membuka pintu mobilnya dari dalam.

“Ayo cepat!” Amber tersenyum dan melangkah masuk kedalam mobil Jessica.

“Dimana sepeda mu? biasanya kau naik sepeda” tanya Jessica sambil menyetir dengan hati-hati.

“Sepedaku sedang berisitirahat dirumah, apa kau merindukan sepedaku?” 

“Haha mengapa aku harus merindukan sepedamu?” 

“Kalau begitu kau merindukanku” senyum Amber kepada Jessica yang terlihat terkejut.

“A-a-apa?” tanya Jessica yang gugup melihat Amber tersenyum.

“Tidak jadi” Jessica menghela nafasnya dan Amber meihat keluar jendela.

“Uhuk uhuk!” Jessica melihat ke arah Amber yang batuk dan melihat wajah Amber yang sedikit pucat.

“Amber, kau tidak apa-apa” tanya Jessica khawatir.

“Tidak apa-apa” senyum simpul Amber.

“Uhuk Uhuk Uhuk!!” Amber kembali batuk, Jessica kembali melihat Amber.

“Ya, kita mau kemana? ini bukan arah rumahku?” tanya heran Amber.

“Kita akan pergi membeli bubur untukmu”

“Apa? aku tidak apa-apa Jess- uhuk uhuk” Jessica menatap Amber dengan tajam dan Amber langsung tertunduk diam.

@kedai bubur

 “Ahjumma aku pesan bubur satu” Amber melihat Jessica yang memesan makanan untuknya.

“Kau tidak makan?”

“Aku sudah makan” tidak lama kemudian bubur hangat pesanan Jessica datang, Jessica mengaduk-aduk bubur dan sedikit meniupnya.

“Ayo ini makan” Mangkuk bubur itu di berikan kepada Amber.

“Baiklah” Amber mulai memakan bubur hangat.

“Habiskan buburnya bila tidak habis kau tidak akan ku izinkan pulang kau mengerti!”

“Haissh mengapa sekarang kau menjadi galak?” 

“Sudah jangan banyak protes!” Jessica menyilangkan tangan nya didada melihat Amber yang menyantap bubur hangat.

“Jangan menatapku seperti itu, aku bisa tersedak jika terus di tatap olehmu” Amber berbicara tanpa menatap Jessica tetapi Jessica tetap menatap Amber memastikan Amber mengahabiskan buburnya.

Setealh beberapa menit kemudian “Waah aku benar-benar kenyang” Jessica melihat isi mangkuk Amber, dan buburnya benar-benar habis dan Jessica tersenyum melihatnya.

“Gara-gara kau perutku ingin meledak”

“Itu untuk menghangatkan tubuhmu” 

Jessica berdiri dan membayar ke kasir sedangkan Amber menatap Jessica dari kejauhan dengan senyuman di wajahnya “Lucu sekali” 

“Ya Amber, sampai kapan kau duduk disitu? ayo cepat” 

“Haishh wanita ini mengapa galak sekali, baiklah baiklah” Amber melangkah ke arah Jessica.

“Kau tunggu di mobil” Amber melihat Jessica yang sedang berlarian kecil “Mau kemana dia?” Setelah beberapa menit kemudian Jessica datang “Dari mana saja kau?” tanya Amber.

“Ini” 

“Apa ini?” Amber membuka kantong plastik yang berisikan obat.

“Obat?” 

“Iya, sebelum tidur kau makan dulu obatnya” Amber hanya terpaku melihat sikap Jessica kepada dirinya.

“Mau sampai kapan kau melihatku seperti itu? aku tidak nyaman bila kau mellihatku terus menerus. aku ingin berkonsentrasi, apa kau tidak lihat aku menyetir?”

Amber langsung memalingkan wajahnya dan segera memakai shitbelt dan Jessica diam-diam tersenyum melihat tingkah Amber.

Setelah beberapa menit kemudian “Aku turun di persimpangan itu saja” tunjuk Amber.

“Aku akan mengantarmu sampai rumah”

“Haishh tidak perlu! aku ingin berjalan kaki saja lagipula rumahku tidak seberapa jauh dari persimpangan itu hanya butuh satu menit untuk kerumahku”

Jessica menghela nafasnya “Baiklah” Jessica meminggirkan mobil mewahnya.

“Aku pulang, kau harus berhati-hati! dan terima kasih” Jessica hanya tersenyum.

Sebelum Amber turun dari mobil “Amber!” 

“Iya?”

Jessica mengigit bibir bawahnya “Ehmm” Amber menatap heran Jessica.

“Ada apa? apa ada yang ingin kau tanyakan?”

“Boleh aku tahu nomor ponselmu? maksutku aku hanya memastikan kau baik-baik saja” Amber tersenyum melihat wajah Jessica yang sedikit memerah dan tingkah nya yang sedikit gugup.

“Berikan ponselmu” pinta Amber, Jessica memberikan ponselnya.

Amber mengetik nomornya di ponsel Jessica dan menelfon ponsel milik Amber “Sekarang aku punya nomor ponselmu dan kau juga punya nomor ponselku” senyum Amber.

“Baiklah aku harus pulang, kau hati-hati” Amber turun dari mobil dan menunggu Jessica meninggalkan nya.

Sepanjang jalan Amber terus tersenyum sambil mengayun-ayunkan tanganya wajah Amber terlihat berseri-seri, setelah masuk dalam rumahnya yang sederhana Amber segera menaruh obatnya di meja dan mengganti pakaian tapi sebelum mengganti pakaian…

“Permisi” Amber melihat ke arah pintu rumahnya seperti mendengar sesuatu.

“Tok Tok Tok permisi” Amber melangkah pelan ke arah pintu rumahnya.

Amber mendekatkan telinganya ke pintu “Apakah rumah ini tidak ada orang? apa aku salah rumah?”

“PERMISI TOK TOK TOK!” 

“Ya! haishh mengapa harus berteriak!” Amber mengelus-elus telinganya.

Lalu Amber membuka pintunya dengan marah “Apa kau tidak…..” kata-katanya terputus saat iya melihat seseorang yang tidak disangka benar-benar tidak di sangka.

“BRUK!” Amber menutup kembali pintu rumahnya dan menarik nafas dalam-dalam “A-a-a-a-pakah a-ak-aku sedang bermimipi?” Amber masih gugup dan mencubit pipinya “Auch! ternyata aku sedang tidak tidur”

Tok Tok! YA! mengapa kau menutup pintunya! cepat buka!” Amber kembali menatap pintunya dengan menelan saliva, Amber mengelap telapak tangan dan keningnya yang berkeringat, tangan Amber gemetar saat membuka kembali pintu rumahnya.

“OH.MY.GOD” Amber kembali menelan salivanya dan meremas celana nya karena gugup.

“k-k-k-kau apa kau ini b-b-benar benar nyata?” Amber terbata-bata.

“Haiishh kau kira aku ini apa?!! hantu?!!” Amber menggelangkan kepalanya.

“Haishh ada apa dengan dirimu?” Amber melangkah ke arahnya.

“Ya! apa yang kau lakukan! jangan dekat dekat” Amber memperhatikanya dari ujung kaki sampai ujung kepala.

“A-a-ap-ap-apa kau be-be-benar Krystal Jung?” Krystal mengehla nafasnya.

“Aku bukan Krystal Jung tetapi aku adalah arwahnya yang gentayangan yang ingin menghantui dirimu! erggh dasar stupid!” Krystal melangkah masuk ke dalam rumah Amber tanpa di persilahkan  oleh Amber dan Amber masih berdiri di luar seperti patung dan 25 detik kemudian dia baru tersadar.

Amber segera masuk dan menutup pintunya, Amber melihat Krystal yang melihat-lihat rumahnya yang sangat sederhana ini.

“Ehmm kau ingin minum apa?” tanya Amber kepada Krystal yang masih melihat-lihat rumahnya.

“Apa saja”

Amber segera mengambilkan minum untuk Krystal “Kau tahu rumahku dari siapa?”

“Oh, aku tadi ketempat kerjamu” 

“Apa? darimana kau tahu tempat kerjaku?” tanya Amber penasaran.

Amber melihat Krystal mengeluarkan sesuatu dari tasnya “Ini” 

“Nam tag?” Amber mengangkat alisnya.

“Apa kau tinggal sendiri?” tanya Krystal yang duduk dengan meminum air putih”

“Tidak, kakaku tinggal disini tetapi dia sekarang berada di luar negri” Krystal mengangguk.

“Aku melihat ada beberapa obat di atas meja itu, apa kau sakit?” tanya Krystal.

“Hanya demam biasa nanti juga akan sembuh” Krystal langsung mendekatkan dirinya kepada Amber dan menaruh tanganya di kening Amber “Cukup panas” 

Amber hanya diam tidak berani berkutik dan Krystal melihat Amber dengan heran “Kenapa wajahmu jadi bertambah merah??” 

“Apa?” tanya Amber bingung.

“Hahahha tidak apa-apa mungkin sekarang cuacanya sedang panas haaha” Krystal bingung melihat Amber.

“Panas? udara dingin begini kau bilang panas? kau benar-benar stupid” Amber menggaruk kepalanya dengan menunduk.

“Ehm aku ingin bertanya”

“Ya?”

“Foto yeoja yang sedang memakai bikini itu sypa?”

“Oh itu kakaku”

“Apa kakakmu ada dua?” Amber menggelangkan kepalanya.

“Lalu? apa itu saudaramu?” Amber kembali menggelangkan kepalanya dan ekspresi wajah Krystal berubah.

“Lalu? siapa yeoja disampingnya?” 

“Aku”

“WHAATTT??!!”

“Haishh mengapa kau berteriak? kau ini suka berteriak? padahal aku selalu membaca tentang faktamu bahwa dirimu tidak suka berteriak” Krystal masih menatap Amber dengan tidak percaya 

“Bagaimana bisa dia adalah yeoja? maksutku lihat dia, dia memiliki tubuh yang tinggi dan pundak yang bidang, lihat rambutnya, lihat rahangnya, lihat cara berpakain nya, lihat sikapnya yang begitu gentle! lihat cara bicaranya, dan lihat dadanya! haishh dia begitu manly!”

 Amber melambaikan tanganya di depan wajah Krystal yang terlihat syok!

“Krystal kau tidak apa-apa?”

Krystal menatap Amber dengan tajam “Buka bajumu” Amber membuka lebar matanya “APA?!!”

“Aku bilang buka bajumu! apa kau tidak dengar?”

“Ya! untuk apa aku membuka baju!”

Krystal bangun dari tempat duduknya dan menatap Amber “Aku ingin memastikan apa kau benar-benar seoarang yeoja atau bukan, jadi cepat buka bajumu”

“YA! apa kau gila! aku benar-benar seorang yeoja! mengapa kau tidak percaya?!” Amber melindungi tubuhnya dengan kedua tanganya.

Krystal melangkah pelan ke arah Amber “Kalau kau benar-benar yeoja, mengapa kau tidak membuka bajumu?”

“Haishh wanita ini, kita baru saja bertemu dan kau menyuruhku untuk membuka baju?!!”

Langkah Krystal semakin dekat menuju Amber “Baru bertemu? bukankah kita sering bertemu? mengapa malu?? lagian jika kau seoarang yeoja mengapa harus malu membuka bajumu aku juga kan seorang yeoja” 

“Haishh maksutku aku memang sering bertemu denganmu dan kau juga adalah idolaku jika kau yang membuka baju mungkin aku tidak merasa malu karena aku sudah biasa melihatmu, tetapi kau?! kau baru saja melihatku dan kau ingin menyuruhku buka baju??! apa kau hilang pikiran?”

“Jadi kau sering membanyangkan diriku buka baju? otak mesumu itu sama seperti otak para namja!”

“Ya bukan itu maksutku!” 

“Lalu buka bajumu Amber Liu” langkah Krystal akhirnya berhenti tepat di depan Amber yang sedang ketakutan.

“Tidak, tidak akan!”

“Baiklah kalau begitu kau akan ku buka paksa” Krystal ingin meraih baju Amber.

“Jangan jangan!!” Amber tetap melindungi dirinya sedangkan Krystal tetap tidak menyerah untuk membuka baju Amber, dengan mengambil celah Amber berlari menjauhi Krystal.

“Ya! apa kau ingin mempekosaku?!!” Amber menutupi tubuhnya dengan bantal, Krystal hanya diam dan tiba-tiba Krysatl terlihat memegang kepalanya dan wajahnya terlihat lemas, Amber menatap kwahatir Krystal “Ya, k-kau kau kenapa?” 

“BRUUK!” Krystal terjatuh.

“PRINCESS!” Amber segera menghampiri Amber.

“Princess bangun!!”  tubuh Krystal lemas tidak berdaya membuat Amber sangat khawatir terutama Amber tahu bahwa Krystal mengidap Anemia.

“Princess bangun!” 

Dan tiba-tiba “TUP!” Amber hanya diam dan matanya membulat besar.

“AAAAGGGGGGGHHHHHHHHH!!!!!!!!” Amber berteriak sangat kencang dan menjauhi Krystal.

Krystal lalu duduk dan menatap kedua telapak tanganya “Jadi kau benar-benar yeoja? mengapa sangat datar?” wajah Krystal terlihat polos, Krystal masih menatap kedua telapa tanganya yang baru saja memegang dada Amber.

Dan Amber duduk di sudut ruang tamunya terlihat keringat dingin dan seluruh anggota badanya gemetar dan menatap Krystal dengan takut.

“Kau benar-benar seorang yeoja, daebak!” Krystal menggelengkan kepalanya.

“K-k-k-k-aa-uu-uu” Amber terdengar terbata-bata.

“Haishh aku lapar, apa rumah mu ini ada makanan enak?” Krystal mengabaikan Amber dan menuju ruang makan Amber, tetapi langkah Krystal terhenti saat iya melihat sebuah kamar yang ukuran nya tidak terlalu besar yang berisi foto-foto dirinya.

Krystal membuka lebar pintu itu dan dia melihat sekeliling kamar, kamar ini sangat penuh dengan foto ataupun poster dari Krystal. Krystal kembali melangkah masuk dan melihat foto polaroid  Krystal yang di gantung di langit-langit kamar Amber, Krystal tersenyum manis melihatnya.

Lalu Krystal melihat foto yang belum pernah iya lihat di internet “Apa dia yang mengambil langsung fotoku? dia pelit sekali tidak menyebarkan di internet padahalkan in cantik”

Krystal melihat banyak foto yang terlihat tidak di sengaja seperti Krystal yang sedang melangkah dengan memainkan rambutnya,Krystal yang diam-diam sedang tersenyum secara natural, atau Krystal wajah Krystal yang terlihat bosan. 

Krystal tersenyum melihatnya dan merasa tersentuh kini mata Krystal tertuju kepada beberapa kertas putih yang terlihat lecek iya melihatnya dan memperhatikan tulisan-tulisannya dan kertas-kertas itu tertuju untuk Krystal.

Tetapi dalam kertas itu Krystal melihat nama yang bertulisakan ‘AJL’ Krystal sempat berfikir sejenak “Jadi dia?” Jadi Amber yang selama ini selalu mengirimkan surat untuku, memberikan ku hadiah, memberikan makanan dan minuman favoriteku? jadi Amber adalah penulis surat yang selama ini suratnya yang selalu aku simpan” Amber memang selalu membuat Krystal berbunga-bunga dan selalu membuatnya tersenyum malu-malu.

“Ya mengapa kau dikamarku!”

“Apa?” Krystal terlihat gugup dan menyembunyikan kertas nya di belakang bajunya.

