Missing you (18)

Amber Pov

Akhir-akhir ini aku banyak menghabiskan waktu di perushaan ayahku dan mencari kesibukan agar aku bisa melupakan seseorang yang saat ini selalu ada di pikiran ku, tetapi jujur saja sangat susah untuk melupakan nya. Sangat tidak mudah untuk melupakan wajahnya, senyumnya, tatapan matanya dan semua yang ada di dirinya.

“Amber, kau melamun? apa yang sedang kau pikirkan?” aku menatap seorang yeoja manis tepat di depan mataku yang sedang menikmati ice cream coklatnya “Tidak ada, kau tidak perlu khawatir” aku tersenyum padanya.

“Apa kau merasa lebih baik?” aku tersenyum kecil “Sedikit” yeoja itu meletakan sendoknya “Sedikit? jadi selama ini usaha ku untuk membahagiakan mu masih belum cukup” akupun tersenyum dan mencubit pipinya “Haha mengapa kau cepat sekali marah, aku hanya becanda” dan aku menatapnya yang masih sedikit murung,

“Terima kasih Suzy” aku menatapnya “Berkat dirimu, sekarang aku jauh lebih baik” Suzy pun membalas dengan senyuman di wajahnya.

“Ya!! Amber!!” haissh suara itu “Kau kemana saja! mengapa kau tidak pernah sekolah? liat dia malah asik-asikan berduaan dengan Suzy haishh little rascal!” akupun mengelus lengan ku “Ya Key mengapa kau memukul lengan ku!”

Dan ini saatnya makan siang mereka semua pun bergabung di meja makan ku dan Suzy dan memesan makanan, seperti biasa kami selalu tertawa dan ada saja topik yang kami bicarakan saat sedang bersama.

“Ehm Am, kapan kau akan mulai sekolah? kau tau bukan ujian akan sebentar lagi?” akupun menggaruk dahiku “Aku tidak tahu” aku kembali memakan makanan ku “Apa ini semua karena Krystal Jung hingga kau seperti ini” akupun tersedak saat Onew berbicara seperti “Ya! tentu saja tidak, kau tau bukan aku sedang sibuk di peruhsahaan ayahku. bukan karena dia” mereka pun menatap ku curiga.

“Jangan berbohong pada kami” aku hanya menghela nafas, dan memutuskan untuk diam percuma saja aku berbicara bila mereka sudah mengetahui ceritaku, yap mereka aku sangat kaget sewaktu Minho memberitahuku saat mereka mengahampiri Krystal dan memberi foto-foto tersebut kepada dirinya, awalnya aku marah tetapi aku sadar itu adalah jalan terbaik agar Krystal sadar dan tidak terlalu jatuh dalam sakit hatinya bila dia mengetahui bahwa Jongsuk menyelingkuhi dirinya.

Tetapi sampai saat ini aku masih tidak ingin melihatnya, aku tidak tahu mengapa? mungkin rasa ini sudah terlalu sakit dengan perilakunya kemarin. Aku mencoba menjadi yang terbaik bagi dirinya tetapi dia membalasku seperti itu tetapi untung saja di samping ku ada Suzy yang selalu menghiburku dan memberikanku semangat.

Aku tahu Suzy menyukai ku dia menyayangiku tetapi jantung ini tidak berdetak kencang, tidak seperti saat aku bersama dengan Krystal

“Terima kasih sudah mengantar ku pulang Am” aku membalas Suzy dengan senyuman dan dia membuka shit belt nya “Ehm Am” dia kembali terduduk dan mentapaku “Ya” jawabku singkat “Aku ingin bertanya sesuatu padamu” aku pun mengangguk.

“Am, apakah kamu mempunyai rasa yang sama seperti diriku terhadap dirimu?” aku terdiam saat Suzy mengatakan pertanyaan nya dan aku menatap matanya.

