Everland (24)

Amber yang sedang membaca sebuah buku terganggu karena pelayanya mengetuk pintu “Aku sudah bilang bukan bahwa aku tidak ingin di ganggu?” pelayannya membungkukan diri “Maafkan aku master Amber tetapi tuan besar sudah datang dan menunggu master Amber di ruang makan” Amber meletakan bukunya dan wajahnya berubah menjadi riang “Ayah pulang?” pelayannya tersenyum, Amber bergegas bangkit dari tempat duduknya dan berlari kecil ke ruang makan.

Langkah Amber terhenti saat melihat ayahnya yang sedang memberskan meja makan, dengan perlahan Amber mendekati ayahnya dan memberikan pelukan di punggung ayahnya “Hmhh kau pasti merindukanku?” Amber mengangguk dengan tersenyum, ayahnya membalikan badanya dan mereka saling berpelukan.

“Kau tahu bukan ayah sangat sibuk dengan perusahaan kita di Amerika” Amber mengerutkan wajahnya “Tetapi ayah dan ibu sudah terlalu sibuk”

“Jangan cemberut seperti itu kau terlihat jelek, lagipula ini semua untukmu bukan?” Amber hanya mengangguk malas “Ayok kita makan” ajak ayahnya.

“Bagaimana sekolahmu Am?” tanya ayahnya yang menatap Amber sedang melahap makanan.

“Sangat baik, hari ini adalah hari terakhir aku ujian dan besok akan diumumkan” ayah Amber mengangguk.

“Ayah sudah banyak mendengar hal positif terhadap dirimu selama di sekolah, aku harap kau bisa lulus ujian dengan sempurna” Amber tersenyum

“Hmhh kurasa Krystal Jung sangat mengubah dirimu, aku dengar kalian sangat akrab” senyum ayahnya yang melihat Amber terlihat malu.

“Ya begitu ayah” jawab Amber setengah menunduk.

Setelah mereka selesai makan ayah Amber mengajak Amber untuk ke ruang kerja ayahnya, bukan hal tabu bagi Amber melihat ruangan ayahnya yang banyak sekali berkas-berkas ataupun file-file yang tersusun rapih di meja kerjanya

“Am” 

“Ya ayah” jawab Amber singkat dengan melihat ayahnya yang duduk di meja kerjanya.

“Ada yang ingin ayah bicarakan serius terhadapmu” Amber menatap ayahnya dan menyuruh Amber duduk.

“Kau tahu bukan bahwa saat ini perusahaan kita sedang mengalami peningkatan dan juga akhir-akhir ini ayah sangat sibuk” Amber menatap serius ayahnya, Amber sadar bahwa perusahaan mereka mengalami peningkatan dan Amber juga sadar bahwa dia melihat ayahnya yang terlihat sangat lelah, Amber melihat ayahnya yang sedang memegang beberapa file dan ayahnya tersenyum saat membaca file tersebut.

“Kau banyak mengalami peningkatan Am” Amber tersenyum “Aku bangga denganmu”

“Am” Ayahnya menatap Amber dengan serius.

“Kau tahu bukan bahwa kau adalah anak satu-satunya dari keluarga Liu’s”

“Dan kau juga tahu bahwa kau adalah pewaris tunggal seluruh perusahaan Liu’s Group” ayah Amber bangkit dari tempat duduknya dan mendekati Amber.

“Setelah lulus nanti aku ingin kau belajar lebih dalam lagi Am, dan aku telah mempersiapkanya untukmu” Amber menatap ayahnya yang tersenyum dan Amber hanya terdiam mendengar kata-kata ayahnya.

@school

Semua murid berkumpul dengan wajah yang cemas menanti-nanti pengumuman kelulusan mereka, Amber yang terlihat sangat tegang dan berkeringat  “Apakah aku akan lulus, apakah aku akan lulus? bagaimana jika tidak?” Amber bersama teman-teman nya sedang menunggu cemas pengumuman “Jonghyun! apa kau tidak bisa duduk tenang? kalian membuatku bertambah pusing” teriak Key kepada Jonghyun, tetapi mata Jonghyun melihat Amber yang heran seperti mencari seseorang.

“Ya Amber apa yang kau cari?” tanya Key “Aku tidak mencari apa-apa haha” Key menatap Amber curiga.

Sedangkan Sulli dan Krystal mereka berdua sedang berpegangan tangan “Harus berapa lama lagi aku menunggu pengumuman ini! aku bisa gila!” teriak Sulli yang mengacak-acak rambutnya “Ya! apakah kau tidak bisa tenang sedikit?” Sulli yang menatap Krystal sedang sibuk mencari-cari dan menengok dari segala arah “Ya Soojung, apa kau sedang mencari seseorang?” Krystal hanya menggelengkan kepalanya.