“Haiishh mengapa kau masuk kamarku?” wajah Amber terlihat merah “Benar-benar memalukan” 

 “Apa kau ini sasaeng fans? mengapa banyak sekali fotoku, aku jadi khawatir” 

“Haishh aku bukan sasaeng fans, aku benar-benar fansmu yang selalu mendukungmu apapun yang terjadi! dan lagi pula kau adalah idolaku yang nomor 1” jawab Amber dengan kepala yang tertunduk karena malu.

“Jadi aku nomor 1? lalu nomor 2 siapa?” tanya Krystal.

“Nomor 2 adalah Krystal Jung”

“Nomor 3?”

“Nomor 3 adalah Krystal Jung”

“Nomor 4?”

“Nomor 4 adalah Krystal Jung”

“Nomor-“

“Haishh Krystal Jung Krystal Jung dan Krystal Jung! semuanya dipenuhi oleh kau” Krystal tersenyum meihat Amber.

“Katanya kau lapar? ayo makan aku telah menyiapkan makanan untukmu”

Krystal dan Amber berjalan menuju ruang makan Amber yang sederhana, Amber mempersilahkan Krystal duduk “Terima kasih” senyum krystal.

“Ayo makan selagi hangat” 

“Ddukbokki?” Amber melihat Krystal heran.

“Kau tidak suka? aku akan mengantinya” 

“Tidak tidak! aku suka, hanya saja akhir-akhir ini unnie selalu memberi ku makanan Ddukbokki”

“Benarkah? Apakah unniemu suka Ddukbokkie?”

“Ehmm aku tidak tahu, dia suka ini karena temanya selalu mengajak dia makan Ddukbokkie”

“Benarkah? aku suka Ddukbokkie, waah sepertinya aku bisa makan dengan unniemu kita punya selera yang sama haha” Krystal menatap tajam Amber.

“Jangan macam-macam dengan unnieku” Amber menunduk dan kembali makan.

“Ehmm princess”

“Hmm” Krystal terlihat menikmati makananya.

“Kau benar-benar berpacaran dengan Taemin?” saat bertanya seperti itu Krystal menghentikan kegiatan makan nya.

“Iya” jawab singkat Krystal dan wajah Amber kecewa dengan mengangguk.

“Aku selalu mendukung apa yang kau lakukan, aku harap Taemin bisa menjagamu” Krystal menatap Amber yang terlihat sedih.

“Kau tidak cemburu atau marah kepadaku?” Amber tersenyum mendengar pertanyaan Krystal.

“Aku sangat sangat cemburu princess karena sekarang idolaku mempunyai pacar, aku tidak marah kepadamu aku selalu mendukung apapun yang kau lakukan dan aku tidak akan pernah membencimu. Aku akan selalu ada untukmu” Krystal terdiam mendengar perkataan Amber.

“Dan juga aku akan selalu hadir dalam perfomu,fansgin dan seluruh kegiatanmu. Aku akan selalu membawa lightstick f(x), memakai baju 8-bit Krystal dan selalu meneriaki namamu seperti ini”

Amber bangun dari tempat makanya dan mengangkat kedua tanganya “KRYSTAL JUNG KAU BEGITU CANTIK, OH MY GOD KRYSTAL JUNG KAU SANGAT SEXY” Krystal tidak berhenti tertawa saat Amber memprakterkan dirinya menjadi seorang fangirl.

Setelah selesai makan Amber mencuci piring dan Krystal berada di ruang tengah, Amber mencuci piring dengan wajah yang bahagia setelah selesai mencuci piring Amber menuju ruang tengah dengan membawa teh hangat.

“Princess apa kau ingin…” Amber langsung terdiam melihat Krystal yang tertidur pulas di sofa miliknya, Amber tersenyum melihatnya dan mendekati Krystal.

Amber memandangi wajah Krystal dengan berpangku tangan “Krystal Jung yang selama ini selaluku impikan sekarang benar-benar nyata di depan mataku”

“Wajahnya sangat lucu bila sedang tertidur”

“Di saat tidur saja kau terlihat sangat cantik. Apa yang sedang kau mimpikan? aku benar-benar ingin tahu? bisakah aku masuk kedalam mimpimu dan menjadi pangeran di dalam mimpi indahmu?”

“Seandainya waktu dapat ku hentikan, akan ku hentikan waktu ini agar aku dapat melihatmu lebih lebih lebih dan lebih lama lagi”

Princess Belle, Princess Snow White semuanya kalah menarik dan kalah cantik dari princessku yaitu Princess Krystal Jung”

Amber melihat jam nya yang menunjukan pukul 9 malam, Amber ingin membangunkan Krystal tetapi Krystal terlihat sangat lelah. Amber bangkit dari duduknya dan jaraknya dengan Krystal sangat dekat.

Dengan perlahan Amber memegang kepala Krystal dengan tangan kanan nya dari kepala turun ke bahunya, dan tangan kirinya memegang punggung dari Krystal.

Amber mengangkat Krystal dengan Bridal style menuju kamar Amber, Amber berjalan dengan pelan-pelan karena takut Krystal terbangun.

Amber mendorong pintu kamarnya dengan kakinya, kembali berjalan perlahan menuju tempat tidur Amber dan membaringkan tubuh Krystal dengan sangat sangat perlahan, Amber segera mengambil selimut untuk menyelimuti tubuh Krystal, sedikit pergerakan kecil dari tubuh Krystal saat Amber menyelimutinya.

“Huffh” Amber tersenyum melihat Krystal “Indah” satu kata yang keluar dari bibir Amber saat melihat Krystal.

“Bagaimana bisa ada yeoja sepertimu? haishh aku benar-benar menyesal mengenalmu, kalau saja aku tidak mengenalmu mungkin hidupku akan damai”

“Tidak seperti sekarang yang membuatku selalu gila tentang dirimu…”

“Jung Soojung”

 

Perhaps Love chap 3

Krystal bersandar disebuah sofa dengan memainkan ponselnya dan secara tiba-tiba Krystal mengingat kejadian semalam yang iya alami.

“Krystal Jung mengapa kau senyum-senyum sendiri?” secara tidak sadar ternyata Luna memperhatikan nya sedari tadi.

“Apa??” tanya Krystal yang terlihat polos.

“Haish sepertinya ada yang kau pikirkan sehingga membuatmu senyum-senyum sendiri. Apakah kau habis berkencan dengan Taemin?”

“Ya Luna unnie jangan menatapku seperti itu” 

“Haha lihat wajahmu memerah, haishh tidak perlu malu-malu seperti itu Soojung” haishh Luna unnie tidak pernah berhenti menggodaku.

Yang dipikirkan Krystal bukanlah Taemin tetapi Amber, semenjak kejadian itu Krystal terus memikirkan kejadian dimana Amber menyelamatkan nya dari kejaran para wartawan dan bagaimana Amber memanggil Krystal dengan sebutan princess.

“Princess??” Krystal kemudian mengingat bahwa sebelumnya ada yang mengirimkan makanan dan jus mangga dan isi surat itu juga bertuliskan princess.

“Apakah, apakah mereka orang yang sama?” pikir Krystal.

“Anak-anak segera bersiap kita akan fansign!” 

“Baik oppa!” hari ini f(x) di jadwalkan akan melakukan fansgin album mereka di lotte dan lagi-lagi hanya 100 fans saja yang dapat mengikuti fansign.

“Apakah dia akan datang? hmm aku hara dia akan datang” haishh untuk apa aku memikirkanya!

@fansgin f(x)

Sekitar 100 fans telah datang memadati acara fansign f(x) yang telah di mulai 25 menit yang lalu, satu persatu fans menaiki panggung dimana para member f(x) akan memberikan tanda tangan kepada mereka dan juga para fans bisa menyapa langsung para idolanya.

Dalam acara fansign tidak tahu mengapa Krystal mengharapkan kedatangan Amber ke acara mereka, Krystal sedikit kecewa karena orang yang iya tunggu tidak kunjung datang hingga akhir acara fansign ini berakhir.

“Soojung mengapa dengan wajahmu? kau terlihat sedikit murung?”

“Tidak ada? itu hanya perasaanmu saja Sull” jawab Krystal ketus.

“Apa ada fans yang meganggumu?” tanya Sulli yang masih penasaran kepada Krystal.

“Haishh kubilang tidak ada apa-apa” 

“Unnie aku lapar” 

“Sabar sulli makanan nya sedang di pesan oleh oppa”

f(x) masih berada di gedung fansign karena saat ini kondisinya sangat tidak memungkinkan untuk keluar karena banyaknya fans dli luar. jadi mereka memutuskan untuk menatap sebentar di gedung ini hingga para fans bisa di atur.

@la bone tart ( tempat kerja Amber )

Amber sangat sibuk melayani para pelangan yang terus berdatangan

“Ya Amber!”

“Waahh ajumma! kau sudah lama tidak datang ke toko roti kami”

“Ya! kenapa kamu panggil aku ajumma? apa aku benar-benar sudah terlihat tua?” Amber hanya tersenyum.

“Ajumma kau ingin pesan apa?” Amber sangat terkenal di kalangan para pembeli terutama kalangan para yeoja-yeoja, selain roti yang enak Amber juga adalah salah satu magnet dari toko roti ini. Amber memiliki gaya yang boyish,sangat sopan dan tampan haha.

“Amber!” teriak Key kepada Amber yang menyuruhnya mendatangi Key.

“Ada apa? kau tidak lihat banyak tamu?”

“Kau harus mengantar peasanan kue tart dan ice americano ke alamat ini” Key menunjukan sebuah kertas kepada Amber.

“Kenapa aku? bukankah ada Jong yang mengantarnya?” 

“Haishh dia sedang sakit, lagi pula hanya kau yang bisa ayo cepat! pesanan ini benar-benar sangat penting!” 

“Haishh baiklah-baiklah!” Amber segera mengambil jaketnya dan memakai helm lalu Amber membawa pesanan tersebut ke motornya.

Setelah sampai di tempat tujuan Amber sangat terkejut dengan banyaknya manusia di depannya “Aiggoo mengapa ramai sekali? bagaimana aku bisa masuk?” Amber melihat jamnya “Aku bisa terlambat”

Amber memutuskan untuk melewati pintu darurat agar dapat tepat waktu untuk mengirimkan makanannya.

“Haishh lelahnya” Amber mengatur nafasnya yang lelah, lalu Amber berjalan menuju ruangan yang dituju.

Tok Tok Tok “Pesanan datang” dan seseorang namja besar membuka kan pintu nya “Ayo masuk” Amber tersenyum dengan membawa dua keranjang besar.

Saat Amber baru melangkah masuk dia sangat terkejut apa yang dilihat dia sekarang, Amber melihat ke empat yeoja yang iya idolakan Amber menelan salivanya berusaha untuk tidak berteriak saat itu juga.

“Wah pesanan nya sudah datang” riang Sulli

“Ya mengapa dia diam saja?” tanya Luna

“Apa dia sedang sakit?” tanya Sulli

“Apa kau baik-baik saja?” tanya Victoria yang menghampiri Amber.

“y-y-yaaa” Amber bergemetar, Amber memang sudah pernah melihat para member f(x) sebelumnya tetapi dia selalu saja gugup dan terpesona melihat kecantikan mereka.

Amber segera menaruh keranjang itu di meja “Silahkan makan, ini masih hangat” Amber membuka makanan tersebut.

“Waah terlihat lezat!” 

Saat member f(x) sedang memilih makanan nya Amber mencari sosok Krystal yeoja idaman nya.

“Apa kau mencari sesuatu?” Amber tersenyum canggung saat Luna bertanya kepada Amber.

“Sepertinya aku sudah sering melihatmu” tanya Sulli polos.

“Iya aku adalah fans malian, aku benar-benar menyukai f(x) terutama Krystal”

“Waaah jadi kau adalah fanboy dari Krystal” Sulli mengangguk dan Amber tersenyum tipis.

“Krystal? sepertinya tadi dia sedang di luar, waah kau kurang beruntung tidak dapat bertemu Krystal” Amber tersenyum mendengar perkataan Victoria.

“Ah tentu saja tidak, tentu sekarang aku benar-benar beruntung bisa berbincang-bincang langsung dengan kalian” mereka semua tersenyum.

Setelah Manager f(x) melunaskan pembayraran Amber bergegas pergi “Sampai jumpa pelayan roti yang lucu” teriak Sulli sambil melambaikan tangan dengan melahap kue tart. Amber membalas dengan membungkuk dan tersenyum ramah.

Para member f(x) sedang menikmati kue yang mereka makan dan pintu kembali terbuka dengan wajah Krystal yang masih terlihat sedikit kesal “Soojungie, ayo makan” ajak Luna.

“Aku tidak lapar” 

“Benarkah? bukankah kau yang tadi merengek-rengek minta dibelikan makanan, ayo ini makan roti nya benar-benar enak!” Krystal menatap ketiga member yang sedang melahap roti yang mereka makan.

“Apakah enak?” tanya Krystal.

“Ehm benar-beanr lezat, kau harus mencobanya. Dan ini ada roti kesukaanmu” Krystal terbangun dan mengambil roti tersebut.

“Roti ini seperti roti yang dibelikan Jessica unnie kepadaku, dan Ehmm rasanya sama!” Krystal melahap rotinya.

“Tadi sepertinya ada yang bilang tidak lapar” sindir Sulli.

“Aku menjadi lapar karena roti ini roti favoriteku!” Sulli menggelengkan kepalanya.

“Selain roti yang enak, yang mengantar roti ini juga sangat lucu wajahnya” kata Sulli dengan senyum-senyum.

“Haha apakah kau menyukai tukang roti?” ejak Krystal kepada Sulli.

“Haishh kau tadi tidak melihat wajahnya! dia benar-benar lucu dan imut apalgi senyumnya! tapi wajahnya sedikit seperti yeoja” Krystal melihat heran Sulli.

“Dia fans beratmu Soojung, dia selalu datang bila kita mengadakan acara terutama acaramu” Krystal melihat ke arah Luna.

“Unnie, apakah unnie tahu namanya?” tanya Krystal kepada Luna yang sedang berfikir.

“Ehmm” Krystal menatap penasaran Luna.

“Namanya Amber Liu” Krystal langsung menoleh kaget ke arah Victoria.

“Apa!” teriak Krystal.

“Ya mengapa kau berteriak!” Krystal masih terkejut mendengarnya.

“Unnie dari mana kau tahu namanya? haishh kau diam-diam menyukainya?” tanya Sulli.

“Tadi kan aku sempat menghampirinya jadi aku tidak sengaja melihat namanya”

“Ya!! Soojung kau mau kemana!!” teriak Luna kepada Krystal yang tiba-tiba pergi.

Dengan berlarian kecil Krystal menengok kanan, kiri dan segala penjuru arah untuk mencari Amber “Haishh kemana dia! mengapa cepat sekali larinya” Krystal kembali mencari dengan nekat Krystal mencari sampai keluar gedung dengan sembunyi-sembunyi, tetapi saat mencari Amber tiba-tiba ada beberapa fans yang menyadari Krystal.

Namja 1 : “Apakah dia Krystal Jung?”

Yeoja1 : “Sepertinya iya”

Krystal kembali berjalan dengan menutupi wajahnya “KRYSTAL JUNG!” teriak fans ke arah Krytsal dan dengan sigap Krystal melarikan diri tetapi sayang Krystal terjebak oleh para fans nya, dan Krystal juga tidak membawa ponsel untuk menelfon managernya.

Saat Krystal gugup, seseorang ada yang menarik tanganya untuk menjauhi para fans yang mulai berdatangan, Krystal tidak tahu siapa yang menarik tanganya “Ya lepaskan tanganku!!” teriak Krystal tetapi seseorang itu masih megenggam tangan Krystal menuju tempat yang aman.

