Private Class (6)

Membosankan, membosankan sangat membosankan yang kubutuhkan sekarang ada bel pulang agh mengapa lama sekali! “Kau Amber Liu! kau sepertinya tidak memperhatikan penjelasan ku” haissh guru ini mengapa dia terus meganggungku “Tidak, aku memperhatikanmu dari tadi” baiklah-baiklah aku terpaksa berbohong “Benarkah? kalau begitu kau pasti mengerti apa yang sudah ku jelaskan? kau kerjakan soal nomor 3 ini” haishh! yang benar saja “Ayo kerjakan di depan” aku menggeser kursi ku dan melangkah maju. haissh lihat angka-angka ini benar-benar membuat ku bertambah pusing apa yang harus aku tulis? apakah aku harus menulis cheat game ku atau aku harus menulis pengeluaran ku setiap harinya? “Sepertinya kau sangat menyukai papan tulis ini, kau terus memandanginya tanpa berani menyentuhnya” aku mengehela nafas dan menutup kembali spidolnya “Aku, aku tidak mengerti soal ini terlalu banyak angka membuatku pusing” aku memberikan spidol ini kepada guru yang membenci ku ini dan aku kembali berjalan ke tempat duduk “Hei! kau mau kemana? siapa yang menyuruhmu duduk?” aku kembali menengok “Apa?” guru itu tersenyum dan melipat kedua tangan nya di dadanya “Kau berdiri di depan kelas sampai bel berdering” agghh benar-benar! baiklah aku mengalah dan berjalan ke depan kelas, aku memasukan kedua tangan ku di saku.

“Ada yang bisa menyelesaikan soal-soal di depan ini?” aku pun menyeringai, sudah aku tebak tidak ada yang bisa menyelesaikan soal gila yang dibuat olehnya “Saya akan mencoba menyelesaikan nya” hah anak itu lagi, dia selalu sok pintar di kelas ini. akupun melihatnya menyelsaikan soal-soal di papan tulis sangat cepat sekali dia mengerjakan “Waaah jawaban mu benar semua Krystal Jung, kau benar-benar luar biasa” dasar tukang cari muka dan yess! akhirnya yang ku tunggu-tunggu akhirnya datang, yap bel sekolah pun berdering “yes!” aku kembali ke tempat duduk dan mengambil tas ku untuk pulang “Amber Liu” shit! mengapa guru ini tidak puas-puasnya menghukum ku “Ada apa? ini sudah jam pulang sekolah apa aku harus di hukum sampai besok pagi?” tanya ku pada guru yang menyebalkan ini “Kau tahu, kau sangat buruk dalam matematika dan kau jarang memperhatikan ku dalam penjelasan di depan kelas” akupun menghela nafas dan menaikan tas ku “Kalau kau terus menerus seperti ini bisa-bisa kau tidak lulus ujian Amber dan kau tahu bahwa sebentar lagi kita akan ada ujian akhir.

Aku tahu kau adalah pemilik sekolah ini tapi bisakah kau menghargai kami Amber” aku pun mengela nafas dan membuang muka ku ke arah jendela “Kau sudah dewasa kau bukan anak kecil, aku harap kau bisa berubah tidak lagi ke kanak-kanakan” aku pun menatapnya “Apakah sudah selesai menasehatiku? aku harus pulang Mr. Changmin” aku melihat jam ku dan ingin pulang dan bermain game “Baiklah kau boleh pulang” aku melangkah menuju pintu kelas “Dan tunggu Amber” aku menengok nya dan dia berdiri dari kursi “Kau harus banyak dari Krystal Jung”

Krystal POV

Setelah pulang sekolah aku melanjutkan rutnitasku, seperti biasa kedai coffe ini selalu ramai pengunjung setiap harinya tanpa lelah aku terus melayani mereka dan memberikan senyuman. Hari ini Jong Suk oppa sedang tidak ada di kedai karena dia sedang ada urusan di luar kota tetapi walaupun dia tidak ada disini kami selalu berkomunikasi satu sama lain, saat aku sedang mengirim pesan teks kepada Jong Suk oppa aku tidak sengaja melihat mobil itu lagi, yap beberapa hari ini mobil merah itu selalu berhenti di depan kedai coffe kami. Aku tidak bisa melihat terlalu jelas siapa di dalam mobil itu aku pikir dia adalah salah satu pengunjung kedai coffe kami tetapi sepertinya bukan dan beberapa menit kemudian mobil merah itu pergi “Sepertinya dia menyadari bahwa aku melihatnya, apa dia seorang penculik? tetapi mana mungkin seorang penculik membawa mobil semewah itu?” tanpa memperdulikan mobil misterius itu aku kembali berkerja.