“Suzy, aku tau kita sudah saling mengenal satu sama lain, dan harus ku akui kau adalah satu-satunya yeoja yang pertama kali aku ajak bicara” aku menghentikan kata-kataku dan kembali menatapnya “Aku menyukaimu” aku tersenyum padanya.

“Aku menyukaimu sebagai sahabatku Suzy” aku megenggam tangan nya dan Suzy sedikit tertunduk dan aku menganggkat sedikit dagunya ke atas “Kau bisa menemukan yang lebih baik dari pada diriku”

“Tapi, aku benar-benar menyukaimu. aku ingin kita lebih dari sahabat” aku tersenyum pada Suzy “Aku hargai itu dan aku berteima kasih karena kau sudah menyukaiku tetapi aku” kata-kataku terputus saat Suzy memeluk ku.

“Aku tidak ingin mendengar kata-kata seperti itu lagi Am, aku akan membuatmu menyukaiku” Suzy memeluk ku dengan erat, aku tidak bisa berbuat apa-apa dan sangat bingung, Suzy pun melepaskan pelukan nya.

“Aku ingin bertanya satu hal lagi” aku kembali mengangguk

“Apakah”

“Apakah kau menyukai Krystal?” aku mengehela nafas dan memutuskan untuk tidak menatap Suzy

“Aku tahu kau menyukainnya”

“Bila Krystal tidak hadir di kehidupan mu, apakah mungkin kau menyukai ku?” aku menatap Suzy dan tidak tahu harus mengatakan apa dan Suzy tersenyum padaku “Maaf aku sudah membuat mu bingung Am, aku pergi” Suzy pun meninggalkan mobilku dan aku menatapnya yang sedang masuk ke dalam rumah.

Krystal Pov

“Sepertinya ini sudah larut malam, aku akan pulang bibi” aku tersenyum kepada wanita paruh baya dan merapihkan tasku dan akupun berjalan keluar dari rumah mewah ini, ini sudah kesekian kalinya aku tidak berhasil bertemu dengan Amber. Aku ingin meminta maaf padanya tetapi aku tidak pernah bertemu dengan nya, aku sangat menyesal terhadap sikapku kemarin kepadanya.

Aku tidak pernah bisa berhenti memikirkan nya, aku tidak bisa berhenti membayangkan wajahnya ataupun senyum nya yang bodoh itu “Haishh mengapa stupid llama itu hadir kembali ke dalam pikiran ku!” aku berjalan tertunduk, menelusuri sepinya jalan dan menembus dingin nya malam.

“Mengapa aku bisa sebodoh ini?” aku tidak tahu apakah Amber akan memafakan ku atau tidak tetapi aku benar-benar menyesal dan aku, aku merindukan nya. Iya aku merindukan nya.

@school

Aku pun menelusuri koridor sekolah dan lagi-lagi aku menerima tatapan sinis dari murid-murid di sekolah ini. aku tidak tahu apa yang mereka lakukan lagi pada diriku hari ini.

jam olahragapun di mulai, saat ini aku sedang memainkan bola basket. iya bola basket saat aku bermain bola basket aku selalu mengingat Amber dan aku merindukan nya, guruku bilang kalo aku sudah lumayan dalam bermain basket. tetapi saat aku bermain basket para murid mendorong diriku hingga aku terjatuh dan sedikit lecet di sikutku dan kaki, aku tau mereka melakukan semua ini karena sengaja aku hanya bisa diam dan tidak ingin melawan.

Saat aku berjalan menuju ruang kelas mereka semua pun menyoraki ku dan melemparkan ku kertas

Girl 1 : “Kau yeoja sombong, itu akibatnya jika kau bermain-main dengan Amber kami!”

Girl 2 : “Kami tidak akan berhenti sampai kau keluar dari sekolah ini anak sombong!”