Dan tiba-tiba suara ribut terdengar dari gedung serba guna, para murid-murid berlarian menuju kesana karena kepala sekolah akan mengumumkan hasil kelulusan mereka. Seluruh murid berkumpul dan berbaris dengan rapih kepala sekolah mulai bersiap-siap di podium. setelah 15 menit kepala sekolah berceramah kini kepala sekolah mulai dengan hasil pengumuman.

“Apa kalian semua siap dengan hasil pengumuman ini?” semua murid menjawab dengan semangat dan mereka terlihat sangat tegang “Sebelumnya saya tidak menyangka bahwa ada satu murid yang menurut saya dia tidak akan lulus ujian sekolah ini” semua murid ribut  wajah Amber terlihat pucat dan di sisi lain wajah Krystal terlihat cemas.

“Murid itu nakal, tidak tahu aturan, dan semena-mena seharusnya murid seperti dia tidak bisa lulus” kepala sekolah tersenyum “Tetapi anak nakal itu telah berubah 360 derajat dan harus ku akui dia sangat luar biasa” 

“Baiklah sebelum saya memberi tahu hasi kelulusan saya akan memberi tahu satu nama yan berhasil mendapatka nilai yang sangat sempurna di ujian ini” semua murid kembali ribut.

“Soojung, aku yakin itu pasti kau. Kau selalu mendapatkan nilai sempurna dan mendapatkan juara kelas” Krystal tersenyum kecil “Kita lihat saja sulli” mereka berdua saling tersenyum dan kembali berpegangan tangan.

Dan di sisi lain Amber mengepalkan tangan nya yang berkeringat dan memejamkan matanya untuk berdoa agar dia bisa lulus “Tuhan, izinkanlah aku lulus sekalipun aku mendapatkan nilai yang paling bawah itu tidak masalah bagiku asalakan aku lulus” Amber berdoa dalam hatinya.

“Dan yang mendapatkan nilai terbaik adalah…” kepala sekolah mulai membuka sebuah kertas putih di tanganya dengan tersenyum. 

“Selamat untuk” semua murid terlihat sangat gugup dan memejamkan mata seraya berdoa.

“Selamat untuk Amber Josephine Liu!!” suasana menjadi hening dan semua mata tertuju kepada Amber yang masih meremas tanganya dan menutup matanya.

“Am-am-ber?” Key menggoyangkan badan Amber “Ya! buka matamu!” teriak Key yang membuat “Ya kenapa kau berteriak!” saat menatap Key Amber baru sadar bahwa hampir satu gedung itu menatapnya semua.

“Kau murid nakal!” teriak kepala sekolah kepada Amber “Aku?” tanya Amber polos.

“Iya kau siapa lagi?! ayo maju kedepan dan ambil piagamu ini!” Amber membulatkan matanya “Piagam?” Minho memukul kepala Amber “Dasar bodoh cepat maju kedepan sebelum di rebut orang lain” 

“Amber Liu kau adalah murid yang mendapatkan nilai terbaik” Amber perlahan demi perlahan mulai tersenyum “Benarkah?” wajah Amber berseri-seri.

“Ayo cepat ambil atau tidak piagam ini akan hangus!” semua murid tertawa dan mereka memberikan Amber jalan untuk maju ke atas panggung.

“Selamat untukmu Amber Liu kau luar biasa” Amber menerima piagamnya dan dia masih tidak percaya, 

“Dan bukan hanya Amber Liu saja yang lulus tetapi murid-murid SM school lulus dengan 100%” mereka semua berteriak dan saling berpelukan, semua murid-murid mengucapkan selamat kepada Amber yang menjadi murid terbaik.

“Eh Krystal?” Amber melihat Krystal yang tersenyum dari kejauhan dan memberikan dua jempol untuk Amber, Amber ingin menghampirinya tetapi murid-murid ini terlalu ramai hingga Amber sulit melangkah. Amber kembali mencari sosok Krystal tetapi sosoknya menghilang, wajah Amber terlihat kecewa.

Dengan berjalan pelan Amber mencari sosok Krystal dari segala sudut “Haishh kemana anak itu?” Amber menghela nafasnya dan dia mendengar ponselnya berbunyi.

From : Princess Soojung

Hi stupid llama, aku tunggu kau di taman dekat rumah pukul 3 siang. jangan sampai terlambat!

Amber tersenyum membalas pesan singkat dari Krystal, tetapi senyuman Amber memudar saat iya menyadari perintah dari ayahnya, Amber tidak tahu apakah saat ini dia harus bahagia atau justru bersedih hati?

