Only hope (13)

Author Pov

Bel sekolah pun mulai berdering dan para murid-murid mulai berlarian ke kelas masing-masing tetapi Krystal sudah siap di kelas dan sedang membaca buku dan sesekali Krystal menengok bangku belakang nya yang masih kosong dan gurupun datang dan para murid bergegas duduk di bangku mereka masing-masing.

“Selamat Pagi” kami semua menjawab salamnya dan tiba-tiba pintu kelas terbuka dan melihat sosok pemilik bangku belakang tersebut “Maaf saya terlambat” gurupun memberikan nya masuk, Krystal pun memandangnya “Wajahnya sedikit pucat” dan dia pun duduk dan Krystal kembali menengok dan melihatnya.

“Haissh anak ini mengapa tidur pada jam kelas?” Krystal kembali menengok depan dan tiba tiba gurunya melihat arah bangku belakang “Ya Amber Liu!” Krystal pun menengok kembali ke arah bangku Amber tetapi sepertinya dia tidak mendengar guru kami memanggilnya “Amber Liu!” Amberpun terbangun dengan wajah yang merah dan mata yang sayup “Ya?” Krystal pun menggelengkan kepalanya “Kau! kau tertidur?” teriak guru dan Amber hanya mengangguk

“Keluar dari kelas ku Amber Liu” Krystal kembali melihat ke arah Amber dan Amber menggeser meja nya dan bangun lalu bergegas keluar. Dan pelajaran kembali di mulai. tetapi Krystal seperti memikirkan sesuatu “Pak guru” Krystal mengangkat tangan nya “Ya Soojung” Krystal menggigit bibir bawahnya “Saya mau ke toilet” gurunya pun menganguk “Baiklah” Krystal pun bergegas bangun.

Krystal pun berlari kecil di koridor sekolah, mata nya pun tidak berhenti mencari dan kepalanya menengok kanan dan kiri berharap menemukanya “Haishh kemana anak itu?!” Krystal mengatur nafasnya dan “Amber!!” Krystal berteriak dan berlari menghampiri Amber tetapi Amber tetap berjalan ke arah taman belakang “Amber tunggu!” Krystal kembali memanggil Amber.

“Amber” Krystal mengambil lengan Amber yang membuat Amber berhenti “Ya apa yang kau lakukan!” Krystal masih mengatur nafasnya “Haissh aku memanggil mu dari tadi! kau tuli atau apa?” mereka berdua saling pandang.

“Jika kau hanya ingin membuat keributan lebih baik aku pergi Krys” Amberpun meninggalkan Krystal dan lagi-lagi Krystal megenggam lengan Amber yang membuat Amber melihat ke arah Krystal.

“Kau mau apa Krys? sudah kembali saja ke kelas! untuk apa kau disini, kau bisa dihukum guru kalo ketahuan” Krystal melihat Amber “Sudah sana pergi” Amber mendorong badan Krystal dan Amber kembali berjalan meninggalkan Krystal “Dasar bodoh!” Amber pun terhenti langkahnya “Apa?” tanya Amber.

“Iya kau bodoh! mengapa kau kemarin menungguku?! ” teriak Krystal ke arah Amber yang membuat Amber mendekat ke arah Krystal ” Iya aku bodoh lalu kenapa? dan lagi pula kau yang bilang bila aku rajin belajar aku akan mendapatkan nilai terbaik di kelas itu sebabnya aku menunggumu! tapi kau” Amber menghela nafasnya dan membuang wajahnya dari Krystal “Apa?” tanya Krystal.

“Kau, haissh lupakan saja” Amber pun memasukan tangan nya ke saku celana “Lagipula mengapa kau tidak menelfonku? dan lagipula aku tidak ada dirumah dan terjebak hujan deras, mengapa kau tidak pulang saja!” Amber menggaruk dahinya.

“Itu karena ehmm, Ya!! mengapa kau yang marah-marah? seharusnya aku yang marah kau yang tidak bertanggung jawab! kau tidak ingat kata ayahku bahwa dia mempercayaimu seharusnya mau ada hujan badai sekalipun kau tetap harus mengajar Hhhaacchhuuh!” Kata kata Amber terputus karena Amber bersin, Krystal pun melihat Amber.

“Ya Amber llama kau terkena flu” Amber menggelengkan kepalanya “Tidak, itu hanya terkena debu” dan Amber kembali bersin, Krystal kembali memperhatikan Amber dan Krystal mendekat ke arah Amber dan memegang kening nya “Ya apa yang kau lakukan!!” Krystal menaruh tangan nya di kening Amber yang membuat wajah Amber tambah memerah.

“Kau demam” mata Amber tertuju kepada wajah Krystal yang begitu dekat jaraknya dan mereka pun bertatapan “Ehm” Krystal pun sedikit mundur menjauhi Amber “Kau demam Amber badanmu sangat panas, dan lihat wajahmu mengapa jadi merah?” Amber pun mendudukan kepalanya dan membuang wajahnya dari Krystal.