Girl 3 : “Kau akan menderita!!” Mereka semua pun tertawa, akupun menutup telingaku dan memejamkan mataku

“BRUK!” aku mendengar suara sesuatu di dekatku, aku masih memjamkan mataku tetapi aku merasakan seseorang ada di dekatku, perlahan demi perlahan aku membuka mataku dan aku melihat sosok seseorang yang selama ini aku cari-cari dan dia saat ini berada di depan ku jarak kami sangat dekat sehingga aku bisa merasakan hangat dari nafasnya, dia memandangiku dari atas sampai bawah dan kembali memandangi mataku tetapi iya mejauh dariku, aku terkejut saat melihat nya terkena lemperan beberapa telur yang mengenai punggung belakang nya.

“Ku peringatkan kepada kalian semua. jika kalian bertindak seperti ini lagi kepada Krystal Jung kalian akan berhadapan langsung dengan ku apa kalian mengerti!!” teriak Amber, yang membuatku masih terdiam melihatnya dan beberapa murid pun pergi meinggalkan kami, Amber pun menghampiriku dan menarik lenganku menuju suatu tempat.

“Kau tunggu sini, akan ku ambilkan sesuatu” aku hanya diam dan menuruti perintahnya, akupun duduk di taman bekalang sekolah kami dan aku menunggu Amber datang kembali kepadaku.

Dan tidak beberapa lama Amber kembali dengan sebuah kotak putih kecil, dia memegang lututku “Au!!” Akupun merasa kesakitan saat Amber membersihkan lukaku.

Aku menatapnya, aku merindukan nya, aku ingin membelai wajahnya, aku rindu senyumnya, aku hanya bisa menatapnya. bibirku seperti terkunci tidak dapat berkata apa-apa saat dia berada di depan ku.

“Selesai” aku masih menatapnya dan kami pun bertatapan, tetapi Amber segera bangkit dan pergi meninggalkan ku.

“Amber” tetapi Amber terus berjalan “Amber!!” dia tetap berjalan dan menghiraukan ku “Amber berhenti!!” dan aku berhasil membuatny berhenti, Amber pun memutar badanya ke arahku dan aku berjalan perlahan ke arahnya.

Aku menatap matanya “Amber”

“Amber maafkan aku, aku tau aku salah seharusnya aku tidak berkata seperti itu ataupun bersikap seperti itu. aku benar-benar minta maaf” Amber hanya menatapku tanpa merespon “Aku tau kau tidak akan memaafkan ku, aku tau kau membenciku” aku tertunduk tidak berani melihat matanya.

“Aku sadar bahwa aku menyakiti perasaanmu, aku benar-benar minta maaf aku salah besar terhadap dirimu” Amber kembali hanya menatapku tanpa berkata sekalipun dan dia pergi meninggalkan ku “Amber!!” kali ini Amber benar-benar meninggalkan ku.

“Amber pembicaraanku belum selesai!! maafkan aku Amber! aku akan menunggumu di taman dekat rumahmu!! aku akan menunggumu di sana!” aku kembali berteriak “Amber!!” dan Amber kembali berjalan dan menghiraukan ku.

Gambar

 

 

Advertisements

10 thoughts on “Missing you (18)

  1. just tell ambro that u love her and miss her soojungie..why is so hard???….
    hmmm~ i just hope that no have a bad thing are going happen to them..just make them together author..

  2. jae_hyun01 says:

    urghh..akhirnya dateng juga..

    Mbayangi kalau krystal bersikap sprt itu.. * ‘-_-

    thor ,, kok kayaknya kebanyakan kata ‘pun’ yah..*ketokne..hehehe.

    Figthing.

  3. vitha_Taenyulsictae says:

    andwee..
    jangan sampe suzy ngelakuin yg enggak2 buat ngejauhin krystal sama amber…

    aahhh… kenapa peran suzy selalu begini.
    krystak pabo,..
    dan kenapa amber selalu saja jadi super hero?

    huuhh.. padahal cuma berapa hari gak update. tapi ngerasa nunggu seminggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s