“Aku bilang lepaskan!” dan akhirnya tangan krystal dilepaskan.

“Siapa kau menarik tanganku sembarangan! aku kira kau siapa!” teriak Krytsal marah, dan seseorang itu akhirnya melepaskan helm, saat melepaskan helm Krystal benar-benar terkejut.

“Ka-ka-kau”

“Haish kau benar-benar membahayakan jiwamu! kalau saja tadi tidak ada aku, mungkin kau sudah habis dengan para fans diluar sana tadi”

Krystal masih terdiam dan tidak berbicara satu katapun “Tapi kau baik-baik saja kan? jangan seperti ini lagi, bila kau ingin keluar harus dengan pengawalmu dan juga untuk apa kau keluar sendirian seperti itu?”

“Ehmm aku” Krytsal terlihat bingung.

“Sudah tidak perlu kau jelaskan, sekarang kau masuk kedalam gedung okay” Krystal menatapnya “Aku pergi dulu, harus ada yang aku kerjakan, bye princess” Krystal menatapnya selangkah demi selangkah meninggalkanya pergi.

“Tunggu!!” teriak Krystal, Krystal berjalan menghampirinya.

“Ya” 

“Kau Amber bukan?”

“Iya, bagaimana kau tahu?”

“Jaket dan topimu belum bisa aku kembalikan” Amber menatap Krystal yang sedikit menunduk, dan Amber sangat terkejut bahwa Krystal mengetahui Amber.

“Jadi kau mengenaliku?” Krystal mengangguk.

“Waah aku kira kau tidak akan mengenaliku karena kejadian waktu itu pada malam hari, dan aku kira wajahku tidak terlihat begitu jelas” senyum Amber kepada Krystal.

“Kenapa kau tidak datang ke acara fansign kami?” tanya Krystal kepada Amber yang berdiri tidak jauh di depanya.

“Oh maaf princess, aku benar-benar sangat sibuk, kau tahu ini hari sabtu dan toko kami pada hari minggu sangat ramai” Krystal hanya mengangguk dan Amber tersenyum melihatnya.

“Baiklah sekarang kau masuk, nanti ada fans yang melihat kita berdua disini itu akan menjadi gosip besar” Krystal tersenyum.

“Terima kasih sudah menyelamatkan aku lagi Am” mereka berdua saling bertatapan dan Amber menangguk.

Krystal berjalan meninggalkan Amber “Ehmm Krystal” panggil Amber terhadap Krystal.

“Ya?”

“Kau bisa membalikan jaket dan topi itu lain kali dengan begitu kita bisa bertemu kembali” mereka berdua saling tersenyum dan Amber menunggu Krystal memasuki gedung kembali dengan aman.

Amber Pov

Apakah aku bermimpi? aku rasa aku benar-benar bermimpi! haishh kalaupun ini mimpi aku tidak ingin dibangunkan biarkan aku tidur selama-lamanya dalam mimpiku ini! 

“Ya!! mengapa kau memukul kepalaku!” 

“ini sudah ke lima kalinya aku melihat kau hanya melamun!” haishh dia tidak bisa melihat ku senang!

“Apa yang kau lamun kan? pasti kau sedang memikirkan hal yang kotor!”

“Haishh jaga mulutmu Key, aku ini yeoja baik-baik apa kau tidak lihat wajahku yang masih polos” aku masih mengelus-elus kepala ku.

Aku kembali merapikan isi tasku dan mengagnti pakainku dengan kemeja kotak-kotak berwarna biru hitam,memakai celana jeans, memakai topi hitamku dan terakhir sepatu hitam airjordan.

ini adalah malam minggu aku memiliki part time di sebuah restoran terkenal, aku segera bergegas berangkat menggunakan sepeda kesayanganku dan juga aku membawa gitar pribadiku sendiri, kurang lebih 15 menit aku telah sampai, malam ini begitu ramai. Kelap-kelip lampu dan suara alunan musik meramaikan malam yang begitu ramai ini.

Setelah menyapa beberapa temanku aku segera naik ke atas panggung untuk mulai bernyanyi “Huffh mengapa malam ini sangat ramai sekali? membuatku gugup saja” aku sedang mempersiapkan gitarku lalu check sound.

“Apakah kau sudah siap? para pengunjung tidak sabar untuk melihat performu!” 

Aku segera memegang gitarku dan aku bernanyi dengan duduk di kursi kayu, Aku segera memtik gitarku dan mulai memainkan irama accoustic merdu dari gitarku.

There’s a song that’s inside of my soulIt’s the one that I’ve tried to write over and over againI’m awake in the infinite coldBut You sing to me over and over and over again

So I lay my head back downAnd I lift my handsand pray to be only YoursI pray to be only YoursI know now you’re my only hope

Sing to me the song of the starsOf Your galaxy dancing and laughingand laughing againWhen it feels like my dreams are so farSing to me of the plans that You have for me over again

So I lay my head back downAnd I lift my hands and prayTo be only yoursI pray to be only yoursI know now you’re my only hope

I give You my destinyI’m giving You all of meI want Your symphonySinging in all that I amAt the top of my lungs I’m giving it back

So I lay my head back downAnd I lift my hands and prayTo be only yours

I pray to be only yoursI pray to be only yours

I know now you’re my only hope

Aku sangat senang mereka menikmati lagu yang kunyanyikan, dan aku kembali menghibur mereka dengan lagu next to you,if ur not the one dan creep.

“Kau benar-benar memikat pengunjung” aku tersenyum saat rekan bandku Jonghyun berkata seperti itu.

Setelah aku turun panggun untuk berisitirahat tiba-tiba aku lupa membawa air mineralku “Haishh aku lupa membawanya” aku benar-benar haus.

“Aku rasa kau sedang membutuhkan ini” aku mendengar suara yang tidak asing bagiku.

“Jessica!!” teriak ku dengan senang.

“Ini” aku mengambil air mineral yang ada di tanganya.

“Kau, ya Tuhan sedang apa kau disini? aku benar-benar tidak menyangka kalau kita akan bertemu lagi!” aku benar-benar senang bertemu dengan Jessica dia orang yang sangat baik.

“Haish mengapa kau berlebihan sekali!” aku tersenyum melihatnya.

“Sepertinya kau lapar, bagaimana kalau kita makan?” ajak Jessica.

“Tenang saja aku yang traktir, lagi pula in sebagai balasan karna kau telah menolongku” aku mengangguk dengan tersenyum, aku benar-benar beruntung hari ini.

Jessica pov

Hari ini benar-benar melalahkan badanku terasa pegal-pegal “Jam berapa ini?” aku melihat arlojiku dan “Ini sudah waktunya makan malam” 

Dreet

Dreet aku merasaka ponselku bergetar, aku melihat layar ponselku “Yuri?”

Hallo”

“Ya Jessica kau dimana? apa kau masih di butik? aku, Taeyeon, Tiffany dan Yoona aku makan malam bersama! kau mau ikut tidak?” waah kebetulan sekali.

“Baiklah aku ikut”

“Kau tunggu saja disitu kami akan menjemputmu”

“Baiklah” 

Setelah aku menunggu kurang lebih 15 menit akhirnya mereka datang menyusulku “Haishh mengapa kalian lama sekali? aku sudah lapar!” 

“Haha maafkan kami Sica, kau tahu bukan kalo cara menyetir Tae seperti nenek nenek haha” aku tertawa saat Yuri mengatakan seperti itu.

“Ya!! kita harus berhati-hati dalam berkendara”

“Kau memeang terlalu lambat membawa mobil, kau seperti kura-kura”

“Haishh Tiff mengapa kau tidak membelaku?”

“Sudah jangan pada ribut, sebaiknya sekarang kita pikirkan akan makan dimana?”

Hmm kami diam sejenak untuk berfikir “Ehmm bagaimana kalau kita makan di restoran La pierre Mozaic? aku dengar-dengar restoran itu sangat terkenal”

“Iya aku juga pernah mendengar nama restoran itu dari beberapa teman artis mereka bilang disana tempatnya sangat nyaman dan juga ada hiburan music”

“Waah baiklah bagaimana kalo kita kesana?”

“Baiklah!”

“Bagaiamna dengan kau Jessica apa kau setuju?”

“Aku ikut kalian saja”

“Baiklah,Let’s go!”

Akhirnya kami sampai dan tempat ini sangat indah dihiasi lampu-lampu yang lucu membuat daya tarik seseorang untuk mengunjungi dan juga tata tempatnya sangat luar biasa dan rapih.

“Waah kau benar Tae, tempat ini sangat indah”

Kami berjalan masuk dan mencari tempat “Bagaimana kalo disitu? tempatnya sangat enak dan kita bisa menikmati music” mereka semua setuju dan aku mengikuti mereka.

Setelah kami memesan aku mendengar suara sound music “Sepertinya mereka akan mulai bernaynyi” Yoona sangat antusias sekali tapi sekarang aku sedang sibuk memainkan ponselku dan memikirkan tentang Amber, Amber? entah kenapa akhir-akhir ini aku terus memikirkan nya?

“Waaah tampan sekali!!”

“Benar-benar lucu!”

“Apa kita boleh tahu namanya?”

“Suaranya sangat indah!”

Haishh wanita-wanita ini yang dipikiran hanya namja saja “Ya! Jessica kau harus melihat dia bernyanyi jangan hanya di dengarkan saja”

“Kau tidak lihat aku sedang sibuk?” aku memang sedang sibuk memainkan ponselku, tapi setelah aku dengar-dengar suaranya seperti tidak asing bagiku.

“Luar biasa!” aku melihat Tiff seperti fangirl yang melihat bias nya “Seperti apa wajahnya?” lalu aku memutuskan untuk mengehntikan kegiatan ku dan melihat seseorang yang sedari tadi mereka puja.

DUB

DUB

DUB

Jantungku berdetak hebat saat aku melihat sosoknya kembali, aku tidak sanggup berkata apa-apa, suaraku tidak bisa keluar dan hanya bisa menatapnya, dia begitu keren dan Handsome penuh karismatik saat bernanyi.

“Lihat lihat sekarang siapa yang melamun?” aku melihat arah Yuri.

“Haha sekarang kau yang malah terpesona melihatnya” haishh, aku menghiraukan Yuri dan kembali memandanginya rambutnya menutupi sorotan matanya itu membuat dia semakin cool.

Setelah selesai makan kami beranjak ingin pulang, tetapi aku tidak ingin! aku ingin tetap disini.

“Sica mengapa kau diam saja?” tanya Tae.

“Ehm sepertinya aku memiliki janji, kalian pulang saja duluan aku akan pulang naik taxi” mereka menatapku “Kau yakin?” aku mengangguk “Baiklah kau hati-hati Jess” aku tersenyum kepada mereka dan melambaikan tangan “Bye-bye”

“Hufh” aku kembali masuk dan melihat atas panggung tetapi sayangnya Amber tidak berada di aatas panggung lagi “Kemana dia?” aku berjalan mendekati panggung dan bertanya kepada seseorang.

“Permisi” 

“Ya?” 

“Ehmm, apa kau melihat Amber?”

“Kau mencari Amber?” aku mengangguk dengan tersenyum.

“Mungkin sekarang dia berada di ruangan istirahat. kau jalan lurus saja. Haishh anak itu mengapa banyak sekali yeoja yeoja cantik yang mencarinya” aku tersenyum mendengarnya.

“Baiklah terima kasih”

“Tunggu”

“Ya?”

“Sebaiknya kau membawakan dia minum, sepertinya aku lihat iya tidak membawa botol minumnya?”

“Baiklah terima kasih” sebelum aku pergi ke ruangan yang akan ku tuju,aku membeli air mineral untuknya.

Dan kini aku berjalan menuju arah yang iya beritahu dan memasuki ruangan yang banyak sekali perlengkapan music dan kini langkahku terhenti ketikan aku melihat sosok yang aku cari, wajahnya terlihat sedikit kecewa, aku berjalan pelan ke arahnya.

“Aku rasa kau sedang membutuhkan ini” aku memberikan sebotol air mineral padanya.

Jessica!!” dia benar-benar terkejut, ekspersi wajahnya sangat lucu.

“Ini” dia mengambil botol minum yang aku belikan.

“Kau, ya Tuhan sedang apa kau disini? aku benar-benar tidak menyangka kalau kita akan bertemu lagi!” 

“Haish mengapa kau berlebihan sekali!” Amber tersenyum

“Sepertinya kau lapar, bagaimana kalau kita makan?” ajaku pada Amber, semoga dia tidak menolaknya

“Tenang saja aku yang traktir, lagi pula in sebagai balasan karna kau telah menolongku” dia malah tersenyum “Baiklah!”

Author Pov

“Kau ingin kemana?” tanya Jessica yang melihat Amber meninggalkan restoran ini.

“Aku? tentu saja ingin makan” Jessica melihat Amber bingung dan Amber tersenyum.

“Aku tidak ingin makan disini, disini tidak ada makanan favoriteku” 

“Lalu kita akan makan dimana?” tanya Jessica yang mengikuti Amber.

“Di tempat favoriteku” 

Jessica melihat Amber yang sedang melepaskan rantai sepeda, Jessica terlihat sangat bingung dan Jessica bertambah bingung saat Amber menaiki sepedanya.

“Apa yang kau tunggu?” tanya Amber.

“Ayo naik!” Amber mengarahkan kepalanya ke bangku belakang.

“Kita naik sepeda?” Amber tersenyum mendengar pertanyaan Jessica

“Aku tidak memiliki mobil mewah tetapi aku memliki sepeda yang keren ini!” Jessica tersenyum dan mulai mendekati sepeda milik Amber.

“Tunggu!” Amber melepaskan jaket birunya dan memberikan kepada Jessica “Pakai ini cuaca malam ini sangat dingin”

“Lalu bagaimana denganmu?” 

“Aku ini adalah pangeran forzen, aku tahan dengan dingin” Jessica memukul lengan Amber, dan mulai menaki sepeda.

“Kau siap? pegang erat-erat” 

“Ya!! jangan pegang bajuku, pegang pinggangku” dengan perlahan Jessica mulai memegang pigang Amber dengan malu-malu dan Amber diam-diam tersenyum.

“Berangkat!” 

Dengan mengayun pelan, Amber dan Jessica sangat menikmati susana malam ini dengan di temani bintang-bintang dan lampu lampu yang indah, Jessica tidak bisa berhenti tersenyum baru kali ini Jessica merasakan suasana yang berbeda dan juga perasaan yang berbeda.

“Oke kita sampai” Jessica turun dari sepeda milik Amber dan melihat kedai makanan.

“Kau belum pernah makan disini?” Jessica hanya menggelangkan kepalanya

“Haha tempatna memang kecil, tapi rasa makanan nya melebihi makanan kerajaan!” Amber menarik Jessica masuk.

Amber tahu bahwa Jessica belum pernah merasakan makanan pinggir jalan, Amber juga tahu  bahwa Jessica adalah orang yang sangat kaya, jadi sangat wajar bagi Amber kalo Jessica terkejut saat diajak makan di tempat yang sederhana ini.

“Ahjumma! aku ingin pesan dua porsi besar Ddukbokki!” 

“Jadi kau suka Ddukbokki” Amber tersenyum ceria dengan memegang sumpit di tanganya.

“Ddukbokki disini sangat enak, kau harus menghabiskanya!” 

Setelah 6 menit, makanan datang dan wajah Amber berseri-seri melihat makanan kesukaanya

“Mari makan!!” 

“Waah lezat sekali!” Jessica tersenyum melihat Amber yang seperti anak kecil.

“Kau menyukainya?” 

“Ehm ini benar-benar enak! aku tidak berbohong” Amber tersenyum mendengar tanggapan Jessica, Jessica dan Amber benar-benar menikmati makan malamnya.