“Aku yakin kau kemarin terkena hujan, unnie bilang bajumu setengah basah haissh kau seperti anak kecil” Amber pun menatap Krystal “Itu semua karena mu Krystal Jung” Krystal mengerutkan dahinya “Mengapa diriku? kau yang keras kepala Amber Liu” Amber menatap Krystal, Setalah diam beberapa saat.

“Aku mengkhwatirkan mu” jawab Amber yang membuat Krystal terkejut dan menatap Amber yang hidungnya sedikit merah.

“Kau tahu, hujan kemarin benar-benar sangat lebat. dan aku tahu kau pulang berjalan kaki, itu membuat ku khawatir dan tidak tenang itu sebabnya aku kerumah mu dan lagipula itu jadwal kita untuk belajar” Krystal melihat Amber yang masih tertunduk “Tetapi” Amber menatap Krystal.

“Tetapi mulai sekarang aku tidak akan khawatir lagi, aku tidak perlu mengawasimu lagi ataupun menjagamu dari kejauhan”

Krystal hanya terpaku mendengar perkataan Amber dan Amber tersenyum “Karena sudah ada yang menjagamu” Amber pun merenggakan kedua tangan nya ke atas “Kalau begitu aku bisa tenang” Krystal mengetahui apa maskut dari Amber.

“Mengapa kau melakukan semua itu?” tanya Krystal yang menatap serius Amber “Kau membuatku penasaran, kau membuatku ingin mejagamu, kau satu-satunya yang ada di pikiranku, yeoja yang dari dulu aku pandangi secara diam-diam, senyuman mu yang hangat yang bisa membuat mimpiku indah tetapi. tetapi inilah aku, aku terlalu pengecut” Amber menghela nafasnya dan menatap sekeliling nya dan kembali menatap Krystal dan mendekatinya.

“Aku benar-benar pengecut” Amber kembali tersenyum melihat Krystal “Mungkinkah, mungkinkah aku menyukaimu?” Amber tersenyum dan megenggam kedua tangan Krystal “Bila kau bahagia aku akan bahagia tetapi bila kau sedih aku akan seribu kali lebih sedih Krys” Krystal tidak menatap mata Amber.

“Aku harap kau bahagia dengan Jongsuk” Krystal tetap tidak menatap Amber “Menyakitkan, tetapi aku akan belajar” Amber melepas genggaman tangan dan meninggalkan Krystal dengan senyuman.

Aku tidak mengerti mengapa pandangan ku seperti tidak jelas dan seperti berair, dan aku melihat Amber yang berjalan pergi dan aku merasakan dadaku yang sesak “Haishh mengapa aku seperti ini!” aku mengusap kedua mataku.

“Apakah mataku terkena debu?” aku kembali mengusap mataku “Tetapi, tetapi mengapa air mata ini tidak berhenti mengalir?”

aku kembali merasakan sesak di dada “Haishh llama bodoh itu apa yang dia lakukan padaku!” mengapa kata-katanya membuatku seperti ini?

Amber Pov

Amber hanya duduk dan menatap anak-anak kecil yang bermain di rerumputan hijau dan Amber kembali meneguk sebotol milk tea kesukaan nya dan tersenyum melihat anak-anak kecil itu tetapi Amber melihat ada satu anak yang sedang menangis dan sepertinya anak itu tersesat dan Amber pun bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri anak tersebut dengan senyuman.

“Hei, mengapa kau menangis?” tanya Amber yang berjongkok agar menyamakan tinggi badanya dengan anak tersebut, anak tersebut masih menangis “Oppa” Amber mengusap airmatanya, ini sudah sekian kalinya Amber di panggil oppa.

“Kau tersesat?kau dengan siapa disini?” anak itu masih menangis “Aku dengan kakaku, tetapi aku tidak tahu dia dimana” Amber melihat sekeliling “Kakakmu seperti apa? aku akan membantumu” Amber tesenyum.

“Dia cantik oppa” Amber kembali tersenyum “Benarkah? baiklah kita akan mencari unnie mu yang cantik itu” Amberpun menggendong anak itu dan berjalan keliling taman untuk mencari kakak anak tersebut “Namamu siapa?” tanya Amber.

“Namaku Arl” Amber mengangguk “Baiklah Arl, aku akan memberikanmu ice cream karena kau sudah berhenti menangis” anak itu tersenyum “Benarkah oppa?” Amber menangguk dan memberikan anak itu ice cream coklat saat mereka berdua menikmatinya tiba-tiba Amber mendengar suara yang tidak asing baginya.

“Arl kau kemana saja? unnie mencarimu” akupun perlahan melihat ke arah suara dan melihat Arl yang sedang menghampiri unnie nya “Unnie, aku dan oppa mencarimu. dan oppa itu memberikan ku ice cream ini, oppa ini adalah unnie ku yang paling cantik ” dan aku terkejut saat Arl memperkenalkan unnie nya.