“Aku pulang” aku pun menaruh sepatu ku “Wah anaku yang super cantik ini sudah pulang, ayok sini makan bersama” aku terkejut melihat banyak makanan di meja makan dan ini makanan mahal semua “Dari mana ayah dan ibu mendapatkan ini? apakah kalian menghutang lagi?! aku sudah bilang jangan terus berhutang haish!” akupun memarahi ibu dan ayahku “Ya Jung Soojung! siapa bilang kami berhutang, kau tahu ini adalah pemberikan dari keluarga Liu!” aku pun sangat terkejut “Apa keluarga Liu?” akupun menjadi bingung dan duduk di samping ayahku yang sedang melahap ikan laut “Ya, tadi Mr.Liu dan para pengawalnya datang kerumah kita dan memberikan makanan mewah seperti ini” ayahku menyuapiku daging, wah daging ini sangat enak sambil mengunyah aku kembali bicara “Sebenarnya Mr.Liu kesini untuk mencari dirimu Soojungie” jawab ibuku yang membuat ku bingung “Mencariku?” akupun menunjuk diriku sendiri “Iya dia mencarimu tetapi aku bilang kau masih berkerja, dia tidak bilang kepada kami mengapa dia mencarimu tetapi menurutku itu sangat penting” aku kembali berfikir, mengapa Mr.Liu mencari ku? apa dia akan mengeluarkan ku dari sekolah? tetapi bagaimana bisa aku selalu mendapatkan nilai yang baik ah sudahlah Mr. Liu adalah orang yang sangat baik dan bijak mungkin aku kembali melanjutkan makan ku.

Author Pov

Bel isitirhat pun berdering dan semua murid berjalan menuju kantin ataupun perpustakaan tetapi tidak untuk Amber, dia berjalan menuju ruangan kepala sekolah dia tidak tahu mengapa dia di panggil kepala sekolah. Amber pun mengetuk pintu dan masuk ruangan “Oh Amber Liu silahkan masuk dan silahkan duduk” Amberpun duduk “Mengapa aku di panggil?” tanya Amber yang sangat tidak sopan “Amber Josephine Liu, aku sudah melihat banyak laporan dari guru-guru bahwa kau selalu membolos dan tidak pernah memperhatikan guru dan juga nilai matematika mu selalu saja buruk” Amber pun memutar matanya dan bersandar di kursi “Aku tidak perlu belajar, sudah pasti aku akan lulus” Amber pun menyeringai “Kau tidak akan lulus jika nilai mu jelek Amber, dan lagi pula aku sudah memberikan semua berkas nilai mu kepada Mr.Liu” Amber pun terkejut “Apa?” jawab Amber singkat dan tersenyum “Bapak kepala sekolah, ayahku akan tetap meluluskanku sekalipun nilai ku jelek dan jika kau tidak meluluskan ku kau bisa di pecat” gretak Amber kepada kepala sekolah.

“Tapi sayang sekali Amber Liu, ayahmu telah mempercayakan ku dalam hal kelulusan mu dan juga ayahmu memberitahu ku bahwa kau akan di setarakan dengan anak-anak lainya, dalam arti kalo nilai mu jelek kau akan mengulang tahun depan dan kau akan bergabung dengan adik-adik kelasmu apa kau tidak malu?” jawab kepala sekolah yang membuat Amber setengah takut “Dan kau harus berusaha keras agar nilai mu berubah dan bukan hanya nilai mu saja tentu saja etika mu juga akan di nilai, jika kau tidak berubah, maka dengan sangat berat hati kau tidak lulus dan ayahmu menyetujuinya jika kau benar-benar tidak lulus” Amber pun mengacak-acak rambutnya dan memijat dahinya “Tetapi Amber, aku akan membantu mu dalam memperbaiki nilai mu” kepala sekolah berdiri dan melihat ke arah Amber “Bagaimana?” tanya Amber yang menatap mata kepala sekolah dan berharap dia akan membantu Amber dengan nilai-nilai dia yang buruk “Private class” jawab kepala sekolah dengan senyuman dan Amber hanya diam “Private class? maksutmu aku akan ada tambahan kelas?” kepala sekolah mengangguk “Kau benar, kau bisa belajar di luar sekolah” Amber pun masih terdiam “Baiklah, siapa guru yang akan mengajari ku?” tanya Amber dengan lemas “Dia bukan guru, Amber Liu” Amber kembali menatap kepala sekolah “Lalu siapa yang akan mengajariku?” tanya Amber dengan penasaran