“Ehm Am” 

“ya??”

“Apa kau berkerja di restoran tadi?” tanya Jessica yang melihat Amber mengunyah Ddukbokkinya.

“Ya, aku berkerja di tempat itu tapi hanya sabtu dan minggu, selebihnya aku berkerja di toko roti” Jessica mengangguk.

“Ehmm apa kau tidak kuliah?” Amber sejenak berhenti makan dan menatap Jessica dengan senyuman.

“Tidak, aku berhenti karena aku tidak mempunyai biaya” wajah Jessica sedikit sedih saat Amber berbicara seperti itu.

“Ayo makan lagi!” ajak Amber.

“Ahjumma Ddukbokki mu tetap nomor satu dihatiku! haha terima kasih Ahjumma!”

Jessica dan Amber pergi meninggalkan kedai itu dan menuju sepeda mereka dan tiba-tiba ponsel Jessica berdering.

“Hallo”

“Ohh baiklah, aku akan segera pulang dan membelikanmu makanan”

“Tunggu sebentar” Jessica kembali memasuki kedai itu dan memesan Ddukbokki untuk di bawa pulang.

“Itu untuk siapa?” 

Saat Amber bertanya ponsel Jessica kembali berdering “Baiklah Soojung aku akan segera pulang”

“Maaf Amber aku harus pulang sekarang, aku sangat terburu-buru jadi aku akan menggunaka taxi”

“Baiklah, terima kasih untuk hari ini” mereka berdua tersenyum.

Dan Jessica menaiki taxi “Kau hati-hati Amber” Amber tersenyum kepada Jessica dengan memegang sepedanya.

Jungsis’s Home

“Unnie! mengapa kau lama sekali? aku sudah mau mati kelaparan”

“Haish suruh siapa kau menungguku? ini makanan untukmu” Krystal mengambilnya dan membukanya di meja depan televisi.

“Wah ini Ddukbokki?” tanya Krystal kepada Jessica.

“Baiklah selamat makan!” Krystal menikmati Ddukbokki yang dibelikan oleh unnienya.

“Unnie tetapi mengapa kau tumben sekali membelikan ku Ddukbokki? ini baru pertama kalinya kau membelikan makanan seperti ini? tetapi tidak apa ini enak!” 

“Aku tadi sedang makan dengan seseorang, jadi aku juga memesankan makanan juga untukmu” Krystal melihat Jessica dengan evil smirk.

“Seseorang??” senyum Krystal dan wajah Jessica segera panik.

“Siapakah seseorang itu unnie? ayo katakan kepadaku! apa kau sekarang sedang menyukai seseorang?” Jessica terlihat gugup di depan adiknya.

“Aku tidak tahu pasti, aku tidak tahu menyukainya atau tidak” 

“Ehm kenapa bisa begitu? bagaimana saat kau bersamanya? apakah jantungmu berdebar-debar?” Jessica melihat Krystal “Ya”

“Waah itu artinya kau menyukainya unnie! hahaha waah akhirnya!” wajah Jessica terlihat merah.

“Ya kau!”

“Sudah sejak kapan kau menyukainya?” tanya Krystal

“Ehmm baru beberapa hari, aku bertemu nya baru beberapa hari ini” Krystal memutuskan kata kata unnienya.

“Dan unnie langsung menyukainya! waah daebak” 

“Haishh lanjutkan saja makananmu itu!” Krystal kembali melanjutkan makananya.

“Bagaiamana kau dengan Taemin?” Krystal langsung meletakan sumpitnya.

“Baik-baik saja” Jessica melihat Krystal yang sedikit menurigakan.

“Kau yakin? apa kau memiliki masalah padanya?” Krystal hanya menggelangkan kepalanya dan bersender di sofa.

“Unnie”

“Ya?”

“Kau tahu mengapa kita selalu membayangkan sosok seseorang? baik itu tidur atau makan kita selalu membayanginya? kau tahu itu kenapa unnie?”

“Itu berarti kau menyukainya atau mungkin kau sedang rindu?”

“Aku menyukainya?” tanya Krystal dan Jessica mengangguk.

“Bagaimana mungkin?” Jessica menatap heran Krytsal.

“Tentu saja mungkin karena Taemin adalah kekasihmu bodoh!” Krystal mengehla nafas lalu mendekati unnienya.

“Unnie, bukan Taemin yang sedang aku pikirkan” Jessica membulatkan matanya.

“Apa?? lalu siapa? apa kau berselingkuh!”

“Haishh aku tidak berselingkuh!” 

“Lalu siapa??” tanya Jessica yang melihat Krystal menundukan kepalanya.

“Dia”

“Dia adalah” Krystal mengehela nafas,

“Katakan cepat!” Krystal menatap Jessica.

“Dia adalah fans ku unnie” mereka bertatapan.

“HAHAHAHHAA” Jessica tertawa dengan keras.

“HAHAHA KAU MENYUKAI FANSMU? HAHAHA” Jessica tertawa hingga mengeluarkan airmata dan itu membuat Krystal marah.

“Ya unnie!! ini tidak lucu!!” lalu Jessica berusaha dengan keras agar tidak tertawa “Baiklah-baiklah, jadi mengapa kau menyukainya?”

“Dia pernah menolongku, dia sangat baik dan sangat perhatian”

“Ya Soojungie, kau adalah artis terkenal di Asia, jadi wajar bila fans mu seperti itu!”

“Aku tahu tapi ini berbeda! aku merasakan hal yang beda. Bila aku di dekatnya jantungku ini berdetak tak berirama dan rasanya ingin meledak, dia sangat berbeda!”

“Itu mungkin karena kau sedang gugup bertemu dengan fansmu”

“Ya unnie! aku selalu bertemu fansku setiap hariny! tetapi saat aku bertemu denganya itu berbeda!” Jessica hanya mengangguk.

“Baiklah baiklah kita lanjutkan saja besok, aku sudah mengantuk dan lagi pula kau besok memiliki jadwal bukan? sebaiknya kita berisitrhat” Jessica meninggalkan Krytsal.

“Aku menyukainya? aku menyukai fansku sendiri? apa aku gila? tetapi mengapa wajahnya selalu hadir dipikiranku!!” Krystal mengacak-acak rambutnya.

Krystal dan Jessica sudah berada di kamarnya masing-masing tetapi sebelum tidur mereka berdua  menatap langit-langit kamarnya dan tersenyum.

Secara tidak disengaja dan tidak terduga mereka mengucapkan dengan berbarengan 

Jessica dan Krystal : “Good Night Amber” 

Perhaps Love chap 2

“Soojungie, jangan lupa besok kita memiliki jadwal di Inkigayo  jadi jangan tidur larut malam mengerti?”

“Baiklah Lunne unnie” aku berjalan menuju kamarku dengan lemas, hari ini jadwal kami sangat padat dan tidak ada waktu untuk beristirahat, mungkin beberapa bulan ini jadwal f(x) akan sibuk.

“Ah akhirnya” aku merebahkan badanku di tempat tidur dan memainkan ponselku untuk melihat pesan singkat “Apa dia sedang sibuk? mengapa dia tidak mengirim pesan kepadaku?” aku kembali menaruh ponselku, aku melihat jam yang masih menunjukan pukul 21.00 “Pantas saja aku lapar ternyata ini waktunya makan malam”

Aku menuju dapur dan melihat isi kulkas “Haish tidak ada apa-apa” aku mengelus perutku yang mulai lapar dan tiba-tiba aku tersadar akan sesuatu “Apa Jessica unnie belum pulang?” aku memeriksa kamarnya ternyta benar-benar belum pulang.

“Soojungie aku pulang”

“Unnie!” wah panjang umur sekali dia.

“Unnie mengapa kau baru pulang?”

“Maaf Soojung, aku terkena masalah saat diperjalanan”

“Apa? masalah apa? apa unnie baik-baik saja” aku memutar badan Jessica unnie memeriksa takut dia terluka.

“Haissh aku tidak apa-apa, tidak usah khawatir. Oh iya pasti kau lapar? aku membawakan roti kesukaanmu”

“Waaah unnie!” aku memeluk unnieku dan langsung mengambil kantong plastik yang unnie bawa, dan aku membuka isi nya “Waah ini roti kesukaanku, terima kasih unnie”

“Makanlah dengan pelan-pelan Soojung” aku mengangguk.

“Ini minum nantikau tersedak” aku masih menikmati roti isi coklat miliku ini.

Saat aku menikmati roti kesukaanku ini aku melihat unnieku yang sedang melamun seperti memikirkan sesuatu.

“Unnie”

“Unnie~”

“Jessica Unnie!”

“Ya?” haishh apa yang dia pikirkan.

“Apa yang unnie pikirkan? aku memanggil unnie tetapi unnie tidak mendengar, apa unnie memiliki masalah?” aku melihatnya dengan serius tetapi unnie membalasnya dengan senyuman “Tidak ada yang perlu kau khawatirkan Soojungie, unniemu in baik-baik saja” baiklah aku selalu percaya pada unnie, kalau dia memiliki masalah dia pasti selalu menceritakanya padaku, aku kembali menikmati roti yang lembut ini.

“Bagaimana kau dengan Taemin?” saat unnie bertanya seperti itu aku meletakan roti ku dan meminum airputih.

“Aku harap dia tidak meganggu karirimu Soojung, karirmu masih harus di nomor satukan Soojung. Lagi pula kau masih sangat muda, jadi jangan terlalu serius untuk berpacaran”

“Iya unnie aku mengerti” aku menggigit bibir bawahku.

“Aku sempat melihat di internet bahwa Taemin tertangkap kamera dengan seorang yeoja, apa itu benar Soojung?”

“Ah, soal itu aku tidak tahu unnie” aku tidak berani menatap mata unnieku.

“Haish bagaimana kau tidak tahu? bukankah kau satu agency denganya? haishh anak itu tidak bisa dipercaya” aku menundukan kepalaku dan tidak berani menatap unnie.

“Jangan sembarangan membuka hati Soojung, kau masih sangat muda jika kau terluka atau tersakiti itu bisa mengahancurkan semuanya. Kau harus benar-benar yakin apa kau benar-benar menyukainya atau tidak? atau hanya sebatas kagum, kau mengerti?”

“Iya unnie”

“Baiklah habiskan rotimu, unnie ingin istirahat” sebelum ke pergi isitrahat unnie mencium keningku.

“Selamat malam Soojungie” aku membalasnya dengan senyuman.

Kata-kata unnie membuatku berfikir, apakah aku benar-benar menyukai Taemin oppa atau sekedar mengaguminya? dan yang paling kucemaskan adalah saat Taemin oppa digosipkan dengan seorang yeoja, dan yeoja itu bukan aku? apakah kami benar-benar saling menyukai?aku mencoba menelfon nya

Hallo Soojung, aku kira kau sudah tidur

“Oppa, apa kau sedang sibuk?”

“Ah maaf Soojung aku baru saja selesai rekaman, maaf aku tidak mengirim pesan kepadamu, apa ada yang ingin kau bicarakan?”

“Apa kita bisa bertemu?”

“Sepertinya sekarang aku tidak bisa menemuimu Soojung”

“Aku akan menemuimu oppa besok malam, bagaimana?”

“Hmm baiklah Soojung”

“Baiklah sampai bertemu besok” aku menutup telfonku dan menghela nafas.

“Aku memiliki tapi tidak seperti memiliki, aku merasakan deg-degan saat bertemu denganya tetapi rasa itu cepat sekali perginya, aku merasa senang bila didekatnya tetapi hati ini masih sangat canggung untuk menerimanya” haishh aku mengacak-acak rambutku.

“Haishh perasaan memang sulit dimengerti!”

Author POV

Seperti hari-hari sebelumnya Amber memulai aktifitasnya di toko roti, hari ini Amber terlihat bersemangat karena hari ini dia akan menghadiri acara inkigayo untuk melihat penampilan f(x), di dalam tasnya Amber sudah menyiapkan baju kaos bergambar 8bit Krystal, kipas bergambar Krystal dan juga lightstick miliknya dan tidak lupa membawa camera nya untuk mengabadikan momen Krystal di atas panggung.

“Selamat datang” saat Amber menyapa pelanggan Amber tersenyum lebar “Jess-jess-jessica?!” Amber tersenyum saat melihat Jessica “Wah aku tidak menyangka kau akan kemari”

Jessica menyipitkan matanya “Memangnya aku tidak boleh ke toko rotimu” Amber tersenyum malu “Kau ingin pesan apa? kau ingin roti isi kacang? baru saja keluar dari oven dan masih hangat” Jessica mengangguk “Tunggu sebentar”

Sambil menunggu Amber datang, Jessica melihat luar jendela yang sangat cerah dan banyak burung-burung yang bertebangan di luar jendela “Ini pesanan mu, ayo makan selagi hangat”

Jessica melihat Amber yang membawa dua potong roti dan satu gelas teh hangat “Terima kasih Am” Amber bergegas duduk di depan Jessica.

Jessica mulai memakan roti kacang miliknya, Amber menunggu reaksi Jessica saat mencicipi roti buatanya “Bagaimana? enak tidak”

Jessica memasang mimik yang buruk “Tidak enak ya?” wajah Amber berubah sedikit kecewa, dan tiba-tiba Jessica tersenyum dan memberikan jempol kepada Amber “Ini benar-benar enak!” Amber tersenyum lebar “Benarkah?! waah aku berhasil haha”

Jesscia tersenyum melihat Amber “Apa kau yang membuat roti ini?” Amber menganggukan kepalanya “Habiskan rotinya, kalau tidak roti itu akan menangis” Jessica tersenyum “Dasar bodoh”

“Ehmm Amber”

“Ya?”

“Apa lukamu sudah membaik?” Amber menunjuk bibirnya “Haish ini hanya luka kecil, lihat sudah sembuh bukan?” Jessica memperhatikan Amber dengan seksama.

“Ya, apa kau begitu khawatir kepadaku sehingga datang ke toko roti sepagi ini?” Jessica terlihat sedikit menundukan wajahnya.

“Ti-tidak, tentu saja aku datang ke sini karena untuk membeli roti bukan karenamu” Jessica terlihat gugup dan sedikit malu-malu.

“Haishh masih saja mengelak”

“Aku boleh bertanya sesuatu?” tanya Jessica.

“Tentu”

“Mengapa namamu seperti seorang yeoja” wajah Jessica terlihat polos yang membuat Amber tertawa.

“HAHAAHA”

“ya! mengapa kau tertawa? emang ada yang lucu?”

“Aku memang seorang yeoja, Jessica” mata Jessica terbuka lebar dan sangat terkejut.

“Tap-tap-tapi bagaimana?”

“Bagaimana bisa wajah tampan seperti ku adalah seorang yeoja haha” Jessica benar-benar tidak habis fikir dan tidak menyangka.

“Sudah jangan difikirkan seperti itu” dan Jessica sekarang malah tersenyum dan mereka berdua saling tersenyum.

“Amber Liu! kemari pelanggan sudah mulai ramai!” teriak Key kepada Amber yang malah asik ngobrol dengan Jessica.

“Haish baiklah! kalau kau ada apa-apa panggilku saja, aku tinggal dulu okay” Amber memberikan senyuman kepada Jessica.

“Aku datang Key!”

Dengan berpangku tangan Jessica memeperhatikan Amber yang sedang berkerja, Jessica memperthatikan Amber saat melayani pelanggan dengan sangat ramah, melihat Amber yang selalu tersenyum, melihat Amber yang tidak kenal lelah melayani permintaan para  pelanggan.