Pukul 3.15 siang

Dengan bergaya casual Krystal terlihat sedang mengayun-ayunkan kakinya dan melihat sekeliling taman yang indah ini, Krystal sesekali melihat ponselnya dan menengok kanan dan kiri, Krystal terlihat sedikit bosan karena Amber datang terlambat tetapi Krystal tidak sadar bahwa sedari tadi ada seseorang yang telah memperhatikan nya dari kejauhan

“Lucu sekali dia” Amber tersenyum melihat Krystal yang sedang duduk sendiri, tetapi saat Krystal sedang duduk sendiri tiba-tiba ada sosok namja yang ingin mendekati Krystal.

Boy : “Hi yeoja cantik mengapa kau sendirian saja? mau kami temani?” mereka semua mendekati Krystal

“Aku sedang menunggu seseorang” namja-namja itu masih mendekati Krystal, Krystal terlihat sangat takut.

“Benarkah? waah tetapi sepertinya dia tidak akan datang, bagaimana kalo kau beresenang-senang dengan kami” saat namja itu ingin menyentuh Krystal tangan Amber terlebih dahulu memegang tangan namja tersebut.

“Kau sentuh pacarku, ku jamin tanganmu akan berakhir di meja oprasi” namja itu kesakitan saat Amber memelintir tangan namja tersebut dengan kencang “Ya! ya! lepaskan!” Amber melepaskan tangan nya “Pergi!” mereka semua pergi dengan terburu-buru.

Amber menatap Krystal dari ujung kaki ke ujung kepala “Kau tidak apa-apa?” wajah Krystal terlihat takut “Maafkan aku datang terlambat” Amber lalu memeluk Krystal dan membelai rambutnya, Amber melepaskan pelukan Krystal dan memegang kedua bahunya “Ya Krystal Jung, mengapa tadi kau di sekolah menghilang? kau tahu bukan aku mencari dirimu! haishh” Krystal masih terdiam.

“Ehmm kau tahu bukan kalau aku adalah lulusan terbaik di sekolah” 

“Aku ingin menagih janjimu” Amber tersenyum dan Krystal masih terdiam.

“Apa kau marah karena aku datang terlambat?” tanya Amber dan Krystal masih diam tidak menjawab.

“Baiklah-baiklah aku harus melakukan apa agar kau tidak lagi marah padaku Princess?” Krystal menatap Amber.

“Piggyback”

“Apa?” tanya Amber, dan Krystal menghela nafasnya “Piggyback stupid llama apa kau tidak mendengar?” 

“Haishh anak ini mengapa manja sekali” jawab Amber pelan.

“Apa kau bilang?” Amber teratawa “Haha tidak ada Princess” 

Amber membungkukan badanya agar Krystal bisa naik ke punggungnya “Ayo naik” Krystal mulai mendekati badan Amber dan menaiki punggungnya.

“Kita mau kemana princess?” tanya Amber yang berjalan di taman

“Kita ke halte bus” Amber mengerutkan dahinya “Halte bus?” Krystal memukul bahu Amber “Tidak usah banyak tanya ayo cepat jalanya!” 

Amber menggerutu “Haishh dia kira badanya ini tidak berat?” 

“Apa kau bilang llama?” Amber kembali tertawa “Tidak ada princess.

Setelah 8 menit menggendong Krystal akhirnya mereka sampai di halte bus dan naik bus, Amber menyenderkan badanya dengan lelah dan Krystal tertawa kecil melihat Amber yang lelah “Ya! mengapa begitu saja sudah lelah? bukankah kau ini atlit?” Amber masih mengatur nafasnya “Ya kau tahu bukan akhir-akhir ini aku jarang berolahraga dan apalagi aku harus mengangkat beban” Krystal menatap Amber tajam.

“Jadi aku beban bagimu?” tanya Krystal dingin, Amber langsung menggelangkan kepalanya dengan cepat “Tidak Tidak bukan seperti itu! haha aku becanda” 

Selama perjalanan, Krystal menatap luar jendela dengan senyuman saat iya sedang menikmati pemandangan di luar jendela bus Krystal merasakan ada sesuatu yang jatuh di bahunya dengan perlahan Krystal mengarah bahu kirinya, Krystal tersenyum saat mengetahui bahwa bahu kirinya terasa berat karena Amber yang jatuh tertidur di bahu milik Krystal.

Krystal menatap pulas Amber yang sedang tidur, Krystal menatap Amber dengan leluasa tanpa harus takut ketahuan oleh Amber. dengan sangat perlahan Krystal merapihkan rambut Amber yang sedikit berantakan dan membelainya dengan peralahan, Krystal kembali tersenyum melihat Amber.

