I think i (21)

Hari-hariku kini kembali ditemani oleh Yeoja yang aku sukai. kini aku bisa kembali menatap matanya, bisa kembali menjahilinya, bisa kembali melihat senyumnya, dan semua semua semuanya yang ada pada dirinya. Aku bisa melupakan segala masalah bila aku melihat wajahnya aggh aku benar-benar gila dibuat yeoja ini.

“Ya! kenapa kau memukul kepalaku?”

“Aku bicara kepadamu dan menjelaskan rumus-rumus ini hingga mulutku berbusa tetapi kau hanya senyum senyum seperti llama bodoh!” Haishh wanita ini mengapa harus dengan berteriak.

“Ya! kenapa kau berteriak, aku mendengarkanmu dan memperhatikanmu dari awal sampai akhir” aku masih mengelus-elus kepalaku yang dipukul dengan buku tebal miliknya.

“Ah benarkah kau mendengarkan dan memperhatikanku? baiklah Josephine, coba kau jelaskan semua ini” Haishh rumus-rumus ini, baru melihatnya saja aku sudah pusing apalagi harus menjelaskan.

“Ehmm jadi, ehmmm x1 dan x2 sama dengan ehhmm” haishh mengapa aku tidak bisa berfikir.

“Ya!! mengapa kau memukul kepalaku lagi?! mengapa kau begitu kejam Krystal Jung?!! haishh wanita ini”

“Itu karena kau tidak mengerti penjelasanku llama Josephine!” wanita inibenar-benar!

“Baiklah-baiklah aku tidak bisa menjelaskan karena aku tidak bisa berkonsentrasi karena wajahmu, kau mengerti?”

“Ada apa dengan wajahku?” lihat, dia langsung mengambil kaca.

“Apa ada sesuatu yang aneh? sepetinya tidak ada?” aku hanya bisa menggelengkan kepalaku dan tersenyum padanya.

“Ya! kau mempermainkanku!” hmm dia kembali berteriak

“Aku berkata serius, ini semua salahmu sehingga aku tidak bisa berfikir” dia melihatku dengan bingung.

“salahku?” aku mengangguk

“Ini semua salahmu karena kau memiliki wajah yang cantik, matamu yang indah, aku suka saat bibirmu berbicara, aku suka hidungmu, aku suka pipimu yang terkadang bisa memerah, aku suka semua yang ada di dirimu Krystal Jung” lihat wajahnya, berubah sedikit memerah haha lucu sekali dia.

“Haruskah aku memakai topeng agar aku kau bisa berfikir dan berkonsentrasi llama face?”

“Kau sudah terlambat, wajahmu sudah terekam di pikiranku. Krystal Jung Krystal Jung dan Krystal Jung dimana mana ada Krystal Jung huffh kau membuatku gila” wajahnya kembali memerah dan aku tersenyum padanya hingga dia salah tingkah.

“Sebaiknya pelajaran hari ini kita akhiri saja Amber llama” aku melihatnya yang sedang merapikan buku-bukunya dan memasukan kedalam tas, lalu Krystal bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan ku, tetapi dia tidak akan ku biarka pergi begitu saja. Aku berjalan menghampirinya dan menarik lengannya.

“Ya Stupid apa yang kau lakukan!” aku hanya menarik lengan nya walaupun dia sedikit memberontak.

“Ya!!” aku menarik nya dan menyuruhnya untuk duduk.

“Amber ini sudah malam! aku harus pulang” aku masih merapikan tempat duduku dan menatapnya.

“Aku akan menelfon keluarga Jung bahwa kau akan pulang telat, karena kau akan malam dulu denganku”

“Tapi aku tidak lapar, aku ingin pulang” lalu aku megenggam tanganya yang membuat dia kaget melihatku.

“Akhir-akhir ini aku selalu makan malam sendiri, bisakah kau malam ini menemaniku Krystal Jung?” aku tersenyum kepadanya dan aku memanggil pelayanku untuk menyiapkan makan malam kami. Makanan akhirnyapun datang, makan malam hari ini adalah daging asap. aku tersenyum melihat wajahnya karena dia sepertinya sangat tidak sabar untuk menyantap makan malamnya.

“Boleh aku makan ini sekarang?” aku mengangguk dan Krystal mulai memotong dagingnya dan menyuapkan ke dalam mulutnya, haha lihat wajahnya dia seperti anak kecil.

“Krystal Jung”

“Hmmhh”

“Sepertinya tadi ada yang mengatakan bahwa dirinya tidak lapar? hmm kenapa mood nya cepat sekali berubah” aku melihat Krystal yang sedang menundukan kepalanya dan menatapku.

“Bila daging ini tidak dimakan kan sayang, jadi mau tidak mau aku makan lagipula aku sangat menyukai daging” dia kembali menyantap daging asap miliknya.

“Aku baru tau kau menyukai daging” aku lebih tertarik melihatnya dari pada aku menyantap makan malamku, dia mengangguk dengan lucu.

“Iya aku benar-benar sangat menyukai daging” aku menggelengkan kepalaku.

“Makanlah pelan-pelan kau bisa tersedak” dia hanya mengangguk dan aku kembali menyantap makan malamku.

“Krystal” dia menengok ke arahku, aku sedikit bangun dari tempat duduku dan mengambil serbet

“Sorry” aku membersihkan bibirnya yang terlihat kotor, selama beberapa detik aku dan Krystal bertatapan tetapi sayang Krystal sepertinya tidak tahan dengan tatapanku dan mengambil serbet lalu membersihkan nya sendiri.