“Wah sudah sepertinya aku sudah telah aku harus pergi” Jessica meninggalkan toko roti tanpa berpamitan dengan Amber karena dia sedang terburu-buru.

Setelah 10 menit kemudian Amber kembali ke meja dimana iya dan Jessica berbicara “Apa dia sudah pergi?” Amber menghela nafas, mata Amber menangkap kertas putih yang tepan di samping gelas milik Jessica.

To : Amber

Kerja Keras! Semangat!! ^^

Amber tersenyum saat membaca pesan dari Jessica “Haish yeoja ini benar-benar”

Waktu menunjukan pukul 13.20 Amber segera keruangan ganti untuk mengganti pakaian nya setelah mengganti pakaian Amber segera memakai jaket merah miliknya dan merapikan rambut lalu memakai topi.

“Pasti suaramu yang akan paling keras disana sehingga staff di sana mungkin akan menyumpal mulutmu dengan kaos kaki” Amber tertawa saat Min berakata seperti itu.

“Tentu saja suaraku akan paling keras, sudah Min jangan ajak aku bicara aku sedang memeprsiapkan suaraku ini untuk mendukung Krystal” Min memutar matanya dan meninggalkan Amber.

Setelah selesai Amber bergegas ke acara Inkigayo dengan menggunakan sepedanya kurang lebih 25 menit Amber telah sampai di gedung tersebut dan menaruh sepedanya, Amber termasuk 100 fans yang beruntung. Amber langsung berbaris mengantri untuk masuk ke gedung.

Setelah 35 menit mengantri akhirnya Amber memasuki ruangan yang begitu besar dan beruntungnya lagi Amber berada tepat di depan panggung, Amber segera melepas jaketnya dan mengambil lightstick “Haishh ayo cepatlah aku sudah tidak sabar”

Tapi sayangnya Amber harus lebih sabar lagi menunggu karena f(x) akan tampil di penampilan ke empat “Seandainya ada remot pencepat waktu, akan ku cepatkan waktu ini agar f(x) segera tampil”

Dan akhirnya yang di tunggu-tunggu datang juga “KRYSTAL!!!” Amber teriak sekuat tenaga saat f(x) mulai naik ke atas panggung, Amber dapat melihat Krystal dengan sangat jelas “Cantik sekali!”

Musicpun mulai dimainkan semua para fans f(x) mulai berteriak dan suara mereka menggema di seluruh gedung ini.

“ALL NIGHT ALL NIGHT!!” Amber mengikuti f(x) bernanyi dengan mengangkat lightstick di tanganya,

Nega gajin saegkkal jeonbu but they don’t really feel fell you

“AGGHHH KRYSTAL!!!” suara Amber semakin kuat saat Krystal menyanyikan partnya.

Ssuk ne soni bulssuk neoui du bari jugeumssik ne mami deuleowa naui sigane

“AGGHH KRYSTAL MARRY ME!!”

Setelah lagu All Night selesai kali ini f(x) menyanyikan lagu andalan mereka

Ay, Wait a minute jeongeul songui reul ttara yaghan janeun meoghyeo

Lagi-lagi suara fans f(x) sangat pecah dan menggema.

“PRINCESS KRYSTAL I LOVE YOU!!” saat Amber mengatakan hal tersebut Krystal tidak sengaja menengok kearah Amber lalu Krystal kembali bernyanyi dan menari.

Amber terdiam “Apa dia tadi mendengarku?” Amber terlihat sangat gugup, “Agh tidak mungkin!” lalu Amber kembali menikmati penampilan f(x) terutama Krystal.

Dan akhrinya acara music inkigayo telah selesai, tapi walaupun acara music ini selesai Amber tidak langsung pulang. Amber menunggu pintu utama dari gedung ini untuk menunggu f(x) keluar dan lagi-lagi Amber di depan barisan nya, tapi kali ini Amber tidak memegang camera tapi kali ini Amber memegang sebuah bingkisan cantik dan rapih untuk Krystal.

“Semoga saja bingkisan ini diambil olehnya” suara mulai terasa ribut karena f(x) mulai keluar dari gedung, Amber terlihat sangat gugup, saat Krystal berjalan menuju arahnya dengan cepat Amber memberikan bingkisan kepada Krystal.

Waktu seakan berhenti saat Amber memberikan bingkisannya kepada Krystal “Princess Krystal ini untukmu” waktu berjalan sangat sangat lambat, Amber dan Krystal saling bertatapan mata walaupun hanya beberapa detik dan akhirnya waktu kembali normal, Amber melambaikan tanganya kepada Krystal.

Tangan Amber masih gemetar dan gugup, jantungnya benar-benar ingin pecah Amber tidak bisa mengatur nafasnya karena terlalu gugup “Tatapan matanya benar-benar membuatku gila!”

Krystal Pov

Krystal menyenderkan badanya dengan melihat keluar jendela “Hari ini benar-benar melelahkan” Krystal menghela nafasnya.

“Ya Soojung, aku lihat kau tadi menerima bingkisan apa kau tidak ingin melihatnya?” aku melihat ke arah Sulli “Aku malas”

“Ya! kau tidak boleh begitu! itu kan dari fansmu, apa kau tidak mau? kalau tidak mau buatku saja” aku melihat Luna unnie yang ingin mengambil bingkisan dari fansku.

“Ya unnie jangan!” aku langsung mengambil bingkisan dari fansku ini.

“Aku kira kau tidak mau”

Aku melihat bingkisan ini, mengapa sangat penasaran sekali lalu dengan perlahan aku membuka bingkisan ini “Apa ini” aku melihat ada empat buah roti, dan ada 1 jus. Aku membuka roti ini dan mencicipinya.

“Waah ini kan roti kesukaanku!” fans ini sangat hebat dia mengetahui roti kesukaanku, padahal sebelumnya tidak ada yang tahu bahwa aku menyukai roti ini!

“Soojungie apa kau tidak ingin berbagi kepada kami?” aku menggelengkan kepalaku.

“Haishh anak ini, tadi dia menyia-nyiakanya!” aku kembali melahap roti berisi kacang ini.

“Lezat” saat aku makan roti ini aku melihat sebuah kertas putih, aku membacanya

To : Princess Krystal 

Selamat makan siang princess, aku tahu kau lelah jadi aku hanya bisa membelikanmu roti. Kalian sangat berkerja keras, aku harap kalian bisa menjaga kesehatan terutama kau princess Krystal aku harap kau bisa menjaga kesehatanmu dan jangan lupa makan ^^

Tertanda : AJL  Number one fans of Jung Soojung 🙂

Ntah kenapa aku tersenyum saat membaca pesan dari fans yang bernama AJL ini, tadi saat aku tampil di atas panggung sepertinya dia yang meneriaki aku Princess, hmmh princess? manis juga.

“Waah jus mangga!!” aku berteriak dengan senang, lalu aku meminumnya sampai habis.

“Waah luar biasa!” aku tersenyum.

Saat selesai makan aku merapikan bingkisan darinya dan menyimpan surat darinya, aku kembali bersandar dan memejamkan mataku, dan tiba-tiba aku membayangkan wajahnya yap walaupun wajahnya menurutku sedikit kasat mata di pandangan ku.

“Ya Jung Soojung, mengapa kau senyum-senyum?” mataku terbuka saat Sulli menanykan pertanyaan polos ini kepadaku.

“Haishh siapa yang senyum-senyum!” aku membuang wajahku.

“Lihat lihat kau malah mengelak!” Sulli menggelengkan kepalanya.

Apa aku terlihat senyum-senyum? haishh pasti aku sudah gila!

Malam Hari

“Taemin oppa, aku sedang berjalan menuju rumahmu”

“Baiklah jika kau sudah sampai kau telfon aku lagi, aku akan menjemputmu di luar”

Amber Pov

Setelah aku selsai menonton acara music aku kembali ke toko roti untuk berkerja kembali

“Ya Amber! ini jangan lupa dapurnya di bersihkan”

“Ya Key!”

“Aku pulang kau hati-hati”

Lagi-lagi aku harus sendirian merapikan dan membersihkan dapur “Hufh” setelah 45 menit aku membersihkan semuanya aku merapikan tasku dan menutup toko ini.

“Baiklah mari pulang!” aku menggoes sepedaku dengan santai.

“Du Du Du” tiba-tiba goesan sepedaku terhenti saat aku melihat beberapa orang memegang camera, dan itu buka camera biasa yang mereka gunakan adalah seperti camera canggih. Aku melihat mereka curiga berlarian dengan sembunyi-sembunyi dan menyumput di semak-semak.

“Apa yang mereka lakukan?” aku meminggirkan sepedaku dan mengikuti mereka.

“Apa sedang ada jumpa fans?”

“Tapi ini sudah larut malam, mana mungkin! agh dasar bodoh” aku bicara pada diriku sendiri.

Dengan rasa penasaran yang tinggi aku kembali mengikuti gerak gerik mereka dari jauh, mereka berhenti tepat di depan rumah “Rumah siapa ini?”

Dan aku melihat mobil Range Rover putih yang sedang terparkir di depan rumah itu, aku melihat mobil itu.

“Seperti mobil Krystal” haishh mana mungkin! mana mungkin dia semalam ini di luar dan mobil seperti itu kan banyak.

Haishh tapi aku pensaran, aku mengeluarkan cameraku dan mengikuti mereka ke semak-semak.

“Hei kalian sedang apa disini?” tanya kepada namja yang paruh baya kepadaku.

“Aku? tentu saja aku ingin memotret” mereka menatapku sedikit curiga.

“Apa kau ini wartwaan baru?” ohh jadi mereka ini wartawan!

“Yaa” aku langsung memegang cameraku.

Namja1 : “Mengapa mereka lama sekali keluarnya? ini akan menjadi topik yang sangat hangat!”

Namja2 : “Tentu saja! apalgi mereka sedang comeback stage, ini akan menjadi berita yang luar biasa”

Comeback stage?

Namja 3 : “Mengapa kau tadi tidak langsung memotretnya?”

Namja 4 : ” Kau tahu bukan Krystal jalan nya sangat cepat dan sangat sulit mendapatkan wajahnya”

WHAT??!!! KRYSTAL?!! apa aku tidak salah dengar?

“Maaf paman, makustmu Krystal dari girlband f(x)?”

Namja 1 : “Iya, tadi aku melihatnya memasuki rumah ini dan di sambut oleh seorang namja tapi namja itu tidak terlihat jelas wajahnya, aku rasa dia sangat sembunyi-sembunyi”

Haishh apa yang di lakukan malam-malam begini? aku memperhatikan rumah itu, dan aku melihat pagar samping nya tidak terlalu tinggi tetapi dan pohon.

“Paman, aku permisi sebentar, aku ingin buang air besar haha” aku langsung berlari ke arah samping rumah ini.

“Haishh mengapa dari dekat seperti ini tembok nya terlihat tinggi?” haishh masa bodo! daripada karir Krystal terancam!

Dengan modal nekat aku memanjat pohon ini dengan cepat “Baiklah Amber, anggap saja saat kau turun dari pohon ada kasur yang menyambutmu” aku menarik nafas ” 1 2 3 ”

“Aghh! pedih sekali!!” aku melihat rumahnya yang sangat mewah tapi tidak terlalu besar, aku berjalan untuk memasuki ruangan ini tetapi saat aku ingin masuk aku mendengar ada suara.

“Maaf Taemin, aku tidak tahu perasaanku saat ini” aku mengikuti suara yang terdengar lembut itu, itu pasti suara Krystal.

“Kau tahu bukan aku menyukaimu Krystal, aku benar-benar menyukaimu” mataku membulat saat melihat Taemin yang menggenggam kedua tangan Krystal.

“Apa mereka pacaran?”

Beri aku waktu” 

Baiklah Krys, aku tidak ingin kau salah paham lagi” haishh mereka berdua seperti di drama drama saja! aku melihat Taemin yang sedikit memringkan wajahnya dan mendekati wajah princess ku.

“Ya! ya!” haishh tidak akan ku biarkan!

“UHUK UHUK” aku berpura batuk-batuk!

“YA SIAPA KAU!” aku menutup telingaku karena Taemin berteriak.

“Haishh tidak perlu berteriak, aku disini untuk menyelamtkan kalian”

“Oppa aku takut”

“Tenang saja Krystal”

“Apa kau ini pencuri!!” lagi lagi dia berteriak.

“Haishh aku ini ingin berbuat baik pada kalian! aku bilang aku disini untuk menyelamatkan kalian mengapa kalian menuduhku!”

“Lalu mau apa kau!”

“Haishh apa kalian tidak sadar bahwa di depan sudah banyak wartawan menunggu!”

Mereka berdua terlihat kaget dan bingung “Apa?!”

“Princess! mereka mengetahuimu, dan mereka sedang menunggumu diluar”

Krystal terlihat sangat syok “Oppa bagaimana ini, mereka pasti akan menungguku sampai besok pagi dan”

“Dan kau memiliki jadwal di acara Musicbank” Krystal melihatku heran.

“Bagaimana kau tahu?”

“Karena aku adalah fansmu nomor 1”

“Ya mengapa kau melepas jaketmu!” aku berjalan mendekati Krystal.

“Ya kau jangan sentuh pacarku!” aku melihat Taemin dengan sinis “Kau mau karir Krystal hancur? dia sedang promisi albumnya dan aku tidak ingin nama dia tercoreng, aku melakukan ini karena aku peduli padanya!” Taemin hanya diam.

“Okay princess aku memang fansmu tetapi aku bukan sasaeng fans yang akan menyakitimu” aku memberikan jaket merah ini kepada Krystal.

“Ini kau pakai” aku juga melepaskan topi hitamku.

“Dan sekarang tutupi rambutmu dengan topi” Krystal hanya mengangguk menyetujui apa kataku.

Aku merapikan jaket yang iya kenakan “Bagaimana cara kita keluar?”

Aku meraih tangan Krystal dan mendekatkan dirinya kepadaku, dia sedikit terkejut karena tindakan ku “Aku akan menutupimu, dan kita harus berjalan seperti biasa” aku berlari mencari sesuatu dan aku mengambil sebuah kantong plastik hitam.

“Itu untuk apa?”

“Mereka akan menyangka bahwa kita adalah tamu dari Taemin” aku kembali melihat Krystal.

“Krystal maafkan aku karena diriku”

“Tidak apa oppa ini bukan salahmu”

“Bisakah kita pergi sekarang?”

krystal mulai melingkarkan tanganya di lenganku dan jarak kami berdekatan, dan kau tahu apa yang kurasakan? yang kurasakan saat ini tidak dapat kukatakan!!

“Kau siap princess?” Krystal hanya mengangguk ketakutan.

“Baiklah kita mulai!”

Aku berjalan menuju gerbang utama rumah ini, saat aku membuka aku tidak bisa melihat para wartawan atau paparazi mereka benar-benar seperti ninja!

Tangan Krystal sangat memegang erat tanganku, aku tahu dia saat ini ketakutan “Tenang saja, selagi aku disampingmu semua akan baik-baik saja” bisiku padanya.

Selangkah demi selangkah kami melewati mereka tanpa ada kecurigaan sekalipun.

Author Pov

Namja 1 : “Haishh aku kira yang keluar Krystal dan seorang namja! ternyta malah orang lain!”

Namja 2 : “Apa mereka datang dengan Krystal”

Namja 3 : “Sepertinya tadi dia datang sendiri”

Mereka terus memperhatikan kedua orang asing yang sedang berjalan “Kenapa kedua orang itu sangat mencurigakan?”

“YA!! bukankah itu wartawan yang disampingmu tadi!!” mereka semua terkejut

Amber dan Krystal berlarian kecil “Princess kau tunggu disini” dan tidak lama kemudian Krystal mendengar suara kaki melangkah dengan cepat. Wartawan itu ternyata baru menyadarinya.