Setelah 45 menit dalam perjalanan “Ya llama! bangun!” Amber mengucek-ucek matanya dan menguap “Haishh! ayo cepat bangun dan buka matamu stupid kita sudah sampai!” 

“Agh aku masih mengantuk princess, bolehkah aku tidur lagi selama 5 menit saja?” Krystal bangun dari tempat duduknya dan menarik lengan Amber “Haishhh bangun llama pemalas!!” dengan tidak bertenaga Amber turun dari bus.

Dengan perlahan Amber membuka matanya dan dia tidak menyangka apa yang dilihatnya

“Taman hiburan Everland!!” teriak Amber dengan senang seperti anak kecil dan Krystal hanya tersenyum melihat tingkah Amber.

“Oaahh ini akan menjadi hari yang menyenangkan! aku akan menaiki semua wahana yang ada di sini” teriak Amber dengan penuh semangat.

“Aku kira kau masih mengantuk”

“Kau tidak lihat mataku sudah terbuka lebar hahaha ayo masuk aku sudah tidak sabar!” Amber menarik tangan Krystal.

Dengan bergandengan tangan mereka mulai memasuk taman hiburan Everland, mereka terlihat sangat gembira. Krystal dan Amber bergandengan tangan dengan memakan permen gula.

“Ya Jung Soojung, apa aku tidak boleh memintanya?” Krystal sangat menikmati permen gulanya “Haish mengapa kau pelit sekali” Krystal menatap Amber dengan tersenyum licik Krystal memoletkan permen gula itu ke arah wajah Amber “Hahaha!” 

“Ya Jung Soojung!” Amber mengejar Krystal yang berlari menghindari Amber.

“Aku ingin naik wahana itu” Amber melihat wahana yang ditunjuk oleh Krystal dan Amber tepaku melihatnya “Ka-k-kau yakin mau naik itu?” Krystal mengangguk dan menatap Amber dengan devil smirk

“Kau takut?” 

“haha tentu saja tidak haha” Amber terlihat setengah pucat.

“Baiklah ayo kita naik” Krystal menarik lengan Amber menuju wahana roller coaster, setelah naik mereka bersiap-siap memakai sabuk pengaman.

“Krys” Krystal menatap Amber yang sedang takut, lalu Krystal megenggam tangan Amber dan Amber melihat Krystal.

“Jangan takut aku ada di sampingmu” Krystal memberikan senyuman kepada Amber dan membuat Amber jauh lebih tenang.

Setelah mereka naik wahana Krystal melihat bando yang lucu, bando itu berbentuk telinga kucing “Bagiaman? aku lucu memakai ini?” tanya Krystal kepada Amber “Kau selalu terlihat lucu” Amber mencubit pipi Krystal.

“Amber pakai ini” Amber menggelangkan kepalanya “Aku tidak mau! aku tidak suka!” Amber menolak bando yang diberikan oleh Krystal “Cepat pakai!” dengan mengehela nafas Amber mengangguk dan Krystal memakaikanya “Hahah kau lucu sekali llama”

Krystal mengeluarkan ponselnya “Ayo sini” 

“Kau mau apa?” tanya Amber.

“Aku ingin mengabadikan moment ini, ayo cepat menghadap camera” perintah Krystal.

“Haishh aku terlihat jelek!” Amber kembali menjauh karena terlihat jelek di camera Krystal.

“Cepat llama!” 

“Baiklah”

“1 2 3” click mereka berdua mengabadikan foto bersama dengan menggunakan bando bertelinga kucing

Mereka berdua kembali menikmati wahana-wahana yang ada di Everland, Krystal dan Amber terlihat sangat bahagia. Keduanya tidak pernah sadar bahwa mereka saling berpegangan tangan layaknya seperti orang berpacaran.

 

 

 

Advertisements

11 thoughts on “Everland (24)

  1. monsterius says:

    good job ambie :*
    thor ayo cepet2 update nya dong udah ga sabar nih pengen tau kelanjutannya!! oh iya f(x) comeback ya thor seneng banget deh ampe guling2 di lantai, makin penasaran sama teaser foto amber, soalnya tinggal dia member satu2nya yang belum di unggah foto teasernya, yaampun penasaran banget lah thor 😦

  2. Ezzy Kusuma says:

    nanti paling Amber pergi sekolah diluar negeri, terus Krystal juga iya. tapi sebelumnya ada konflik dlu. atau kalau gak krystal mau nunggu amber. aihhsss aku kok sok tau bgt yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s