“Seorang murid pilihan dari Mr. Liu” Amber menaikan alisnya dan menggaruk kepalanya “Siapa murid itu? apa kau sudah pastikan dia pintar?” kepala sekolah kembali mengagguk “Dia sangat pintar dan berprestasi tentunya” kepala sekolah mendekati Amber “Siapa murid itu?” kepala sekolah tersenyum “Jung Soojung, teman sekelasmu” Amber pun terkejut sangat terkejut dan dia berdiri “Bagaimana bisa?! mengapa harus dia?! aku tidak ingin dia menjadi guruku bagaimana bisa orang sok pintar seperti dia mengajariku! pokoknya aku tidak mau, tidak mau!” teriak Amber yang tidak percaya “Itu adalah pilihan ayahmu Amber, aku tidak bisa menolaknya dan lagi pula Krystal Jung benar-benar pintar” Amber pun menutup wajahnya dengan tangan nya dan masih tidak percaya dan Amber mengambil handphone dari sakunya “Aku akan menelfon ayah” Amber pun memencet tombol handphone nya dan menunggu ayahnya mengangkat telfon dengan cemas.

“Hallo, ayah dimana? aku ingin bicara dengan ayah empat mata” dan ayahnya menjawab dari telfon “Maaf anaku, aku sudah berada di bandara dan akan pergi ke Amerika untuk sementara waktu, ayah tahu mengapa kamu menelfon ku” Amber pun mengelas nafas “Ayah, mengapa harus Krystal Jung? ayah bisa mencari guru yang profesional yang lulusan dari luar negri dan Krystal hanya murid sederhana yang sok pintar!” ayah Amber hanya tertawa.

“Amber, Aku sangat mempercayai Krystal sebagai gurumu. Aku sudah melihat nilai-nilainya dan itu sangat luar biasa dan ayah sangat menyukai anak itu dia sangat ramah, sopan, pintar dan cantik dan kau tidak perlu repot-repot berkenalan dengan nya lagi. Karena kau dan dia sudah saling mengenal bukan? dan kau sekelas dengan dia, jadi kurang apalagi?” Amber hanya terduduk lemas dan tidak percaya apa yang ayahnya biacarakan “Tetapi ayah, dia sangat sibuk dan lagi pula dia pasti tidak setuju” tanya Amber semangat “Aku sudah bicara kepadanya dan dia setuju” Amber pun kembali lemas tak berdaya dan menyenderkan kepalanya di sofa berlapiskan tangan nya “Ayah harus boarding pass, kau harus belajar yang rajin dan ubah sikap mu nak! kau adalah penerus dari Liu group! semangat Amber Liu” ayahnya pun menutup telfon dan Amber masih terdiam dan masih tidak percaya “Mengapa harus dia?”

Krystal Pov

Aku terus membolak-balik halaman buku ku, aku tidak bisa berkonsentrasi mengapa harus anak sombong itu mengapa?! “aggghh!” aku mengacak-acak rambutku. “Ya Soojung ada apa dengan dirimu” aku melihat Sulli “Aku gila” Sulli menatapku heran “Cerita padaku kalo kau ada maslah aku akan membantumu” aku mengela nafas dan menceritakan semua kepada Sulli bahwa aku akan menjadi guru pribadi Amber “Soojungie aku iri padamu” Sulli mengerutkan wajahnya “Kau tahu Soojung banyak sekali para yeoja yang ingin bicara kepadanya, jangankan bicara dilirik oleh Amber saja itu sudah suatu kebanggan dan sekarang kau akan menjadi guru pribadinya” agh sahabatku ini sangat berlebihan sekali dan dia memeluk ku “Ya Jinri kau sangat berlebihan” aku melepas pelukan nya “Lagipula aku dengan sangat terpaksa menjadi gurunya, kalau bukan karena Mr.Liu yang meminta aku pasti akan menolaknya tetapi aku tidak bisa menolak karena Mr. Liu sudah terlalu baik terhadapku dan kau juga tahu bahwa aku tidak menyukai anak sombong itu” akupun mengela nafas dan Sulli merangkul ku “Sampai kapan kau akan menjadi guru pribadinya?” tanya Sulli “Sampai ujian akhir, aku harap waktu ini akan cepat berlalu” aku pun membalas rangkulan Sulli “ayo kita ke kantin” ajaku kepada Sulli.

Image

Advertisements

9 thoughts on “Private Class (6)

  1. setelah sy baca semua ff ini,,
    ternyata sy bru sadar klw krystal pacaran sama jong suk, trus taemin suka jg sama krystal,,
    trus amber??
    Cerita ini agak rumit. Tp seru jd lanjut lg ya thor, sy penasaran dgn cerita selanjutnya.

  2. Ezzy Kusuma says:

    thats right, udah aku tebak. tapi thor, Amber kan dalam faktanya jago bgt sama matematika napa jadi disini begok? emmm

  3. Akhirnya tiba jg 😅 kryber bakal sering ketemu semoga ada perubahan dr amber bisa giat belajar,beruntungnya ambro gurunya krystal klo ku mah bisa betah bget diajari nya 😆 ngayal dikit thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s