Dan akhirnya Amber datang dengan sebuah taxi.

“Ayo cepat naik!” Krystal lalu naik kedalam taxi tetapi sebelum masuk taxi.

“Tapi bagaimana denganmu?” Amber tersenyum “Tenang saja princess, aku akan baik-baik saja”

Krystal masuk dalam taxi dan membuka jendela “Terima kasih banyak” mereka berdua saling tersenyum.

“YA KAU WARTAWAN PALSU!!” Amber langsung berlari menuju sepedanya dan mengendari sepedanya dengan sekuat tenaga.

Pukul 23.45

Krystal telah sampai di kediaman nya, setelah sampai dia langsung menengkan dirinya dan meminum air putih.

Krystal membaringkan badanya di tempat tidur “Hampir saja” Krystal masih mengatur detak jantungnya. Krystal bangkit untuk memberihkan dirinya tetapi sebelum memberihkan dirinya, Krystal melihat dirinya di kaca dan di sedikit tersenyum lalu Krystal melepas topinya lalu merapikan rambutnya, Krystal menatap senyum topi yang iya pakai setelah menatapnya Krystal menaruh topi itu di mejanya.

Krystal memasukan kedua tanganya di jaket milik Amber, tiba-tiba Krystal merasakan ada sesuatu yang aneh di jaket yang iya kenakan, dan dia mengambilnya.

Krystal melihat sebuah nam tag yang bertuliskan “Amber J Liu” Krystal kembali tersenyum melihatnya “Jadi namamu Amber, mengapa namamu seperti seoarang yeoja?” Krytsal tidak berhenti tersenyum.

“Aku harap kita bisa bertemu kembali..”

“Amber 🙂 ”

 

 

 

 

NEW FF Perhaps Love Chapter 1

 

Waktu sudah menunjukan pukul 23.45 dan aku masih terjaga di depan layar komputer dengan ditemani segelas hot cappuccino. Sudah 5 hari ini mataku tidak pernah lepas dari layar komputer ataupun jejaring social yang ada di ponselku, aku merelakan waktu tidurku untuk menunggu berita terbaru mereka.

Aku kembali membuka twitter, facebook, dan jejaring social lainya tetapi belum ada berita tentang mereka “Hoaaam” ini sudah kesekian kalinya mataku berair karena terus menguap tiada hentinya sekarang waktu menunjukan pukul 23.58

“Semangat semangat” aku kembali membuka Smtown youtube chanel tetapi belum ada upload terbaru dari mereka “Haish SM mengapa lama sekali!” aku kembali menguap dan mengucek-ucek mataku, waktu menunjukan pukul 23.59 “Baiklah sebentar lagi!” aku menghitung mundur 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 aku kembali merefresh youtube dan

“YEAH!!” aku berteriak kegirangan akhirnya MV yang ku tunggu-tunggu telah keluar, aku mengatur nafasku sebelum mengclick MV yang berjudul “Red Light Music Video” baiklah aku siap!

“Click”

Waah ada suara telfon “Telfon dari siapa itu” dan ada yang membakar sebuah buku “Hmmh okay sekarang kucing lalu selanjutnya?”

Ay, Wait a minute jeongeul songui reul ttara yaghan janeun meoghyeo 

OH DAMN KRYSTAL JUNG BLONDE HAIR!! OH MY GOSH I CAN’T BREATH!! aku tidak bisa menahan suaraku lagi saat melihat idola ku Krystal Jung!! terpaksa aku menahan suaraku dengan mengigit bantal

“MARRY ME KRYSTAL MARRY ME!!!” oh Tuhan aku tidak bisa menahan diriku saat melihat Krystal

“OH DAMN KRYSTAL SO SEXY!” aghh aku menelan salivaku saat Krystal mulai bernyanyi! aku tidak bisa melepas mataku dari dirinya.

Gijeogeun oneungeol

“OH MY GOD I LIKE THIS PART!” aku mengigit jari-jariku tidak kuat melihat biasku.

Kyeojyeosseo Red Light sanmyeonghan Red Light seuseuro kyeojyeo geugeoseun Red Light
Kyeojyeosseo Red Light du gaeui Red Light bugeun taeyanggwa ne apeui Red Light

“YEAH RED LIGHT RED LIGHT!!” aku mengangkat kedua tanganku menikmati irama electonic house music milik f(x) “AY A IT’S A RED LIGHT” aku mengikuti gerakan dance mereka.

“YA Amber liu!!!”

“Haishh mengapa kau memukul kepalaku dengan bantal? apa apa???” aku mengelus-elus kepalaku karena di lempar bantal oleh kakaku Jackie.

“Apa kau tidak tahu ini jam berapa? kau meganggu tidurku! dasar yeoja gila”

“Haish” Jackie menutup kembali pintu kamarku, yap aku sadari aku terlalu excited karena comebacknya f(x) terutama Krystal Jung yang selalu ku tunggu-tunggu penampilanya! haishh Krystal Jung selalu saja membuat hatiku meleleh melihatnya. Aku terus menerus tiada hentinya menonton MV Red Light.

Pagi Hari

“KRIIINGGG KRIIIINGGG KRIIINGGG” aaghhh berisik sekali!! mengapa badanku sakit-sakit semua? aku mengucek-ucek mataku dan ternyata aku tertidur di depan komputer “Ternyata aku ketiduran” aku bangkit dari kursiku.

“Selamat pagi princess Krystal” yap aku sedang mengucapkan selamat pagi kepada foto Krystal yang telah ku bingkai hehe sebenarnya kamarku penuh dengan wajah Krystal jung dimulai dari poster, postcard, foto-foto yang kuambil sendiri saat berjumpa denganya ataupun foto-foto yang berasal dari internet hehe.

setelah 15 menit aku sudah merapikan bajuku dan mengambil jaket merahku, tidak lupa memakai topi hitamku “Baiklah aku siap berangkat” aku kembali merapikan bajuku “Baiklah aku berangkat dulu princess” lagi-lagi aku berbicara dengan foto hehe.

“Aku pergi Jackie!” aku segera berlari ke halaman rumah dan membuka rantai sepeda ku, dan setelah selesai aku memakai headsetku dan mendengarkan lagu di ipodku “Baiklah lagu apa yang kita dengar pagi ini” aku membuka list laguku “Ini saja” aku memutar lagu “You are my destiny” milik Krystal dan Luna f(x) aku suka suara Krystal disini, dan setelah selesai aku mulai mengendarai sepeda hitamku ini.

Tidak terlalu jauh dari tempat tinggalku hanya dengan membutuhkan waktu 20menit dengan mengendarai sepeda aku sudah sampai di tempat tujuanku, aku segera menaruh sepedaku dan menaruh ipodku di tas.

“Hai selamat pagi” aku menyapa teman-temanku “Mengapa kau ceria sekali?” aku tersenyum atas pertanyaan temanku ini “Apa ada sesuatu yang terjadi di pagi hari ini? apa kau bertemu dengan yeoja cantik atau namja tampan?” aku menggelengkan kepalaku.

Aku merapikan seragamku di depan cermin “Tentu saja bukan! apa kalian tidak bisa menebak?” aku melihat mereka yang sedang berfikir.

“Haishh tentu saja pagi ini dia begitu senang karena f(x) telah comback!”

“Hahaha kau pintar sekali Min” aku memberi dua jempol padanya.

“Biar aku tebak, pasti kau begadang semalaman hanya untuk melihat MV mereka?” aku menganggukan kepalaku kepada Key yang sedang merapikan dapur.

“Lebih tepatnya Krysal yang membuatnya tetap terjaga dimalam hari”

“Seratus buatmu Suzy” Suzy hanya menggelengkan kepalanya, ketiga sahabatku ini mengetahui bahwa aku benar-benar menyukai f(x) terutama Krystal hehe.

Waktu sudah menunjukan pukul 9 pagi dan kami membuka toko roti ini dan aku bersiap-siap memakai topi pelayan roti, hmmh apa kalian masih bingung siapa diriuku? haha baiklah aku akan menjelaskan siapa diriku sebenarnya.

Aku adalah Amber Josephine Liu yang berusia 22 tahun, aku memiliki keturunan Taiwan tetapi aku lahir dan dibesarkan di Los Angeles California AS, aku adalah seorang yeoja haha iya seorang yeoja yang di kelilingi para yeoja, mereka selalu mengatakan bahwa aku terlalu tampan dan terlebih gayaku yang manly.

Terutama saat aku berkerja di toko roti banyak sekali yang memanggilku oppa haha dan mereka tidak percaya bahwa aku adalah seorang yeoja tapi mereka tidak peduli, dan terkadang mereka memberiku tip lebih hehe itu lah kelebihan ku dan juga aku bisa menarik para pelanggan di toko roti ini.

Tetapi aku memiliki kisah yang menurutku sangat sedih orang tuaku meninggalkan ku dan Jackie saat kami kecil lebih tepatnya kami di besarkan di panti asuhan dan akhirnya kami diasuh oleh orang tua angkat yang berasal dari Korea karena ada urusan kerja kami akhirnya menetap di Korea, awalnya aku sama sekali bingung dan tidak tahu mengenai Korea tapi pada akhirnya aku mulai terbiasa, tapi sayang kini orang tua angkat kami sudah meninggal dan hanya meninggalkan rumah yang kini kami tempati.

Saat ini aku berkerja di toko roti dan terkadang bernyanyi di cafe-cafe atau tempat hiburan, dan saat ini aku tidak meneruskan kuliahku karena keterbatasan ekonomi, setidaknya upahku saat ini cukup untuk keseharianku dan cukup untuk membeli album ataupun majalah-majalah yang berisi Krystal hehe.

Terkadang Jackie atau sahabat-sahabatku sering memarahiku karena terlalu menghabiskan uang untuk hal yang tidak penting, tidak penting? haishh mereka tidak tahu betapa pentingnya Krystal di hidupku dia itu penyemangatku dan senyumnya selalu menjadi pegantar tidurku, aku selalu menyempatkan diriku saat Krystal melakukan acara atau fansign.

Saat fansign Puma aku bilang kepadanya bahwa aku menyukainya dan dia tersenyum ke arahku, dan senyuman nya membuatku ingin menangis haha senyuman nya sangat indah dan natural, dan saat fansign aku melakukan high 5 padanya dan kalian tahu? aku menyentuh tanganya! iya tanganya! tangan Krystal Jung! ahaha gara-gara itu aku tidak bisa berhenti tersenyum bahkan di dalam tidurku aku terus tersenyum haha.

Kemanapunku pergi aku selalu membawa camera di tasku, itu untuk menjaga-jaga bila Krystal terlihat di jalan atau sedang melakukan syuting atau bahkan aku pernah seharian penuh berdiri di depan gedung SM hehe, aku pernah menangkap gambar Krystal saat dia sedang membeli sebuah roti di daerah Daegu aku berhasil menangkap beberapa gambarnya dan kupajang di kamarku haha call me crazy…

Aku mengetahui semua tentang Krystal dari mulai makananya, kesukaanya, sifatnya, haha aku belajar itu semua dari reality show milik f(x) ataupun internet, aku mengetahui bahwa Krystal memiliki seorang kakak perempuan tetapi sayangnya dia tidak pernah memperkenalkan kakaknya, apa kakak perempuan nya lebih cantik dari Krystal? haishh tentu saja tidak mungkin Krystal tetap nomor 1!

“Amber!”

“Ya?”

“Haishh mengapa kau melamun? aku minta 2 roti coklat, 1 roti keju dan isi jagung 2 ayo cepat!”

“Baik Min!” haishh aku melamun, dengan cepat aku mengambil roti pesananya.

“Berikan kepada meja dua” aku menagngguk dengan membawa kantong plastik berisi kue yang masih hangat.

“Maaf nona ini pesanan anda” waktuku terhenti sejenak saat aku menatap mata yeoja ini, rambutnya wajahnya kulitnya membuat mataku tidak terpejam!

“Apa kau akan terus menatapku seperti itu?” aku menggelangkan kepalaku.

“Maafkan aku” dia berdiri dan mengambil kantong plastik miliknya.

“Lain kali jangan menatap seseorang seperti itu” aku kembali menundukan kepalaku dan dia pergi meinggalkan toko roti ini.

“Wajahnya sangat tidak asing” aku kembali melanjutkan pekerjaanku.

Sudah tidak terasa malam hari tiba dan toko roti kami tutup “Akhirnya hari ini selesai juga, aku sudah tidak sabar ingin pulang!”

“Apa kau itu sasaeng fans? kau benar-benar mengerikan”

“Ya! tentu saja tidak Key!”

“Kau pasti memiliki pikiran yang kotor bila melihat Krystal menari” haishh mereka ini!

“Ya berhentilah menggodaku!” mereka semua tertawa.

“Baiklah sampai bertemu besok” aku langsung menggoes sepedaku dan menikmati udara malam hari dengan lagu So Into u milik f(x) “Benar-benar damai” aku tersenyum sambil menggoes sepedaku.

Saat aku mengendarai sepeda aku melihat sebuah mobil yang berhenti di gang yang sangat sepi, aku memberhentikan sepedaku dan melihatnya.

Aku melihat ada beberapa namja mendekati mobil tersebut dengan senjata tajam “Haishh apa yang akan mereka lakukan!” aku melepas headsetku dan menaruh sepedaku.

Aku terkejut saat mereka menurunkan paksa seorang yeoja, yeoja itu terlihat sangat ketakutan! saat para namja itu menodongkan senjata kepada yeoja tersebut “Apa dia dirampok? aku harus menolongnya!”

Aku berlari sekuat tenagaku “YA!! lepaskan dia!!” teriakanku membuat perhatian ke4 namja tersebut “Aku bilang lepaskan dia!”

“Hahaha kau ini siapa? apa kau ingin menolongnya lihat badanmu saja kurus seperti itu, lebih baik kau pulang saja namja bodoh!” mereka benar-benar membuatku marah dan mereka kembali ingin menyakiti yeoja itu.

“Aku bilang lepaskan!!” aku berlari dan menendang namja itu dengan keras, lalu aku memukul dengan tangan kananku hingga meretakan rahanganya.

“Hati-hati!” bajuku di raih dan dipukul wajahku hingga terjatuh membuat bibirku pecah, tetapi aku langsung kembali bangkit dan menendang tepat di perutnya lalu aku kembali menendang dan memukulnya dengan sangat sangat kuat! akhirnya mereka menyerah dan berlari.

Aku merapikah bajuku dan menarik nafasku lalu aku berjalan menghampirinya “Kau tidak apa-apa? apa aku terluka?”

“Aku tidak apa-apa, tapi kau terluka” dia ingin menyentuh wajahku tetapi aku mengelak.

“Ah ini tidak apa-apa, yang penting kau tidak terluka” aku melihat wajahnya yang tidak asing bagiku dan aku berfikir mencoba untuk mengingat.

“Terima kasih Amber” aku membulatkan mataku dan dia tersenyum.

“K-k-kau kau tahu namaku?” dia tersenyum.

“Kau Amber yang menjadi pelayan di toko roti bukan?” aku baru mengingat bahwa dia adalah yeoja yang menjadi tamu di toko roti!

“Aku melihat namamu di seragam yang kau kenakan tadi sore, jadi aku mengetahui namamu. Dan lagipula tadi sore kau memandangku sangat lama jadi untuk menjaga-jaga akan terjadi sesuatu pada diriku aku harus mengetahui namamu” aku tersenyum mendengarnya.