“Makanlah dengan pelan-pelan, kau seperti anak kecil saja” dia masih terlihat malu-malu dan menundukan sedikit kepalanya.

Setalah kami makan malam, aku mengajak Krystal untuk ke taman rumahku untuk meminum sekaleng soda.

“Ini” aku memberikan sekaleng soda kepadanya yang sedang duduk menatap langit-langit.

“Terima kasih” akupun duduk di samping Krystal dan menikmati minuman soda.

“Waah segar sekali” dia kembali tersenyum dan kami terdiam dalam beberapa menit.

“Ya Krystal Jung mengapa kau terus menatapku” aku melihat ke arahnya dan dia segera membuang wajahnya, aku menyadarinya bahwa Krystal sudah cukup lama memandang wajahku.

“Ti-ti tidak” dan kami kembali terdiam.

“Amber” aku melihat ke arahnya “Ya Jung Soojung”

“Rumahmu sepi sekali, apa kau tidak merasa” Krystal berhenti berbicara dan aku tertawa kecil.

“Kesepian?” tanyaku padanya yang mengangguk pelan.

“Dari kecil aku sudah terbiasa seperti in. selalu di tinggal sendiri, dan aku hanya dibesarkan oleh pelayanku dan tentu saja uang, kau tahu bukan bahwa ayah dan ibuku sangat sibuk mereka tidak memiliki waktu untuku. Bahkan sampai saat ini aku belum pernah ke taman hiburan”

“Apa? kau tidak pernah ke taman hiburan? ya! kau ini hidup di hutan atau dimana Amber Liu?” aku tertawa mendengarnya.

“Orang lain pasti berfikir bahwa hidupku sangatlah sempurna, aku memiliki segalanya, apa yang aku mau aku tinggal menyebutkan nya saja dan aku adalah anak tunggal dari keluarga Liu dan pewaris tunggal dari Liu group. Sempurna bukan?” Krystal menatapku dan aku tersenyum kepadanya dengan meminum kembali soda di tanganku ini.

“Tetapi satu yang aku tidak punya” Aku menatap Krystal

“Aku tidak memiliki kasih sayang, jujur aku iri padamu” Krystal membulatkan matanya yang sedikit terkejut.

“Padaku?” aku mengangguk.

“Kau memiliki keluarga yang utuh, saat aku masuk rumahmu aku bisa merasakan hangatnya kasih sayang dan harmonisnya keluarga. Walaupun itu sangat sederhana tetapi itu sangat nyaman, sedangkan diriku kau bisa lihat bukan? aku seperti hidup sendiri, apapun sendiri” aku menghela nafas.

“Amber”

“Iya” jawabku singkat.

“Seharusnya kita seperti ini sudah sejak lama, bila saja kau berani mengajak ku berbicara dan mengajak ku bermain sewaktu kecil. Pasti kau tidak akan kesepian seperti ini” aku terkejut saat Krystal memegang tanganku.

“Karena aku akan selalu menemanimu” aku sangat terkejut mendengar kata-kata Krystal lalu Krsytal melepaskan tangan nya tetapi aku langsung megenggam tanganya.

“Maukah kau mulai sekarang terus menemaniku?” kamipun saling bertatapan, God! aku terpaku melihat mata Krystal, aku tidak berkedip menatap matanya dan tanpa aku sadari aku mendekatkan wajahku kepadanya seperti ada sesuatu yang menarik diriku kearahnya. sehingga wajahku semakin dekat dengan Krystal lalu aku memejamkan mataku dan aku bisa merasakan hangatnya nafas Krystal dan.

“Kriingg Kriinggg!!” Damn! aku langsung menjauhkan diriku dari Krystal dan sedikit salah tingkah.

“Ha-ha-hallo” haiishh siapa yang menelfon dia!

“Apa? baiklah aku akan segera pulang” aku melihat wajah Krystal yang panik.

“Ada apa Krys?”

“Jessica unnie terkena demam, aku harus pulang sekarang”

“Aku akan mengantarmu, oke?” Krystal mengangguk dan aku mengantrakan nya pulang, setelah 25 menit kami telah sampai di depan pintu rumah Krystal, Krystal terlihat sangat terburu-buru karena Unnie nya terkena demam.

“Terima kasih Am sudah mengantarku pulang”

“Iya Krys, selamat malam” Krystal tersenyum malu-malu dan pergi masuk ke dalam rumahnya.

“Tadi itu??” aku menyentuh bibirku “Agghh! hampir saja!!” aku mengacak-acak rambutku.

Advertisements

10 thoughts on “I think i (21)

  1. hyun_jae01 says:

    lho kok ndak jadi..hahaa
    harusnya tadi Ambro lansung confes ajah ama babyjung..hihihi

    makin diabetes lah..
    Lanjut ajah..

  2. jae_hyun01 says:

    lhaa..ndak jadi ,,, 😀
    langsung confess ajah Ambroo~

    Author selalu buat readers-nya makin diabetes lah…

    *author namanya siapa? {-,-`}7

    update cepetin kayak dulu yah thor..hihi *kalau bisa.

  3. Ezzy Kusuma says:

    hasshh hampir aja. Perasaan kalau dblogku isinya NC, kenapa disini kgak ada ya? 😦 ayo dong bikin NC yg hot.

  4. Amboiyy dikit lagi😅
    kryber..kryber makin jjang !!!
    hampir ja ada moment yg gk kalah sweet nya daebak daebak amber udah mulai berani banget 😄 dan author bikin ku greget dgn ni part manis nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s