“Suzy??” dengan perlahan Suzy tersenyum “Oh oppa, kau mengetahui unnie ku?” aku pun melihat ke arah Arl “Tentu, dan benar unnie mu sangat cantik”

Akupun pun memberikan Suzy ice cream coklat “Terima kasih” aku duduk di samping ny dan melihat Arl yang sedang bermain.

“Dia masih 5 tahun, tetapi dia sudah menjadi anak yatim piatu. aku sangat menyukainya, bila aku kembali ke Korea aku pasti akan mengunjunginya di panti asuhan dan mengajaknya bermain” senyum Suzy yang melihat Arl bermain dan Amber menatap Suzy

“Arl memang anak yang lucu, kau tahu dia selalu memuji unnie nya yang cantik” Suzy tersenyum kecil “Dan sepertinya dia menyukaimu” Akupun mengangguk.

Suzy melihatku yang sedikit khawatir “Wajahmu sedikit pucat” akupun menataptnya “Oh, aku sepetinya terkena flu ringan ini tidak apa-apa” tetapi Suzy masih menatap ku khawatir “Bagaimana kalo kita pulang kau sedang sakit” Suzy menarik tanganku.

“Tidak perlu aku hanya ingin disini, lagi pula ini hanya flu ringan cukup tidur sekali saja mungkin sudah sembuh” senyumku padanya “Kau yakin?” tanya nya khawatir “Tentu!” dia pun mengangguk, setelah diam beberapa lama.

“Aku tidak menyangka kita kembali bertemu lagi” ucap Amber kepada Suzy “Sepertinya habis pertemuan ini kita akan kembali bertemu lagi” Akupun menatap Suzy “Bagaimana kau bisa tau?” Suzy masih menjilati ice cream nya.

“Karena aku akan mengundangmu ke acara ulang tahunku” senyum Suzy “Ulang tahun? waah kau akan berulang tahun? kenapa kau bilang mendadak? aku belum memberikan kado untukmu” Suzy tertawa “Tidak perlu, kau sudah datang saja itu sudah kado buatku” senyum Suzy kepada ku yang membuat ku tertahan beberapa detik melihatnya.

“Oppa unnie!!” akupun melihat arl dengan wajah yang penuh ice cream di wajahnya “Unnie, mengapa kau begitu dekat dengan oppa?” Suzy menatapku “Karena oppa adalah orang yang baik” Amber tersenyum “Oppa, maukah oppa menemaniku bermain?” Akupun menatap Arl dan Suzy “Tentu saja!” Aku tersenyum melihat Arl yang gembira, dan Arl pun menarik tanganku dan aku menarik tangan Suzy untuk ikut bermain bersama.

Setelah bermain bersama-sama aku dan Suzy mengantar Arl kembali ke panti asuhan “Unnie, aku akan merindukan mu” Arl memeluk Suzy “Unnie juga akan merindukanmu” dan Arl menatapku “Oppa, aku juga akan merindukan mu” akupun memeluk Arl dan Suzy tersenyum melihatku dan Arl “Kau jangan nakal okay” pesan Suzy kepada Arl dan Arl mengangguk dan saat Arl ingin bergegas masuk “Oppa unnie, kalian berdua sangat cocok” akupun tersenyum dan sepertinya aku melihat wajah Suzy yang memerah.

Akupun mengantar Suzy pulang dan membukan pintu mobil untuknya “Terima kasih untuk hari ini” Suzy tersenyum dan aku menghela nafas “Seharusnya aku yang berterima kasih kepadamu Suzy” kami berdua pun tersenyum.

“Masuklah, aku akan menunggumu masuk lalu aku akan pergi” Suzy menatapku “Baiklah” akupun melihat Suzy yang mulai masuk rumahnya tetapi tibatiba

“Chup” Aku berdiri kaku dan aku merasakan panas di pipiku “Su-su suzy” Suzy hanya tersenyum “Terima kasih untuk hari ini Am, walaupun hanya singkat tetapi sangat berwarna” aku masih tidak dapat berkata apa-apa.

“Baiklah aku masuk, sampai bertemu lagi” Suzy pun masuk ke dalam rumahnya dan aku masih memegang pipi kanan ku yang dicium olehnya.

 

Krystal?

Gambar

OR

Suzy?

Gambar

Advertisements

13 thoughts on “Only hope (13)

  1. vitha_Taenyulsictae says:

    ohohoho…
    Suzber or Kryber …
    kereeeeennnnn…
    suka sama dua couple, kira2 yang mana yaaaaaa?
    terserah author deh. yg jelas happy ending

    lanjut thor

  2. Ezzy Kusuma says:

    krystal atau suzy bagiku sama saja. mereka sama2 big idol, cantik, suara bagus, bertalenta dan pintar.. asal jangan Minah aja

  3. Aihh amber yg lagi jalan dgn suzy kenapa aku yg deg deg’an takut krystal melihat suzy kiss amber omo!! Omo!!
    amber lebih baik focus ke krystal meski dia sudah punya pacar kan belum tentu juga sm lee jong suk bertahan..hhahha kryber aku menginginkan kalian bersama ☺😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s