“Sebaiknya kau pulang sekarang”

“Kau juga, kau harus berhati-hati bila melewati jalan sepi seperti ini apalagi kau sendirian” dia hanya mengangguk dan tersenyum padaku, hmm lucu juga hehe…

Aku melihatnya masuk kedalam mobil dan mulai menghidupkan mobilnya apakah aku harus bertanya padanya? haishh karena rasa penasaran ku sebelum dia pergi aku mengetuk kacanya

“Ya?”

“Ehmm”

“Ada apa?”

“Bolehkah aku mengetahui namamu?” lagi-lagi dia tersenyum, senyum nya sangat lucu.

“Namaku adalah Jessica”

“Jesscia Jung”

 

 

 

Final (27)

Hari ini begitu special bila dibandingkan dengan hari-hari lainya. Semua orang yang ku sayang berkumpul bersama bercanda tawa bersuka ria, sangat menyenangkan dan penuh canda tawa

“Selamat ulang tahun Soojungie” aku menerima hadiah dari Sulli.

“Terima kasih giant baby” aku memeluknya “Kau sudah semakin tua sekarang” aku menatapnya dengan death glare “Ya! jangan menatapku seperti itu!”

Satu persatu mereka mengucapkan selamat kepadaku dan memberikanku hadiah yang begitu banyak, tidak lupa juga unnie ayah dan ibuku memberikan hadiah untuku.

“Terima kasih unnie” aku memeluk unnieku dengan erat.

“Terima kasih ayah ibu, kalian seharusnya tidak perlu repot-repot seperti ini” aku memeluk ayah dan ibuku dan menciumnya tepat di pipi.

“Semua teman-temanmu sudah berkumpul?” aku mengangguk.

“Kalau begitu kita mulai pestanya dengan meniup lilin dan memotong kue” ajak unnieku.

Kue tart sudah disiapkan dan begitu juga lilinya yang berjumlah 25, aku sangat menyukai kue tart ini dan terlihat lezat begitu menggoda hehe.

Saeng il Chuk ka hamnida!

 Saeng il Chuk ka hamnida! 

Ji gu e seo 

u ju e seo 

Je il saranghamnida! 

Kkoppodadeogopkke

Byeolbodadeobalkke

Sajabodayongamhage

Happy birthday to you!

“Soojungie sebelum kau meniup lilinya kau harus membuat permohonan” aku menganggukan kepalaku dan mulai mengepalkan kedua tanganku lalu memejamkan mataku.

Doaku hanya satu, aku ingin melihatnya kembali “Amin” aku mulai meniup lilin yang berwarna-warni ini dan mereka semua bertepuk tangan dan meniup terompot yang lucu.

“Apa doamu?” tanya Sulli dengan merangkulku

“Itu rahasia!” Sulli mengerucutkan bibirnya yang lucu.

“Ya kau ini sahabatku! bagaimana bisa kau menyimpan rahasia kepadaku?” aku tertawa melihatnya dan mengacak-acak poninya.

“Hai Krystal” aku melihat Taemin yang menghampiriku “Pestamu sangat menyenangkan” aku tersenyum kepadanya “Terima kasih Taemin, terima kasih kalian sudah membuat ini semua untuku”

“Ya ini adalah kewajiban kami sebagai sahabatmu!” tunjuk Key kepada dirinya sendiri “Haishh kau itu tidak banyak membantu malah menyusahkan saja!” aku tertawa saay Jonghyun memukul kepala Key dan ekspresi Key sangat lucu.

“Kalian berdua mengapa terus bertengkar?” aku mengeggelngkan kepalaku saat melihat mereka saling beradu mulut.

“Pasangan yang serasi”

“Ya Taemin! aku tidak ingin dipasangkan dengan wajah dino seperti dia!” kami semua tertawa

“Ya! kau juga, mengapa sekarang kau malah sering mendekati Krystal?” Jonghyun devil smirk.

“Ya ten-tenu tidak, bukankah kita semua sahabat?” aku melihat wajah Taemin yang sedikit malu-malu.

“Mengapa kau malu-malu hey, hey, hey wajahnya memerah haha” Onew menertawakan Taemin

“Hentikan becandaan ini” aku melihat Taemin yang terlihat malu-malu, apa dia masih menyukaiku?  aku hanya tersenyum melihatnya.

“Apa kalian tidak ingin mempunyai pacar? lihat aku dan Sulli, apa kalian tidak iri?” haish dua sejoli ini benar-benar di mabuk asmara.

“Untuk apa kami iri denganmu, Sulli mengapa kau mau dengan Minho? kau tahu bukan dia mantan playboy”

“Ya Onew, sekarang aku bukan playboy lagi aku sudah benar-benar jatuh cinta kepada giant baby” haish mereka berdua benar-benar seperti gula!

“Kau benar-benar membuatku mual Minho” aku tersenyum melihat Key yang mengelus-elus perutnya.

“Benar-benar cheesy!” teriak Jonghyun.

“Bilang saja kalian iri!” teriak Minho tidak kalah dengan Jonghyun.

“Iri denganmu yang benar saja? Sulli benar-benar telah dibutakan matanya” kami semuapun tertawa.

“Ya! Jonghyun!!” kami semua tertawa saat Minho berusaha mengejar Jonghyun yang baru saja mengejeknya.

Saat aku tertawa melihat kelakuan mereka berdua, aku merasakan ada sesuatu yang aneh dalam perasaanku, perasaan yang sudah lama tidak aku rasakan, rasa yang sudah lama tidaku alami. kami semua berhenti tertawa dan Minho berhenti mengejar Jonghyun, mereka semua menatap arah kanan mereka dengan mata yang membulat seperti tidak percaya.

Aku menengok pelan ke arah yang mereka lihat Dug jantung ini kembali berdetak dengan kencang, aku kembali merasakan rasa ini kembali, jantungku kembali berdetak tak berirama, tanganku gemetar gugup, lututku lemas saat aku menatapnya.

Tatapan mata yang sudah lama ini tidak aku lihat, apakah aku bermimpi? aku menatapnya dari ujung kaki hingga ujung kepala. Mengapa dia semakin tampan, rambutnya hitam dan pendek, aku rasa dia semakin tinggi dan terlihat kurus, dia berpakain sangat rapih.

Author POV

“Maaf aku terlambat, kau tahu cuaca sangat buruk dan memperlambat penerbanganku”

Kami semua masih terdiam, tidak percaya sama sekali bahwa dia hadir di tengah-tengah kita kembali, suaranya semakin berat dan terdengar serak.

“Mengapa kalian diam saja? apa kalian tidak ingin memelukku?” Krystal melihat Jonghyun dengan sangat peralahan menghampirinya, dan menyentuh tubuhnya.

“Ya Jonghyun mengapa kau tidak banyak berubah? lihat dirimu, haishh”

“Ap-ap-apa kau benar-benar Am-amber?”

“Dasar dino bodoh tentu saja aku Amber Josephine Liu yang paling keren dan memiliki pesona!” Jonghyun berteriak dan memeluk Amber.

“Dia benar-benar Amber guys! dia benar-benar Amber kita hahaha!!”

mereka satu-satu menghampirinya “Apa kau benar-benar Amber yang bodoh itu?”

“Ya Key! aku tidak bodoh apa kau tidak pernah lihat prestasiku di majalah?”

“Tetapi kau seperti bukan Amber, Amber yang kami kenal berambut acak-acakan, pakaian yang tidak rapih, memiliki banyak bekas luka, dan lihat kulitmu mengapa sekarang kulitmu mulus, apa kau kembaran Amber?”

“Haishh Minho, Key, Taemin, Jonghyun, Onew aku adalah Amber! yang sering kalian ajak berbolos dan sering menggoda para yeoja-yeoja cantik!”

Mereka semua kembali berteriak dan memeluk Amber dengan berjingkrak-jingkrak, mereka selalu tidak percaya bahwa Amber akan kembali, Krystal masih terpaku melihat Amber dan tidak tahu harus berbuat apa, Krystal menarik nafasnya dengan panjang berusaha agar tidak menangis saat ini.

“Aku tidak akan menyangka kau akan kembali” Amber memberikan senyuman kepada Sulli dan memeluknya “Tidak usah menangis, mengapa kau cengeng sekali?” Sulli memang cepat tersentuh hatinya.

Dan kini Amber menatap yeoja yang sudah lama sekali ingin iya temui, yeoja yang selalu ada di pikirannya, yeoja yang tidak akan bisa dilupakan olehnya, Amber melangkah pelan dengan senyum dibibirnya yeoja itu hanya diam tidak berkutik sama sekali. Selama lima tahun ini akhirnya mereka dapat merasakan rasa perasaan ini kembali dimana jantung mereka tidak dapat berdetak dengan satbil dimana tangan mereka berkeringat dimana kedua bola mata mereka saling menatap satu sama lain.

“Happy Birthday” mereka masih saling menatap.

“Happy birthday Krystal Jung” Krystal masih diam melihat Amber yang iya telah tunggu tunggu kini sekarang berada tepat di depan nya.

Tidak dapat menahan rasa rindu lagi Amber memeluk tubuh Krystal dengan erat sangat erat “Aku merindukanmu, aku benar-benar merindukanmu”

Krystal meneteskan airmatanya tidak sanggup menahan rasa rindunya kepada Amber, Krystal membalas pelukan Amber dengan erat dan menangis di dalam pelukan Amber.

“Aku rindu harum badanya, aku rindu sentuhan nya, aku rindu suaranya, aku rindu saat iya memanggilku” Krystal semakin tenggelam di pelukan Amber, selama ini Krystal hanya menatap Amber dari media social, selalu bermimpi tentang Amber tetapi saat ini Amber telah hadir kembali di pelukannya, Krystal benar-benar merasakan kehilangan sosok yeoja tampan yang dulu iya benci  dan sekarang iya cintai benar-benar iya cintai.

“Jangan menangis, kau akan bertambah jelek jika menangis” Amber mengusap air mata di wajah Krystal dengan lembut.

“Aku tidak akan meninggalkanmu lagi Princess, i’m promise” Amber memberi kecupan di dahi Krystal.

“Kalau kau melanggar janjimu, kau akan ku hukum Amber Liu!” Amber tersenyum melihat Krystal yang sedang menggeretaknya.

Dengan cepat Amber mencium bibir Krystal, Krystal membulatkan matanya “Ya kau!” Amber tertawa.

“Haishh sepertinya kita kalah romantis” 

“Mereka berdua memang pasangan yang luar biasa”

“Ya! apa kalian membicarakanku dengan Krystal?” 

“Kalian berdua seperti Romeo dan Juliet” Amber dan Krystal tertawa “Kami lebih dari itu Key!” 

“Ya Amber, kau tidak memberikan hadiah kepada Krystal?” ucap Onew kepada Amber, Krystal melihat Amber dengan dingin.

“Princess jangan menatapku seperti itu aku bisa mati kedinginan”

“Haissh pacar macam apa kau Amber!” teriak Jonghyun lalu Amber menyipitkan matanya “Pacar? aku bukan pacarnya” Amber menggelengkan kepalanya.

“Apa?” mereka semua menatap Amber heran dan Krystal terlihat sangat sedih “Bukankah kau bilang kau mencintai Krytsal?” Amber mengangguk “Lalu?” 

Krystal terlihat sedih dan dicampur dengan marah, Amber melihat Krystal yang suasana hatinya berubah “Aku bukan pacar Krystal tapi” Amber memutuskan kata-katanya dan mengambil sesuatu dari dari saku celana kanan nya.

“Princess” Krystal heran melihat Amber yang meganggam tanganya dan berlutut di depanya.

“Jung Soojung, maafkan aku telah membuatmu menunggu lama, membuatmu resah, membuatmu kesal ataupun membuatmu marah karena sikapku padamu. Maafkan aku menjadi Amber yang menjengkelkan yang selalu mengacuhkanmu tetapi aku sadar ternyata di balik semua itu aku menyukaimu, bahkan menyangimu dan yang lebih parahnya lagi aku mencintaimu”

“Jung Soojung, aku berjanji di bawah bulan dan bintang aku akan selalu menjagamu, menyangimu dan mencintaimu”

“Jung Soojung, apakah kau mencintaiku?” Krystal menganggukan kepalanya dengan menahan airmatanya kembali.

“Mau melakukan sesuatu untuku?” Krystal kembali mengangguk

 

Amber membuka kota kecil yang berada di tanganya “Will you marry me?”

Jantung Krystal berdetak seribu kali lebih cepat dari biasanya, bibirnya bergetar, matanya terlihat merah.

Krystal menarik Amber agar sejajar dengan Krystal, dengan tanpa ragu Krystal mencium bibir Amber dengan lembut dan penuh perasaan, Amber membalas ciuman Krystal yang semakin menggebu-gebu tetapi Krystal mendorong pelan tubuh Amber tetapi wajah mereka tetapi saling berdekatan, Krystal mengalungkan kedua tanganya di leher Amber.

“Yes, i will” mereka berdua saling tersenyum dan kembali berciuman dengan mesra lalu mereka berpelukan

“I love you Soojung”

“Love you more Amber”

Setelah 2 tahun kemudian Krystal dan Amber melangsungkan pernikahan mereka di America dan mereka menatap disana karena Amber harus menangani perusahaan miliknya, Krystal dan Amber juga telah mengadopsi dua orang anak yang pertama adalah namja dan kedua adalah yeoja.

Minho dan Sulli tidak mau kalah dengan Krystal Amber, mereka juga melangsungkan pernikahan di Busan sedangkan Key Jonghyun masih asik berdua, Onew sedang dekat seorang yeoja manis bernama Luna dan kini Taemin sedang menjalin hubungan dengan sepupu Minho yaitu Suzy.

THE END.

Haha akhirnya nih ff super gaje selesai, sorry banget kalo gw jarang update soalnya masih sibuk sama urusan dunia nyata hehe terima kasih buat readers yang udah baca ff gw yang super ngebosenin.

Oh iya buat para penggemar f(x) jangan lupa beli album mereka ya, dan jangan lupa nonton video Red Light mereka di SMTOWN Youtube Chanel dan yang paling penting doain buat f(x) biar tahun ini mereka bisa Solo Concert dan yang paling penting semoga momen nya Kryber makin banyak hahaha

Kryber Behind The Scene couple dan Mildang Couple haha, gw sempet baca di tuh di twitter ternyata emang bener juga, Kryber kalau lagi off air tuh deket tapi kalo lagi on air mereka kaya cuek gtu hmmh dasar Kryber bikin curiga haha

Ada yang suka Jessber? (Jessica Amber) hahaha gw suka nih sama Jessica Amber mereka berdua tuh misterius dan bikin penasaran, coba deh Amber yang supel dan friendly gak bisa naklukin hatinya Jessica? bayangin aja hampir semua member SNSD deket sama Amber, tapi ngga buat Jessica haha kasian Amber, padahal apa coba salah dia? salah Amber? 

Salah Amber adalah udah ngedeketin plus ngerebut hati adeknya Jessica haha, kakak mana sih yang gak overprotective kalau adek nya lagi deket sama seseorang apalagi seseorang itu special di hatinya Krystal.

Mungkin itu sebabnya Jessica terkesan dingin sama Amber, tapi gimanapun juga itu masih analisa gw yang sok tau tentang mereka berdua haha, selebihnya lagi gw pernah baca di internet tentang mereka yang banyak bgt pendapatnya berbeda-beda. Gimanapun juga Jessber tetep misterius bagi gw haha…

Oh iya di comebacknya f(x) lagu mana yang kalian suka? kalo gw paling suka paper heart hehe soalnya selain enak di denger, suaranya Krystal sama Amber di part terakhir itu dominan banget kek berasa duet berdua haha, seharusnya SM buat sub-unit buat mereka, SM gak tau apa ya kalau Kryber tuh daya jual nya tinggi haha…

Dan di album ini juga Amber menyumbangkan satu lagu, Amber emang genius dalam music.

Oh iya kalian pernah kepikiran gak sih kalo Amber main drama korea? hahaha, bisa nebak gak kira-kira Amber bakal dapet peran apa? yang pasti cewek lah ya tapi dengan pakaian yang casual hehe, Amber tuh masih menganut American tomboy style hehe dan disana banyak yang bergaya kek Amber cuma dia Asia kek kita ini masih gimna gtu? apalagi di tambah wajahnya Amber yang ngedukung banget dan ditambah rambut pendeknya hehe wajar deh banyak orang yang nyangka kalo gaya tomboynya Amber malah terkesan kek cowok jadinya ganteng deh haha…

Tapi memang bener kok, gw sempet baca di twitter ada seorang fans gw gak tau darimana jadi dia sempet ketemu Amber dan dia bilang di twitternya kalo Amber itu aslinya seribu kali lebih ganteng dari pada di TV!! OH GOD! berarti bener kan Amber emang handsome? bukan satu atau dua orang tapi banyak malahan Krystal sempet bilang kalau Amber itu oppa yang cool haha…

Jujur sih gw gak suka kalo ada fans yang nuntut Amber buat jadi feminim atau ngerubah gayanya atau apapun itu! kalo lo bener-bener fansnya Amber lo gak bakal nuntut apapun dari Amber, biar aja di beragaya sesuka hatinya selagi positive dan yang penting Amber bisa jadi dirinya sendiri!

“Why be someone else, when you can be yourself” Amber twitter.

Kalau masalah couplenya Amber? hmm ini nih sih Amber banyak bgt pasangan nya haha, Amber friendly dan deket sama semua orang ngga cewek ngga cowok semua di deketin sama dia, tapi satu! walaupun Amber deket sama semua orang atau naruh perhatian sama temen-temen atau membernya sekalipun.

Tetapi kalo sama Krystal itu beda loh dari tatapan nya aja dah beda haha ya wajarlah mereka sebelum debut emang udah saling deket satu sama lain, sering jalan bareng malah ada yang bilang kalo Amber itu pacarnya Krystal dan bilang kalo pacarnya Krystal itu ganteng haha gak kebayang deh ekspresi mereka berdua.

Krystal dah gak pernah pingsan lagi ya di atas panggung, ahaha maklum lah sekarang kan Amber udah ada buat Krystal 24 jam non stop! kalo kejadian pas pingsan itu kan Amber masih cidera jadi sempet kehilangan sosok Amber haha mau gak mau Krystal jadi lemes kepikiran Amber dan males makan jadi pingsan deh hahaha…

Hhaha sudahlah curhatnya mau baca Kryber fanfic dulu haha, kalo fanfic fav gw tuh penulisnya Halfboy ceritanya keren-keren apalagoi yang judulnya Hard but easy masih tetep nomor 1 tuh fanfic di hati gw haha terus pretty woman, i love u and her, sama penulisnya 79alexndria tuh keren-keren fanficnya, haha kenapa jadi promosi gini ya? ya sudahlah bye bye readers, maafkan lah author yang gaje ini, tapi Author yang gaje ini bakal nulis ff baru lagi nih buat kryber..

See u ^^

IMG_4222

 

 

Try hard (26)

Hari ini langit begitu cerah angin berhembus pelan melewati tubuhku matahari yang mulai bersembunyi ini cukup menyentuh hangat kulit di tubuhku. Aku berjalan dengan bibirku sedikit tersenyum saat melihat anak-anak kecil yang sedang bermain “Lucu sekali”

aku kembali berjalan menikmati bangunan-bangunan yang tidak terlalu tinggi ini tetapi memiliki bentuk arsitektur yang unik, aku melihat beberapa orang yang sedang menikmati kopi hangat, ada juga yang sedang tertawa ceria bersama teman-temanya,dan bahkan ada yang sedang santai dengan membaca sebuah buku. Tiba-tiba aku merasakan ada yang bunyi di ponselku.

“Hallo” aku tersenyum mendengarnya “Baiklah, aku sedang dijalan mungkin 5 menit lagi aku akan sampai” aku kembali berjalan menikmati suasana di sore hari ini dan secara tidak disengaja mataku seperti tertarik ke arah toko buku yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan jarak pandangku, aku cukup lama menatap toko buku dan berfikir untuk menyinggahi toko tersebut atau tidak tetapi pada akhirnya langkah kakiku berjalan ke arah toko itu.

Aku berjalan masuk ke toko buku yang sederhana ini, aku melangkah pelan melihat-lihat buku yang baru terbit mungkin saja aku berminat untuk membeli buku-buku ini, jujur aku sudah lama tidak membaca sebuah buku mungkin sekarang aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku sekarang.

Saat aku melihat-lihat buku, mataku tertuju dengan koleksi majalah dengan tertuliskan “Best Seller” langkah kakiku berjalan pelan dan mataku tertuju kepada satu majalah yang sangat terkenal di Amerika. Aku mengambil pelan majalah itu dan memandangi seseorang yang menjadi cover majalah ini aku memandangi matanya, senyumnya, dagunya yang menurutku sudah mengalami perubahan. Aku tersenyum memandanginya “Dia pasti sudah banyak berubah”

Beberapa tahun ini wajahnya sering terlihat di majalah-majalah internasional, dia pasti sudah sangat berkerja keras.

Setelah kurang lebih lima menit aku berjalan akhrnya aku sampai di tempat yang aku tuju, dengan menghembuskan nafas aku mendorong pintu ini dengan senyuman di bibirku.

“Selamat dat-” aku tersenyum dan membungkuk “Maaf aku terlambat”

“Haishh kau! dari mana saja! kau selalu saja terlambat, mereka sudah menunggu dengan waktu yang cukup lama haishh anak ini”

“Ya ayah! mengapa kau rewel sekali, lagipula mengapa kau menuyuruhku untuk datang cepat-cepat? haishh kau tidak tahu bahwa di luar jalannya sangat padat?”

“Haishh! ya Jung Soojung, aku menelfon untuk cepat kemari karena teman-temanmu sudah menunggu cukup lama disini” aku membulatkan mataku sedikit terkejut mendengarnya

Apa? teman-teman? ah aku lupa ada janji dengan Sulli!

“Ya! mau sampai kapan kau berdiri di situ, cepat hampiri mereka!” aku mengangguk, dan berjalan menuju meja yang dekat dengan jendela. Dari kejauhan aku mendengar suara canda tawa yang menurutku tawa tersebut tidak asing di telingaku.

Langkahku terhenti saat aku melihat seseorang yang sudah cukup lama tidak aku lihat

“Long time no see Onew, Key, Jonghyun, Taemin dan Minho”

“Oh God kau cantik sekali, kau benar-benar luar biasa!” aku tersenyum melihat wajah key yang sedang memuji ku “Tidak, aku biasa saja Key kau terlalu berlebihan” aku menyipitkan mataku kearahnya.

“Ya Key! sudah aku bilang bukan bahwa Krystal Jung sangat cantik kau tidak percaya” aku tersenyum melihat ke arah Jonghyun.

“Bagaimana kabarmu Krys?” tanya Taemin kepadaku.

“Aku sangat baik, bagaimana keadaan kalian?”

“Tentu saja kami semua baik, akhirnya kita bisa berkumpul lagi” jawab Minho dengan meminum ice americano.

“Aku benar-benar merindukan kalian”

“Haahaha akhirnya kau mengakui juga bahwa kau merindukan kami ahaha” aku melempar bantal ke arah Onew.

“Aku merindukan kebodohan kalian!” mereka semua tertawa.

Aku menatap Sulli dan memeluknya “Ya mengapa kau tidak ingin memeluk ku?”

“Itu karena kau lebih dulu menyapa namja-namja bodoh ini dibandingkan sahabatmu ini!” aku tersenyum melihat sahabatku ini dan mencubit pipinya “Aigoo sahabatku ini lucu sekali, ayo beri aku pelukan” kamipun berpelukan dengan senyuman di wajah kami.

“Ya cukup pelukan kan nya!”

“Ya Minho apa kau cemburu kepada sahabatku sendiri?!” aku tertawa kecil melihat Minho dan Sulli.

“Tenang saja Minho aku tidak akan merebutnya dari dirimu” kami semua tertawa.

Dan tentu saja selanjutnya kami berbicara Random, di saat bersama mereka aku dapat melupakan masalahku aku, mereka tidak pernah gagal untuk membuatku tertawa. Aku benar- benar bahagia memiliki mereka di sisiku.

“Hei Krys” aku melihat Taemin yang sedang menghampiriku di balkon cafe “Mengapa kau disini? apa kau bosan bergabung dengan kami? haaha” aku menggelengkan kepalaku “Tentu saja tidak, aku hanya ingin menghirup udara segar”

“Kalau kau sepert ini kau mengingatkan ku kepadanya, sering menghilang tiba-tiba haha” aku tersenyum kecil dan menaikan daguku ke langit langit.

“Krys”

“Ya”

“Apa, apa kau merindukan nya?” aku menarik nafas yang panjang saat Taemin menanyakan hal seperti itu, aku memutuskan untuk diam.

“Aku tahu kau sangat merindukannya, kita semua merindukan sosoknya yang bodoh itu” aku tertawa kecil mendengar Taemin berkata seperti itu.

“sangat, sangat merindukan nya”

“Apakah, apakah dia melupakan kita?” Taemin tersenyum kecil

“Dasar bodoh tentu saja tidak Krystal Jung bagaimana bisa dia melupakan kita apalagi dengan kau cinta pertamanya ahaha” wajahku agak sedikit memanas ketika Taemin mengatakan hal itu.

“Percayalah dia pasti merasakan hal yang sama dengan dirimu Krys,Kau tahu sebelum dia berangkat ke Amerika dia tiada hentinya mengatakan bahwa dia tidak sanggup meninggalkan mu dan menyangimu. Haishh dia benar-benar seperti orang gila pada saat itu, dia benar-benar tidak ingin kehilangan dirimu” aku menundukan kepalaku.

“Kau harus mengerti keadaan nya disana, kau tahu bukan bahwa dia sangat sibuk dan hampir tidak memiliki waktu”

“Apakah Amber akan kembali?” aku menatap Taemin dan Taemin menarik nafasnya “Tentu saja Krys, Amber akan kembali”

“Berapa lama lagi Taemin?” aku menatap Taemin “6 tahun lagi? 7 tahun lagi? atau 10 tahun lagi?”

“Aku tidak kuat menahan rasa ini Taemin, aku ingin seperti dulu dimana aku setiap harinya dapat memandangi wajahnya, mendengar lelucon nya, mendengar suaranya, melihat matanya, memukul bahunya! aku ingin Amber kembali”

Aku tidak dapat membendung airmata ini, sudah 5 tahun lamanya aku terpisah oleh Amber aku merindukan semua yang ada di dirinya dan aku menyesal terlalu terlambat untuk menyukainya, akankah dia akan kembali? sudah beberapa lama ini aku dan Amber sudah jarang berkomunikasi di karenakan dia sangat sibuk dan terlebih lagi perbedaan waktu yang membuatku dan Amber semakin terpisah.

“Sudahlah jangan menangis, Amber akan marah kepada kami bila iya tahu bahwa yeoja kesayangan nya menangis” aku mengahpus airmataku, hati ini teramat sangat merindukan Amber sangat merindukan nya, akupun berusaha tersenyum dan tidak ingin terliha sedih kembali.

“Terima kasih”

“Untuk apa?”

“Karena kalian sudah menemani hari-hariku” Taemin tersenyum kepadaku “Ini sudah kewajiban kami untuk menghiburmu Krystal, haishh apa yang telah kau perbuat kepada Amber kami sehingga dia menjadi seperti ini? kau benar-benar di perlakukan sebagai seorang princess” aku tertawa mendengarnya.

“Ya! apa yang kalian lakukan berdua di balkon! ya Taemin apa kau!!”

“Ya! Ya! jangan berfikir negative kepadaku!” aku melihat wajah Taemin yang gugup melihat ekspresi Jonghyun dan aku hanya tersenyum melihatnya.

“Taemin kalau kau menyentuh Krystal akan ku potong jari-jarimu!” aku tambah tertawa saat Jonghyun memperingatkan kepada Taemin agar tidak terlalu dekat denganku. Aku mengetahui bahwa Taemin menyukaiku tetapi sayang Taemin bernasib buruk karena aku telah jatuh cinta kepada Amber stupid llama 🙂

“Soojungie bukankah sebentar lagi kau akan berulang tahun?” tanya Sulli kepadaku.

“Benarkah? kalau begitu harus kita rayakan!”

“Haish tidak perlu” aku menggelangkan kepalaku.

“Ya ini harus kita rayakan!”

Aku hanya menghela nafas melihat mereka yang sedang sibuk berdiskusi mengenai ulang tahunku, menurutku ini sudah acara rutin kami untuk merayakan ulang tahun. Sejak kepergian Amber ke America mereka lah yang menemaniku dan menghiburku, awalnya aku sempat menolak saat mereka mendekatiku tetapi mereka sangat keras kepala! dan yang lebih lucunya lagi mereka melakukan semua ini karena amanah dari Amber haha dasar bodoh.

Sekarang ini aku merasakan kekeluaragaan yang baik kepada mereka, ya walaupun mereka terkadang sibuk dengan pekerjaan masing-masing tetapi mereka tetap meluangkan waktu untuk berkumpul di cafeku ini hehe, cafeku? hehe iyap aku adalah pemilik cafe ini. Cafe ini sebenarnya diberikan oleh ayah Amber karena aku berhasil membuat anak tunggalnya lulus dan lagipula ayah Amber tahu bahwa aku kehilangan pekerjaan.

Hari sudah mulai gelap dan aku merebahkan badanku ke kasur yang hangat ini “Ah nyaman nyaaa” aku memeluk gulingku.

“Bosan sekali” aku melihat jam yang masih menunjukan pukul 7.30 untuk mengusir kejenuhan aku meraih ponselku yang jaraknya tidak jauh dari bantalku.

Akupun memainkan ponselku bermain game zombie tsunami, plants Vs Zombie “Haishh permainan ini membuatku gila! mengapa orang secerdas diriku bisa kalah dengan game haishh!” aku mengeluarkan aplikasi game yang ku mainkan dan membuka galeri foto.

Aku tertawa saat melihat foto-foto mereka yang lucu-lucu ini “Ya Tuhan mengapa wajah mereka buruk-buruk sekali” aku kembali membuka foto-foto di galeri.

“Oh” aku melihat folder foto yang menurutku sudah lama tidak aku lihat, aku melihat foto-fotoku bersama Sulli saat di kelas dan sedang bermain bersama, tetapi jariku terhenti saat melihat foto yang terlihat sangat bahagia dan penuh canda tawa menghiasi wajahku.

“Mengapa wajahnya tidak tersenyum?” ah aku baru menyadari bahwa dia foto dengan mengguanakan bando haha lucu sekali, lihat ekspresi wajahnya. Ekspresi wajahnya yang benar-benar aku rindukan.

“Am”

“Sedang apa kau disana?”

“Apakah kau disana baik-baik saja?”

“Apakah kau masih suka tidur sembarangan?”

“Apakah kau masih suka bicara saat tidur?”

“Apakah kau masih suka bermain rubik?”

“Apakah rambutmu masih berantakan?”

“Apakah senyumanmu berubah”

“Apakah kau masih menyukaiku?”

“Apakah hatimu tetap untuku?”

“Aku ingin mendengar suaramu dan mengatakan bahwa kau menyukaiku”

“Aku merindukanmu Am”

“Aku mencintaimu”

 

 

Amber’s Magazine